Pentingnya edukasi dan keterlibatan pemuda dalam upaya pencegahan narkoba.

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan pemuda untuk memerangi bahaya narkoba. Melalui berbagai inisiatif strategis, Dispora berupaya mencetak generasi muda yang aktif dan berkomitmen menciptakan lingkungan bebas narkoba.

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri, menegaskan pentingnya edukasi dan keterlibatan pemuda dalam upaya pencegahan narkoba. Salah satu program andalan adalah Program Peningkatan Kapasitas Pemuda (PKP), yang bertujuan mengasah karakter, kepemimpinan, dan wawasan pemuda terkait dampak buruk narkoba.

“Program ini memberikan pemahaman mendalam kepada pemuda tentang bahaya narkoba, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat. Kami ingin mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungannya,” ujar Bahri.

Dalam pelaksanaannya, PKP mengintegrasikan pelatihan bersama para ahli, diskusi mendalam mengenai dampak narkoba, dan pendekatan berbasis budaya lokal. Kegiatan sosialisasi juga digelar secara luas untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat dan meningkatkan kesadaran kolektif.

Dispora Kaltim percaya, pemuda memiliki peran strategis sebagai ujung tombak perubahan sosial. “Kami terus memotivasi mereka agar menjadi contoh yang baik di komunitasnya, sekaligus menyebarkan edukasi dan mencegah orang-orang di sekitar mereka dari jeratan narkoba,” tambah Bahri.

Program ini tidak hanya bertujuan menanamkan nilai-nilai positif, tetapi juga mempersiapkan generasi muda Kalimantan Timur yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. “Pemuda adalah kunci. Dengan peran aktif dan tindakan nyata, mereka dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Kaltim dan Indonesia,” tegas Bahri.

Melalui langkah kolaboratif dengan berbagai pihak, Dispora optimistis mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Inisiatif ini juga diharapkan menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Timur secara signifikan.

Langkah konkret ini menjadi bukti komitmen Dispora Kaltim dalam membangun generasi muda yang tidak hanya bebas dari narkoba, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

(ADV/Dispora Kaltim)

 
Ketua pelaksana sekretariat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Zairin Zain

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Ketua Pelaksana Sekretariat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur, Zairin Zain, mengimbau masyarakat untuk aktif mendukung anak-anak dalam mengejar karier di bidang olahraga. Menurutnya, olahraga tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga membuka peluang prestasi serta kesejahteraan ekonomi di masa depan.

Imbauan ini disampaikan Zairin dalam acara Visiting Event Adi Darma 2024 yang berlangsung pada 19-21 November 2024 di Aula Lama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anak dari berbagai Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Samarinda.

Acara ini bertujuan menumbuhkan minat olahraga sejak dini, sebagai langkah awal mencetak generasi atlet yang potensial. “Olahraga adalah investasi besar untuk masa depan. Jangan ragu mendukung anak-anak mengejar karier di bidang ini karena manfaatnya sangat luas, baik untuk kebugaran fisik maupun peluang ekonomi,” ujar Zairin, Kamis (21/11/2024).

Zairin menjelaskan bahwa olahraga memberikan berbagai peluang yang menjanjikan. Ia mencontohkan ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) terbaru, di mana atlet-atlet berprestasi mendapatkan bonus hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, beberapa atlet menerima penghargaan berupa rumah sebagai apresiasi atas prestasi mereka.

Tak hanya di level nasional, atlet yang berkompetisi di tingkat internasional seperti SEA Games dan Asian Games juga kerap memperoleh penghargaan yang lebih besar. Namun, Zairin menegaskan bahwa regenerasi atlet harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, masa depan olahraga Kalimantan Timur bergantung pada upaya mendukung bakat anak-anak sejak usia dini.

