Wakil walikota Balikpapan Bagus Susetyo bersama seluruh aparatur sipil negara melakukan pengajian gabungan Amaliah Ramadan

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, membuka Pengajian Gabungan Amaliah Ramadan yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/3/2025) di Aula Balai Kota Balikpapan.

Pengajian kali ini mengangkat tema "Metode Cepat Meraih Hajat" dengan menghadirkan ustaz Sartono, motivator dari SQ Cahaya Hati Rabbani, sebagai narasumber utama. Dalam sambutannya, Bagus menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh peserta, khususnya para ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Balikpapan.

Ia mengingatkan bahwa meskipun tengah menjalankan ibadah puasa, semangat dan konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus tetap terjaga.

"Terus tingkatkan kinerja demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Apalagi, jam kerja pegawai selama Ramadan sudah disesuaikan melalui surat edaran Wali Kota," ujar Bagus.

Selain itu, ia juga mengimbau ASN untuk menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sederhana di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Menurutnya, kesederhanaan sangat penting agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial di masyarakat.

"Saat ini banyak saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan. Kita harus menunjukkan sikap empati dengan hidup sederhana dan tidak bermewah-mewahan," tambahnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, ustaz Sartono membagikan empat metode yang diyakini dapat membantu seseorang agar hajatnya lebih cepat terkabul melalui doa dan amal saleh. Metode pertama adalah berdoa sambil mengajukan amal saleh terbaik yang pernah dilakukan.

"Jika amal sholehku ikhlas karena Allah, maka izinkanlah hajatku terkabul," tuturnya.

Metode kedua, membaca tiga ayat terakhir dari Surah Al-Hasyr (ayat 22-24) dan berdoa dengan penuh keyakinan. Kemudian, metode ketiga adalah dengan membaca Al-Qur'an dan berdoa agar setiap huruf yang dibaca menjadi perantara terkabulnya doa. Sedangkan metode terakhir adalah memperbanyak bacaan sholawat dengan penuh keyakinan, lalu berdoa.

"Sholawat adalah bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui sholawat, kita berharap Allah mengabulkan segala hajat yang kita panjatkan," jelas Sartono.

Pengajian ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi di lingkungan ASN Pemkot Balikpapan selama bulan suci Ramadan.

(ADV/Diskominfo/J)

Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali berada dikawasan titik banjir mengevakuasi warga 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan menyebabkan banjir di sejumlah titik, terutama di Jalan MT Haryono. Genangan air yang cukup tinggi membuat beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengungkapkan bahwa banjir kali ini cukup parah, terutama di kawasan simpang tiga Jalan Beler. Akibatnya, lalu lintas di kawasan tersebut harus dialihkan menjadi satu jalur karena sisi lainnya masih tergenang air.

“Untuk saat ini, kondisi di simpang tiga Beler cukup parah. Jalur yang bisa dilalui hanya satu karena jalur lainnya masih terendam air dengan ketinggian cukup tinggi. Selain itu, Perumahan Beler juga ikut terdampak,” ujar Usman Ali, Jumat (7/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa ketinggian air di wilayah tersebut bervariasi, dengan rata-rata mencapai lebih dari satu meter. Bahkan, di beberapa titik, genangan air bisa mencapai 1,5 meter, sehingga kendaraan, termasuk truk, tidak bisa melintas.

“Kondisi di Beler cukup parah. Ketinggian air di beberapa titik mencapai 1,5 meter, membuat akses jalan benar-benar terputus. Bahkan, truk pun tidak bisa melewati jalur tersebut,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi situasi yang lebih buruk, BPBD Balikpapan bersama TNI-Polri dan Basarnas telah bersiaga untuk melakukan evakuasi jika diperlukan. Namun, hingga saat ini, mereka masih menunggu laporan dari ketua RT setempat mengenai kebutuhan evakuasi bagi warga yang terjebak banjir.

“Kami tetap siaga dan menunggu informasi dari ketua RT. Jika warga membutuhkan evakuasi, kami akan segera turun ke lokasi. Namun, jika mereka memilih bertahan, kami akan tetap standby di sekitar area terdampak,” jelas Usman.

