SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Suasana penuh khidmat dan kebahagiaan menyelimuti Ballroom Grand Tjokro Balikpapan, Sabtu (3/1/2026), saat keluarga besar Adam Dustin Bhakti menggelar tasyakuran aqiqah putri tercinta mereka, Allaia Madina Adam.
Acara tersebut menjadi momen istimewa bagi keluarga sekaligus para tamu undangan yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan rasa syukur atas anugerah kelahiran sang buah hati. Kehadiran Ustad kondang asal Pinrang, Sulawesi Selatan, Das’ad Latif, semakin menambah kekhusyukan acara. Dikenal dengan gaya ceramahnya yang hangat dan penuh makna, Ustad Das’ad Latif turut memberikan tausiyah yang menyentuh hati para hadirin, mulai dari keluarga, kerabat, hingga tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustad Das’ad Latif menekankan bahwa kehadiran seorang anak merupakan titipan sekaligus amanah besar dari Allah SWT. Ia mengajak para orang tua untuk tidak hanya berbahagia atas kelahiran anak, tetapi juga mempersiapkan diri dalam mendidik dan membimbingnya dengan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan keteladanan sejak dini. Menurutnya, nama yang diberikan kepada anak juga mengandung doa dan harapan yang akan melekat sepanjang hidup sang buah hati.
Ustad Das’ad Latif pun mendoakan agar Allaia Madina Adam kelak tumbuh menjadi anak yang sholehah, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya. “Semoga kelak menjadi anak yang membawa kebaikan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi agama dan masyarakat,” tuturnya di hadapan para tamu undangan.
Sementara itu, Adam Dustin Bhakti yang juga menjabat sebagai Ketua HIPMI DPC Balikpapan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran seluruh undangan, khususnya Ustad Das’ad Latif.
Ia mengaku bersyukur dan merasa terhormat karena Ustad Das’ad Latif berkenan meluangkan waktu di tengah padatnya jadwal dakwah di berbagai daerah. “Kehadiran Ustad Das’ad Latif menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga kami di momen yang penuh berkah ini,” ungkap Adam.
Acara tasyakuran aqiqah tersebut ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia yang telah diberikan, serta harapan agar Allaia Madina Adam senantiasa berada dalam lindungan-Nya.
(ADV/R)