Kabid Kepemudaan Disporapar Balikpapan Wahyu Mulia Donny Saputra 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menjelang penghujung tahun 2025, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan semakin intens menjalankan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda. Melalui Bidang Kepemudaan, sejumlah agenda disiapkan untuk mengapresiasi, menginspirasi, sekaligus mengembangkan potensi pemuda di Kota Minyak.

Kabid Kepemudaan Disporapar Balikpapan, Wahyu Mulia Donny Saputra, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menggelar penilaian Pemuda dan Organisasi Kepemudaan Berprestasi, serta menyiapkan Wira Muda Expo 2025 sebagai wadah kreativitas dan kolaborasi para pemuda. “Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada pemuda dan organisasi yang aktif memberikan kontribusi positif di masyarakat,” ujar Wahyu saat ditemui, Rabu (15/10/2025).

Penilaian berlangsung selama dua hari. Hari pertama difokuskan untuk organisasi kepemudaan, sedangkan hari kedua bagi individu yang berprestasi. Aspek yang dinilai tidak hanya pencapaian akademik, tetapi juga aktivitas sosial, kepedulian lingkungan, serta dampak nyata terhadap masyarakat.

Ia mencontohkan salah satu organisasi, DPC Pemilikasih, yang aktif melakukan kegiatan kebersihan lingkungan dan memberi inspirasi bagi kelompok lain. “Kami ingin menonjolkan peran pemuda sebagai penggerak perubahan, bukan hanya berprestasi di bidang akademik,” tegasnya.

Selain ajang penghargaan, Bidang Kepemudaan juga menyiapkan Wira Muda Expo 2025 yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 di BSCC Dome. Acara tersebut akan menampilkan berbagai kegiatan menarik seperti Jambore Vespa, pameran ekonomi kreatif, dan showcase wirausaha muda Balikpapan.

“Awalnya expo dijadwalkan pada 24–25 Oktober, namun karena padatnya agenda di Dome, pelaksanaan diundur ke akhir bulan,” ungkap Wahyu.

Ia berharap, kegiatan ini dapat memperkuat jejaring antarorganisasi pemuda sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang mandiri. “Kami ingin pemuda Balikpapan tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan berperan dalam kemajuan kota,” pungkasnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kota Balikpapan Ratih Kusuma di acara pameran IIMS Garage 2025 di Atrium pentacity Mall Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan kembali menjadi sorotan nasional setelah dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia International Motor Show (IIMS) Garage 2025, ajang otomotif bergengsi yang untuk pertama kalinya digelar di Kalimantan.

Pameran ini resmi dibuka di Atrium Pentacity Mall Balikpapan, Rabu (15/10/2025), dan akan berlangsung hingga 19 Oktober 2025. Kemeriahan acara ini tak hanya memanjakan para pecinta otomotif, tetapi juga menjadi daya tarik baru yang memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota tujuan wisata dan bisnis.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengungkapkan alasan dipilihnya Balikpapan sebagai lokasi penyelenggaraan IIMS Garage 2025. Menurutnya, kota ini memiliki posisi strategis dan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan.

“IIMS pertama kali diselenggarakan pada tahun 2000 di Jakarta dengan area hanya 3.000 meter persegi. Kini, luas pameran mencapai 135 ribu meter persegi. Setelah berkeliling ke Sumatera dan Sulawesi, kami memilih Kalimantan karena pertumbuhan ekonominya pesat dan pasar otomotifnya mewakili sekitar 75 persen wilayah Indonesia,” jelasnya.