Sementara itu, kondisi di Gang Mufakat juga mengalami banjir, meski masih terkendali. Beberapa warga yang dalam kondisi sakit telah dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

“Gang Mufakat juga masih tergenang, tetapi situasinya relatif kondusif. Kami sudah membantu evakuasi warga yang sakit atau membutuhkan bantuan lainnya,” imbuhnya.

BPBD Balikpapan dan instansi terkait terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan lebih lanjut jika diperlukan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar.

(ADV/Diskominfo/J)

Dinas Pekerjaan Umum terus melakukan pembersihan saluran drainase di jl MT Haryono 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan terus mengintensifkan upaya pencegahan banjir dengan membersihkan drainase secara rutin di berbagai wilayah. Salah satu titik yang menjadi fokus perhatian adalah Jalan MT Haryono, yang sering mengalami genangan saat hujan deras.

Pada Kamis (6/3/2025), tim DPU kembali melaksanakan pembersihan saluran air di kawasan tersebut guna memastikan kelancaran aliran air. Kepala Dinas PU Kota Balikpapan, Rita, melalui Kepala UPTD Drainase dan Bozem, Rahmad Sukiman, menegaskan bahwa pembersihan drainase ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari.

"Ya, kegiatan pembersihan saluran ini dilakukan setiap hari untuk memastikan fungsi drainase tetap optimal," ujar Rahmad Sukiman.

Dalam satu hari, tim DPU menangani sedikitnya sembilan titik pembersihan, bahkan bisa lebih tergantung pada kondisi di lapangan. “Setiap hari kami mengerjakan minimal sembilan lokasi, tetapi jumlahnya bisa bertambah jika diperlukan,” jelas Rahmad.

Proses pembersihan dilakukan secara manual oleh petugas, namun dalam kondisi tertentu, alat berat juga dikerahkan guna mempercepat dan memaksimalkan hasil pekerjaan.

“Kami menggunakan peralatan manual, tetapi jika kondisinya membutuhkan, kami turunkan alat berat agar lebih efektif,” katanya.

Sebanyak 85 personel diterjunkan dalam proses pembersihan ini, dengan setiap regu terdiri dari 8-10 orang. Menurut Rahmad, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mengurangi potensi banjir, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami berupaya menjaga agar penampang basah saluran tetap bersih dari sampah dan sedimen. Dengan begitu, aliran air tidak terhambat dan bisa berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Selain kegiatan rutin, DPU juga membuka komunikasi dengan masyarakat untuk menerima usulan terkait titik-titik drainase yang membutuhkan perhatian khusus. “Kami sering mendapat laporan dari warga, kemudian berkoordinasi dengan pihak kelurahan sebagai perpanjangan tangan pemerintah,” jelas Rahmad.

Dengan upaya pembersihan yang terus dilakukan, DPU Kota Balikpapan berharap dapat meminimalisir risiko banjir serta menjaga infrastruktur drainase agar tetap dalam kondisi optimal.

(ADV/Diskominfo/J)

Dinas PU melakukan pembersihan pasca Banjir

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan sejak Kamis malam (6/3/2025) menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Selain itu, aliran air di beberapa saluran drainase tersumbat akibat sedimentasi dan tumpukan sampah.

Menanggapi kondisi ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim untuk membersihkan saluran dan jalan yang terdampak. Kepala Dinas PU Kota Balikpapan, Rita, melalui Kepala UPTD Drainase dan Bozem, Rahmad Sukiman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan regu lapangan untuk melakukan pembersihan menyeluruh pada saluran drainase yang mengalami penyumbatan.

Langkah ini dilakukan agar air dapat mengalir dengan lancar dan mengurangi risiko genangan berkepanjangan. “Pagi tadi, tim kami turun ke lapangan untuk mengontrol sekaligus membersihkan saluran yang tersumbat akibat tingginya curah hujan, terutama di sepanjang Jalan MT Haryono, mulai dari Kelurahan Damai hingga Kelurahan Damai Bahagia,” ujar Rahmad dalam wawancara pada Jumat pagi (7/3/2025).

Selain membersihkan saluran air, petugas juga bekerja keras menghilangkan sedimentasi dan lumpur yang menutupi sejumlah ruas jalan utama. Dengan menggunakan skop dan alat berat, tim dikerahkan untuk mengeruk lumpur serta mengangkutnya agar tidak menghambat arus lalu lintas.

