Ketua komisi 2 DPRD Balikpapan Fauzi Adi Firmansyah reses di wilayah RT 32 Balikpapan Utara 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Fauzi Adi Firmansyah, menggelar kegiatan reses masa sidang II tahun 2025–2026 di kediamannya yang berlokasi di Jalan Agustus, Gang H Nawawi, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua RT 32 Bambang, tokoh masyarakat, tokoh agama, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta warga setempat. Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berdiskusi langsung dengan wakil rakyat terkait berbagai kebutuhan di lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, Fauzi menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban bagi seluruh anggota DPRD untuk turun langsung ke lapangan dan menyerap aspirasi masyarakat. “Seluruh anggota DPRD, sebanyak 45 orang, wajib melaksanakan reses dan tidak meninggalkan daerah. Ini adalah momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan warga,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara warga dan pemangku kepentingan di tingkat lingkungan. Menurutnya, berbagai persoalan di masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah bersama. “Kalau ada masalah yang belum selesai di lingkungan, silakan dibicarakan. Tidak ada persoalan yang tidak memiliki solusi jika kita duduk bersama,” katanya.

Fauzi mengapresiasi koordinasi yang telah terjalin baik di lingkungan RT 32. Ia menilai berbagai persoalan yang muncul sudah mulai teratasi secara bertahap, meskipun belum sepenuhnya sempurna. “Saya melihat koordinasi di sini sudah cukup baik. Permasalahan yang ada satu per satu mulai terselesaikan,” tambahnya.

Terkait pembangunan infrastruktur, Fauzi menyebutkan bahwa sebagian besar jalan di RT 32 telah mengalami peningkatan kualitas. Ia memperkirakan sekitar 80 persen jalan di wilayah tersebut sudah dalam kondisi baik. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Percuma kalau pembangunan sudah bagus, tetapi tidak dirawat. Kesadaran bersama sangat diperlukan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan rencana pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 300 meter yang akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Proyek tersebut, menurutnya, telah melalui tahap survei bersama pihak terkait.

Fauzi juga meminta peran aktif Ketua RT dan warga dalam menentukan titik prioritas pembangunan, serta mengantisipasi potensi kendala seperti konflik lahan.

Ia berharap, melalui sinergi antara masyarakat dan pemerintah, pembangunan di lingkungan RT 32 dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

(R)

Ketua DPW PPP Kaltim H Gamalis SE

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur, Gamalis SE, menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi internal serta lahirnya kepemimpinan yang solid dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PPP yang digelar di Hotel Pasifik Balikpapan, pada 1 mei 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan kader dari Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi partai di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi di tingkat cabang.

Ia meminta seluruh pengurus wilayah mampu melakukan pembenahan secara maksimal guna memperkuat eksistensi partai ke depan. “Musyawarah cabang ini harus menjadi titik awal kebersamaan dan semangat baru bagi seluruh kader untuk mengembalikan kejayaan PPP,” ujarnya.

Selain itu, Gamalis juga menyoroti pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat sebagai strategi efektif dalam membangun citra partai. Menurutnya, kehadiran kader di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial maupun saat warga mengalami musibah, merupakan bentuk nyata kepedulian yang lebih bermakna dibandingkan sekadar kampanye simbolik.

“Ketika kader hadir di tengah masyarakat, membantu dan menunjukkan empati, itulah bentuk pendekatan yang paling efektif,” tegasnya.

Ia turut mengapresiasi para tokoh dan pengurus DPC dari Balikpapan, PPU, dan Paser yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Muscab tersebut. Gamalis berharap, melalui forum ini akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang amanah, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Muscab menjadi ruang konsolidasi penting untuk merumuskan langkah strategis partai ke depan, termasuk dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kualitas kader. “Dari Muscab ini, kita harapkan lahir kepemimpinan yang tidak hanya solid, tetapi juga mampu membawa semangat perubahan dan kemajuan bagi PPP,” katanya.

Menutup sambutannya, Gamalis mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan peran aktif dalam membesarkan partai. Ia optimistis, dengan kerja sama dan komitmen bersama, PPP akan kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Kalimantan Timur.

(R)

Ketua umum Kadin Kaltim Putri Amanda Nurramadhani

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui langkah konkret dan kolaboratif.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Kadin Kaltim, Putri Amanda Nurramadhani, dalam agenda Musyawarah Kota (Mukot) ke-8 Kadin Samarinda yang berlangsung di Hotel Ibis Samarinda, Sabtu (2/5/2026).

Dalam sambutannya, Putri mengajak seluruh jajaran pengurus Kadin untuk tetap solid dan fokus menjalankan program kerja, meskipun di tengah berbagai tantangan ekonomi yang tidak ringan. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan Kadin tetap hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, dinamika ekonomi global saat ini menjadi ujian bagi dunia usaha, termasuk di Kalimantan Timur.

