SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — PT Wahana Safety Indonesia (PT WSI) tampil menonjol pada gelaran Balikpapan Industrial Expo (BEX) 2025 yang berlangsung di BSCC/Dome sejak 19 hingga 21 November 2025. Sebagai distributor terdepan dalam penyediaan peralatan keselamatan kerja dan solusi industrial, PT WSI memanfaatkan momentum ini untuk memamerkan berbagai produk unggulan dari brand-brand internasional yang selama ini menjadi andalan banyak perusahaan industri di Indonesia.

Dalam pameran tersebut, PT WSI tidak hanya membawa deretan produk favorit, tetapi juga memperkenalkan inovasi terbarunya melalui produk safety shoes “Allsafe”. Produk ini merupakan home brand yang dikembangkan sebagai solusi lokal dengan kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional.

Development Manager PT Wahana Safety Indonesia, Bobby Suhemi, menjelaskan bahwa kehadiran Allsafe di BEX 2025 menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperluas pilihan perlindungan keselamatan bagi para pekerja, khususnya di sektor pertambangan. “Kami ingin memperkenalkan produk terbaru dari home brand kami, yaitu safety shoes Allsafe. Ini adalah local manufacturer yang kami dorong untuk masuk ke pasar nasional dengan kualitas yang cukup tinggi. Semoga bisa bersaing di market Indonesia, khususnya mining,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Koleksi terbaru Allsafe mencakup seri Manly, Bondi, Vaucluse, Mosman, dan Bellevue. Seluruh rangkaian tersebut dirancang mengikuti karakter industri modern: lebih stylish, tangguh, dan tetap memenuhi standar keselamatan kerja yang ketat. Dengan pendekatan desain yang lebih segar, Allsafe diharapkan menjadi pilihan baru bagi perusahaan yang mengutamakan kenyamanan sekaligus perlindungan maksimal.

Selain Allsafe, PT WSI juga menampilkan produk-produk unggulan lain seperti Saber, Karcher, serta Sundström yang dikenal sebagai perlengkapan perlindungan pernapasan berkualitas tinggi. “Dalam event BEX ini kami juga membawa produk Saber, kemudian Karcher yang sudah lebih dikenal pada umumnya. Ada juga Sundström – Respiratory Protection yang fokus memberikan perlindungan untuk pernapasan,” jelas Bobby.

Sebagai distributor resmi berbagai peralatan keselamatan kerja, PT WSI selama ini telah dipercaya melayani perusahaan dari berbagai sektor di seluruh Indonesia. Produk yang ditawarkan pun sangat lengkap, mencakup perlindungan dari kepala hingga kaki, sesuai kebutuhan standar keselamatan industri. Dengan komitmen kuat untuk terus mendukung budaya keselamatan kerja, PT WSI berupaya menghadirkan inovasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas produk, serta menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan di berbagai sektor industri.

Pada pameran industri terbesar di Kalimantan ini, PT WSI menempati booth 98–101. Para pengunjung dapat melihat langsung jajaran produk unggulan dan berdiskusi dengan tim PT WSI mengenai fitur, manfaat, dan aplikasi produk secara lebih rinci. (*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Memasuki usia ke-27, Bank Mandiri kembali menghadirkan gebrakan besar melalui penyelenggaraan Livin’ Fest 2025, sebuah expo nasional yang mempertemukan UMKM, industri kreatif, dan layanan finansial dalam satu ekosistem yang inklusif dan kolaboratif.

Mengusung tema “Sinergi Majukan Negeri”, festival ini tidak hanya menonjolkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan masyarakat. Di Region IX Kalimantan, Livin’ Fest akan digelar pada 20–23 November 2025 di kawasan Balikpapan Superblock (BSB).

Acara ini menghadirkan lebih dari 100 tenant, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, produk kecantikan hingga kebutuhan gaya hidup. Zona UMKM binaan Bank Mandiri juga akan menampilkan produk-produk lokal unggulan, sementara Government Hub disiapkan untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan publik seperti paspor, SIM, layanan kependudukan digital, perpajakan, dan berbagai layanan pemerintahan lainnya.