“Kami menggunakan skop untuk mengangkat lumpur dari jalanan. Pembersihan ini penting agar estetika kota tetap terjaga sekaligus mencegah genangan yang dapat mengganggu aktivitas warga,” jelas Rahmad.

Selain di Jalan MT Haryono, pembersihan juga dilakukan di Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan DI Panjaitan. Rahmad menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat terjadi banjir, tetapi juga menjadi bagian dari upaya rutin dalam menjaga kebersihan kota.

“Pembersihan ini kami lakukan setiap hari, bukan hanya saat banjir. Tujuannya agar drainase tetap berfungsi dengan baik dan air bisa segera surut saat hujan deras mengguyur,” tambahnya.

Upaya ini juga melibatkan petugas dari dinas terkait guna mempercepat proses normalisasi pascabanjir. Dengan langkah sigap yang dilakukan Dinas PU, diharapkan dampak banjir dapat segera teratasi dan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

(ADV/Diskominfo/J)

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan perindustrian Kota Balikpapan Heru Ressandy 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus berinovasi dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan platform Sobat UMKM.Program ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi UMKM, mempermudah pendaftaran, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan, Heru Ressandy, mengungkapkan bahwa hingga 2024, lebih dari 87.000 UMKM telah terdaftar dalam sistem ini. Menurutnya, Sobat UMKM hadir sebagai solusi digital bagi pelaku usaha yang ingin mengurus legalitas dan pengembangan bisnis tanpa harus datang langsung ke kantor dinas.

"Dulu, proses pendaftaran masih dilakukan secara manual, sering kali menimbulkan antrean panjang. Kini, dengan adanya Sobat UMKM, pelaku usaha dapat mendaftar secara online, mengisi data, dan melengkapi perizinan dengan lebih cepat dan efisien," ujar Heru Ressandy, Jumat (7/3/2025).

Pelaku UMKM dapat melakukan pendaftaran melalui dua cara, yakni mendatangi kantor layanan kurasi UMKM atau mengakses website Sobat UMKM. Setelah terdaftar, mereka yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) akan melewati tahap kurasi untuk mendapatkan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan usaha mereka.

"Setelah registrasi awal, UMKM akan diarahkan ke berbagai program pendampingan, mulai dari pelatihan bisnis, strategi pemasaran, hingga pengembangan desain produk. Kami juga menyediakan konsultan yang siap membantu dalam aspek legalitas serta perencanaan bisnis," tambah Heru.

Platform ini juga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengakses program pembinaan dari pemerintah, termasuk pelatihan serta fasilitas pembiayaan usaha. "Salah satu keunggulan Sobat UMKM adalah efisiensi layanan. Jika sebelumnya pengurusan perizinan dan pendampingan dilakukan secara manual, kini semuanya bisa diakses dalam satu platform," jelasnya.

Bagi UMKM yang telah tergabung dalam program pembinaan sebelumnya, mereka cukup melakukan pendaftaran ulang untuk memperbarui data dan mengakses layanan yang lebih lengkap.

"Jika sebelumnya sistem berbasis aplikasi, kini kami beralih ke website agar lebih mudah diakses oleh seluruh pelaku usaha," terang Heru.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan UMKM di Balikpapan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Program ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah dengan mendorong digitalisasi usaha kecil dan menengah.

(ADV/Diskominfo/J)

Rapat paripurna masa jabatan Walikota Balikpapan periode 2025/2030

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya mempertahankan reputasinya sebagai kota yang nyaman dan layak huni. Tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, Pemkot juga menekankan keseimbangan antara kelestarian lingkungan dan keharmonisan sosial sebagai prioritas utama.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa pertumbuhan kota yang pesat harus dibarengi dengan upaya menjaga kualitas lingkungan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.

"Kami ingin memastikan Balikpapan tetap menjadi kota yang nyaman dan layak huni. Oleh karena itu, menjaga kelestarian lingkungan dan membangun kondisi sosial yang kondusif menjadi prioritas kami," ujarnya, Kamis, 6 Maret 2025.

Sebagai kota yang dikenal peduli terhadap lingkungan, Balikpapan terus melakukan berbagai langkah konkret untuk menjaga keseimbangan ekosistemnya. Salah satunya adalah peningkatan penghijauan melalui program ruang terbuka hijau (RTH). Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, RTH juga menjadi ruang interaksi bagi masyarakat.

