Rapat kerja propinsi dihadiri Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor 

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA .com - Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq wang dan Anggota DPRD Kaltim Rusman Ya’qub hadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun 2023, Selasa (19/9). Pada acara yang dibuka Gubernur Kaltim Isran Noor itu, Rusman Ya’qub berharap agar hasil dari Rakerprov ini bisa menghasilkan program-program yang terintegratif dari seluruh pihak terkait sampai kepada para atlet.

Menurutnya, salah satu hal yang penting dalam pembinaan olahraga adalah pembibitan atlet sebab berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia sehingga mampu lebih maksimal dalam bertanding.

“Yang terpenting saat ini seluruh institusi keolahragaan di Kalimantan Timur memiliki program yang saling terintegratif satu sama lain sehingga pembinaan prestasi sejak usia dini sampai pada atlet profesional bisa terlaksana dengan baik,” tutur Rusman.

Terkait pendanaan, Politikus PPP ini mengatakan gubernur telah menjanjikan bahwa akan mendapatkan perhatian pemerintah. Artinya, tinggal bagaimana berfokus kepada program peningkatan prestasi para atlet.

Begitupula Veridiana Huraq Wang, ia berharap dengan terselenggaranya rakor ini bisa membuat seluruh elemen keolahragaan di Kaltim lebih solid dan dilakukan berkosolidasi baik secara organisasi maupun kepada atlet-atlet terutama mereka yang telah lolos pra PON agar lebih efektif lagi dilakukan pembinaan-pembinaan agar bisa berlatih secara maksimal karena di fasilitasi oleh KONI Kaltim sehingga diharapkan bisa meraih banyak mendali.

Ia menambahkan DPRD Kaltim akan terus melakukan pemantauan agar anggaran terkait dengan olahraga bisa sesuai dan memadai guna melahirkan atlet berprestasi dan profesional tidak hanya tingkat nasional melainkan dunia.

“Sesuai janji pak gubernur, APBD Kaltim mulai membaik jadi kemungkinan besar soal anggaran itu kalau memang sistem organisasinya baik tentu tidak ada masalah. Kita (DPRD Kaltim, red) akan membantu,” tegasnya. (adv/DPRD Kaltim)

Anggota komisi II DPRD Kaltim Agiel Suwarno

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim telah menganggarkan Rp120 miliar untuk pembangunan pelabuhan Kenyamukan tersebut dengan menggunakan sistem Multi Years contract (MYC).

Anggota Pelabuhan yang dibangun Kenyamukan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dapat mempermudah distribusi logistik dari luar daerah ke Kutim, Bontang, dan Berau. Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agiel Suwarno menilai “jika pelabuhan tersebut beroperasi otomatis akan mempermudah distribusi kebutuhan pokok dan material masyarakat setempat.

“Pelabuhan itu dinilai memiliki fungsi penting bagi warga Kutim, terutama untuk mempermudah akses transportasi laut dan kebutuhan logistik masyarakat local”terangnya.

Agiel Suwarno juga menerangkan bahwa di tahun 2017 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan wilayah perairan di Pelabuhan Kenyamukan sebagai salah satu Tol Laut Jalur VIII dan masuk kategori proyek strategis nasional (PSN).

“Apalagi letaknya sangat strategis, yakni masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia II maka akan mempermudah distribusi kebutuhan pokok dan material masyarakat setempat,” terangnya.

Menurutnya, Pelabuhan yang mulai dibangun saat dirinya masih anggota DPRD Kutim juga akan mempermudah distribusi bahan pokok yang didatangkan dari Sulawesi dan Pulau Jawa.

"Aksesnya akan semakin mudah, bahkan nanti harga bisa lebih murah. Sebab selama ini distribusi logistik masih berpusat di Pelabuhan Samarinda,” bebernya.

Politikus PDI-P ini juga menuturkan Pelabuhan tersebut juga akan menjadi ikon baru bagi Kutim yang tentu efeknya bisa meningkatkan pendapatan daerah.

Ia berharap, pengerjaan pelabuhan tersebut segera rampung sesuai target yang telah ditentukan, sehingga bisa segera beroperasi oleh warga setempat.

“Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi pendapatan masyarakat dan iklim usaha di Kutim,” tandasnya (ADV/DPRD Kaltim)

Seno aji menghadiri kegiatan Unmul dalam agrofest Kaltim 2023

SAMARINDA , SWARAREPUBLIKA.com - Agrofest Kaltim 2023 menggema di kampus Universitas Mulawarman (Unmul), menjadi panggung bagi Wakil Ketua DPRD Kaltim,  untuk menyuarakan betapa pentingnya optimisme dan edukasi bagi petani di Kutai Timur (Kutim). Dalam berbagai hal, Seno Aji, politisi Gerindra, menggarisbawahi perlunya menanamkan semangat kepada petani agar mampu mencapai swasembada pangan.

“Kami turun ke lapangan setiap hari untuk bertemu petani. Kami ingin melibatkan mahasiswa pertanian Unmul dalam upaya cek edukasi kepada para petani, melakukan lapangan di berbagai daerah, seperti Samarinda, Kukar, dan PPU, untuk mengumpulkan data statistik yang dapat membantu kami melihat tren positif ,” ungkapnya, Sabtu (25/11/2023).

Seno Aji juga mengingatkan tentang peralihan fokus petani yang cenderung menjual tanah kepada pengusaha tambang, alih-alih memanfaatkannya untuk kegiatan pertanian. Upaya edukasi ini diharapkan dapat membantu mengubah paradigma tersebut. Dengan bangga, ia menyoroti peran mahasiswa pertanian dalam mendukung pertanian modern.

Dengan intervensi yang tepat, Seno Aji berharap dapat memacu kemajuan petani. Ia mencatat tren positif dalam nilai tukar petani, kini berada di angka 105,8, menunjukkan peningkatan dari angka nasional. “Angka nilai tukar petani sudah bagus, ini perlu dipertahankan kalau perlu ditingkatkan lagi,” tegas Seno Aji. Agrofest Kaltim 2023 sendiri diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unmul.

Dengan tujuan utama memperkenalkan bidang pertanian menuju pertanian masyarakat modern, acara ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pemahaman dan partisipasi aktif terhadap perkembangan pertanian di Kalimantan Timur. Melalui kolaborasi antara Seno Aji dan mahasiswa pertanian Unmul, tercipta momentum positif untuk mengubah wajah pertanian di daerah tersebut. (ADV/DPRD Kaltim)

Anggota komisi II DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com Tantangan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim tentu menjadi perhatian khusus. Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid, ia meminta masyarakat berperan penting guna menghadapi IKN agar mampu bersaing dengan penduduk dari luar daerah nantinya.

Ditambahkan Ely, untuk menghadapi tantangan baru Kaltim sebagai penyangga IKN, tentu banyak sektor yang perlu diperhatikan, salah satunya kebutuhan pangan masyarakat. Dimana di Kaltim akan masuk penduduk baru yang jumlahnya cukup besar kedepan.

“Saat ini telah banyak kebutuhan pangan Kaltim masih bergantung pada luar daerah seperti Sulawesi Selatan dan Jawa”terangnya. Ditambahkannya, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) selama ini menjadi penyangga kebutuhan pangan untuk kota Balikpapan.

Hal tersebut harus diakui karena sayur mayur produk Kukar memiliki kualitas baik. “Kukar seharusnya bisa menyiapkan untuk proses pangan Kaltim, begitu juga dengan daerah lain yang memiliki potensi masing-masing untuk dikembangkan,” katanya.

Kemudian ada Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar) memiliki hasil perkebunan yang berkualitas sehingga perlu dikembangkan melalui bantuan pemerintah. Ia Kembali menegaskan potensi daerah harus bisa dilihat dan dikembangkan pemerintah agar kesiapan Kaltim menyambut IKN tidak terhambat dengan kebutuhan pangan.(ADV DPRD Kaltim)

K
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fahlevi

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan urgensi pemberian perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan. Ia menilai bahwa tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam melindungi kesehatan masyarakat dan menyelamatkan nyawa.

 

Menurutnya para tenaga kesehatan adalah aset berharga bagi bangsa. Mereka telah berjuang dan berkorban untuk menjaga nyawa Masyarakat.

Reza Fachlevi berharap agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, memberikan insentif yang pantas bagi tenaga kesehatan. “Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) menjadi perhatian khusus, terutama penyeimbangan distribusi dokter di daerah pedalaman.,” ujar Reza Fachlevi. Selasa (21/11) lalu.

Ditambahkannya, pemerintah Provinsi Kalimantan Timur harus mempertimbangkan cara untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan, terutama bagi mereka yang bersedia bertugas di wilayah 3T. Fasilitas kesehatan di sana juga harus memadai dan terjangkau oleh masyarakat.