“Kami ingin memastikan kehadiran Bank Mandiri membawa nilai tambah yang memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing ekonomi rakyat sekaligus menjadi sajian khusus kepada nasabah yang telah setia menemani Bank Mandiri selama 27 tahun,” ujar Agus Kurniawan, RCEO Bank Mandiri Region IX/Kalimantan, di Balikpapan, Minggu (16/11/2025).

Livin’ Fest tahun ini juga diperkuat kolaborasi dengan sejumlah event kreatif besar seperti Inacraft, Jakarta Coffee Week, FnB, elektronik hingga lifestyle, sehingga menambah ragam konten festival yang lebih relevan bagi masyarakat urban. Seluruh kolaborasi ini dikemas dalam satu pengalaman festival yang menyatukan hiburan, edukasi, pameran UMKM, dan layanan finansial dalam satu ruang.

Dari sisi layanan finansial, Bank Mandiri menghadirkan berbagai promo eksklusif yang hanya tersedia selama Livin’ Fest. Program Mandiri KPR dan Mandiri Auto “HUT Mandiri Semua Hepi” menawarkan cashback hingga Rp2,7 juta.

Bank Mandiri juga memberikan kesempatan memenangkan liburan ke Jepang bagi masyarakat yang membuka Tabungan Multicurrency. Lebih dari 20 pengembang properti termasuk Sinar Mas Land, Ciputra, dan Agung Podomoro Land serta 12 dealer otomotif seperti BYD Indonesia, Graha Toyota, dan Hyundai Arista turut berpartisipasi lengkap dengan fasilitas test drive kendaraan roda empat maupun roda dua. Semua promo tersebut terintegrasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini menjadi tulang punggung ekosistem digital Bank Mandiri.

Aplikasi ini telah digunakan lebih dari 35 juta pengguna, mencatat peningkatan frekuensi transaksi sebesar 25 persen, dan mencapai nilai transaksi Rp3.220 triliun dalam sembilan bulan pertama 2025. Saat ini, lebih dari 91 persen pembukaan rekening baru juga dilakukan secara digital melalui Livin’. Selain pameran dan layanan finansial, Livin’ Fest 2025 juga menyuguhkan berbagai hiburan bagi masyarakat.

Sejumlah musisi nasional seperti Nadhif Basalamah, Anggi Marito, hingga Element akan tampil dalam rangkaian konser. Tak ketinggalan, ajang Fun Run 5K dan 10K turut digelar sebagai bagian dari rangkaian keseruan festival. Agus Kurniawan menegaskan bahwa Livin’ Fest hadir bukan sekadar sebagai perayaan hari jadi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku usaha dan masyarakat.

“Memasuki usia ke-27, kami ingin merayakannya dengan kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Livin’ Fest adalah panggung kolaborasi yang menyatukan UMKM, industri kreatif, dan solusi finansial dalam semangat Sinergi Majukan Negeri,” tegasnya.

Informasi lebih lengkap mengenai Livin’ Fest 2025 dapat diakses melalui tautan resmi Bank Mandiri.

(ADV)


Dokter Umum Puskesmas Manggar Baru Dr. Joko Santoso

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Kasus tuberkulosis (TBC) di wilayah Balikpapan Timur masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius fasilitas kesehatan. Hal ini disampaikan oleh dr. Joko Santoso, dokter umum Puskesmas Manggar Baru, dalam wawancara pada Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu terus meningkatkan kewaspadaan karena penyakit menular ini masih ditemukan pada warga yang datang dengan keluhan atau gejala mengarah ke TBC. Menurut dr. Joko, pemeriksaan awal dilakukan pada pasien yang mengalami gejala mencurigakan. “Jika gejala mengarah pada TBC, kami melakukan pemeriksaan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM), yaitu pemeriksaan dahak berbasis amplifikasi asam nukleat untuk mendeteksi DNA Mycobacterium tuberculosis,” jelasnya.