Pengelolaan sampah dan limbah pun menjadi perhatian utama. Pemerintah menggencarkan kampanye kesadaran lingkungan dengan mengajak masyarakat serta dunia usaha untuk berkolaborasi dalam program ramah lingkungan, seperti penanaman pohon dan pengurangan penggunaan plastik.

Selain aspek lingkungan, kesejahteraan sosial juga menjadi perhatian penting dalam pembangunan kota. Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa kemajuan kota tidak hanya diukur dari infrastruktur yang modern, tetapi juga dari kualitas kehidupan sosial warganya.

Untuk itu, Pemkot terus memperkuat peran RT, meningkatkan fasilitas umum, serta menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan sosial yang melibatkan berbagai kelompok usia dan latar belakang juga diperbanyak untuk membangun kebersamaan serta mengurangi potensi konflik sosial.

"Kondisi sosial yang harmonis akan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong kegiatan yang mempererat kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan warga," tambah Rahmad Mas’ud.

Melalui berbagai langkah strategis ini, Balikpapan semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap lingkungan dan sosial. Diharapkan, upaya ini menjadi fondasi kokoh bagi generasi mendatang untuk menikmati kehidupan yang lebih hijau, bersih, dan harmonis.

(ADV/Diskominfo/J)

Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menggelar konferensi pers untuk memaparkan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran dan cuaca ekstrem. Lebih dari 300 personel telah disiagakan guna memastikan keselamatan masyarakat selama bulan puasa.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap wilayah dengan risiko kebakaran tinggi, terutama di kawasan padat penduduk seperti Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, serta beberapa titik di Balikpapan Kota dan Balikpapan Utara.

"Kami telah mempersiapkan segala hal untuk meminimalisir risiko kebakaran selama Ramadan. Koordinasi juga telah dilakukan dengan enam sektor di setiap kecamatan agar kesiapsiagaan tetap terjaga di seluruh wilayah," ujarnya dalam konferensi pers pada Kamis, 6 Maret 2025.

Selain pemetaan wilayah rawan kebakaran, BPBD juga menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), guna memastikan ketersediaan sumber air yang memadai dalam situasi darurat. "Kami mendorong pemanfaatan sumur-sumur milik warga serta dukungan dari perusahaan lokal sebagai cadangan sumber air apabila terjadi kebakaran," tambahnya.

Tidak hanya fokus pada kawasan padat penduduk, BPBD juga memberikan perhatian khusus terhadap gedung-gedung tinggi. Untuk mengatasi kebakaran di gedung bertingkat, BPBD mengandalkan satu unit mobil tangga dengan ketinggian 32 meter. Namun, saat ini kendaraan tersebut tengah dalam perbaikan pada bagian hidroliknya agar dapat berfungsi optimal ketika dibutuhkan.

"Kami juga rutin mengecek kondisi hidran di gedung-gedung tinggi agar siap digunakan dalam keadaan darurat," lanjut Usman. Selain ancaman kebakaran, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi menjelang musim kemarau.

Langkah-langkah mitigasi telah disusun guna mengantisipasi dampak cuaca yang dapat memperburuk risiko kebakaran. Dengan berbagai persiapan ini, BPBD Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan dari bencana kebakaran maupun cuaca ekstrem.

(ADV/Diskominfo/J)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN, Sebagai pintu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan semakin memperkuat perannya sebagai pusat industri Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) serta sentra ekonomi kreatif.

Pemerintah Kota Balikpapan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas’ud berkomitmen menjadikan kota ini sebagai destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai kota industri dan bisnis, Balikpapan memiliki keunggulan dalam infrastruktur, aksesibilitas, serta fasilitas perhotelan yang memadai. Dengan berbagai fasilitas hotel berbintang, pusat konvensi modern, dan akses transportasi yang baik, Balikpapan siap menjadi tuan rumah berbagai acara besar berskala nasional dan internasional.

“Pemerintah kota akan terus memperkuat program-program untuk menjadikan Balikpapan sebagai destinasi utama di sektor pariwisata dan kegiatan MICE,” ujar Wali Kota Rahmad Mas’ud, Kamis, 6 Maret 2025.