Dengan memberikan ruang dan dukungan, anak-anak memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Kita harus bekerja sama untuk mendukung minat olahraga anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus yang kelak membawa nama Kalimantan Timur dan Indonesia di ajang olahraga besar,” tegas Zairin.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara orang tua, pelatih, dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga yang mendukung. Menurutnya, dukungan ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi kemajuan olahraga daerah. Zairin optimis bahwa dengan kerja sama yang solid, Kalimantan Timur mampu terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah dan bangsa.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti Visiting Event Adi Darma 2024, minat olahraga di kalangan generasi muda semakin meningkat. Hal ini menjadi pondasi penting untuk mencetak atlet masa depan yang handal dan kompetitif.

Melalui upaya ini, olahraga tak hanya menjadi sarana pengembangan fisik, tetapi juga wadah pembentukan karakter, disiplin, dan semangat juang, yang semuanya sangat penting untuk membangun generasi muda berprestasi.

(ADV/Dispora Kaltim)

Rasman Rading apresiasi atas progres yang luar biasa yang ditunjukkan tim Bola Basket 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Tim bola basket Kalimantan Timur (Kaltim) terus mempersiapkan diri untuk mencetak prestasi gemilang di ajang Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2024 yang akan berlangsung di Kendari. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, semangat tinggi menyelimuti para atlet yang siap berjuang untuk mengharumkan nama daerah mereka.

Pelepasan kontingen dilakukan pada Sabtu (16/11/2024) di Kantor Dispora Kaltim. Ketua Kontingen, Rasman Rading, memberikan apresiasi tinggi terhadap progres luar biasa yang ditunjukkan tim bola basket, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding. Ia meyakini bahwa persiapan matang yang telah dilakukan menjadi modal besar bagi tim Kaltim untuk mencapai hasil maksimal.

“Para atlet sudah menunjukkan perkembangan luar biasa. Kami optimis tim basket Kaltim dapat meraih prestasi membanggakan di Kendari,” ujar Rasman penuh harap.

Ahmad Hambali, pelatih tim bola basket Kaltim, menjelaskan bahwa persiapan tim dimulai jauh sebelum Training Center (TC) resmi digelar. Dengan dukungan Perbasi Kaltim, 12 atlet putra dan 12 atlet putri menjalani serangkaian TC mandiri guna mengasah kemampuan mereka secara maksimal. “Anak-anak sudah berada dalam performa terbaik.

Mereka siap menghadapi tantangan di Pra Popnas,” kata Hambali dengan yakin. Hambali juga menyoroti proses seleksi ketat yang dilakukan untuk memilih atlet terbaik dari berbagai daerah seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Kutai Kartanegara (Kukar). Ia menegaskan bahwa tim putri memiliki peluang besar untuk lolos ke Popnas.

Meski demikian, ia tetap optimis kedua tim—baik putra maupun putri akan memberikan hasil maksimal. “Kami menargetkan lolos ke Popnas dan mengakhiri penantian panjang Kaltim di ajang nasional ini. Semoga ini menjadi awal dari pencapaian besar,” tambahnya. Selain dukungan teknis, Dispora Kaltim juga memberikan motivasi moral untuk para atlet.

Kepala Dispora Kaltim menyampaikan bahwa keberangkatan tim ini bukan hanya sekadar mewakili Kaltim, tetapi juga membawa harapan besar masyarakat yang ingin melihat olahraga daerah bangkit dan bersaing di level nasional. Tim bola basket Kaltim berangkat ke Kendari pada Minggu (17/11/2024) dengan optimisme tinggi.

Mereka berharap perjuangan ini mampu membawa mereka ke Popnas 2024 dan menjadi tonggak sejarah baru bagi olahraga Kaltim. Dengan tekad kuat, semangat juang, dan dukungan penuh, tim bola basket Kaltim siap mencetak prestasi gemilang dan mengukir kebanggaan bagi provinsi mereka.