Daswar menambahkan, Balikpapan merupakan representasi kemajuan Kalimantan dengan dukungan infrastruktur yang baik serta daya beli masyarakat yang kuat. “Kami ingin membangun pondasi baru IIMS di Kalimantan, dan Balikpapan menjadi titik awal yang ideal. Kami optimistis gelaran ini bisa menjadi batu loncatan untuk penyelenggaraan yang lebih besar di tahun 2026,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyambut positif kegiatan berskala nasional tersebut. Ia menilai, kehadiran IIMS Garage menjadi bukti bahwa Balikpapan kini diperhitungkan sebagai destinasi potensial untuk event besar. “Kami sudah berkoordinasi dengan Dyandra Promosindo untuk memastikan acara ini berjalan lancar sekaligus memberi dampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Ratih juga menyoroti pentingnya pelibatan unsur lokal dalam kegiatan ini. “Ada ajang Pemilihan Miss IIMS yang menjadi wadah pembinaan generasi muda serta partisipasi UMKM agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” ujarnya. Ia berharap IIMS Garage 2025 menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah.

“Dengan ribuan pengunjung yang datang, kita jadikan ajang ini sarana promosi wisata Balikpapan. Ini bukan hanya pameran otomotif, tetapi juga bentuk sinergi untuk menggerakkan perekonomian dan memperkuat citra kota di tingkat nasional,” pungkas Ratih.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus menunjukkan kesiapannya dalam memeriahkan berbagai kegiatan akhir tahun. Saat ini, instansi tersebut tengah mematangkan persiapan untuk empat event besar yang akan digelar pada November mendatang.

Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian rapat koordinasi dengan seluruh tim pelaksana serta para pengisi acara. Tujuannya agar setiap kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Kami sudah mulai berkoordinasi dengan para talent yang akan tampil. Mereka perlu waktu untuk berlatih dan menyesuaikan konsep acara, baik untuk pembukaan maupun kegiatan kolaboratif seperti Fun Run,” jelas Ratih, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, para pengisi acara yang dihubungi memberikan respons positif dan antusias terhadap kesempatan tersebut. “Sebagian besar dari mereka menyatakan siap berpartisipasi dan bahkan merasa senang bisa dilibatkan dalam kegiatan besar ini. Kami akan segera menindaklanjuti dengan surat resmi agar semua pihak dapat mempersiapkan diri,” ujarnya.

Empat kegiatan besar yang akan digelar meliputi event bertema pariwisata, kreativitas pemuda, hingga hiburan masyarakat. Ratih menuturkan bahwa pihaknya tidak menangani keseluruhan kegiatan secara langsung, sebab setiap event memiliki tim pelaksana masing-masing. “Misalnya, untuk pengiriman peserta pada ajang pariwisata nasional akan diatur langsung oleh Yayasan Duta Wisata Indonesia (Adwindo) yang memang memiliki sistem dan bahan promosi tersendiri,” tambahnya.

Salah satu kegiatan yang paling dinanti ialah Balikpapan Fest 2025, yang akan digelar selama empat hari penuh di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Ratih menyebutkan, saat ini tim sedang fokus pada penyusunan daftar penampil setiap harinya agar acara berlangsung semarak dari pagi hingga malam. Tak berhenti di situ, Ratih juga membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat Kota Minyak.

Ia menyampaikan bahwa Balikpapan Fest 2026 telah resmi lolos kurasi administrasi tingkat nasional. “Alhamdulillah, kami menjadi salah satu dari empat event di Kalimantan Timur yang berhasil lolos, bersama Borneo Culture Week, Lom Plai di Kutai Timur, dan Erau Adat Kutai di Tenggarong. Pada tanggal 31 nanti, saya akan melakukan paparan di hadapan Kementerian. Mohon doa dan dukungannya agar Balikpapan bisa terus dikenal di tingkat nasional,” pungkasnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kota Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan tengah menyiapkan proyek pembangunan kawasan wisata tematik bernuansa budaya di wilayah Batu Ampar. Lahan seluas sekitar empat hektare yang disiapkan itu direncanakan menjadi pusat aktivitas budaya dan edukasi masyarakat, dengan konsep menyerupai taman mini yang menampilkan beragam rumah budaya khas daerah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa rencana ini masih dalam tahap pematangan, khususnya terkait kejelasan status aset lahan yang akan digunakan. Ia menjelaskan, hasil forum group discussion (FGD) bersama sejumlah pihak menekankan bahwa persoalan aset harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pembangunan dimulai.