Apabila hasil TCM terbukti positif, pasien segera dimasukkan dalam program pengobatan TBC. Seluruh puskesmas di Balikpapan Timur, termasuk Puskesmas Manggar Baru, menyediakan obat lini pertama yang harus diminum secara teratur dan diawasi agar kesembuhan pasien dapat dipastikan.

Ventilasi Buruk Jadi Faktor Pemicu Penularan

Dr. Joko menjelaskan bahwa penularan TBC sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan daya tahan tubuh seseorang. “Penularan lebih cepat terjadi di ruangan dengan ventilasi yang buruk atau sirkulasi udara minim. Seseorang dengan daya tahan tubuh lemah juga lebih rentan tertular,” ujarnya.

Berdasarkan Domisili untuk Memudahkan Pengawasan 

Pengobatan TBC diterapkan berdasarkan wilayah domisili pasien. Jika pasien tinggal di Manggar Baru, maka obat dan pendampingan diberikan melalui puskesmas setempat. Untuk pasien dari kelurahan lain, puskesmas akan melakukan koordinasi agar pelayanan diberikan di lokasi yang paling dekat. “Aturan berbasis wilayah memudahkan pasien mendapatkan obat dan memudahkan tenaga kesehatan melakukan pemantauan serta pelacakan kontak serumah,” tambahnya.

Masyarakat Diminta Tidak Abaikan Gejala

Dr. Joko menekankan bahwa masyarakat tidak boleh menganggap ringan gejala batuk yang berlangsung lama, terutama jika melebihi dua minggu. Ia juga mengimbau warga untuk memastikan rumah memiliki ventilasi yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengarah pada TBC.

(ADV/Puskesmas)

Dr Karim Samman berikan pemaparan terkait bahaya asap rokok 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Puskesmas Manggar Baru terus menggencarkan penyuluhan mengenai bahaya paparan asap rokok terhadap balita di sejumlah posyandu wilayah kerjanya. Kegiatan ini menyasar tiga RT, yakni RT 12, RT 48, dan RT 28, yang sebelumnya tercatat memiliki kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) cukup tinggi.

Hal ini disampaikan dokter internship, dr. Karim Samman, saat ditemui di Jl. Mulawarman RT 07 No. 28, Senin (17/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, para ibu yang memiliki balita dikumpulkan untuk diberikan pemahaman mengenai gejala ISPA, tanda bahaya yang harus diwaspadai, serta waktu yang tepat untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan.

Dr. Karim menyebut rendahnya kewaspadaan orang tua sering menjadi penyebab keterlambatan penanganan. “Banyak yang menganggap batuk pilek itu biasa. Padahal, jika anak sudah menunjukkan napas cepat atau tarikan dinding dada, itu merupakan tanda bahaya,” jelasnya.

Materi penyuluhan juga menyoroti risiko paparan asap rokok di dalam rumah, baik asap utama, asap sampingan, maupun residu asap rokok yang menempel pada pakaian, sofa, tirai, hingga perabot rumah tangga. Tim kesehatan menegaskan balita tetap bisa terpapar meski tidak berada di ruangan yang sama dengan perokok.

Beberapa peserta posyandu bahkan mengaku baru mengetahui bahwa bau rokok pada rambut atau kain juga dapat membahayakan anak. Selain menjelaskan risiko, tim memberikan contoh langkah pencegahan yang dapat dilakukan keluarga. Di antaranya memindahkan area merokok ke luar rumah, membersihkan diri dan mengganti pakaian setelah merokok, serta menjaga ventilasi agar udara dalam rumah tetap bersih.