(ADV/Dispora Kaltim)

 
Dinas kepemudaan dan olahraga Dispora Kaltim Bahri 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong para pemuda di daerah ini untuk menguasai lebih dari satu bahasa, sebagai bekal menghadapi tantangan global yang semakin berkembang. Keahlian berbahasa asing dianggap penting, terutama di era digital dan globalisasi.

Salah satu bahasa yang disoroti adalah bahasa Inggris, yang kini menjadi bahasa utama dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga dunia kerja. Bahri, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, menyatakan bahwa penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, dapat membuka banyak peluang bagi pemuda Kaltim.

Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris memungkinkan mereka untuk bersaing di dunia internasional dan memperluas jaringan. “Pemuda Kaltim perlu memiliki kemampuan berbahasa asing, dengan prioritas pada bahasa Inggris, agar dapat beradaptasi dengan cepat di berbagai situasi dan berkompetisi di tingkat global,” ujar Bahri.

Menurut Bahri, kemampuan berbahasa Inggris sangat relevan, mengingat pentingnya bahasa ini dalam dunia akademik, pekerjaan, serta interaksi antarbudaya. Penguasaan bahasa ini diharapkan dapat mempermudah pemuda Kaltim untuk mengakses informasi dan peluang di tingkat internasional.

Bahri menambahkan, kemampuan berbahasa Inggris juga meningkatkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan pemuda dari negara lain. “Bahasa Inggris memberikan akses lebih mudah ke berbagai teknologi, informasi, dan kesempatan global,” tuturnya.

Dispora Kaltim pun terus mendukung berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi bahasa asing untuk pemuda, guna mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia yang semakin kompetitif.

Bahri juga mengimbau pentingnya belajar bahasa Inggris sejak usia dini, agar pemuda Kaltim memiliki keunggulan lebih dalam bersaing. “Penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, akan menjadi modal penting yang memberikan keunggulan kompetitif di pasar global,” tegasnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Bahri

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Generasi muda Kalimantan Timur (Kaltim) diharapkan lebih aktif dalam menciptakan inovasi yang dapat mendukung masa depan mereka serta pembangunan daerah. Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Bahri, menekankan pentingnya kreativitas dan partisipasi pemuda dalam berbagai kegiatan yang bernilai positif.

“Pemuda adalah aset berharga. Masa muda seharusnya dimanfaatkan untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat berdampak besar di masa depan,” ujar Bahri dalam pernyataannya pada hari ini.

Bahri juga menyoroti peran penting kegiatan di luar pendidikan formal, seperti olahraga, seni, dan kewirausahaan, sebagai wadah bagi pemuda untuk meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri. Dispora Kaltim saat ini menawarkan sejumlah program inovatif yang bertujuan memberdayakan pemuda, seperti pelatihan teknologi, program pengembangan UMKM, dan wadah ekspresi kreatif di bidang seni dan budaya.

“Kami memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi bakat mereka, termasuk program digitalisasi dan pengembangan ekonomi kreatif. Semua ini disiapkan untuk menjawab tantangan global,” jelas Bahri.

Ia juga mengingatkan pemuda untuk memiliki visi yang jelas dan komitmen terhadap pengembangan diri. “Inovasi lahir dari keberanian mencoba dan ketekunan. Dengan visi yang terarah, generasi muda dapat menciptakan solusi untuk berbagai tantangan,” tambahnya.

Bahri optimistis bahwa dengan keterlibatan aktif pemuda, Kaltim akan mampu menghadapi masa depan yang penuh peluang sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara. “Generasi muda Kaltim harus siap mengambil peran penting dalam pembangunan daerah.

Dengan memanfaatkan potensi dan peluang, mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat,” tutupnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

 
Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Bagus' Sugiarta memberikan apresiasi kepada atlet yang berjuang dan berprestasi 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Atlet Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan taringnya di kancah olahraga nasional dengan torehan medali yang mengesankan. Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Bagus Sugiarta, mengapresiasi keberhasilan ini sebagai hasil kerja keras dan komitmen dalam pembinaan atlet di daerah.