“Dalam FGD kemarin, kami sepakat bahwa dasar hukumnya harus jelas dulu. Baik Disporapar, pihak kecamatan, maupun bagian aset sedang berupaya agar lahan tersebut memiliki status yang pasti, mungkin dalam bentuk hibah ke pemerintah kota sehingga bisa masuk dalam usulan pembangunan,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Ratih menambahkan, pihaknya kini masih menunggu tindak lanjut dari bagian aset untuk memastikan status kepemilikan lahan tersebut. Program pembangunan ini, kata dia, juga telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta rencana strategis (rensra) Disporapar dalam peningkatan daya tarik wisata kota.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Disporapar telah berkoordinasi dengan Bappeda Litbang dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) guna memastikan rencana pengembangan tersebut sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Balikpapan. “Kami ingin memastikan lokasi itu benar-benar bisa dimanfaatkan untuk pengembangan wisata sesuai tata ruang kota,” jelasnya.

Ratih menegaskan, pembahasan anggaran belum dilakukan karena proyek masih dalam tahap inventarisasi lahan dan kajian kelayakan. Ia berharap seluruh proses administrasi berjalan lancar agar Batu Ampar segera menjadi ikon wisata baru.

“Jika semua sudah tuntas, kami yakin kawasan ini akan menjadi destinasi unggulan yang memperkuat identitas budaya Balikpapan dan menjadi alternatif wisata bagi masyarakat,” pungkasnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan tengah menyiapkan ajang besar bertajuk Balikpapan Fest 2025, yang akan digelar pada 5–9 November 2025 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome). Tahun ini, festival tersebut dikonsep lebih kolaboratif dan inklusif dengan menghadirkan perpaduan seni, budaya, olahraga, hingga peluang investasi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, dr. Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Balikpapan secara nasional.

“Balikpapan Fest tahun ini kami siapkan lebih meriah dan melibatkan banyak pihak. Akan ada pertunjukan musik, tari, kegiatan otomotif, hingga forum investasi yang menghadirkan kementerian serta pelaku usaha dari berbagai daerah,” tuturnya usai rapat di DPRD Balikpapan, Selasa (14/10/2025).

Ratih menambahkan, konsep festival tahun ini dirancang untuk menggabungkan beragam sektor dalam satu kesatuan acara. Di bidang olahraga, akan diadakan event bertema otomotif dan fun sport yang memacu antusiasme anak muda, sementara di sektor budaya, pengunjung akan disuguhkan penampilan musik tradisional, tarian nusantara, dan pameran ekonomi kreatif dari para pelaku UMKM lokal.

Lebih dari sekadar hiburan, Balikpapan Fest 2025 juga diharapkan menjadi magnet bagi para investor. Salah satu agenda unggulannya ialah Investment Forum, yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Investasi, serta pelaku usaha lintas daerah.

“Forum ini menjadi sarana penting membuka peluang investasi baru. Kami ingin ada interaksi langsung antara pengusaha, pemerintah, dan investor dalam format business to business,” ujarnya.

Menurut Ratih, Disporapar menargetkan 25 ribu hingga 42 ribu pengunjung selama empat hari pelaksanaan. Antusiasme publik terhadap event serupa pada tahun sebelumnya bahkan menunjukkan peningkatan kunjungan wisata hingga lebih dari 200 persen.

Ia menegaskan bahwa festival ini menjadi ruang untuk menampilkan potensi daerah sekaligus memperkuat citra Balikpapan sebagai kota dengan ekosistem ekonomi kreatif yang dinamis. “Melalui Balikpapan Fest, kami ingin kota ini dikenal tidak hanya sebagai gerbang Kalimantan Timur, tetapi juga pusat kegiatan wisata, bisnis, dan investasi,” tegasnya.

