PLN Group Kalimantan Timur dan kejaksaan negeri se Kalimantan Timur menanda tangani perjanjian kerjasama di PLN HUB Balikpapan, Jumat 9/1

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) Grup Kalimantan Timur mengawali tahun 2026 dengan memperkuat kolaborasi strategis bersama Kejaksaan se-Kalimantan Timur.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di PLN HUB Balikpapan, Jumat (9/1/2026), sebagai langkah memastikan seluruh pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip tata kelola yang baik.

Kerja sama ini difokuskan pada pendampingan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta pemetaan potensi gangguan keamanan dan ketertiban melalui fungsi intelijen kejaksaan.

Langkah tersebut dinilai penting di tengah pesatnya pembangunan objek vital nasional di Kalimantan Timur, termasuk sektor ketenagalistrikan yang menjadi penopang utama aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pendampingan hukum yang terstruktur, PLN berupaya meminimalkan potensi risiko administratif maupun hukum dalam setiap tahapan proyek, mulai dari pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, hingga distribusi listrik ke pelanggan.

Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek tanpa mengabaikan aspek kepatuhan hukum dan kualitas pekerjaan. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H., dalam kesempatan tersebut memberikan penerangan hukum terkait pengelolaan infrastruktur ketenagalistrikan.

Ia menekankan pentingnya pelaksanaan setiap kegiatan pembangunan dan penyaluran listrik yang sesuai prosedur, baik secara administratif maupun hukum, guna menghindari permasalahan di kemudian hari. Sementara itu, General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Basuki Widodo, menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi fondasi penting bagi PLN dalam menjalankan mandat negara.

Menurutnya, koordinasi dengan Kejaksaan hingga tingkat kabupaten dan kota memungkinkan penyelesaian persoalan di lapangan secara cepat, tepat, dan sah secara hukum. Dukungan terhadap kolaborasi ini juga datang dari seluruh unit PLN Grup di Kalimantan, termasuk sektor pembangunan, distribusi, pengaturan beban, hingga unit pendukung.

Seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Timur turut menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan proyek PLN di wilayah masing-masing. Melalui kolaborasi yang diperkuat sejak awal 2026 ini, PLN dan Kejaksaan se-Kalimantan Timur menegaskan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.

(ADV/*)

Keluarga besar Adam Dustin Bhakti gelar Tasyakuran putri tercinta Allaia Madina Adam dengan menghadirkan Ustadz Das'ad Latif

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Suasana penuh khidmat dan kebahagiaan menyelimuti Ballroom Grand Tjokro Balikpapan, Sabtu (3/1/2026), saat keluarga besar Adam Dustin Bhakti menggelar tasyakuran aqiqah putri tercinta mereka, Allaia Madina Adam.

Acara tersebut menjadi momen istimewa bagi keluarga sekaligus para tamu undangan yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan rasa syukur atas anugerah kelahiran sang buah hati. Kehadiran Ustad kondang asal Pinrang, Sulawesi Selatan, Das’ad Latif, semakin menambah kekhusyukan acara. Dikenal dengan gaya ceramahnya yang hangat dan penuh makna, Ustad Das’ad Latif turut memberikan tausiyah yang menyentuh hati para hadirin, mulai dari keluarga, kerabat, hingga tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam tausiyahnya, Ustad Das’ad Latif menekankan bahwa kehadiran seorang anak merupakan titipan sekaligus amanah besar dari Allah SWT. Ia mengajak para orang tua untuk tidak hanya berbahagia atas kelahiran anak, tetapi juga mempersiapkan diri dalam mendidik dan membimbingnya dengan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan keteladanan sejak dini. Menurutnya, nama yang diberikan kepada anak juga mengandung doa dan harapan yang akan melekat sepanjang hidup sang buah hati.

Ustad Das’ad Latif pun mendoakan agar Allaia Madina Adam kelak tumbuh menjadi anak yang sholehah, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya. “Semoga kelak menjadi anak yang membawa kebaikan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi agama dan masyarakat,” tuturnya di hadapan para tamu undangan.