Dalam ajang terbaru, para atlet Kaltim berhasil membawa pulang empat medali emas, tiga medali perak, dan tujuh medali perunggu di cabang atletik. Selain itu, cabang angkat berat juga menyumbang satu medali emas dan tiga medali perunggu, memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu daerah dengan potensi olahraga terbaik.

“Capaian ini bukan hanya soal medali, tetapi juga bukti nyata bahwa pembinaan yang kami lakukan telah menunjukkan hasil positif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” kata Bagus.

Ia menyoroti pentingnya strategi berkelanjutan dalam melatih dan mengembangkan potensi atlet, khususnya di cabang-cabang olahraga prioritas seperti atletik dan angkat berat. “Kami ingin memastikan bahwa prestasi ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berlanjut di masa depan,” ujarnya.

Dispora Kaltim juga berkomitmen memperluas pembinaan di berbagai cabang olahraga lain. Bagus menyebutkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi olahraga menjadi kunci utama dalam mencetak atlet yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. “Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak yang terlibat. Sinergi ini sangat penting untuk membangun masa depan olahraga di Kaltim,” tambahnya.

Dengan semangat pembinaan berkelanjutan, Bagus berharap Kaltim semakin dikenal sebagai lumbung atlet berbakat yang mampu bersaing di berbagai kompetisi. Ia juga optimistis prestasi ini akan memotivasi atlet muda untuk terus berlatih dan mengukir prestasi lebih besar di masa mendatang.

“Ini baru awal. Kami yakin dengan program yang tepat, atlet Kaltim akan semakin bersinar dan membawa nama harum daerah di level nasional maupun internasional,” pungkas Bagus.

(ADV/Dispora Kaltim)

Dispora Kaltim menggencarkan program pembinaan atlet disabilitas 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Untuk memperkuat olahraga inklusif di Kalimantan Timur, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggencarkan program pembinaan bagi atlet disabilitas melalui kerja sama yang strategis dengan berbagai pihak.

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta, sinergi dengan National Paralympic Committee (NPC) menjadi prioritas dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih baik. “Kerja sama ini penting untuk memastikan atlet disabilitas dapat berkembang secara maksimal dan berkompetisi di berbagai level,” ujarnya.

Selain NPC, Dispora juga menggandeng sekolah luar biasa (SLB) untuk menemukan potensi atlet muda sejak dini. Guru olahraga di SLB dipandang sebagai ujung tombak dalam mempersiapkan para atlet. “Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para siswa berkebutuhan khusus bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang olahraga,” tambah Bagus.

Dispora Kaltim juga tengah merancang sistem pembinaan yang terstruktur agar para atlet disabilitas memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Kami yakin, dengan dukungan yang tepat, atlet disabilitas dari Kaltim mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa,” tegasnya.

Melalui langkah-langkah ini, Dispora Kaltim berharap semakin banyak atlet disabilitas berprestasi yang dapat membanggakan Indonesia di kancah global. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan dan peluang yang lebih luas bagi semua.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala bidang Pembudayaan olahraga Dispora Kaltim Bagus Sugiarta menyampaikan akan dilaksanakan festival olahraga masyarakat 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur akan menyelenggarakan serangkaian acara olahraga yang menarik pada akhir November hingga pertengahan Desember 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga serta mendukung pengembangan potensi atlet lokal dari berbagai kalangan. Salah satu agenda utama adalah Festival Olahraga Masyarakat yang akan digelar pada 28 November hingga 1 Desember 2024.

Festival ini menghadirkan berbagai cabang olahraga yang menarik, termasuk breakdance, lempar pisau, panahan, dan sumpit. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga dan memberikan kesempatan kepada komunitas olahraga untuk berkembang,” kata Bagus Sugiarta, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim.