Ratih berharap kolaborasi lintas sektor melalui gelaran ini mampu mempertegas posisi Balikpapan sebagai kota modern, kreatif, dan terbuka bagi peluang investasi. “Inilah momentum bagi Balikpapan untuk menunjukkan diri sebagai kota yang inovatif dan siap bersaing di kancah nasional,” pungkasnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Stadion Batakan Balikpapan timur

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen memperluas ruang publik yang inklusif dan inspiratif bagi warganya. Langkah terbaru dilakukan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) yang tengah menyiapkan kawasan Stadion Batakan menjadi pusat kegiatan terpadu yang menggabungkan olahraga, ekonomi kreatif, dan hiburan masyarakat.

Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa rencana ini merupakan pengembangan dari keberhasilan sejumlah ruang publik yang telah lebih dulu hidup dan diminati warga.

“Ruang kreatif pertama kita di taman sudah berhasil. Masyarakat bisa berolahraga, beraktivitas, dan menumbuhkan kolaborasi antar komunitas. Konsep itulah yang akan kami hadirkan kembali di kawasan Batakan,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Ratih menjelaskan, area di sekitar Stadion Batakan memiliki potensi besar untuk dijadikan pusat kegiatan warga Balikpapan Timur. Disporapar telah melakukan survei terhadap jalur lari dan fasilitas pendukungnya untuk memastikan kenyamanan pengunjung dari berbagai usia.

“Semua akan diatur agar bisa digunakan semua kalangan. Kami juga akan membuat jadwal instruktur senam agar setiap komunitas punya kesempatan tampil,” tuturnya.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan olahraga, pengembangan kawasan ini juga akan menghidupkan sektor ekonomi kreatif. Pemerintah berencana menata area khusus bagi UMKM dan pelaku kuliner lokal agar masyarakat dapat berbelanja sambil menikmati suasana olahraga.

“Konsepnya seperti di Taman Bekapai, ada sport-nya, UMKM-nya, dan hiburannya. Jadi kawasan ini bisa jadi ruang hidup baru bagi warga,” tambahnya.

Agar tidak mengganggu jadwal pertandingan Liga 2 Indonesia, aktivitas warga akan difokuskan pada Minggu pagi dan sore hari. “Kita atur sedemikian rupa supaya masyarakat tetap nyaman tanpa mengganggu aktivitas di stadion,” jelasnya.

Ratih menambahkan, pihaknya kini tengah berkoordinasi untuk penataan akses jalan, area parkir, serta lintasan jogging yang aman. Ia berharap Stadion Batakan dapat menjadi ikon baru Balikpapan Timur tempat masyarakat berolahraga, berkreasi, dan memperkuat perekonomian lokal secara berkelanjutan.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Sekretaris Dispora Balikpapan Abdul Majid

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menaruh optimisme tinggi terhadap pencapaian target retribusi wisata tahun 2025.

6 Hingga akhir September, realisasi pendapatan dari sektor pariwisata telah melampaui 60 persen dari total target tahunan. Sekretaris Disporapar Balikpapan, Abdul Majid, menyebutkan pendapatan dari retribusi pariwisata sudah mencapai Rp5 miliar dari target Rp8 miliar.

Capaian ini dinilai cukup positif dan menjadi sinyal bahwa target hingga akhir tahun bisa diraih sesuai rencana. “Realisasi retribusi sampai September sudah di angka sekitar 61 persen. Melihat tren kunjungan wisata dan agenda kegiatan yang masih berjalan, kami yakin target Rp8 miliar bisa tercapai,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Balikpapan, Senin (13/10/2025).

Majid menjelaskan, peningkatan pendapatan ini merupakan hasil dari berbagai langkah strategis yang dijalankan Disporapar, termasuk penyelenggaraan event wisata unggulan secara rutin. Salah satu yang paling berpengaruh adalah kegiatan Pesona Balikpapan yang digelar dua kali setiap bulan di Pantai Manggar Segarasari, destinasi favorit masyarakat dan wisatawan. 