Sementara itu, Adam Dustin Bhakti yang juga menjabat sebagai Ketua HIPMI DPC Balikpapan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran seluruh undangan, khususnya Ustad Das’ad Latif.

Ia mengaku bersyukur dan merasa terhormat karena Ustad Das’ad Latif berkenan meluangkan waktu di tengah padatnya jadwal dakwah di berbagai daerah. “Kehadiran Ustad Das’ad Latif menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga kami di momen yang penuh berkah ini,” ungkap Adam.

Acara tasyakuran aqiqah tersebut ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia yang telah diberikan, serta harapan agar Allaia Madina Adam senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

(ADV/R)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Pattimura, Balikpapan, yang mengakibatkan seorang perempuan pengendara sepeda motor mengalami patah kaki. Korban diketahui bernama Eko Pebruarita (47), yang kini harus menjalani perawatan lanjutan akibat cedera serius pada kaki kanannya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025. Saat itu, Eko mengendarai sepeda motor Honda Vario dari arah Terminal Batu Ampar menuju kawasan Warung Kokom. Namun, sebelum tiba di tujuan, sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba ditabrak sebuah minibus jenis Toyota Innova dari arah belakang. “Saya membawa motor pelan, sudah hampir sampai, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Saya lupa warna mobilnya,” ujar Eko saat ditemui, Kamis (8/1/2026).

Akibat benturan tersebut, Eko terlempar ke sisi kiri jalan dan jatuh dalam posisi duduk. Ia mengaku langsung merasakan nyeri hebat pada kaki kanan hingga tidak dapat menggerakkannya. Menyadari kondisinya, korban meminta warga sekitar agar tidak sembarangan mengangkat tubuhnya sambil menunggu bantuan medis.

Warga yang berada di lokasi kejadian segera memberikan pertolongan. Tak lama setelah kejadian, sebuah mobil yang diduga menabrak korban sempat berhenti di bagian depan. Eko menyebut, seorang pria turun dari kendaraan tersebut namun kemudian kembali pergi. Pada saat bersamaan, petugas kepolisian yang sedang berpatroli melintas dan langsung mengamankan lokasi.

Sekitar 20 menit kemudian, ambulans tiba dan membawa korban ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo. Suami korban, Digdo Susilo, menyebut istrinya harus menjalani operasi karena mengalami patah tulang dan dirawat selama beberapa hari. “Kaki istri saya dipen. Dirawat sekitar empat hari dan sekarang masih harus rawat jalan dengan kontrol rutin,” jelas Digdo.

Digdo juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga sempat ditawari bantuan dana sebesar Rp7,5 juta. Namun tawaran tersebut ditolak karena biaya pengobatan yang telah dikeluarkan mencapai puluhan juta rupiah.

Hingga kini, keluarga korban berharap kasus tersebut dapat ditangani secara serius oleh pihak kepolisian. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak terkait, namun belum ada keterangan resmi yang diberikan.

(R)

Tabligh Akbar peringatan Isro mi'raj di Islamic Center kolaborasi Pemerintah kota dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kota Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Balikpapan menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan keagamaan yang menghadirkan penceramah nasional Ustadz Das’ad Latief tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan.

Ketua BPC HIPMI Balikpapan, Adam Dustin Bhakti, menyampaikan bahwa keterlibatan HIPMI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi dunia usaha dalam membangun kehidupan sosial dan religius masyarakat. Ia menegaskan, kegiatan tersebut lahir dari niat tulus untuk memberikan manfaat bagi Kota Balikpapan, bukan sekadar agenda organisasi.

“Kegiatan ini murni dari hati, sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Kami bersyukur dapat mengambil bagian dalam upaya memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan,” ujar Adam.