Menurut Bagus, festival ini kemungkinan besar akan berlangsung di Stadion Palaran, Samarinda, karena fasilitas yang memadai dan lokasi yang mudah dijangkau. Festival ini menjadi agenda tahunan yang diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat, seperti halnya acara senam massal yang sukses diadakan di tempat yang sama tahun lalu.

Selain itu, Dispora Kaltim juga merencanakan beberapa program penting lainnya seperti Pelatihan Juri Marching Band. Acara ini akan dilaksanakan pada 4-7 Desember 2024 untuk meningkatkan kualitas kompetisi marching band di Kalimantan Timur. Bagus menambahkan, pelatihan ini menjadi sangat penting setelah prestasi luar biasa yang diraih tim marching band Kaltim di ajang nasional pada 2022 di Yogyakarta.

Selanjutnya, Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi (PEPARPEPROV). Pada 7-11 Desember 2024, Dispora Kaltim akan mengadakan kompetisi olahraga untuk pelajar disabilitas. “Kami ingin memberikan kesempatan bagi atlet disabilitas untuk menunjukkan bakat dan menumbuhkan semangat kompetisi,” jelas Bagus.

Rangkaian acara ini diharapkan bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sebagai upaya Dispora Kaltim untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan mencetak atlet berprestasi di tingkat nasional.

(ADV/Dispora Kaltim)

AA Bagus Sugiarta menekankan pentingnya olahraga sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Dalam upaya memperkuat budaya hidup sehat di masyarakat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus menggalakkan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, AA Bagus Sugiarta, menekankan pentingnya olahraga sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan. Menurutnya, masyarakat yang rutin berolahraga tidak hanya lebih sehat, tetapi juga lebih produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Salah satu fokus kami adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga. Hal ini dilakukan melalui kegiatan yang melibatkan komunitas, sekolah, dan organisasi olahraga,” ujar Bagus Sugiarta.

Dispora Kaltim juga mempererat kerja sama dengan berbagai cabang olahraga di wilayah ini. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing cabang olahraga sekaligus menciptakan sistem yang lebih terstruktur untuk mendukung pengembangan atlet dan komunitas olahraga.

“Kami memastikan komunikasi dengan cabang olahraga berjalan lancar, sehingga setiap kebutuhan dapat terpenuhi. Ini penting untuk menciptakan ekosistem olahraga yang solid,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Dispora Kaltim aktif menggelar turnamen lokal serta kegiatan olahraga massal yang dirancang untuk menarik minat generasi muda terhadap pentingnya kebugaran fisik. Bagus menekankan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas kompetitif, tetapi juga bagian penting dari gaya hidup.

“Olahraga harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin masyarakat memandang olahraga sebagai cara menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup,” tambahnya.

Selain menyasar masyarakat umum, Dispora Kaltim juga menaruh perhatian besar pada pembinaan atlet muda berbakat. Berbagai program pelatihan dan peningkatan fasilitas olahraga terus digencarkan untuk mendukung atlet-atlet lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Dispora Kaltim berharap dapat membangun masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya olahraga. Budaya olahraga yang kuat diyakini mampu menciptakan Kalimantan Timur yang lebih sehat, aktif, dan berdaya saing.

(ADV/Dispora Kaltim)

PLH Kepala Dispora Kaltim Sri Wartini menegaskan program pembinaan terpadu bertujuan untuk generasi baru atlet berprestasi diberbagai kompetisi 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggencarkan upaya regenerasi atlet muda melalui program pembinaan terpadu yang digerakkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Langkah ini bertujuan mempersiapkan generasi baru atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di berbagai kompetisi.

Plh Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menyebut bahwa saat ini hanya sekitar 20 persen atlet di Kaltim yang berada dalam usia produktif. Namun, menurutnya, kondisi ini justru menjadi momentum untuk mempercepat regenerasi dan membangun fondasi olahraga yang lebih kuat.

“Kita harus memanfaatkan peluang ini untuk mempersiapkan atlet muda secara lebih optimal. Regenerasi adalah kunci agar Kaltim terus bersinar di dunia olahraga,” kata Sri Wartini.

