SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Junaidi, menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam perbaikan fasilitas olahraga di provinsi tersebut.
Meskipun menyadari betapa pentingnya sarana olahraga bagi masyarakat, Junaidi mengungkapkan bahwa anggaran yang terbatas menjadi hambatan utama dalam percepatan perbaikan fasilitas. “Perbaikan fasilitas olahraga merupakan salah satu fokus kami, namun anggaran yang ada sangat terbatas. Selain itu, pemerintah juga memiliki banyak prioritas lain yang harus ditangani, seperti sektor pendidikan dan kesehatan,” ujar Junaidi saat diwawancarai di kantornya.
Keterbatasan dana membuat proses perbaikan fasilitas olahraga berlangsung lebih lambat dari yang diharapkan. Meskipun demikian, pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berusaha sebaik mungkin untuk memanfaatkan anggaran yang tersedia guna mendukung perbaikan secara bertahap.
“Kami mengerti betul pentingnya fasilitas olahraga bagi pengembangan bakat serta kesehatan masyarakat. Dengan dana yang terbatas, kami tetap berkomitmen untuk memberikan fasilitas yang memadai, meski secara bertahap,” lanjut Junaidi.
Ia tetap optimis bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat, perubahan positif akan terwujud. Diharapkan, fasilitas olahraga yang lebih baik dapat segera tersedia untuk mendukung potensi atletik masyarakat Kalimantan Timur.
“Kami mohon kepada masyarakat untuk terus bersabar. Dengan dukungan bersama, kami yakin fasilitas olahraga yang lebih baik akan segera hadir dan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas dan meraih prestasi,” tutupnya.
Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong perkembangan olahraga di daerah ini, meskipun prosesnya harus dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan prioritas pembangunan.
(ADV/Dispora Kaltim)