
SWARAREPUBLIKA.com, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memacu penyelesaian infrastruktur dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sebagai fondasi utama pengembangan kota masa depan Indonesia.
Salah satu proyek strategis yang kini hampir rampung adalah pembangunan Jalan 1B–1C, yang diproyeksikan menjadi jalur utama penghubung berbagai kawasan vital di jantung IKN. Jalan 1B–1C dirancang untuk mengintegrasikan sejumlah fungsi penting, mulai dari kawasan pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga hunian aparatur sipil negara (ASN).
Kehadiran ruas jalan ini diharapkan mampu mendukung mobilitas yang lancar sekaligus memperkuat konektivitas antar persil strategis di KIPP IKN. Pembangunan jaringan jalan tersebut dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan, yakni Paket A hingga Paket G.
Secara keseluruhan, progres fisik proyek telah mencapai rata-rata 99 persen, menandakan kesiapan infrastruktur ini untuk segera dimanfaatkan.
Paket A mencakup Seksi 1 sepanjang 1,3 kilometer dengan progres 99 persen, yang menghubungkan hunian vertikal ASN 1 hingga kawasan Lapangan PSSI.
Paket B pada Seksi 2 sepanjang 1,9 kilometer telah rampung 100 persen dan melintasi sejumlah persil strategis, termasuk kawasan Sekolah Al-Azhar.
Paket C di Seksi 3 sepanjang 1,8 kilometer juga telah selesai sepenuhnya, melayani akses menuju kawasan pendidikan seperti Sekolah Taruna Nusantara.
Paket D pada Seksi 5 sepanjang 2,2 kilometer berfungsi mendukung konektivitas kawasan investasi dan pergudangan,
Paket E berupa jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 kilometer kini hampir rampung dengan progres 99 persen, menghubungkan Lapangan PSSI dengan Rumah Sakit Mayapada.
Paket F sepanjang 2,5 kilometer telah selesai 100 persen, menghubungkan jalur lanjutan tol Seksi 6C menuju RS Abdi Waluyo dan exit Tol Pulau Balang.
Paket G sepanjang 1 kilometer di Seksi 4 juga telah rampung dan mengarah ke kawasan Sekolah Taruna Nusantara.
Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur dilaksanakan sesuai standar mutu dan ketepatan waktu.
Jalan 1B–1C diharapkan menjadi elemen penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, terintegrasi, dan efisien, sekaligus mendukung aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Ibu Kota Nusantara.
Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara