Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Ratih Kusuma giat di Anniversary ke 7 Toyota kijang Club Indonesia 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Suasana Pantai Manggar Segara Sari, Balikpapan Timur, tampak semarak pada Minggu (12/10/2025). Ratusan pengunjung dan anggota komunitas otomotif tumpah ruah memadati kawasan wisata andalan Kota Minyak itu dalam rangka perayaan hari jadi ke-7 Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Balikpapan.

Dengan mengusung tema “We Grow Together”, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan bagi para pecinta mobil Kijang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Sedikitnya empat chapter TKCI dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Paser hadir dalam satu panggung silaturahmi yang sarat dengan kehangatan dan rasa persaudaraan.

Ketua Panitia, Beny Bonar, menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun ini merupakan hasil kerja sama seluruh anggota lintas daerah yang memiliki semangat sama untuk mempererat solidaritas komunitas otomotif. “Kami bukan hanya komunitas yang berkumpul karena hobi, tetapi juga wadah untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Tak hanya dihadiri anggota TKCI, sejumlah komunitas otomotif lain seperti Balikpapan Communities, Lancer Club, All New Corolla, hingga 90’s All Car Balikpapan turut memeriahkan acara tersebut. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Ikatan Motor Indonesia (IMI), Kepolisian, serta beberapa sponsor lokal yang ikut menyukseskan jalannya acara.

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara komunitas seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata daerah. “Kehadiran komunitas dari berbagai kota menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Balikpapan,” tuturnya.

Ratih menambahkan, komunitas otomotif memiliki peran penting dalam membangun citra kota yang ramah wisata. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin bersinergi dengan pemerintah daerah. “Komunitas seperti TKCI bukan hanya tentang kendaraan, tetapi tentang keluarga, solidaritas, dan kontribusi nyata bagi kemajuan Balikpapan,” pungkasnya.

(ADV/disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas pariwisata, Pemuda dan olahraga Ratih Kusuma di acara Bayan run 2025

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Suasana Lapangan Merdeka, Minggu (12/10/2025), berubah menjadi lautan manusia ketika ribuan pelari berbaur dalam kemeriahan Bayan Run 2025.

Sebanyak 6.000 peserta dari berbagai kalangan dan usia memadati garis start, menjadikan ajang ini salah satu kegiatan olahraga terbesar di Kota Minyak tahun ini. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, CI Ratih Kusuma, yang melakukan seremoni flag off dan melepas para peserta dengan penuh semangat.

Usai acara, Ratih menyampaikan apresiasinya terhadap suksesnya penyelenggaraan Bayan Run 2025. Ia menilai antusiasme masyarakat begitu luar biasa, bukan hanya dari warga Balikpapan, tetapi juga peserta dari luar daerah. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena melibatkan semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga usia lanjut. Ini menunjukkan olahraga lari semakin digemari masyarakat,” ujarnya.

Ratih menambahkan, animo tinggi peserta tergambar dari jumlah peserta di berbagai kategori. “Untuk 21K diikuti sekitar 1.000 orang, kategori 10K dan 5K masing-masing 2.500 peserta, serta kategori anak 2,5K. Ini bukti bahwa olahraga lari sudah menjadi gaya hidup sehat masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, keunggulan Bayan Run tak hanya pada banyaknya peserta, tetapi juga pada kemasannya yang inklusif. Dalam kegiatan ini, turut berpartisipasi atlet National Paralympic Committee (NPC) binaan Disparpora Balikpapan. “Kami bangga karena kegiatan ini memberi ruang bagi teman-teman disabilitas untuk ikut ambil bagian. Ini menunjukkan semangat olahraga tanpa batas,” kata Ratih.

Ia berharap, ajang seperti Bayan Run dapat menjadi agenda tahunan dan dimasukkan dalam kalender event resmi Disparpora. “Kami siap mendukung penuh kegiatan positif seperti ini agar semangat berolahraga terus tumbuh di Balikpapan,” pungkasnya.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ratih Kusuma dikegiatan Rapat Kerja IDI (12/10)

SWARAREPUBLIKA.com BALIKPAPAN – Upaya memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga yang sehat dan benar terus digencarkan Pemerintah Kota Balikpapan. Salah satunya melalui kolaborasi antara Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Balikpapan.

Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, hadir langsung dalam Rapat Kerja (Raker) IDI yang berlangsung di Restoran Kampoeng Pasir Balikpapan, Minggu (12/10/2025). Dalam forum tersebut, Ratih yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Olahraga, Seni, dan Budaya, memaparkan berbagai gagasan dan program inovatif yang akan dijalankan secara kolaboratif bersama IDI untuk mendorong gaya hidup sehat di kalangan masyarakat.

Menurut Ratih, Raker IDI menjadi momentum penting bagi setiap bidang untuk mempresentasikan program kerja sekaligus menyinergikan langkah agar memberikan dampak nyata. “Raker ini menjadi wadah yang produktif untuk menyatukan ide dan merancang kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Di bidang kami, fokusnya adalah edukasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam berolahraga dengan cara yang benar,” ujarnya.

Ratih menjelaskan, salah satu program unggulan yang diusung ialah penyusunan buku panduan olahraga sehat, yang nantinya dapat digunakan sebagai acuan oleh dokter maupun masyarakat umum. Panduan tersebut akan memuat teknik olahraga yang tepat, tips pencegahan cedera, hingga cara menjaga kebugaran di tengah aktivitas sehari-hari.

Selain itu, Ratih mengajak para anggota IDI untuk turut menjadi teladan dengan rutin berolahraga minimal sekali dalam seminggu. “Kami ingin mendorong para dokter agar aktif bergerak, misalnya melalui kegiatan olahraga di ruang-ruang kreatif atau destinasi wisata yang sudah disiapkan. Dengan begitu, mereka tidak hanya memberi edukasi, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, Disparpora dan IDI juga berencana menggelar fun run bersama yang akan dituangkan dalam nota kerja sama resmi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus kampanye bersama tentang pentingnya olahraga yang benar dan menyenangkan.

Ratih berharap, kolaborasi ini mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Balikpapan. “Tujuan akhirnya tentu agar masyarakat lebih sadar pentingnya olahraga yang sehat dan aman. Kita ingin semua orang bugar tanpa cedera, sementara para dokter juga tetap aktif meski padat aktivitas,” pungkasnya.

Melalui kerja sama lintas sektor ini, diharapkan terbangun budaya hidup sehat yang kuat di Kota Balikpapan  dengan sebuah langkah nyata menuju masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.

(ADV/Disparpora Balikpapan)

Kawasan Islamic Center Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan tengah menyiapkan wajah baru bagi kawasan Islamic Center agar tak sekadar menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang publik yang aktif dan berdaya bagi masyarakat. Kawasan ini kini dikembangkan sebagai pusat kegiatan yang menggabungkan nilai religius, edukatif, serta potensi ekonomi warga.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan Islamic Center sebagai destinasi wisata religi yang ramah keluarga dan mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“Konsep yang kami kembangkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan keagamaan. Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan ruang bermain anak, area bersantai keluarga, hingga tempat bagi pelaku UMKM untuk berjualan,” ungkap Ratih saat ditemui, Sabtu (11/10/2025).

Menurutnya, aktivitas di Islamic Center kini semakin dinamis. Berbagai event organizer mulai menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan bertema Ramadan, festival islami, hingga bazar produk masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha kecil, dan komunitas lokal disebut menjadi faktor penting agar kawasan ini tetap hidup sepanjang tahun.

“Setiap kegiatan yang dilaksanakan di sana diharapkan dapat memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Islamic Center bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, kawasan ini juga dimanfaatkan oleh kalangan pelajar dan komunitas olahraga untuk berlatih. Ratih menegaskan bahwa kegiatan tersebut diperbolehkan selama tetap menjaga etika dan menghormati suasana religius di lingkungan masjid. “Kami memahami bahwa banyak anak muda yang menjadikan kawasan ini sebagai tempat berkumpul. Karena itu, kami berencana menyiapkan area khusus untuk kegiatan olahraga dan seni agar tidak mengganggu jamaah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Disporapar juga tengah merancang pembangunan area atraksi terbuka yang bisa digunakan untuk pertunjukan budaya dan kegiatan edukasi islami. Fasilitas tambahan ini diharapkan menjadi daya tarik baru yang memperkaya fungsi Islamic Center. “Dengan pengembangan ini, kami ingin menjadikan Islamic Center sebagai ikon wisata religi Balikpapan yang memadukan spiritualitas, kreativitas, dan potensi ekonomi lokal,” tutup Ratih.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ratih Kusuma diacara Jantung Sehat di Balcony (11/10)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Suasana penuh keceriaan menyelimuti Balcony Balikpapan pada Sabtu (11/10/2025), ketika Klub Jantung Sehat (KJS) Kelurahan Batu Ampar merayakan hari jadinya yang ke-4. Acara ini menjadi momentum istimewa bagi komunitas pecinta olahraga dan gaya hidup sehat tersebut, sekaligus wujud apresiasi atas semangat kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Kegiatan perayaan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, bersama sejumlah tamu undangan dan anggota KJS dari berbagai wilayah di kota ini.

Kehadiran mereka menambah semangat tersendiri bagi anggota KJS Batu Ampar yang selama empat tahun terakhir aktif mempromosikan pola hidup sehat melalui kegiatan rutin senam jantung. Dalam sambutannya, Ratih Kusuma menyampaikan apresiasi tinggi kepada KJS Batu Ampar atas dedikasi dan konsistensinya dalam menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan masyarakat.

Ia menilai, komunitas seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kesadaran bahwa kesehatan dapat dijaga dengan cara yang sederhana namun berkelanjutan.

“Kegiatan ini menunjukkan solidaritas luar biasa dari komunitas Yayasan Jantung Sehat yang berada di bawah FORMI Kota Balikpapan. Mari bersama-sama membudayakan hidup sehat, dimulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” ujar Ratih.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-4 kepada seluruh anggota KJS Batu Ampar, seraya berharap komunitas ini semakin maju dan terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga kebugaran.

“Semoga di usia keempat ini, KJS Batu Ampar semakin solid, aktif, dan mampu menebarkan semangat hidup sehat di seluruh penjuru Kota Balikpapan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KJS Batu Ampar, Paidi, mengenang perjalanan komunitas yang berawal dari hanya 15 anggota pada tahun 2021. Berkat semangat dan kerja sama yang kuat, KJS kini telah berkembang pesat dan menjadi wadah positif bagi masyarakat sekitar.

“Dulu kami memulai kegiatan di halaman Andalas dengan dukungan RT 44. Walau sederhana, semangat kami tidak pernah surut, bahkan saat hujan maupun panas,” kenang Paidi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur, dan anggota yang telah berkontribusi. Tahun ini, KJS Batu Ampar berhasil membeli perlengkapan baru berupa sound system dari hasil iuran bersama dan dukungan Yayasan Jantung Sehat.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan membawa kebahagiaan dan kesehatan bagi semua, terutama bagi keluarga besar KJS Batu Ampar,” tutupnya penuh haru.

Perayaan ulang tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat hidup sehat dapat tumbuh melalui kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Dengan semangat empat tahun perjalanan, KJS Batu Ampar berkomitmen untuk terus menjadi pelopor gaya hidup sehat di Kota Minyak.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kawasan Islamic Center menjadi destinasi wisata religi unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Upaya ini tak hanya berfokus pada sisi keagamaan, tetapi juga menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang publik yang edukatif, rekreatif, dan inklusif bagi seluruh lapisan warga.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa Islamic Center kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan. Kawasan ini juga dirancang menjadi ruang interaksi sosial dan rekreasi keluarga yang sarat dengan nilai edukasi.

“Wisatawan yang datang ke sana beragam. Ada yang beribadah, ada juga yang membawa keluarga untuk bersantai. Kami sudah menyiapkan area bermain, dan ke depan akan kami dorong lagi potensi UMKM serta penguatan daya tarik wisatanya,” ujar Ratih, Sabtu (11/10/2025).