"Melalui Pesona Balikpapan, kami menampilkan seni, tari, dan budaya dari berbagai sanggar di kota ini. Selain memperkaya hiburan wisatawan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang,” terangnya.

Event tersebut, lanjutnya, turut mendorong peningkatan ekonomi di kawasan wisata. Banyak pedagang kuliner, penyedia jasa penyewaan fasilitas pantai, hingga pelaku usaha kecil yang mendapat manfaat langsung dari tingginya kunjungan wisata. “Perputaran ekonomi lokal meningkat setiap kali kegiatan diadakan. Dampaknya terasa bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Meski demikian, Majid mengakui masih ada beberapa program pengembangan fasilitas wisata yang belum terlaksana akibat penyesuaian anggaran. Salah satunya adalah pembangunan ground tank air bersih di kawasan Pantai Manggar. “Beberapa kegiatan memang tertunda karena rasionalisasi anggaran. Namun kami menargetkan tahun depan program itu dapat terealisasi,” ujarnya optimistis.

Ia menegaskan, Disporapar akan terus berinovasi untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi daerah. “Kami ingin wisata Balikpapan semakin berdaya saing dan menjadi kebanggaan kota. Potensinya besar untuk meningkatkan PAD sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

(ADV/DPRD Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kota Balikpapan Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Gelaran Balikpapan Fest 2025 dipastikan menjadi salah satu ajang terbesar tahun ini di Kota Minyak. Kegiatan yang berlangsung mulai 5 hingga 9 November itu tak hanya menampilkan ragam hiburan, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, dan potensi ekonomi daerah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan bahwa rangkaian acara akan dibuka dengan Pemilihan Duta Wisata Nasional yang diikuti perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. “Peserta akan tiba pada 4 November dan mulai pembekalan sehari setelahnya. Mereka akan mengikuti kegiatan seperti talent show di ITK, kunjungan ke Dekranasda, serta eksplorasi ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Ratih menyebut, para finalis juga akan tampil dalam fashion show di panggung Balikpapan Fest, sekaligus berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan seni dan hiburan. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pesona Kalimantan Timur kepada tamu dari seluruh Indonesia. “Kami ingin menghadirkan pengalaman yang menggambarkan keindahan, budaya, dan kekayaan alam Kaltim,” katanya.

Rangkaian pembukaan pada 6 November dijadwalkan berlangsung meriah dengan penampilan tarian pesisir, kolaborasi musik tradisional, serta sambutan dari pejabat pusat. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata agar pembukaan dapat dihadiri langsung pejabat deputi atau bahkan menteri,” tambah Ratih.

Sebagai puncak acara, grup musik legendaris Dewa 19 dipastikan akan memeriahkan malam penutupan yang digelar di BSCC Dome. Pertunjukan ini berbarengan dengan Investment Forum sebagai ajang mempertemukan pelaku usaha dan investor potensial. “Kehadiran Dewa 19 sudah terkonfirmasi. Ini akan menjadi daya tarik besar bagi wisatawan dan komunitas HDCI dari berbagai daerah,” tegas Ratih.

Selain itu, Balikpapan Fest 2025 turut melibatkan UMKM, komunitas kreatif, serta seniman lokal untuk menampilkan produk unggulan dan karya terbaik mereka. “Kami ingin menjadikan Balikpapan Fest sebagai pesta rakyat yang mempertemukan budaya, pariwisata, dan investasi dalam satu harmoni,” pungkasnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata kota Balikpapan gelar rapat even Nasional

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Kota Balikpapan kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tahun ini, ajang Balikpapan Fest 2025 berhasil lolos kurasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) setelah melewati seleksi ketat bersama ratusan daerah lain di Indonesia.