“Kami berharap pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah dapat terus meningkat, baik dari segi kualitas, kuantitas, maupun aksesibilitas,” tambahnya Lebih lanjut, Reza Fachlevi menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi dan mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah 3T. (ADV/DPRD Kaltim)

Ali Hamdi berikan pesan di Hari Guru Nasional 

SAMARINDA, SWARAREPUBLiKA.com - Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November merupakan momentum penting untuk menghargai peran guru dalam membentuk generasi penerus bangsa. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap hari berdedikasi untuk memberikan ilmu pengetahuan, membimbing, dan menginspirasi anak-anak untuk mencapai potensi maksimal mereka.

Guru adalah ujung tombak pendidikan yang berperan penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Guru tidak hanya menjadi penyampai materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter, mengajarkan nilai-nilai moral, dan menjadi teladan bagi siswa.

Guru adalah sosok yang sangat penting dalam kehidupan kita. Merekalah yang telah mengajarkan kita berbagai hal, mulai dari membaca, menulis, berhitung, hingga menjadi pribadi yang baik,” katanya saat dihubungi media ini, Sabtu (25/11/2023). Nurul mengatakan, ia sangat bersyukur memiliki guru-guru yang baik dan berdedikasi.

Guru-gurunya telah membantunya untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik, guru harus memiliki kompetensi yang mumpuni, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun kepribadian. Oleh karena itu, guru harus terus belajar dan meningkatkan kompetensinya.

Selain kompetensi, guru juga harus mendapatkan kesejahteraan yang layak. Hal ini penting agar guru dapat bekerja dengan tenang dan fokus pada tugasnya. “Guru harus mendapatkan gaji yang layak, tunjangan yang memadai, dan fasilitas yang memadai,” kata Ali Hamdi, Anggota DPRD Kalimantan Timur. Ali Hamdi mengatakan, pemerintah harus memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan guru.

Guru yang mendapat dukungan optimal dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam memajukan dunia pendidikan. Ali Hamdi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan memperjuangkan kesejahteraan guru. "Mari kita wujudkan pendidikan yang berkualitas dengan menghormati, memotivasi, dan mendukung para guru,” pungkasnya.(ADV/DPRD Kaltim)

Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim Ali Hamdi

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim, Ali Hamdi, dengan tegas mengutuk tindakan Israel terhadap Palestina. Menurutnya, tragedi perang yang terjadi menimbulkan duka yang mendalam, terutama karena korban yang lebih banyak merupakan anak-anak dan ibu-ibu.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi di Palestina. Lebih banyak yang menjadi korban adalah anak-anak dan ibu-ibu yang tidak bersalah. Ini merupakan tragedi kemanusiaan yang harus segera diakhiri,” kata Ali Hamdi saat ditemui di Gedung DPRD Kaltim, Senin (20/1). 11/2023). Ali Hamdi juga menyoroti pentingnya peran komunitas internasional untuk ikut mengambil bagian dalam menyelesaikan konflik yang telah berkepanjangan ini.

“Kami berharap komunitas internasional dapat melakukan langkah konkret untuk menghentikan pertumpahan darah di Palestina dan menciptakan perdamaian yang adil,” tambahnya. Pernyataan tegas Ali Hamdi menyoroti banyak pihak terhadap situasi yang berkembang di Palestina dan menunjukkan bahwa isu ini menjadi perhatian serius di tingkat lokal.

Sebagai seorang anggota DPRD, Ali Hamdi berkomitmen untuk terus mendukung upaya perdamaian demi kesejahteraan rakyat Palestina. “Tindakan kejam Israel ini bekan hanya Maslah agama namun juga masalah kemanusiaan. Kami mendorong semua pemimpin negara dan pemimpin dunia untuk menghentikan tindakan kejam Israel ini,” pungkasnya. (ADV/DPRD Kaltim)

Anggota komisi III DPRD Kaltim Ali Hamdi

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Peredaran narkoba di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi masalah yang belum dapat diatasi. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya kasus penangkapan penjual narkoba di sejumlah daerah di Benua Etam.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim kembali menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Kota Samarinda. Pengedar berinisial EB (25) itu ditangkap di sebuah hotel di Jalan Gajah Mada, Samarinda. Dari tangan EB, petugas menyita barang bukti berupa 17 butir pil ekstasi dan 15 gram sabu-sabu.