Ratih menambahkan, aktivitas masyarakat di kawasan Islamic Center kini mulai menggeliat. Sejumlah event organizer telah menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi rutin penyelenggaraan kegiatan bertema Ramadan dan kegiatan keagamaan lainnya.

Dalam setiap event, pelaku UMKM lokal turut dilibatkan agar dapat memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan. “Kami ingin kegiatan keagamaan tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar,” jelasnya.

Selain kegiatan religi, kawasan Islamic Center juga kerap dimanfaatkan oleh pelajar dan komunitas olahraga sebagai tempat latihan. Meski demikian, Ratih menegaskan bahwa seluruh aktivitas tersebut harus tetap menjaga ketertiban serta menghormati waktu-waktu ibadah.

“Anak-anak muda yang latihan di sana juga kami izinkan selama tidak mengganggu jamaah. Ke depan, kami siapkan ruang atraksi seperti yang ada di Manggar agar kegiatan mereka bisa lebih terarah,” ungkapnya.

Ke depan, Disporapar Balikpapan berencana menambah fasilitas ruang atraksi di kawasan tersebut. Fasilitas ini akan difokuskan untuk kegiatan seni, budaya, dan edukasi islami, sehingga Islamic Center dapat berkembang menjadi pusat wisata religi yang dinamis sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan pengembangan terpadu ini, Islamic Center diharapkan menjadi ikon wisata baru yang memperkuat citra Balikpapan sebagai kota religius dan berdaya saing.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ratih Kusuma dikegiatan ASN Idol 2025 (11/10)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Sebanyak 40 musisi lintas generasi bakal tampil dalam kolaborasi unik di kegiatan ASN Idol 2025, yang digelar untuk memeriahkan peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati Hari Batik Nasional.

Kegiatan ini akan dibuka dengan aksi flashmob besar-besaran yang menampilkan gabungan musisi muda, penyanyi dewasa, hingga peserta ASN Idol dari sembilan instansi berbeda. Selain menonjolkan semangat kebersamaan, flashmob tersebut juga memperlihatkan potensi besar para musisi lokal Balikpapan yang selama ini dibina oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).

Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menyebut kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi wadah pengembangan bakat sekaligus penghargaan bagi ASN yang memiliki kemampuan di bidang seni. “Tadi disampaikan bahwa ASN yang juara akan diberi kesempatan untuk tampil di panggung Hari Korpri pada 29 November 2025 nanti,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).

Ratih menambahkan, Disporapar berkomitmen memberi ruang bagi para ASN dan musisi muda untuk terus berkembang melalui berbagai agenda seni di kota. “Kami juga tidak menutup kemungkinan di event-event lain nanti kami ikut tampilkan. Kami ingin mereka terus punya semangat dan kesempatan menunjukkan bakatnya,” ucapnya.

Menurut Ratih, banyak di antara para musisi muda yang tampil dalam kegiatan ini merupakan binaan langsung Disporapar, mulai dari anak-anak, remaja, hingga musisi senior. “Itu semua masuk binaan kami. Semakin sering mereka diberi panggung, semakin matang dan berkualitas, serta tidak mudah demam panggung lagi,” tuturnya.

Lewat kegiatan ini, Disporapar berharap ASN Idol dan flashmob lintas generasi menjadi simbol sinergi seni, semangat kolaborasi, dan kebanggaan terhadap karya lokal Balikpapan menuju Indonesia Emas 2045.

(ADV/Disparpora Balikpapan)

Kepala Dinas Disparpora Kota Balikpapan Ratih Kusuma meresmikan kejuaraan bulutangkis walikota Balikpapan 2025 


SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Suasana semangat olahraga kembali menyelimuti GOR Tennis Stadium Balikpapan. Sebanyak 335 atlet muda dari 11 klub bulu tangkis di Kota Minyak ambil bagian dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Wali Kota Balikpapan 2025 yang resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, pada Jumat (10/10/2025).