Salah satu inisiatif utama adalah penerapan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Kaltim, yang fokus pada pembinaan atlet muda. Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, Zairin Zain, menekankan pentingnya pembentukan karakter, selain kemampuan fisik.

“Olahraga tidak hanya soal memenangkan pertandingan, tetapi juga membangun mental yang kokoh. Dengan semangat ini, kita harap atlet muda dapat mencapai masa depan yang cerah,” ujar Zairin.

Ia juga mengajak orang tua untuk mendukung minat anak-anak mereka di bidang olahraga. Menurut Zairin, karier sebagai atlet kini menjanjikan peluang yang tak kalah menarik dibanding profesi lain. Dispora dan DBON Kaltim turut melibatkan sekolah serta komunitas olahraga untuk memperkenalkan berbagai cabang olahraga kepada generasi muda.

Program ini dirancang agar anak-anak memiliki akses lebih luas untuk mengeksplorasi bakat mereka di bidang olahraga. “Penting untuk menciptakan lingkungan yang mendorong tumbuhnya bakat olahraga. Dengan kolaborasi lintas sektor, kita optimis Kaltim mampu mencetak atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tutup Zairin.

Melalui program-program strategis ini, Kaltim berkomitmen mencetak atlet muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat di panggung dunia.

(ADV/Dispora Kaltim)

  1. Mendorong Olahraga di Daerah 3T: Dispora Kaltim Galakkan Inovasi
  2. Partisipasi Olahraga di Kalimantan Timur Alami Penurunan, Dispora Fokus pada Pengembangan Infrastruktur dan Kesadaran Masyarakat
  3. Dispora Kaltim Latih Atlet Kelola Keuangan untuk Masa Depan Stabil
  4. Dispora Kaltim Fokus Tingkatkan Olahraga di Daerah Terpencil
  5. Dispora Kaltim Berdayakan Pemuda untuk Perangi Narkoba
  6. Kaltim Bangun Venue Panjat Tebing Berstandar Internasional dengan Anggaran Rp14 Miliar
  7. DBON Kaltim Fokus pada Pengembangan Ilmu Olahraga untuk Optimalisasi Pembinaan Atlet
  8. Tantangan dalam Meningkatkan Fasilitas Olahraga di Kalimantan Timur: Keterbatasan Anggaran, Komitmen Tetap Tinggi
  9. Peningkatan Fasilitas Olahraga di Kalimantan Timur Diharapkan Dorong Atlet Muda Berprestasi
  10. Dispora Kaltim Perkenalkan Program Olahraga Inovatif untuk Membentuk Kebiasaan Sehat Anak
  11. Peningkatan Kuota Atlet PPLP Kaltim Diharapkan Jadi Prioritas untuk Prestasi Olahraga
  12. Dispora Kaltim Fokus Persiapan Atlet untuk POPNAS 2025
  13. Dispora Kaltim Kirim Kontingen untuk Bertanding di Pra POPNAS 2024 di Kendari
  14. Dispora Kaltim Optimis Atlet Dapat Raih Prestasi di Pra POPNAS
  15. Sri Wartini Ajak Atlet Pra POPNAS Kendari Jaga Sportivitas dan Maksimalkan Potensi
  16. Dispora Kaltim Genjot Pengembangan Talenta Musik Daerah
  17. Dispora Kaltim Fokus Tingkatkan Kualitas Kompetisi Sepakbola Lewat Evaluasi Piala Gubernur U13 dan U15
  18. Bonus Atlet PON Kaltim Dijanjikan Cair 2025, Medali Emas Raih Rp300 Juta
  19. Dispora Kaltim Dorong Efisiensi dengan Lelang Dini untuk Program 2025
  20. Optimalisasi Fasilitas Olahraga di Kaltim: Dorong PAD dan Gaya Hidup Sehat