EB mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pengedar berinisial FR yang berada di luar Kalimantan. Kasus penangkapan EB hanyalah satu dari sekian banyak kasus peredaran narkoba di Kaltim. Pada tahun 2023, BNNP Kaltim telah menangkap 1.500 orang tersangka kasus narkoba.

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur Ali Hamdi mengungkapkan, kecenderungan masih tingginya peredaran narkoba di Kaltim, terlebih beberapa kasus melibatkan generasi muda, sangat memprihatinkan. “Hukum dagang yakni barang beredar karena masih adanya permintaan juga berlaku untuk narkoba,” kata Ali Hamdi.

Menurut Ali Hamdi, peredaran narkoba di Kaltim merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Narkoba dapat merusak masa depan generasi muda, baik secara fisik, mental, maupun moral. “Generasi muda merupakan harapan bangsa. Jika generasi muda terjerumus narkoba, maka masa depan bangsa akan terancam,” ujarnya.

Ali Hamdi menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun pihak kepolisian, dalam memberantas narkoba. Namun, upaya tersebut belum juga menimbulkan efek jera bagi pelakunya. Upaya memerangi narkoba tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Keterbatasan personel menjadi kendala, sehingga diperlukan peran serta seluruh pihak, baik dalam memberikan informasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ali Hamdi berharap, razia narkoba agar rutin dilaksanakan dan masyarakat peduli dengan lingkungannya. Masyarakat diminta untuk tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya. “Masyarakat harus ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba. Kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan berbagai upaya untuk memberantas peredaran narkoba, antara lain: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah meningkatkan koordinasi dan kerja sama antarinstansi terkait dalam rangka pemberantasan narkoba, antara lain dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim), Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim), dan Pengadilan Negeri Samarinda.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Sosialisasi dan edukasi dilakukan melalui berbagai media, antara lain media massa, media sosial, dan kegiatan penyuluhan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkoba di Kaltim. Pengawasan dilakukan melalui berbagai cara, antara lain dengan meningkatkan patroli dan razia narkoba,” tuturnya. Peredaran narkoba di Kalimantan Timur masih menjadi masalah yang belum dapat diatasi.

Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain perkembangan industri pertambangan batubara, ketersediaan narkoba yang mudah, dan kurang kuatnya penegakan hukum. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama untuk memberantas peredaran narkoba di Kaltim. Upaya yang dilakukan harus bersifat komprehensif dan berkelanjutan. (ADV/DPRD Kaltim)

Ali Hamdi reses di muara Badak

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Masyarakat Muara Badak sudah lama merasa terpinggirkan akibat kondisi infrastruktur yang tidak memadai. Jalan-jembatan yang rusak, kurangnya perhatian terhadap drainase berakibat mengganggu mobilitas warga sehari-hari. Sarana umum seperti tempat ibadah dan fasilitas pendidikan juga memerlukan perbaikan yang mendesak.

 Saat anggota DPRD Kalimantan Timur, Ali Hamdi menyelenggarakan reses di Muara Badak, Kutai Kartanegara, Rabu (25/10/2023), dirinya mendengarkan keluhan masyarakat seputar kondisi infrastruktur, khususnya jalan-jembatan, paret atau drainase, serta sarana umum.

“Banyak keluhan masyarakat. Yang paling banyak adalah infrastruktur jalan dan paret. Selain itu tadi keluhkan juga sarana umum,” ungkap Ali Hamdi.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kaltim ini menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Muara Badak. Ali Hamdi berjanji akan bekerja keras dalam menyalurkan usulan dan kebutuhan masyarakat ini ke tingkat yang lebih tinggi, serta memastikan bahwa pemulihan dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas.

Ali Hamdi juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, legislator, dan masyarakat dalam mewujudkan perubahan yang diinginkan.

Dengan adanya resolusi ini, diharapkan permasalahan yang dihadapi warga Muara Badak dapat segera teratasi, dan wilayah tersebut dapat mengalami kemajuan yang lebih baik. "Kami akan perjuangkan aspirasi masyarakat ini insyaallah,” tandasnya. (ADV/DPRD Kaltim)

Ambulansi Komariah reses diperumahan Bukit pinang Blok SSI RT 07 Samarinda Ulu

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Anggota DPRD Kaltim, Ambulansi Komariah menggelar reses di Perumahan Bukit Pinang, Blok SS1, RT 07, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Selasa (24/10/2023) lalu.

