Apical Buka puasa bersama dengan Media di Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai integritas dan kebermanfaatan. Dalam semangat tersebut, perusahaan pengolahan kelapa sawit Apical menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan insan pers di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka antara perusahaan dan media dalam membahas perkembangan industri kelapa sawit, termasuk kontribusinya terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat. Head of Corporate Communications Apical, Prama Yudha Amdan, mengatakan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan usaha yang memberikan manfaat luas.

Menurutnya, nilai integritas menjadi landasan penting dalam setiap langkah perusahaan. “Ramadan mengajarkan kita tentang kebermanfaatan dan integritas, melakukan yang benar bahkan ketika tidak ada yang melihat,” ujar Yudha.

Ia menjelaskan bahwa industri kelapa sawit saat ini terus berkembang dan menghasilkan berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah tinggi serta digunakan dalam berbagai sektor kehidupan. “Kelapa sawit telah berkembang menjadi berbagai produk bernilai tambah. Oleokimia hadir untuk memenuhi beragam kebutuhan sehari-hari, functional fats mendukung industri pangan, dan energi terbarukan, termasuk Sustainable Aviation Fuel, menjadi bagian dari solusi transisi energi. Manfaatnya kini menjangkau semakin luas — dari dapur rumah tangga hingga bahan bakar pesawat,” jelasnya.

Seiring dengan luasnya pemanfaatan tersebut, pengelolaan industri kelapa sawit juga harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan di sepanjang rantai pasok.

Apical, lanjutnya, berupaya menerapkan sistem pengelolaan yang terintegrasi mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, inovasi produk, hingga pengembangan energi terbarukan. Perusahaan meyakini bahwa kebermanfaatan hanya dapat tercapai apabila dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik. “Karena pada akhirnya, kelapa sawit bukan cuma minyak. Ia adalah manfaat yang dikelola dengan tanggung jawab, untuk hari ini dan masa depan,” tambah Yudha.

Sementara itu, Manager General Affairs PT Kutai Refinery Nusantara (PT KRN), unit bisnis Apical, Randy Suwenli, menjelaskan bahwa komitmen terhadap pengelolaan yang bertanggung jawab juga diwujudkan melalui berbagai program keberlanjutan di tingkat operasional. Salah satunya melalui pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), yang merupakan material sisa dari proses pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik perusahaan.

“Salah satu upaya yang baru-baru ini dilakukan adalah melalui program pemanfaatan FABA atau Fly Ash dan Bottom Ash. Pembangkit listrik milik PT KRN telah beroperasi sejak 2021 dan material yang dihasilkan dari proses tersebut memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali,” terang Randy.

Material FABA tersebut kemudian diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, seperti batako dan paving block. Proses pengelolaannya juga melibatkan masyarakat di sekitar perusahaan sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi tambahan. Program ini menjadi salah satu contoh penerapan prinsip tanggung jawab perusahaan dalam kegiatan operasionalnya, sekaligus upaya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan filosofi bisnis Apical yang dikenal dengan konsep 5C, yakni Good for the Community, Good for the Country, Good for the Climate, Good for the Customer, dan Good for the Company. Melalui filosofi tersebut, Apical menegaskan komitmennya untuk terus mendorong praktik industri kelapa sawit yang berkelanjutan serta memastikan setiap produk yang dihasilkan memberikan nilai tambah, dikelola secara bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi lingkungan maupun masyarakat.

(*)

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan Bazar Amal Ramadan di area Masjid Jami Assu'adaa 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dirangkai dengan bazar amal Ramadan di Masjid Jami Assu’adaa, Kelurahan Klandasan Ilir, berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, Sabtu (7/3/2026).

Sejak pagi, warga terlihat memadati area masjid untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial yang digelar oleh panitia.

Koordinator kegiatan kesehatan gratis dan bazar amal Ramadan Masjid Jami Assu’adaa, Agustina, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, fokus utama kegiatan kali ini adalah pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Klandasan Ilir. Dalam pelaksanaannya, pihak puskesmas menurunkan enam tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya.

“Pusat kegiatan hari ini sebenarnya adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Kami bekerja sama dengan pihak Puskesmas Klandasan Ilir yang menurunkan enam tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agustina.

Ia menjelaskan, layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat. Kegiatan ini awalnya menargetkan sekitar 100 peserta, namun antusias warga yang datang cukup tinggi hingga jumlah peserta melebihi kuota yang telah disiapkan.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan program Cinta Bangga Rupiah yang melibatkan PKK Kelurahan Klandasan Ilir, pihak kecamatan, serta komunitas Sahabat Berlian dari Bank Indonesia.

Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan bazar kebutuhan pokok melalui Koperasi Merah Putih Kelurahan Klandasan Ilir. Dalam bazar tersebut, berbagai bahan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Beberapa kebutuhan pokok kami sediakan dengan harga lebih murah, seperti minyak goreng sekitar Rp15.700 per liter, beras SPHP Rp59.000, dan gula Rp17.500.Harapannya masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan,” jelasnya.

Sementara itu, bazar amal juga menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga. Barang-barang yang dijual merupakan sumbangan dari para donatur, baik berupa barang baru maupun barang layak pakai. Barang-barang tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000.

Hasil penjualan nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial berupa santunan bagi anak yatim dan lansia yang rencananya digelar sekitar enam hari menjelang Idul pitri oleh pengurus Masjid Jami Assu’adaa.

Agustina menambahkan, tingginya partisipasi warga tidak lepas dari upaya panitia menyebarkan informasi kegiatan melalui berbagai kelompok masyarakat, mulai dari grup kelurahan, RT, hingga komunitas pengajian. “Alhamdulillah antusias warga sangat baik. Informasi kegiatan kami bagikan melalui berbagai grup warga sehingga banyak masyarakat yang datang dan berpartisipasi,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara pengurus masjid, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama melalui kegiatan sosial yang hasilnya kembali disalurkan untuk membantu sesama,” tutupnya.

(R)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para awak media di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut menjadi ajang untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers. Momentum Ramadan dimanfaatkan Polda Kaltim untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan para jurnalis yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin solid. Selain menggelar buka puasa bersama, jajaran Polda Kaltim juga melaksanakan aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Kantor Polda Kaltim.

Kegiatan tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dan mendapat sambutan antusias dari para pengendara serta warga sekitar.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para awak media yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia menuturkan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momen yang tepat untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial. “Kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga di bulan yang penuh berkah ini kita semua dapat meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kebersamaan, termasuk hubungan antara Polda Kaltim dengan rekan-rekan media,” ujar Endar Priantoro.

Kapolda menegaskan bahwa media memiliki peranan yang sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas dan cepat. Oleh karena itu, sinergi yang baik antara kepolisian dan media sangat diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan dapat dipercaya.

Menurutnya, kerja sama yang terjalin selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam menyampaikan berbagai kegiatan serta kebijakan kepolisian kepada masyarakat. “Media merupakan mitra strategis dalam penyampaian informasi. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ia menilai kolaborasi yang baik dengan media dapat menjadi sarana untuk menciptakan komunikasi yang terbuka serta penyampaian informasi yang objektif. “Kita perlu terus menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kebenaran informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami berbagai kebijakan maupun kegiatan kepolisian secara jelas,” tambahnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan dialog santai antara jajaran Polda Kaltim dan para jurnalis. Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dan media yang selama ini telah berjalan dengan baik. Para awak media yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai momen kebersamaan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan pers, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka.

Di sisi lain, aksi berbagi takjil kepada masyarakat juga menjadi bentuk kepedulian Polda Kaltim terhadap warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Puluhan paket takjil dibagikan kepada pengendara maupun warga yang melintas di depan Kantor Polda Kaltim menjelang waktu berbuka.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Kaltim ingin menunjukkan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berbagi serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan Ramadan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara kepolisian dan awak media dapat terus terjaga dan semakin kuat, sehingga keduanya dapat terus bersinergi dalam menghadirkan informasi yang akurat, objektif, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Balikpapan melalui Subholding Wilayah 4 memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Berbagai langkah persiapan telah dilakukan perusahaan, mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga penyediaan sarana prasarana operasional di kawasan pelabuhan.

Senior Manager Wilayah 4 Subholding SPJM, Al Abrar, mengatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi peningkatan aktivitas pelabuhan menjelang libur Idul Fitri. Menurutnya, koordinasi internal terus dilakukan untuk memastikan pelayanan terhadap kapal, khususnya kapal penumpang dan kapal pengangkut logistik, tetap berjalan lancar.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama perusahaan adalah memastikan kesiapan tenaga pandu kapal. Para pandu memiliki peran penting dalam proses keluar masuk kapal di pelabuhan, sehingga ketersediaan personel menjadi perhatian khusus selama periode mudik.