Penyuluhan dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab untuk memastikan peserta memahami materi secara menyeluruh. Meski demikian, dr. Karim menekankan bahwa penelitian dan edukasi tersebut memiliki keterbatasan. Puskesmas belum dapat memastikan apakah penyuluhan langsung berdampak pada perubahan perilaku masyarakat.

“Kami tidak bisa menilai apakah mereka berhenti merokok atau mulai merokok di luar rumah. Perubahan perilaku itu butuh waktu dan tidak bisa diukur hanya dengan satu kali penyuluhan,” ujarnya.

Walaupun begitu, ia menilai penyuluhan rutin sangat penting untuk membangun kesadaran jangka panjang. Pemahaman yang terus diperkuat diharapkan dapat mendorong perubahan bertahap di lingkungan keluarga, terutama dalam melindungi balita yang lebih rentan terhadap paparan asap rokok.

“Kalau pengetahuan meningkat, minimal mereka mulai mempertimbangkan untuk melindungi anak dari asap rokok. Itu sudah langkah yang baik,” tutupnya.

(ADV/Puskesmas)

Pelayanan terhadap pasien oleh Dr Joko Santoso Puskesmas Manggar Baru kecamatan Balikpapan Timur 

SWARAREPUBLIKA.com. BALIKPAPAN — Pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Puskesmas Manggar Baru kembali menyoroti tingginya temuan kasus hipertensi di wilayah tersebut. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa (18/11/2025) itu, sejumlah warga diketahui mengalami tekanan darah tinggi, sehingga mendorong tenaga medis untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya pencegahan melalui pola hidup sehat.

Dokter umum Puskesmas Manggar Baru, dr. Joko Santoso, menjelaskan bahwa hipertensi hingga kini masih termasuk penyakit multifaktorial yang dipengaruhi berbagai faktor. Namun, ia menegaskan bahwa gaya hidup tetap menjadi penyebab terbesar. “Sampai sekarang hipertensi itu masih multifaktorial, tapi faktor terbesar biasanya dari gaya hidup,” ujarnya.

Salah satu pemicu utama, lanjutnya, adalah pola makan tinggi natrium. Ia mengingatkan bahwa natrium tak hanya berasal dari garam, tetapi juga bumbu dan makanan olahan yang sering dikonsumsi masyarakat. “Kecap itu natriumnya tinggi, micin juga. Makanan berminyak, makanan cepat saji, makanan berpengawet, semua itu meningkatkan risiko tekanan darah tinggi,” jelasnya.

dr. Joko juga menyoroti kurangnya aktivitas fisik sebagai faktor lain yang memperburuk risiko hipertensi. Ia menyarankan masyarakat berolahraga minimal 30 menit per hari atau total 150 menit per minggu untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah. “Kalau bisa sehari 30 menit, berarti seminggu lima kali,” tambahnya.

Dalam pelayanan kesehatan di puskesmas, penanganan hipertensi tidak langsung dengan obat, terutama bila tekanan darah pasien belum berada pada kategori tinggi. Upaya pertama adalah memberikan edukasi perubahan gaya hidup, seperti mengatur pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, mengelola stres, dan mencukupi waktu istirahat. “Bila tidak ada kondisi pemberat dan tekanannya tidak terlalu tinggi, biasanya kita edukasi dulu,” jelasnya.

Evaluasi penerapan gaya hidup sehat dilakukan selama tiga bulan. Bila tekanan darah pasien tetap tinggi setelah periode tersebut, barulah diberikan terapi obat. “Kalau sudah dimodifikasi tapi tekanan darah tetap tinggi, berarti memang butuh obat. Dan di puskesmas ada obat-obatan yang bisa kami berikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat sangat penting untuk menekan jumlah penderita hipertensi, terlebih karena tren kasus kini mulai banyak ditemukan pada usia muda.

Melalui program seperti CKG, puskesmas berharap masyarakat dapat lebih peka terhadap faktor risiko dan terdorong menerapkan pola hidup yang lebih sehat.