Namun demikian, kondisi tersebut justru harus dijadikan momentum untuk memperkuat peran Kadin dalam mendorong pelaku usaha agar lebih adaptif dan inovatif. “Kita harus membuktikan melalui kerja nyata, bukan sekadar wacana. Hasil yang dirasakan masyarakat adalah indikator keberhasilan kita,” tegasnya di hadapan pengurus Kadin Samarinda dan para undangan yang hadir.

Lebih lanjut, Putri menegaskan bahwa kontribusi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar. Ia menyebut, ke depan Kadin akan lebih aktif menghadirkan program-program yang berdampak langsung, khususnya dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci menghadapi persaingan dan membuka peluang ekonomi baru. Sinergi antar-pelaku usaha, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun daya saing daerah. Putri turut menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur sebagai kawasan yang terus berkembang, sehingga membutuhkan kesiapan dari para pengusaha lokal untuk mengambil peran lebih besar.

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan forum Mukot ini sebagai momentum mempererat kebersamaan. “Tidak ada kemajuan tanpa kerja sama. Mari kita manfaatkan forum ini untuk memperkuat sinergi dan membuka peluang baru demi masa depan Kalimantan Timur yang lebih maju,” pungkasnya.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta — Upaya memperluas peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat pemerintah melalui kolaborasi lintas sektor. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT Transportasi Jakarta resmi menjalin kerja sama strategis di bidang ketenagakerjaan sektor transportasi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, bersama Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza. Momen ini turut disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Syamsi Hari, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Syarifudin.

Dalam keterangannya, Afriansyah Noor menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menghadirkan layanan ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri. Menurutnya, sektor transportasi memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja, sehingga perlu didukung dengan sistem yang terintegrasi.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan peningkatan kompetensi tenaga kerja berjalan seiring dengan terbukanya akses kerja yang lebih luas, khususnya di sektor transportasi yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kemnaker akan mengoptimalkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan vokasi, pemagangan nasional, hingga penguatan layanan pasar kerja berbasis digital melalui Pusat Pasar Kerja.

Selain itu, peningkatan sertifikasi kompetensi juga menjadi fokus utama agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan sesuai dengan kebutuhan industri. Tidak hanya soal peningkatan kapasitas, Kemnaker juga menaruh perhatian pada aspek perlindungan tenaga kerja.

Hal ini mencakup jaminan sosial ketenagakerjaan serta penciptaan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pemberi kerja. Afriansyah menilai, sektor transportasi memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, dibutuhkan tenaga kerja yang terampil, profesional, dan siap menghadapi dinamika industri. Sementara itu, Welfizon Yuza menyampaikan bahwa kerja sama ini akan memperkuat integrasi informasi pasar kerja yang lebih terarah dan mudah diakses oleh masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan operator transportasi menjadi kunci dalam menjembatani kebutuhan industri dengan pencari kerja. “Kolaborasi ini diharapkan mampu mempererat keterkaitan antara dunia kerja dan pencari kerja, sekaligus membuka akses terhadap peluang kerja yang lebih luas dan kredibel,” katanya.

Ia menambahkan, transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Sumber : Biro Humas Kemnaker

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Kebijakan tersebut mencakup penguatan perlindungan hukum, peningkatan kesejahteraan, serta kepastian kerja bagi pekerja/buruh di berbagai sektor. Peringatan May Day tersebut turut dihadiri Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyatakan bahwa kebijakan pemerintah selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, termasuk pekerja/buruh. Presiden pun menyampaikan sejumlah kebijakan yang menjadi “kado baru” bagi pekerja/buruh Indonesia pada May Day 2026. “Dalam satu tahun ini, kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh,” ujar Presiden.

Kebijakan baru tersebut meliputi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online, serta Peraturan Presiden No. 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi ILO Convention 188 untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan.

Di bidang ketenagakerjaan lainnya, Presiden juga menetapkan Keputusan Presiden No. 10 Tahun 2026 tentang Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Pada kesempatan yang sama, Presiden menetapkan aktivis pekerja/buruh Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.

Selain itu, pemerintah juga mempertegas kebijakan ketenagakerjaan melalui pembatasan alih daya atau outsourcing yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 7 Tahun 2026. Selain kebijakan baru tersebut, Presiden juga memaparkan berbagai kebijakan perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan buruh yang telah berjalan sejak tahun 2025.

Di antaranya kenaikan Upah Minimum yang signifikan (PP No. 49 Tahun 2025), pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir online, serta diskon 50 persen iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja/buruh Bukan Penerima Upah seperti nelayan, petani, peternak, pengemudi, dan kurir online (PP No. 50 Tahun 2025).

