SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, pada 10 hingga 11 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk membantu masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, terutama selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pelaksanaan operasi pasar tersebut turut dipantau oleh Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Komisi II, Jafar Sidik. Ia menilai kegiatan ini menjadi salah satu upaya penting untuk memastikan ketersediaan LPG bersubsidi tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Menurut Jafar Sidik, operasi pasar yang digelar di wilayah Batu Ampar ini berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari warga. Penyaluran LPG bersubsidi tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Batu Ampar agar distribusi tepat sasaran. “Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pertamina Patra Niaga melaksanakan operasi pasar LPG 3 kilogram di Kelurahan Batu Ampar. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 10 dan 11 Maret,” ujar Jafar Sidik saat meninjau kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, operasi pasar ini merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi kesulitan masyarakat dalam mendapatkan gas LPG bersubsidi, terutama pada momen Ramadan yang biasanya diikuti dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga. “Kegiatan ini untuk mengantisipasi kesulitan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gas LPG. Apalagi saat ini sedang bulan puasa dan menjelang Lebaran, kebutuhan gas biasanya meningkat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli LPG 3 kilogram sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp19 ribu per tabung. Dengan adanya operasi pasar ini diharapkan harga LPG bersubsidi tetap stabil di tingkat masyarakat. Penyaluran LPG dalam kegiatan tersebut juga melibatkan Agen Telaga Warih sebagai pihak penyalur resmi.
Supervisor Agen Telaga Warih, Agus, menjelaskan bahwa penyaluran pada hari pertama dimulai sekitar pukul 09.30 Wita dengan alokasi sebanyak 200 tabung LPG 3 kilogram. “Pelaksanaan hari ini dimulai pukul 09.30 Wita dengan alokasi 200 tabung. Prioritasnya untuk warga Kelurahan Batu Ampar sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” kata Agus.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan penugasan langsung dari pihak Pertamina kepada agen untuk membantu menjaga stabilitas pasokan LPG bersubsidi di wilayah tersebut. Program operasi pasar ini juga dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut di lokasi yang sama.
Agar penyaluran tepat sasaran, masyarakat yang ingin membeli LPG bersubsidi diwajibkan membawa KTP asli serta menukarkan tabung kosong dengan tabung berisi. Langkah tersebut diterapkan guna memastikan distribusi LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Melalui operasi pasar ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan LPG bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan, sekaligus mencegah potensi kelangkaan maupun lonjakan harga selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
(*)
(*)