Dalam sambutannya, Ratih menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bagian penting dari upaya pembinaan jangka panjang bagi atlet muda berbakat di Balikpapan. “Ini merupakan multi event cabang olahraga bulu tangkis yang dirancang untuk mencetak atlet potensial sekaligus menjadi ajang persiapan menuju Kejuaraan Provinsi Kalimantan Timur di Sangatta, Kutai Timur, pada 21–25 Oktober 2025,” ujarnya.


Turnamen yang berlangsung hingga 13 Oktober tersebut juga berperan sebagai ajang seleksi resmi untuk menentukan wakil Kota Balikpapan di tingkat provinsi. Ratih menjelaskan, hanya atlet terbaik dari tiap kategori yang akan dipilih mewakili Balikpapan. “Pemenang, terutama juara pertama dan kedua, akan kami kirim sebagai bagian dari tim resmi Balikpapan ke Kejurprov nanti,” jelasnya.

Selain sebagai sarana seleksi, kegiatan ini juga menjadi tahap awal pembinaan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser. “Kami berharap atlet muda yang berprestasi di kejuaraan ini bisa kembali mengharumkan nama daerah di Porprov mendatang.

Dengan pembinaan yang konsisten, kami optimistis mereka akan menjadi tulang punggung olahraga bulu tangkis Balikpapan,” tambah Ratih. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, ajang seperti ini bukan hanya tempat untuk mencari juara, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan mental kompetitif.

Selama empat hari ke depan, GOR Tennis Stadium akan menjadi arena penuh semangat perjuangan para pebulu tangkis muda yang berupaya membuktikan diri sebagai yang terbaik di Kota Balikpapan, sekaligus membangun harapan baru bagi masa depan bulu tangkis daerah ini.

(ADV/Disporapar Balikpapan)

Kepala Dinas Disparpora Kota Balikpapan Ratih Kusuma

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Suasana penuh semangat dan antusiasme masyarakat terasa di Pentacity Mall Balikpapan saat pusat perbelanjaan terbesar di Kota Minyak itu merayakan ulang tahun ke-10, Jumat (10/10/2025).

Perayaan satu dekade tersebut dikemas meriah dengan rangkaian acara hiburan, penampilan komunitas, serta berbagai kegiatan sosial yang melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat umum.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kiprah Pentacity selama satu dekade terakhir. Ia menilai keberadaan Pentacity bukan sekadar pusat belanja modern, tetapi juga ruang publik yang mendorong aktivitas kreatif, olahraga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sepuluh tahun Pentacity hadir sebagai pusat perbelanjaan yang terus berinovasi. Tidak hanya dari sisi jenis maupun brand yang mereka tawarkan, tetapi juga dalam memberikan ruang bagi berbagai aktivitas masyarakat,” ujar Ratih.

Menurutnya, Pentacity telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan olahraga di Balikpapan. Beberapa cabang olahraga, seperti dansa dan wushu, rutin berlatih di area mal tersebut. “Tadi kita saksikan para atlet tampil di acara ini, menunjukkan hasil latihan mereka yang dilakukan di Pentacity.Ini bukti nyata dukungan swasta terhadap pengembangan olahraga daerah,” ungkap Ratih.

Selain di bidang olahraga, Ratih juga mengapresiasi kepedulian sosial Pentacity melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). “Mereka memfasilitasi kegiatan untuk penyandang tunanetra dan penyintas kanker, sekaligus memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia. Ini bentuk kepedulian yang luar biasa dan patut dicontoh,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pentacity juga menjadi tuan rumah berbagai kegiatan kreatif dan kolaboratif, seperti Three on Three Basketball, ASN Idol, hingga konferensi pers Duta Wisata Nasional. Ratih berharap Pentacity terus membuka ruang bagi UMKM lokal agar semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar modern.

Baginya, perayaan satu dekade Pentacity bukan hanya sekadar pesta belanja, tetapi momentum penting yang menunjukkan sinergi kuat antara sektor swasta dan pemerintah dalam membangun Balikpapan sebagai kota yang kreatif, sehat, dan berdaya saing tinggi.