Ia menilai peringatan Isra Mi’raj yang bertepatan dengan HUT ke-129 Balikpapan memiliki makna ganda, yakni sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus momentum perjalanan panjang kota. Adam optimistis Balikpapan memiliki kekuatan besar untuk terus bertumbuh, dengan fondasi niat baik, doa, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Perjalanan besar selalu diawali dengan niat yang besar dan doa bersama. Dengan kebersamaan ini, saya yakin Balikpapan akan terus berkembang menjadi kota yang kuat dan diberkahi,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melalui sambutan yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Agus Budi Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, khususnya kepada Ketua HIPMI Balikpapan beserta jajaran serta Badan Pengelola Masjid Islamic Centre.

“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum spiritual untuk memperkuat hubungan antara iman dan amal. Dari peristiwa inilah Rasulullah SAW menerima perintah salat sebagai fondasi pembentukan karakter umat yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab,” ujar Agus saat membacakan sambutan Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan iman, integritas moral, kejujuran, serta tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi utama pembangunan Kota Balikpapan selama ini.

Momentum Isra Mi’raj tahun ini dinilai semakin bermakna karena bertepatan dengan usia ke-129 Kota Balikpapan, yang telah bertransformasi dari kota pesisir menjadi salah satu penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) dan diarahkan menuju kota global yang berdaya saing.

Tema kegiatan “Isra Mi’raj sebagai Spirit Memperkuat Iman dan Usaha Menuju Kota Global dalam Bingkai Madinatul Iman” ditegaskan sebagai penanda bahwa arah pembangunan Balikpapan tetap berpijak pada nilai-nilai religius. Konsep Madinatul Iman dimaknai sebagai komitmen moral kolektif agar modernisasi berjalan seiring dengan toleransi, persatuan, dan akhlakul karimah. “Menuju kota global dibutuhkan profesionalisme, etos kerja, dan inovasi.

Namun seluruhnya harus dilandasi iman yang kuat dan usaha yang jujur,” lanjutnya. Pemerintah Kota Balikpapan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai spiritual, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta mendukung pembangunan dengan semangat gotong royong. Pemkot berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj dan HUT ke-129 Balikpapan sebagai refleksi bersama, agar kota ini tidak hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga kokoh secara spiritual dan sosial, menuju Balikpapan sebagai kota global dalam bingkai Madinatul Iman.

(ADV/R)

Pengukuhan pengurus KONI Balikpapan periode 2025-2029 di BSCC Dome (7/1/2026)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Babak baru pembinaan olahraga di Kota Balikpapan resmi dimulai setelah jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan periode 2025–2029 dikukuhkan.

Pelantikan digelar di BSCC Dome Balikpapan, Rabu malam (7/1/2026), dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus KONI provinsi, serta insan olahraga.

Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung atlet dan cabang olahraga, terutama dalam menjaga kesinambungan prestasi yang selama ini telah dicapai. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, menilai kepengurusan baru KONI memiliki peran strategis dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terarah.

Ia berharap pengurus KONI Balikpapan mampu bekerja konsisten, tidak hanya dalam pembinaan teknis, tetapi juga dalam memfasilitasi kebutuhan atlet. Menurutnya, sinergi yang kuat antara KONI dan pemerintah daerah menjadi kunci agar prestasi olahraga Balikpapan terus meningkat. Rahmad Masud juga menyoroti keberhasilan atlet Balikpapan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sebagai bukti nyata besarnya potensi olahraga daerah.

Capaian tersebut, kata dia, harus diikuti dengan dukungan konkret, mulai dari pembinaan jangka panjang hingga perhatian terhadap masa depan atlet. “Atlet berprestasi harus difasilitasi secara maksimal. Selain pembinaan dan dukungan anggaran, pemerintah juga perlu memikirkan masa depan mereka, termasuk akses pekerjaan bagi atlet yang belum bekerja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Yudhi Saharuddin, menjelaskan bahwa pengukuhan pengurus KONI Balikpapan merupakan tahapan penting agar roda organisasi berjalan sesuai aturan. Seluruh rangkaian kegiatan pelantikan, lanjut dia, dilaksanakan secara swadaya sebagai bentuk transparansi dan komitmen pengurus baru.