Dari total 256 kegiatan yang dikurasi, Balikpapan menjadi salah satu kota yang dinilai layak melangkah ke tahap nasional karena keunikan konsep dan konsistensi penyelenggaraannya. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tim Disporapar dan seluruh pelaku industri kreatif di kota ini. “Dari ratusan kabupaten dan kota di Indonesia yang mengajukan event, hanya 256 yang lolos kurasi nasional. Syukurlah, Balikpapan Fest kembali terpilih dan akan digelar pada bulan November mendatang,” ujar Ratih dalam Rapat Koordinasi Event Nasional, Senin (13/10/2025).

Ratih menambahkan, tahun ini Balikpapan Fest 2025 mengangkat tema “Harmoni Nusantara”, yang merepresentasikan kekayaan budaya Kalimantan Timur melalui perpaduan tiga pilar utama: budaya pesisir, keraton, dan pedalaman. “Saat presentasi di kementerian, kami menampilkan konsep harmoni budaya yang mempersatukan tiga karakter khas Kalimantan Timur itu. Semua akan terwujud dalam satu pertunjukan besar di BSCC Dome pada 6–9 November 2025,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Ratih juga menyampaikan bahwa pada waktu yang hampir bersamaan, Balikpapan akan menjadi tuan rumah Pemilihan Duta Wisata Nasional 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 6–10 November di Hotel Novotel.

Ajang bergengsi ini digelar oleh Yayasan Duta Wisata Nasional binaan Kemenparekraf dan melibatkan perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. “Acara ini akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dan Duta Wisata Balikpapan untuk memperkenalkan potensi daerah,” tambahnya.

Selain dua agenda besar tersebut, Disporapar juga mempersiapkan Investment Forum 2025, sebuah forum investasi pariwisata yang diadakan bersamaan dengan Balikpapan Fest. Forum ini menghadirkan pembicara dari Kemenparekraf, Kementerian Investasi, serta Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Pesertanya berasal dari dinas pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif se-Indonesia. Forum ini akan membuka peluang kerja sama dan investasi di sektor pariwisata,” tutur Ratih.

Dengan deretan kegiatan berskala nasional tersebut, Balikpapan semakin menunjukkan perannya sebagai kota kreatif dan destinasi unggulan di Indonesia bagian timur. Beragam event yang akan digelar diharapkan tak hanya memperkuat citra pariwisata kota, tetapi juga memberi dampak positif bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan masyarakat luas.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Disparpora kita Balikpapan Ratih Kusuma

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Gelaran Turnamen Wali Kota Balikpapan 2025 resmi berakhir dengan meriah pada Senin (13/10/2025), menandai suksesnya salah satu agenda olahraga terbesar di Kota Minyak tahun ini. Sebanyak 335 atlet bulu tangkis dari berbagai klub lokal bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berfungsi sebagai seleksi resmi menuju Kejurprov Kalimantan Timur serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan apresiasinya atas semangat para atlet muda yang tampil di turnamen ini. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting dalam membangun kepercayaan diri dan meningkatkan daya saing atlet daerah.

“Sebagian atlet yang ikut sudah masuk dalam daftar tim Popda. Dengan adanya event seperti ini, kemampuan mereka bisa lebih terasah karena sudah terbiasa menghadapi tekanan pertandingan,” ujarnya.

Ratih menambahkan, para atlet yang lolos seleksi Popda akan segera menjalani prosesi pelepasan resmi pada 15 November mendatang. Ia berharap prestasi yang sudah diraih Balikpapan dapat terus dipertahankan di ajang-ajang berikutnya. “Dalam sambutan tadi saya sampaikan, tren juara harus tetap dijaga. Baik di Popda maupun di Porprov nanti yang akan digelar di Paser,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian PBSI Balikpapan, Sugianto, mengungkapkan bahwa turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan akhir menuju Kejurprov Kalimantan Timur yang akan berlangsung di Kutai Timur pada 21–25 Oktober 2025. Menurutnya, momentum ini menjadi sangat berharga untuk memantapkan komposisi tim yang akan dikirim. “Alhamdulillah turnamen berjalan lancar. Begitu data pemenang selesai direkap, kami langsung mendaftarkan sekitar 40 atlet untuk Kejurprov,” jelasnya.