(ADV/Dispora Balikpapan)

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disparpora) Kota Balikpapan Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan tengah menyiapkan rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus tempat penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga air.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, membenarkan adanya wacana tersebut. Ia menyebut rencana itu masih berada pada tahap awal dan akan bergantung pada kemampuan anggaran daerah. “Iya memang ada rencana, tapi kami kembalikan lagi kepada anggaran. Kita kan boleh berencana terlebih dahulu,” ujar Ratih saat ditemui, Kamis (9/10/2025).

Ratih menjelaskan, ide pembangunan kolam renang berstandar internasional muncul dari kebutuhan akan fasilitas latihan yang memadai bagi atlet lokal. Selama ini, sarana yang tersedia dinilai belum mampu mendukung pembinaan secara maksimal, terutama untuk cabang olahraga renang dan polo air.

“Kalau sudah punya fasilitas sendiri dengan standar internasional, atlet kita bisa berlatih lebih optimal. Selain itu, Balikpapan bisa menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala besar,” tambahnya.

Namun, Ratih menegaskan, seluruh rencana tersebut masih menunggu kepastian dari sisi pendanaan. Disporapar akan menyesuaikan dengan prioritas anggaran dan program pembangunan daerah yang telah disusun pemerintah kota.

“Kami melihat usulan ini sangat baik, tapi tentu harus realistis. Kalau memang anggaran memungkinkan, baru akan kami dorong untuk direalisasikan,” pungkasnya.

Rencana ini disambut positif oleh Disporapar Balikpapan, yang menilai kehadiran kolam renang bertaraf internasional akan menjadi lompatan besar bagi prestasi atlet Balikpapan.

(ADV/Disparpora Balikpapan)

  1. IIMS Garage 2025 Siap Guncang Balikpapan, Dorong Ekonomi Kreatif dan Wisata Otomotif
  2. Disporapar dan KONI Balikpapan Siapkan Rapat Kerja Evaluasi dan Penguatan Cabor 2025
  3. Disporapar Balikpapan Gelar Pelatihan Public Speaking, Cetak Pemuda Percaya Diri dan Berdaya Saing
  4. Pelatihan Barista Cetak Wirausahawan Muda Balikpapan, Kopi Jadi Simbol Semangat Baru Generasi Milenial
  5. Annisa Qurrota A’yun Wakili Kaltim di Ajang Puteri Muslimah Nusantara 2025, Disporapar Balikpapan Beri Dukungan Penuh
  6. Disporapar Balikpapan Dorong Pengembangan Destinasi Tematik Berbasis Budaya
  7. Sektor Swasta Diminta Tingkatkan Dukungan untuk Pengembangan Olahraga di Kaltim
  8. Dispora Kalim Sebut Pengembangan Jetski di Sungai Mahakam: Peluang Wisata dan Tantangan Fasilitas
  9. Dispora Kaltim Fokus Tingkatkan Literasi Pemuda melalui Kolaborasi Digital
  10. Renovasi Stadion Palaran di Samarinda Fokus Tingkatkan Kualitas Fasilitas
  11. Dispora Kaltim Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan dan Wirausaha Mandiri
  12. Dispora Sebut Peran Strategis Olahraga dalam Membentuk Generasi Muda Kaltim yang Tangguh
  13. Dispora Kaltim Percepat Pembangunan Infrastruktur Olahraga untuk Meningkatkan Prestasi Atlet
  14. Renovasi Stadion Utama Palaran Diharapkan Bisa Dukung Peningkatan Ekonomi Lokal
  15. Kalimantan Timur Siap Dorong Popularitas Pickleball di Tingkat Nasional
  16. Persiapkan Festival Gabungan Olahraga Tradisional dan Seni Budaya di Kaltim
  17. Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Kaltim Perkuat Ekosistem Olahraga
  18. Dispora Kaltim Siapkan Kompetisi Tarkam untuk Menemukan Bakat Sepak Bola di Pedesaan
  19. Dispora Kaltim Siapkan Pembentukan Tim KSP untuk Kelola Hotel Atlet Secara Optimal
  20. Dispora Kaltim Berupaya Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Olahraga Rekreasi