Komariah menjelaskan, sebagai wakil rakyat adalah mendengarkan aspirasi masyarakat dan memahami kebutuhan serta harapan mereka. Politisi Gerindra ini aktif mendengarkan keluhan dan menyerap aspirasi warga terkait berbagai isu, termasuk kondisi jalan, banjir, listrik, dan bantuan untuk tempat ibadah.

“Reses anggota DPRD Kaltim bertujuan untuk mengetahui aspirasi rakyat dan ingin mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga,” kata Komariah.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur drainase dan peningkatan pasokan listrik merupakan kebutuhan mendesak dari masyarakat setempat. Warga berharap agar permintaan mereka dapat dipenuhi, dan Komariah berjanji untuk berjuang agar aspirasi tersebut diwujudkan.

“Permintaan ini sangatlah wajar, terutama jika berkaitan dengan kebutuhan umum”ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat atas partisipasi mereka dalam agenda reses tersebut. Dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan.(ADV/DPRD Kaltim)

Ananda Emira Moeis Sosialisasi Wasbang

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Anggota Komisi IV DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Kota Samarinda, Ananda Emira Moeis, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Kegiatan ini pentingnya dalam upaya memelihara dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan ini digelar pada (13/11) lalu, di Jalan Pangeran Suryanata Gang 3 AL RT 23, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu.

Sosialisasi Wasbang ini dihadiri puluhan warga dengan dua narasumber. Antara lain Ketua Repdem Kaltim Ronald Stephen dan Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Kaltim Iswandi. Emira Moeis menyampaikan sosialisasi Wasbang ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga sebagai wadah untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Sosialisasi Wasbang memiliki peran penting membentuk kesadaran dan rasa cinta masyarakat terhadap NKRI. “Sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk selalu menjaga rasa persatuan dan kesatuan agar Provinsi Kaltim tetap rukun, guyub serta harmonis. Maka itu, kita harus lebih selektif dalam memilih informasi yang didapat,” ujar Nanda, sapaan akrabnya.

Ditambahkan Nanda di era digital saat ini, masyarakat dengan mudah mengakses pelbagai hal, termasuk informasi. Tak heran masyarakat kerap menemui informasi yang tidak benar atau hoax yang dapat berpotensi memecah belah persatuan. Pesannya jangan gampang percaya dengan berita dan informasi di era digital ini,”

“Masyarakat lebih selektif dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang mudah didapat sehingga cepat menyebar luas”terangnya. Sementara itu, Iswandi selaku narasumber Sosialisasi Wasbang mengungkapkan keprihatinannya soal kondisi kebangsaan saat ini.

Menurutnya, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila sudah mulai berkurang dalam kehidupan bermasyarakat. Iswandi menekankan Sosialisasi Wasbang ini sangat penting dilakukan oleh anggota legislatif agar mampu membendung potensi perpecahan bangsa di tengah masyarakat.

Ditegaskannya jangan sampai bangsa ini hancur seperti bangsa-bangsa yang ada di Arab. Karena apa? bangsa lain tidak punya Pancasila. Sehingga Pancasila harus kita jalankan dan amalkan agar negara ini tetap berdiri.(ADV/DPRD Kaltim)

Anggota DPRD Kaltim Sigit Wibowo dan Bagus Susatyo 

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dari Balikpapan ke Penajam Paser Utara (PPU), sudah diambil alih pemerintah pusat melalui Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN Nusantara.

Sehingga pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak perlu lagi investasi melalui APBD Kaltim untuk pembangunan tersebut. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo dan anggota DPRD Kaltim, Bagus Susatyo di Gedung B DPRD Kaltim beberapa waktu lalu.

Menurut kedua anggota DPRD Kaltim dari Dapil Balikpapan ini, dengan diambil-alihnya pembangunan infrastruktur berupa jalan dan jembatan dari Balikpapan ke IKN, otomatis akses ke Penajam dengan sendirinya juga akan terbuka dan Pemprov Kaltim melalui ABPD bisa fokus investasi pada infrastruktur di kabupaten dan kota se-Kaltim dalam rangka menyangga IKN.

Menurut Bagus, pembangunan jembatan dari dalam kota Balikpapan langsung ke Kota Penajam, yang biayanya sangat besar biarlah pemerintah pusat memikirkan pembangunan, apabila itu diperlukan.

“Saya rasa pemerintah pusat sudah tepat memprioritaskan jembatan Kariangau-Pulau Balang-Penajam diselesaikan agar fungsional,” kata Bagus.(ADV/DPRD Kaltim)