Al Abrar menyebutkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan para pandu kapal terkait kesiapsiagaan selama masa libur Lebaran. Meskipun cuti merupakan hak setiap pegawai, para pandu diminta tetap siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami sudah menyampaikan kepada SDM pandu bahwa cuti memang hak mereka. Namun jika perusahaan membutuhkan, kami harap mereka tetap siap untuk bertugas. Saat ini memang ada yang sedang off, tetapi jika diperlukan mereka siap kembali bertugas,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (5/3/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas kapal yang biasanya terjadi menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri. Dengan kesiapan personel, diharapkan tidak terjadi kekurangan tenaga operasional yang dapat menghambat pelayanan pelabuhan.

Selain kesiapan SDM, SPJM juga memastikan kondisi sarana prasarana operasional berada dalam keadaan optimal. Salah satunya adalah kesiapan armada kapal tunda yang berfungsi membantu proses sandar maupun lepas kapal di area pelabuhan. Al Abrar mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap kapal-kapal tunda beserta perlengkapan pendukungnya.

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dapat berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. “Kapal tunda kami sudah siap beroperasi, begitu juga dengan peralatan pendukungnya yang telah kami periksa dan persiapkan secara maksimal,” jelasnya.

Dalam periode mudik Lebaran, SPJM juga memprioritaskan pelayanan terhadap kapal penumpang serta kapal yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat. Hal ini dilakukan agar distribusi logistik tetap berjalan lancar sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan transportasi laut.

“Kami menekankan kepada seluruh tim agar memberikan pelayanan terbaik dan menghindari keterlambatan. Ini adalah momen penting bagi masyarakat yang ingin berkumpul bersama keluarga saat Lebaran,” katanya.

Al Abrar juga mengungkapkan bahwa aktivitas pelabuhan diperkirakan meningkat selama masa libur Idul Fitri. Hal ini seiring dengan adanya penambahan jadwal kunjungan kapal dari PT Pelni, khususnya untuk rute menuju Surabaya dan Makassar.

Dengan adanya tambahan kunjungan kapal tersebut, SPJM juga meningkatkan frekuensi layanan pandu dan kapal tunda agar proses operasional tetap berjalan efektif dan aman. Untuk memperkuat pengawasan operasional, perusahaan juga akan membentuk posko khusus selama periode mudik.

Posko tersebut akan diisi oleh petugas officer on duty yang bekerja di bawah pengawasan langsung General Manager.

Melalui berbagai langkah persiapan tersebut, SPJM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, sekaligus menjaga keamanan serta efisiensi aktivitas di sektor maritim Balikpapan.

(*)

Anggota DPRD Dapil Balikpapan Utara jafar Sidik bersama agen Pertamina Telaga Warih dalam operasi Pasar LPG 3Kg di batu ampar 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, pada 10 hingga 11 Maret 2026.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk membantu masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, terutama selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pelaksanaan operasi pasar tersebut turut dipantau oleh Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Komisi II, Jafar Sidik. Ia menilai kegiatan ini menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan ketersediaan LPG bersubsidi tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Menurut Jafar Sidik, operasi pasar yang digelar di wilayah Batu Ampar ini berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari warga. Penyaluran LPG bersubsidi tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Batu Ampar agar distribusi tepat sasaran. “Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pertamina Patra Niaga melaksanakan operasi pasar LPG 3 kilogram di Kelurahan Batu Ampar. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 10 dan 11 Maret,” ujar Jafar Sidik saat meninjau kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, operasi pasar ini merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi kesulitan masyarakat dalam mendapatkan gas LPG bersubsidi, terutama pada momen Ramadan yang biasanya diikuti dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga. “Kegiatan ini untuk mengantisipasi kesulitan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gas LPG. Apalagi saat ini sedang bulan puasa dan menjelang Lebaran, kebutuhan gas biasanya meningkat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli LPG 3 kilogram sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp19 ribu per tabung. Dengan adanya operasi pasar ini diharapkan harga LPG bersubsidi tetap stabil di tingkat masyarakat. Penyaluran LPG dalam kegiatan tersebut juga melibatkan Agen Telaga Warih sebagai pihak penyalur resmi.

Supervisor Agen Telaga Warih, Agus, menjelaskan bahwa penyaluran pada hari pertama dimulai sekitar pukul 09.30 Wita dengan alokasi sebanyak 200 tabung LPG 3 kilogram. “Pelaksanaan hari ini dimulai pukul 09.30 Wita dengan alokasi 200 tabung. Prioritasnya untuk warga Kelurahan Batu Ampar sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” kata Agus.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan penugasan langsung dari pihak Pertamina kepada agen untuk membantu menjaga stabilitas pasokan LPG bersubsidi di wilayah tersebut. Program operasi pasar ini juga dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut di lokasi yang sama.