Ketua KONI Balikpapan terpilih, Gasali, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang lahir dari kepercayaan cabang olahraga dan para atlet. Gasali mengungkapkan, Balikpapan berhasil keluar sebagai juara umum Popda di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan raihan puluhan medali emas dan perak.

Selain itu, hasil maksimal juga diraih pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Pada periode 2025–2029, KONI Balikpapan akan memfokuskan diri pada penguatan pembinaan, peningkatan kualitas latihan, serta pendampingan mental atlet. Ia menegaskan bahwa prestasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi semua pihak.

Dari tingkat provinsi, Ketua KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, turut mengapresiasi kontribusi Balikpapan terhadap prestasi olahraga daerah. Ia mencatat, sekitar 30 persen medali Kaltim pada ajang PON terakhir berasal dari atlet Balikpapan.

Rusdiansyah berharap kepengurusan baru KONI Balikpapan mampu menjaga konsistensi dan semangat menghadapi agenda besar ke depan, termasuk Porprov Kaltim 2026.

(ADV/*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menutup tahun 2025 dengan kinerja operasional yang positif di tengah dinamika arus logistik yang terus bergerak sepanjang tahun. Hingga 29 Desember 2025, PT KKT mencatat arus bongkar muat petikemas sekitar 198.596 TEUs, dengan estimasi 537 kunjungan kapal petikemas yang dilayani sepanjang tahun.

Aktivitas tersebut mencerminkan kesinambungan layanan terminal dalam mendukung distribusi barang bagi industri dan masyarakat. Dari sisi kinerja operasional, produktivitas bongkar muat tercatat BCH ET 28,08 box per jam dan BSH ET 32,61 box per jam, dengan rasio efektivitas waktu sandar kapal (ET/BT) mencapai 72,58 persen.

Capaian ini menunjukkan pemanfaatan waktu operasional yang efisien. Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, menyampaikan bahwa kinerja tersebut merupakan hasil konsistensi operasional, kesiapan peralatan, serta koordinasi sumber daya manusia di lapangan. “Operasional pelabuhan menuntut kesiapan setiap hari. Capaian 2025 menjadi bukti upaya berkelanjutan dalam menjaga keandalan layanan,” ujarnya.

Menutup tahun 2025, PT KKT menjadikan capaian ini sebagai fondasi untuk penguatan sistem operasional, optimalisasi infrastruktur, serta peningkatan kapasitas SDM. Perusahaan berkomitmen terus mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan perdagangan di kawasan timur Indonesia.(ADV/*)

SWARAREPUBLIKA.com, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memacu penyelesaian infrastruktur dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sebagai fondasi utama pengembangan kota masa depan Indonesia.

Salah satu proyek strategis yang kini hampir rampung adalah pembangunan Jalan 1B–1C, yang diproyeksikan menjadi jalur utama penghubung berbagai kawasan vital di jantung IKN. Jalan 1B–1C dirancang untuk mengintegrasikan sejumlah fungsi penting, mulai dari kawasan pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga hunian aparatur sipil negara (ASN).

Kehadiran ruas jalan ini diharapkan mampu mendukung mobilitas yang lancar sekaligus memperkuat konektivitas antar persil strategis di KIPP IKN. Pembangunan jaringan jalan tersebut dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan, yakni Paket A hingga Paket G.

Secara keseluruhan, progres fisik proyek telah mencapai rata-rata 99 persen, menandakan kesiapan infrastruktur ini untuk segera dimanfaatkan.

Paket A mencakup Seksi 1 sepanjang 1,3 kilometer dengan progres 99 persen, yang menghubungkan hunian vertikal ASN 1 hingga kawasan Lapangan PSSI.