Pemerintah juga meningkatkan manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) berupa uang tunai sebesar 60 persen dari upah selama 6 bulan, akses pelatihan kerja, dan informasi pasar kerja (PP No. 6 Tahun 2025).

Program lainnya meliputi pelatihan vokasi dan produktivitas, pelatihan dan pelibatan serikat pekerja/serikat buruh dalam pembudayaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelatihan Ahli K3 gratis, serta Bantuan Subsidi Upah (BSU) periode Juni–Juli 2025.

Selain itu, pemerintah juga memperluas akses perumahan melalui program rumah subsidi bagi pekerja/buruh serta memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Sumber : biro humas Kemnaker

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta – PT Pegadaian berhasil menggelar ajang lari perdana bertajuk Tring! Golden Run 2026 yang berlangsung meriah di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (26/04).

Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan dan menjadi wadah untuk mengampanyekan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang investasi emas. Acara tersebut tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga mengusung misi sosial.

Pegadaian menyalurkan donasi sebesar Rp1,25 miliar kepada para atlet Indonesia, termasuk atlet difabel, atlet pra-sejahtera, dan atlet berkebutuhan khusus sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan dalam dunia olahraga.

Komisaris Utama PT Pegadaian, A. M. Putranto, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana edukasi publik terkait pentingnya investasi emas sebagai instrumen keuangan yang stabil di berbagai kondisi ekonomi. “Tring! Golden Run ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga upaya sosialisasi agar masyarakat memahami bagaimana berinvestasi melalui emas. Kami mengajak masyarakat untuk berlari sekaligus berinvestasi sesuai tema ‘Ubah Keringatmu Jadi Emas’,” ujarnya.

Menurutnya, emas masih menjadi pilihan investasi yang relevan, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk mulai membangun kebiasaan investasi sejak dini demi masa depan finansial yang lebih terencana. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pegadaian juga menghadirkan program Charity Pegadaian Peduli sebagai wujud komitmen sosial perusahaan.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami ingin membuka kesempatan yang sama bagi seluruh atlet Indonesia. Prestasi tidak mengenal batas, dan setiap atlet layak mendapatkan dukungan yang setara,” ungkapnya.

Bantuan disalurkan kepada sejumlah organisasi olahraga nasional, seperti Special Olympics Indonesia, Perhimpunan Olahraga Tunarungu Indonesia, Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, serta Akuatik Indonesia. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan dan fasilitas atlet sekaligus mendorong inklusivitas dalam dunia olahraga.

Sementara itu, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan program ini. Ia menyebut Tring! Golden Run berpotensi menjadi agenda rutin yang tidak hanya mengedepankan olahraga, tetapi juga literasi keuangan digital. “Kami terus mendorong pemanfaatan aplikasi Tring! by Pegadaian agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan investasi emas. Menabung emas kini bisa dimulai dari nominal yang sangat terjangkau, bahkan mulai dari Rp10 ribu,” jelasnya.

Ia menambahkan, filosofi “Ubah Keringatmu Jadi Emas” menggambarkan bahwa setiap usaha yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan hasil bernilai di masa depan. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, turut mengapresiasi kesuksesan kegiatan ini.

Menurutnya, Tring! Golden Run merupakan inovasi yang mampu menggabungkan olahraga, edukasi keuangan, dan kepedulian sosial dalam satu kegiatan berdampak luas. “Kami melihat program ini sangat inspiratif dan memiliki potensi untuk dikembangkan di berbagai daerah, termasuk di Balikpapan. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini juga efektif sebagai sarana edukasi investasi emas kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Tring! Golden Run 2026, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan literasi keuangan hingga dukungan terhadap kemajuan olahraga nasional.

(*)

Ketua DPC ppp Balikpapan Iwan Wahyudi

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Balikpapan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Pasifik Balikpapan, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus mempersiapkan strategi politik menghadapi agenda ke depan.

Ketua DPC PPP Balikpapan, Iwan Wahyudi, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab dihadiri oleh jajaran pimpinan wilayah serta seluruh peserta dari tingkat cabang. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis bagi partai.

“Ini menjadi ajang konsolidasi bagi PPP Kota Balikpapan. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti bersama Kabupaten Penajam Paser Utara dan Paser, meskipun sidang tetap dilaksanakan masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, Muscab merupakan mandat organisasi yang wajib dilaksanakan, sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap kinerja politik partai selama lima tahun terakhir. Evaluasi tersebut mencakup pembentukan struktur partai hingga proses penjaringan calon legislatif.