Agar penyaluran tepat sasaran, masyarakat yang ingin membeli LPG bersubsidi diwajibkan membawa KTP asli serta menukarkan tabung kosong dengan tabung berisi. Langkah tersebut diterapkan guna memastikan distribusi LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

Melalui operasi pasar ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan LPG bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan, sekaligus mencegah potensi kelangkaan maupun lonjakan harga selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

(*)

(*)

Kepala Otorita IKN beserta jajaran dan delegasi Austria melakukan diskusi langsung mengenai potensi kerja sama diberbagai bidang, termasuk dikawasan Nusantara, Rabu (4/3/2026) 

SWARAREPUBLIKA.com, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra internasional dalam mendukung pembangunan kawasan Nusantara. Salah satunya melalui pertemuan dengan perwakilan Kedutaan Besar Austria yang berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran, serta delegasi Austria yang dipimpin oleh Chargé d’Affaires ad interim Austria Michael Wislocki dan Commercial Counselor Sigmund Nemeti.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menjajaki peluang kolaborasi di sejumlah sektor strategis yang dapat dikembangkan di kawasan IKN. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak melakukan diskusi mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat dijalin seiring dengan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Basuki menyampaikan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga membangun sebuah kota modern yang memiliki ekosistem lengkap. “Pembangunan Nusantara tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun ekosistem kota yang lengkap, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, kami terbuka terhadap berbagai kolaborasi internasional yang dapat memperkaya pengembangan Nusantara,” ujar Basuki.

Ia menambahkan, keterlibatan mitra internasional menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat pengembangan kota yang dirancang sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia. Dengan konsep kota berkelanjutan, Nusantara diharapkan mampu menghadirkan tata kelola perkotaan yang modern sekaligus ramah lingkungan.

Sementara itu, Michael Wislocki menyampaikan bahwa kunjungan delegasi Austria ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan Nusantara sekaligus memperdalam peluang kerja sama antara kedua negara.

“Kedutaan Besar Austria terakhir kali mengunjungi Ibu Kota Nusantara pada tahun 2023 untuk menjajaki berbagai peluang bisnis. Saat ini kami terus mengikuti perkembangan pembangunan IKN. Kami tertarik untuk ikut berkontribusi, khususnya dalam mendukung terwujudnya kota hutan yang modern dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Michael juga menjelaskan bahwa Austria sebagai negara dengan kekuatan teknologi memiliki sejumlah potensi yang dapat ditawarkan dalam kerja sama pembangunan kota masa depan. Beberapa sektor yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi pengembangan smart city melalui inovasi teknologi, transportasi perkotaan, layanan kesehatan, hingga penguatan sistem pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia.

Melalui pertemuan ini, Otorita IKN dan perwakilan Kedutaan Besar Austria berharap komunikasi dan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Austria dapat semakin diperkuat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang berkelanjutan, inklusif, serta memiliki daya saing global di masa depan.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Komisi III DPRD Kota Balikpapan menyoroti keberadaan material batubara yang sempat muncul saat proses pematangan lahan di area pembangunan proyek Plaza 88 Balikpapan. Material tersebut sebelumnya terlihat menumpuk di lokasi proyek ketika dilakukan pengupasan lahan, namun kini sudah tidak lagi ditemukan di area tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, mengungkapkan bahwa keberadaan batubara itu pertama kali diketahui saat pihaknya melakukan inspeksi lapangan beberapa waktu lalu.

Saat kunjungan tersebut, batubara tampak muncul dari aktivitas pengupasan tanah yang tengah berlangsung di kawasan proyek pembangunan.

“Waktu kami melakukan peninjauan langsung ke lokasi, saat proses pengupasan lahan terlihat material batubara yang muncul dan bahkan sempat menumpuk di area proyek,” kata Halili, Senin (9/3/2026).

Namun, saat dilakukan pengecekan kembali oleh pihak DPRD, tumpukan batubara yang sebelumnya terlihat cukup banyak tersebut sudah tidak lagi berada di lokasi proyek. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari pihak dewan mengenai keberadaan material tersebut.

Menurut Halili, hilangnya batubara dari lokasi proyek perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan ke mana material tersebut dipindahkan dan bagaimana proses penanganannya dilakukan. “Batubara yang sebelumnya terlihat menggunung di lokasi itu sekarang sudah tidak ada. Ini yang ingin kami telusuri, sebenarnya material itu dipindahkan ke mana,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan batubara yang muncul dalam proses pengupasan lahan tidak dapat dianggap sebagai hal sepele. Pengelolaan dan pemindahan material batubara, kata dia, memiliki aturan yang ketat dan harus mengikuti mekanisme yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.