Paket B pada Seksi 2 sepanjang 1,9 kilometer telah rampung 100 persen dan melintasi sejumlah persil strategis, termasuk kawasan Sekolah Al-Azhar.

Paket C di Seksi 3 sepanjang 1,8 kilometer juga telah selesai sepenuhnya, melayani akses menuju kawasan pendidikan seperti Sekolah Taruna Nusantara.

Paket D pada Seksi 5 sepanjang 2,2 kilometer berfungsi mendukung konektivitas kawasan investasi dan pergudangan,

Paket E berupa jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 kilometer kini hampir rampung dengan progres 99 persen, menghubungkan Lapangan PSSI dengan Rumah Sakit Mayapada.

Paket F sepanjang 2,5 kilometer telah selesai 100 persen, menghubungkan jalur lanjutan tol Seksi 6C menuju RS Abdi Waluyo dan exit Tol Pulau Balang.

Paket G sepanjang 1 kilometer di Seksi 4 juga telah rampung dan mengarah ke kawasan Sekolah Taruna Nusantara.

Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur dilaksanakan sesuai standar mutu dan ketepatan waktu.

Jalan 1B–1C diharapkan menjadi elemen penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, terintegrasi, dan efisien, sekaligus mendukung aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Ibu Kota Nusantara.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara 

Direktur Pamobvit Polda Kalimantan Timur Didik Mulyanto SH S.I.K bersama senior Manager perijinan pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP KLT Raditya Kuntoro . Menunjukkan dokumen pedoman kerja teknis (PKT) pengamanan obyek vital ketenagalistrikan tahun 2026 yang telah ditandatangani. Sinergi ini menjadi komitmen bersama dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan demi keandalan pasokan listrik untuk rakyat di Kalimantan timur

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh sistem pengamanan yang solid. Atas dasar tersebut, PLN Grup bersama Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Kalimantan Timur terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan fasilitas ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Timur, (24/12/2025)

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Objek Vital Ketenagalistrikan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gedung PLN Hub Balikpapan. Kesepakatan ini menjadi landasan keberlanjutan sinergi dalam pengamanan infrastruktur kelistrikan kedepannya.

Dalam kegiatan tersebut, PLN Group diwakili oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim, Raditya Kuntoro, bersama jajaran dari PLN UID Kaltimra, PLN UIP3B, PLN NP UP Kaltim Teluk, serta PLN Nusantara Sembcorp Solar Energi. Sementara itu, dari Polda Kalimantan Timur dilakukan oleh Direktur Pamobvit, Didik Mulyanto, S.H., S.I.K. Didik Mulyanto menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan infrastruktur kelistrikan.

Menurutnya, keberadaan objek vital ketenagalistrikan sangat menentukan kelancaran pelayanan publik dan aktivitas perekonomian daerah. “Melalui sinergi ini, langkah pengamanan dapat dijalankan secara terarah, terpadu, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Kalimantan Timur (UIP KLT), Basuki Widodo menyampaikan bahwa pembaruan PKT merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan operasional ketenagalistrikan. “Sinergi antara PLN dan Ditpamobvit Polda Kaltim menjadi elemen penting dalam menjaga keamanan aset dan proyek kelistrikan. Dengan adanya PKT 2026, kami optimistis penyediaan listrik dapat terus berjalan stabil guna mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesepakatan tersebut sekaligus menyelaraskan pola kerja, alur koordinasi, serta pembagian peran masing-masing pihak agar pengamanan di lapangan dapat berlangsung lebih efektif dan responsif terhadap dinamika yang ada. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembahasan dan penyempurnaan dokumen oleh perwakilan kedua institusi, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan serta penyerahan dokumen resmi sebagai dasar pelaksanaan kerja sama pengamanan ketenagalistrikan sepanjang tahun 2026.

Melalui kesepakatan ini, PLN Grup berharap kondisi operasional ketenagalistrikan di Kalimantan Timur dapat terus terjaga secara aman, kondusif, dan berkelanjutan.

(ADV/*)