Iwan menambahkan, hasil Muscab nantinya akan menentukan formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembentukan pengurus di tingkat kecamatan (PAC) hingga ranting di seluruh wilayah Balikpapan. “Setelah Muscab, kita akan memperkuat struktur hingga ke enam kecamatan dan 34 kelurahan. Ini penting untuk memperkuat basis dan pergerakan partai,” jelasnya.

Dalam menghadapi Pemilu 2029, PPP Balikpapan menargetkan perolehan minimal satu fraksi di DPRD Kota Balikpapan, atau setidaknya empat kursi. Target tersebut dinilai realistis dengan dukungan mesin partai yang terus diperkuat melalui konsolidasi dan komunikasi intensif antar kader.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Kalimantan Timur, Gamalis SE, menegaskan bahwa Muscab merupakan bagian dari upaya menyusun kepengurusan yang lebih solid dan berkualitas. Ia menyebut, dinamika politik yang semakin kompleks menuntut PPP untuk lebih selektif dalam menentukan kepemimpinan di tingkat cabang. “Kita ingin kepengurusan yang terbentuk benar-benar mampu membawa PPP menjadi lebih baik ke depan. Karena itu, pemilihan formatur harus dilakukan secara selektif,” katanya.

Gamalis juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah melalui forum Muscab gabungan, sehingga terjadi pertukaran gagasan dan pengalaman antar pengurus. Hal ini dinilai dapat memperkuat strategi partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menambahkan, PPP menargetkan untuk mengembalikan kursi legislatif yang sempat hilang, termasuk di tingkat pusat.

Untuk Balikpapan sendiri, target satu fraksi menjadi prioritas yang harus diwujudkan. “Muscab ini menjadi langkah awal untuk memastikan PPP memiliki struktur yang kuat dan siap bersaing di pemilu mendatang,” pungkasnya.

(R)

Anggota komisi 2 DPRD kota Balikpapan Jafar Sidik dari partai PKS

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat peran dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih siap mengakses pembiayaan perbankan.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi literasi keuangan bertema UMKM Bankable yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Balikpapan Komisi II, H. Jafar Sidiq, SE, bersama unsur kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, hingga para ketua RT se-Kelurahan Graha Indah.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran pelaku UMKM yang ingin memahami pengelolaan keuangan usaha secara lebih baik. Dalam kesempatan itu, Jafar Sidiq menilai sosialisasi literasi keuangan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam hal manajemen keuangan.

“Kegiatan ini sangat baik karena pelaku UMKM membutuhkan pemahaman tentang bagaimana mengatur keuangan usaha. Dengan literasi ini, penggunaan dana bisa lebih tepat sehingga usaha dapat berkembang,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan perbankan dalam membuka akses permodalan yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, kemudahan dalam proses pengajuan pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM. “Kemudahan berusaha harus benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai keinginan untuk berusaha terhambat oleh proses yang rumit, meskipun tetap harus mengikuti aturan yang berlaku di perbankan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap akses pembiayaan tidak hanya diberikan kepada pelaku usaha yang sudah berjalan, tetapi juga kepada mereka yang baru memulai usaha agar memiliki peluang berkembang yang sama. Sementara itu, Kepala Cabang BSI Balikpapan Sudirman, Muhammad Bagus Nugroho, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi pelaku UMKM agar lebih siap menjadi bankable atau layak mendapatkan pembiayaan dari perbankan.

“Selama ini banyak UMKM yang merasa sulit mengakses permodalan. Salah satu penyebabnya karena belum memahami apa saja yang menjadi penilaian bank. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mereka agar lebih siap,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, BSI menyediakan berbagai layanan untuk mendukung UMKM, mulai dari penggunaan QRIS guna mempermudah transaksi, pembiayaan mikro termasuk KUR, hingga layanan gadai emas bagi pelaku usaha yang membutuhkan dana cepat. “Dengan transaksi yang tercatat melalui rekening, bank dapat lebih mudah menilai kelayakan usaha. Selain itu, kami juga menyediakan pembiayaan mikro dan layanan gadai emas dengan proses yang relatif cepat,” ungkapnya.

Bagus juga menegaskan sejumlah syarat utama agar UMKM dapat mengakses pembiayaan, di antaranya memiliki usaha yang jelas, legalitas usaha, pembukuan yang rapi, serta riwayat kredit yang baik. “Pembukuan yang tertib dan arus kas yang jelas menjadi poin penting. Selain itu, riwayat kredit juga harus baik agar bisa lolos penilaian perbankan,” tegasnya.

Saat ini, BSI telah memiliki enam kantor cabang di Balikpapan yang sebagian berada di dekat pusat aktivitas UMKM, seperti kawasan pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses layanan bagi para pelaku usaha.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pelaku UMKM semakin memahami pentingnya literasi keuangan dan mampu mempersiapkan diri untuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan.

(R)