Halili menjelaskan, setiap aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan batubara harus memiliki dasar administrasi serta izin yang jelas. Hal ini penting agar tidak terjadi pelanggaran terhadap regulasi yang mengatur distribusi maupun pemanfaatan material tersebut.

“Batubara tidak bisa dipindahkan atau dikelola secara sembarangan. Harus ada kejelasan mekanisme, apakah itu bagian dari kegiatan tertentu atau bagaimana proses pengelolaannya,” tegasnya.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Komisi III DPRD Kota Balikpapan berencana memanggil pihak-pihak terkait, termasuk pengelola proyek Plaza 88 serta instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam pengawasan kegiatan pembangunan.

Selain menelusuri keberadaan batubara yang sudah tidak lagi terlihat di lokasi, DPRD juga akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait guna memastikan seluruh aktivitas yang berlangsung di kawasan proyek tersebut berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Halili menambahkan, pengawasan terhadap aktivitas pembangunan di Kota Balikpapan perlu dilakukan secara konsisten agar tidak menimbulkan persoalan baru, baik dari aspek lingkungan maupun dari sisi kepatuhan terhadap regulasi. “Kami ingin memastikan semua kegiatan pembangunan berjalan sesuai aturan. Jangan sampai ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari,” pungkasnya.

Komisi III DPRD Balikpapan pun menegaskan akan terus memantau perkembangan persoalan ini. Apabila nantinya ditemukan adanya indikasi pelanggaran, DPRD tidak menutup kemungkinan akan mendorong langkah penanganan lebih lanjut oleh instansi yang berwenang.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pelabuhan Semayang Balikpapan dipastikan siap melayani arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut. Berbagai persiapan telah dilakukan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo guna memastikan pelayanan bagi penumpang berjalan lancar selama periode angkutan Lebaran.

Kesiapan tersebut disampaikan Direktur Operasional Pelindo, Prasetyadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan dalam rangka kegiatan sosial bertajuk Pelindo Berbagi pada bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang digelar di ruang serbaguna Pelindo Regional 4 Balikpapan, Kamis (5/3/2026), diawali dengan agenda buka puasa bersama. Dalam kesempatan itu, Prasetyadi memastikan berbagai fasilitas utama di terminal penumpang Pelabuhan Semayang telah dipersiapkan dengan baik untuk menyambut para pemudik.

“Kami sudah mengecek terminal penumpang, fasilitas parkir, dan fasilitas umum lainnya. Semua sudah siap. Jadi kami sebagai operator pelabuhan tinggal menerima dan melayani kapal serta penumpang yang datang maupun berangkat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut turut diamini oleh General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran telah melakukan persiapan maksimal demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut selama musim mudik.

Menurut Suhadi, Pelindo ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya memadai secara fasilitas, tetapi juga memberikan kenyamanan dan pendekatan yang lebih humanis bagi para penumpang. “Kami menganggap penumpang seperti orang tua atau saudara sendiri yang akan bepergian. Karena itu, pelayanan terbaik harus diberikan agar mereka merasa aman dan nyaman selama berada di pelabuhan,” katanya.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, Pelindo Balikpapan juga menyediakan fasilitas air minum isi ulang serta makanan ringan bagi calon penumpang yang datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan kapal. Fasilitas tersebut ditujukan terutama bagi penumpang yang datang dari luar kota dan harus menunggu cukup lama di terminal.

Selain itu, pengelola pelabuhan juga melakukan penataan ulang ruang tunggu di lantai dua terminal penumpang agar lebih luas dan nyaman. Sejumlah pedagang yang sebelumnya berjualan di area tersebut direlokasi untuk menciptakan ruang yang lebih lega bagi penumpang.

Suhadi menambahkan, penataan ruang tunggu tersebut sebenarnya telah diselesaikan sejak periode angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya dan kini kembali dimaksimalkan untuk mendukung pelayanan pada musim mudik Lebaran.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pelindo Balikpapan juga memfasilitasi Posko Mudik yang berada di bawah koordinasi Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus tempat pengaduan layanan dan keamanan bagi para pemudik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager Wilayah 4 Subholding PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Capt Al Abrar, Branch Manager Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Wahyudi, serta Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Enriany Muis.

Selain mempersiapkan layanan mudik, Pelindo juga memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi dengan masyarakat sekitar pelabuhan. Bantuan disalurkan kepada tenaga kerja bongkar muat (TKBM), anak yatim, serta warga yang tinggal di kawasan sekitar pelabuhan.

Prasetyadi menegaskan bahwa dukungan masyarakat sekitar memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran aktivitas operasional pelabuhan. “Operasional pelabuhan tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat sekitar juga sangat penting,” pungkasnya.

(*)