Balikpapan Dukung Penuh Program Makanan Bergizi Gratis, 40 Titik Dapur Umum Disiapkan
-
swara republika
SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan program prioritas nasional berupa pemberian makanan bergizi gratis. Program ini merupakan salah satu agenda unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan manusia di Indonesia.(5/8/2025)
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 40 titik dapur umum yang tersebar di berbagai kecamatan. Keberadaan dapur-dapur ini menjadi elemen penting dalam mendukung kelancaran distribusi makanan sehat kepada kelompok sasaran.
“Kita sudah siapkan 40 titik dapur umum untuk mendukung program makanan gizi gratis dari pemerintah pusat. Ini program penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya.
Lebih dari sekadar bantuan pangan, program ini juga memberi peluang besar bagi pelaku usaha kecil dan menengah, terutama mereka yang bergerak di sektor katering rumahan. Pemerintah kota mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk terlibat langsung dalam rantai pengadaan makanan, yang diyakini akan turut mendongkrak perekonomian keluarga.
“Kalau ada warga yang punya usaha katering, bisa ikut serta dalam pengadaan makanan sehat ini. Selain membantu anak-anak, juga meningkatkan ekonomi keluarga,” lanjut Bagus.
Sasaran utama program ini adalah siswa sekolah dasar dan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah. Pemerintah berharap bahwa pemberian makanan bergizi ini mampu meningkatkan kehadiran siswa di sekolah, menekan angka stunting, dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.
Bagus menyebut bahwa pencairan dana pelaksanaan akan segera dilakukan, dan masyarakat diimbau untuk bersiap mengambil peran. “Segera cair, jadi kita harap warga dan pelaku usaha bersiap ambil peran,” tegasnya.
Ia menambahkan, program ini bukan hanya kebijakan pusat semata, melainkan bentuk nyata kolaborasi antarpihak dalam membangun masa depan generasi bangsa. “Kami ingin semua elemen masyarakat ikut bergerak bersama demi mewujudkan masa depan yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.
(ADV/Diskominfo Balikpapan)