(ADV/Puskesmas)

Gasali Nahkodai sebagai ketua KONI masa Bhakti 2025-2029

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dunia olahraga Balikpapan memasuki babak baru setelah Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Muskotlub) menetapkan Gasali sebagai Ketua KONI Balikpapan untuk masa bakti 2025–2029. Terpilihnya legislator DPRD Balikpapan itu menandai awal dari komitmen baru dalam membangun sistem pembinaan yang lebih terarah dan profesional.

Seusai pengukuhan, Gasali menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh cabang olahraga (cabor) yang telah memberikan kepercayaan. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh integritas serta komitmen untuk memajukan olahraga di Kota Minyak. “Kepada para olahragawan dan para ketua cabor yang telah mempercayakan amanah saya ucapkan terima kasih. Visi dan misi saya tentunya melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami harapkan integritas dan komitmen terus diterapkan dalam kepengurusan KONI,” ujarnya seusai kegiatan, Minggu (16/11/2025).

Gasali juga menekankan bahwa perkembangan atlet tidak bisa lepas dari kerja sama berbagai pihak. Oleh karena itu, ia memastikan KONI Balikpapan akan memperluas sinergi dengan Pemerintah Kota, BUMD, BUMN, hingga pelaku usaha agar pembinaan dapat berjalan lebih optimal. Menurutnya, kolaborasi menjadi unsur penting agar para atlet dapat berkembang, memiliki arah pembinaan yang jelas, dan mampu bersaing di berbagai ajang regional maupun nasional.

Pada masa awal kepemimpinannya, Gasali berfokus menyelesaikan struktur organisasi KONI Balikpapan. Meski diberi waktu 30 hari, ia menyatakan siap mempercepat proses penyusunan jika situasi memungkinkan. “Satu minggu kalau bisa selesai tentu lebih baik, mengingat ada banyak agenda juga yang harus segera dilaksanakan,” ujarnya.

Gasali juga menyoroti dua agenda besar yang sudah berada di depan mata, yakni Popda dan Pra Porprov 2026. Ia menilai percepatan persiapan harus segera dilakukan setelah struktur baru terbentuk. “Harapan kami dengan terbentuknya pengurus KONI yang baru, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan kita semua InsyaAllah bisa tercapai,” tutupnya.

Dengan berbagai program prioritas yang sudah dirancang, periode kepemimpinan Gasali diharapkan mampu membawa olahraga Balikpapan menuju prestasi yang lebih signifikan. Jika butuh versi 350 kata atau gaya bahasa berbeda, saya siap buatkan.

(*)

 
Dokter umum puskesmas Manggar Baru Dr Joko Santoso melayani pemeriksaan terhadap Pasien

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Puskesmas Manggar Baru kembali mengadakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jalan Mulawarman RT 07 No. 28, Kelurahan Manggar Baru, Selasa (18/11/2025). Program rutin ini menjadi salah satu strategi puskesmas dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). Melalui layanan ini, warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dasar tanpa biaya.

Sebanyak tujuh jenis pemeriksaan disediakan, mencakup antropometri, tekanan darah, kesehatan indera, kesehatan gigi dan mulut, skrining penyakit tidak menular dan menular, hingga pemeriksaan penunjang melalui laboratorium.

Dokter umum Puskesmas Manggar Baru, dr. Joko Santoso, mengatakan bahwa rangkaian CKG memang dirancang untuk memperkuat skrining kesehatan sejak dini. Peserta terlebih dahulu mengisi screening mandiri yang berisi data demografi, status kesehatan, dan kebiasaan hidup sehari-hari. “Informasi itu penting untuk melihat faktor risiko awal. Dari sana bisa terlihat gambaran kondisi peserta sebelum masuk ke pemeriksaan langsung,” ujar dr. Joko.