Untuk mewujudkan visi tersebut, sejumlah langkah strategis telah disiapkan. Pemerintah Kota Balikpapan akan meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung, memperluas promosi wisata berbasis MICE, serta menjalin kolaborasi erat dengan sektor swasta dan komunitas kreatif.

Selain itu, berbagai event nasional dan internasional akan digelar guna menarik lebih banyak investor dan wisatawan ke kota ini. Tak hanya sektor MICE, Balikpapan juga menargetkan diri sebagai kota inovatif dan kreatif yang berbasis teknologi.

Pemerintah bertekad menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, termasuk bagi pelaku usaha rintisan (startup), industri digital, serta berbagai inovasi yang selaras dengan pembangunan berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus mendorong inovasi dan kreativitas agar ekonomi kreatif dan sektor teknologi di Balikpapan berkembang pesat,” tegas Rahmad Mas’ud.

Sejumlah langkah konkret telah disiapkan, seperti pembinaan pelaku ekonomi kreatif, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta integrasi teknologi dalam pelayanan publik.

Selain itu, sebagai kota penyangga IKN, Balikpapan memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri kreatif yang berbasis teknologi dan ramah lingkungan.

Dengan kombinasi strategi penguatan sektor MICE dan pengembangan ekosistem inovatif, Balikpapan semakin siap menjadi kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dalam industri kreatif dan teknologi.

(ADV/Diskominfo/J)

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - .Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung musisi lokal dengan menyediakan ruang tampil dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di kota ini.

Pemerintah Kota Balikpapan berupaya memberikan wadah bagi para pekerja seni agar dapat menampilkan karya mereka di berbagai acara yang berlangsung, baik yang digelar oleh pemerintah maupun pihak swasta. Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa pihaknya selalu berusaha untuk memberikan kesempatan bagi musisi lokal agar mereka bisa tampil dan dikenal oleh masyarakat luas.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Balikpapan, yang juga dihadiri oleh perwakilan komunitas musisi lokal. Dalam pertemuan tersebut, para seniman menyampaikan aspirasi dan harapan agar keterlibatan mereka dalam berbagai acara bisa lebih maksimal.

Mereka menginginkan adanya kebijakan yang lebih jelas dari pemerintah untuk mendukung eksistensi musisi lokal dalam event-event yang digelar di Balikpapan, baik di lingkungan pemerintah, hotel, pusat perbelanjaan, maupun kegiatan yang diadakan oleh event organizer.

Ratih menegaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah memberikan ruang bagi musisi lokal untuk tampil. Bahkan, beberapa komunitas musik di Balikpapan telah mendapat kesempatan untuk menunjukkan bakat mereka dalam berbagai event.

"Mereka sudah lama kita fasilitasi. Mereka tergabung dalam komunitas Musik Rock Balikpapan dan sudah diberi kesempatan tampil di beberapa event," ujar Ratih Kusuma saat diwawancarai, Rabu, 5 Maret 2025.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Disparpora saat ini tengah merancang program untuk menampilkan musisi lokal di berbagai destinasi wisata yang ada di Balikpapan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang lebih luas bagi para pekerja seni untuk berkarya.

"Kami berencana menampilkan mereka di beberapa lokasi wisata, seperti Pantai Manggar dan Taman Bekapai. Namun, tentu ada tantangan tersendiri, terutama dalam penyediaan sound system dan peralatan pendukung lainnya," jelasnya.

Ratih juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran untuk pengadaan fasilitas yang dibutuhkan oleh musisi lokal. Menurutnya, anggaran yang memadai sangat diperlukan agar program ini bisa berjalan dengan optimal.

"Perlu ada anggaran yang memadai, tidak hanya untuk tempat, tetapi juga peralatan yang mendukung penampilan mereka," tambahnya.

Dengan berbagai upaya ini, pemerintah berharap para musisi lokal semakin aktif dan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang. Disparpora juga terus mencari solusi agar para pekerja seni di Balikpapan dapat lebih leluasa dalam mengekspresikan kreativitas mereka serta mendapatkan apresiasi yang layak.

(ADV/Diskominfo/J)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud memberikan sambutan nya dirapat paripurna masa sidang ke II tahun 2024/2025 di BSCC Dome Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang berfokus pada perlindungan serta kesejahteraan anak.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa keberhasilan dalam mewujudkan kota ramah anak tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat.