Sugianto menegaskan bahwa PBSI Balikpapan memiliki target tinggi, yakni mempertahankan gelar juara umum yang selama ini berhasil diraih. “Persaingan dengan Samarinda tentu berat, tapi kami tetap optimistis bisa mengulang prestasi gemilang tahun-tahun sebelumnya,” katanya dengan penuh semangat.

Turnamen berhadiah total Rp71,8 juta ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam membina dan mencetak atlet muda berprestasi. Bagi para pemenang, ajang ini menjadi pijakan awal menuju pentas yang lebih tinggi.

Sedangkan bagi yang belum berhasil, pengalaman bertanding ini menjadi pelajaran berharga untuk terus berlatih dan menyiapkan diri menuju kesempatan berikutnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

  1. Semarak 7 Tahun TKCI Balikpapan, Ratih Kusuma Apresiasi Sinergi Komunitas Otomotif di Pantai Manggar
  2. Ratih Kusuma Apresiasi Sukses Bayan Run 2025 Sebagai Wujud Antusiasme Warga Balikpapan Berolahraga
  3. IDI Dan Disporapar Balikpapan Rancang Program Panduan Olahraga Untuk Masyarakat
  4. Islamic Center Disiapkan Jadi Ruang Religius dan Ekonomi Baru di Balikpapan
  5. Ratih Kusuma : KJS Batu Ampar Bukti Hidup Sehat Bisa dimulai Dari Kebersamaan Warga
  6. Ratih Kusuma: Pemkot Balikpapan Kembangkan Islamic Center Jadi Pusat Wisata Religi dan Ekonomi Kreatif
  7. Semarak ASN Idol 2025 : Flashmob Lintas Generasi Warnai Peringatan Hari Batik Nasional
  8. Kejuaraan Bulu Tangkis Wali Kota Balikpapan 2025: 335 Atlet Muda Adu Skill di GOR Tennis Stadium
  9. Kepala Disporapar Apresiasi Satu Dekade Pentacity Balikpapan Sebagai Pusat Kreativitas, Olahraga, dan UMKM Lokal
  10. Disporapar Balikpapan Matangkan Rencana Pembangunan Kolam Renang Internasional, Tergantung kekuatan Anggaran
  11. IIMS Garage 2025 Siap Guncang Balikpapan, Dorong Ekonomi Kreatif dan Wisata Otomotif
  12. Disporapar dan KONI Balikpapan Siapkan Rapat Kerja Evaluasi dan Penguatan Cabor 2025
  13. Disporapar Balikpapan Gelar Pelatihan Public Speaking, Cetak Pemuda Percaya Diri dan Berdaya Saing
  14. Pelatihan Barista Cetak Wirausahawan Muda Balikpapan, Kopi Jadi Simbol Semangat Baru Generasi Milenial
  15. Annisa Qurrota A’yun Wakili Kaltim di Ajang Puteri Muslimah Nusantara 2025, Disporapar Balikpapan Beri Dukungan Penuh
  16. Disporapar Balikpapan Dorong Pengembangan Destinasi Tematik Berbasis Budaya
  17. Sektor Swasta Diminta Tingkatkan Dukungan untuk Pengembangan Olahraga di Kaltim
  18. Dispora Kalim Sebut Pengembangan Jetski di Sungai Mahakam: Peluang Wisata dan Tantangan Fasilitas
  19. Dispora Kaltim Fokus Tingkatkan Literasi Pemuda melalui Kolaborasi Digital
  20. Renovasi Stadion Palaran di Samarinda Fokus Tingkatkan Kualitas Fasilitas