Setelah tahap tersebut, peserta menjalani pemeriksaan lanjutan oleh petugas kesehatan, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah, hingga penilaian risiko penyakit jantung, paru-paru, kanker, kesehatan jiwa, serta pemeriksaan laboratorium. Semua hasil pemeriksaan kemudian dirangkum dalam resumen kesehatan yang menjadi dasar penanganan lebih lanjut. “Dari pemeriksaan menyeluruh ini, kita bisa mengetahui potensi penyakit yang perlu ditindaklanjuti,” jelasnya.

Dalam kegiatan kali ini, sejumlah peserta teridentifikasi memerlukan rujukan lanjutan. dr. Joko menegaskan bahwa penanganan selanjutnya sangat bergantung pada fasilitas kesehatan (faskes) BPJS masing-masing peserta. “Jika faskes BPJS peserta terdaftar di Puskesmas Manggar Baru, bisa langsung kami tangani. Kalau tidak, kami berikan surat pengantar untuk pemeriksaan lanjutan di faskes mereka,” ujarnya.

Terkait temuan di lapangan, hipertensi dan kolesterol tinggi masih mendominasi temuan kasus. Mayoritas kasus hipertensi ditemukan pada warga usia 60 tahun ke atas. Namun dr. Joko menyoroti adanya peningkatan tren hipertensi pada kelompok usia muda. “Sekarang bahkan yang berusia di bawah 40 tahun sudah banyak yang tekanan darahnya tinggi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Puskesmas Manggar Baru mencatat, sejak Februari hingga November 2025 total 685 warga telah mengikuti program CKG, baik melalui kegiatan reguler di puskesmas maupun layanan keliling di sekolah-sekolah.

(ADV/Puskesmas)

Manager PLN UPP KLT 2 menerima penghargaan zero accident dari perwakilan provinsi Kalimantan Timur pada ajang penganugerahan K3 tahun 2025 fi olenay Hall Sempaja Samarinda 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA — Komitmen kuat PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) dalam menegakkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali dibuktikan melalui raihan penghargaan Zero Accident pada ajang Penganugerahan Penghargaan K3 Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025.

Pengakuan ini menjadi bukti bahwa perusahaan mampu menjaga lingkungan kerja tetap aman di tengah padatnya aktivitas pembangunan infrastruktur kelistrikan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai apresiasi atas keberhasilan PLN UIP KLT bersama unit pelaksana di lapangan, yaitu PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2), dalam mempertahankan standar keselamatan yang tinggi.

Kedua unit ini berhasil mencatatkan 5.593.403 jam kerja orang tanpa kecelakaan, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi pengawasan dan implementasi K3 di seluruh proyek dan area operasional. Acara penganugerahan berlangsung pada Selasa, 11 November 2025 di Plenary Hall Sempaja, Samarinda, dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, termasuk Wakil Gubernur serta Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan bidang Ekonomi Ketenagakerjaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim kepada perwakilan PLN, yakni Jefri Sambara Palelleng selaku Manager PLN UPP KLT 2, serta Fajar Putra, Manager K3L PLN UIP KLT.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penerapan budaya keselamatan yang telah mengakar di seluruh lini perusahaan. “Penghargaan ini menegaskan bahwa K3 bukan hanya aturan teknis, tetapi bagian dari DNA kami. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan mencapai lebih dari lima juta jam kerja tanpa insiden merupakan buah dari kedisiplinan pegawai, tenaga alih daya, dan mitra kerja dalam mengikuti standar dan prosedur keselamatan. “Kami terus memastikan pelatihan K3 berjalan intensif dan pengawasan dilakukan secara menyeluruh di lokasi proyek. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berlangsung aman dan efektif,” jelasnya.

Sebelum meraih penghargaan tersebut, PLN UIP KLT harus melewati proses verifikasi dan seleksi dokumen yang sudah dimulai sejak Desember 2024. Raihan ini sekaligus memperkuat komitmen PLN untuk terus meningkatkan implementasi K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) agar setiap pekerja dapat beraktivitas dengan aman dan kembali ke rumah tanpa risiko cedera.

(*)