"Kami memastikan Balikpapan menjadi kota yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Namun, keberhasilan ini hanya bisa dicapai melalui sinergi berbagai pihak," ujar Rahmad Mas’ud, Kamis, 6 Maret 2025.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Balikpapan telah menerapkan berbagai program unggulan. Di bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah menyediakan fasilitas berkualitas yang menjamin hak dasar anak terpenuhi.

Selain itu, ruang terbuka hijau terus dikembangkan sebagai area bermain yang aman dan nyaman. Upaya perlindungan anak juga menjadi prioritas, termasuk penguatan layanan pengaduan bagi anak yang mengalami kekerasan dan eksploitasi.

Sekolah-sekolah didorong untuk menerapkan konsep Sekolah Ramah Anak, yang memastikan lingkungan belajar bebas dari perundungan dan kekerasan. Di tingkat masyarakat, pemerintah mengaktifkan kembali peran Posyandu guna memastikan pemantauan kesehatan dan gizi anak-anak sejak dini.

Selain itu, orang tua diimbau menerapkan pola pengasuhan yang baik tanpa kekerasan, sementara pihak swasta didorong untuk berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada kesejahteraan anak.

"Kolaborasi dari semua unsur, termasuk swasta, perguruan tinggi, media, dan masyarakat sangat diperlukan. Kalau bukan kita, siapa lagi?" tambah Rahmad Mas’ud.

Seiring dengan perkembangan teknologi, Pemkot Balikpapan juga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman digital bagi anak-anak, seperti kekerasan daring dan eksploitasi di media sosial. Pemerintah bekerja sama dengan berbagai instansi untuk memperkuat sosialisasi hak-hak anak serta meningkatkan perlindungan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat, Rahmad Mas’ud optimistis Balikpapan tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjadi kota yang ideal bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang dengan aman serta bahagia.

(ADV/Diskominfo/J)

  1. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Dorong Kemajuan Balikpapan di Bawah Kepemimpinan Rahmad Mas’ud
  2. Pemkot Balikpapan Perkuat Layanan Pendidikan dan Kesehatan untuk Kesejahteraan Warga
  3. Balikpapan Bersiap Jadi Tuan Rumah HKG PKK, Rakernas PKK, dan HUT ke-45 Dekranas 2025
  4. Pemkot Balikpapan Perkuat Upaya Penyediaan Air Bersih untuk Warga
  5. Pemkot Balikpapan Perkuat Strategi Pengendalian Banjir, Bendali Hulu Sungai Ampal Jadi Prioritas
  6. Pembelajaran Selama Ramadan di Balikpapan Tetap Berjalan dengan Penyesuaian
  7. Dinsos Balikpapan Salurkan Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Jelang Ramadan
  8. Dinsos Balikpapan Maksimalkan Fungsi Rumah Singgah bagi Warga Terlantar
  9. Dinsos Balikpapan Siapkan Langkah Antisipasi Maraknya Anjal dan Manusia Gerobak Selama Ramadan
  10. Lurah Manggar Imbau Warga Jaga Ketertiban Selama Ramadan
  11. Pemkot Balikpapan Batasi Jam Operasional Biliar Selama Ramadan
  12. Dinas Perpustakaan Balikpapan Perluas Akses Literasi Selama Ramadan
  13. Balikpapan Gencarkan Program Cegah Stunting dengan Deteksi Dini dan Peningkatan Kader Kesehatan
  14. TP PKK dan Pemkot Balikpapan Perkuat Program Strategis untuk Perangi Stunting
  15. DLH Balikpapan Siapkan Langkah Strategis Kelola Sampah Selama Ramadan 1446 Hijriah
  16. Layanan Publik di Balikpapan Tetap Optimal Selama Ramadan
  17. BPBD Balikpapan Siaga Penuh Antisipasi Kebakaran dan Cuaca Ekstrem di Bulan Ramadan
  18. Upaya Meningkatkan Minat Baca di Balikpapan, Perpustakaan Gencarkan Program Literasi
  19. Pemkot Balikpapan Prioritaskan Pembangunan Meski Terapkan Efisiensi Anggaran
  20. Jaga Kesehatan Selama Ramadan, Dinas Kesehatan Balikpapan Beri Imbauan