Gardu induk 150 kV Maloy berperan penting dalam memperkuat sistem kelistrikan dan mendukung kawasan Industri 

SWARAREPUBLIKA.comTALISAYAN, 5 November 2025 — Sepekan setelah peringatan Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) kembali menorehkan sejarah penting di sektor ketenagalistrikan.

Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (PLN UPP KLT 3), PLN sukses melakukan penyalaan tegangan pertama atau energize pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Talisayan–Maloy. Proyek strategis nasional ini menjadi penghubung utama antara Kabupaten Berau dan Kutai Timur, sekaligus menopang sistem kelistrikan Kalimantan Utara.

Pembangunan jaringan transmisi sepanjang 226,512 kilometer sirkuit dengan 312 tower ini menghubungkan Gardu Induk (GI) Talisayan dan GI Maloy yang melintasi 17 desa. Keberhasilan penyalaan ini menandai kesiapan Kalimantan Timur untuk menghadapi lonjakan kebutuhan listrik, sekaligus memperkuat daya tarik investasi di wilayah tersebut.

Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan bahwa SUTT 150 kV Talisayan–Maloy merupakan tulang punggung sistem kelistrikan baru yang menjamin keandalan pasokan listrik dan meminimalkan potensi penurunan tegangan. “Dengan kapasitas jaringan 150 kV double hawk atau 300 MVA per sirkit dan kesiapan GI berkapasitas hingga 30 MVA, jalur ini akan menjadi magnet bagi industri pengolahan, kawasan ekonomi khusus, serta sektor manufaktur,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyebutkan bahwa proyek ini bukan sekadar penyalaan jaringan, melainkan tonggak menuju kemandirian energi di Kalimantan Timur. “Dengan beroperasinya SUTT Talisayan–Maloy, PLN tidak hanya menyalakan lampu di rumah warga, tetapi juga harapan dan masa depan ekonomi daerah,” tegasnya.

Basuki menambahkan, proyek ini juga menunjukkan keberhasilan kolaborasi dan komitmen PLN terhadap industri dalam negeri dengan capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 75,72 persen. “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, BINDA Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, BPN, hingga masyarakat setempat.

Dukungan mereka memastikan setiap kilovolt yang mengalir membawa terang, keselamatan, dan kebanggaan karya anak bangsa,” pungkasnya.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur pelabuhan sebagai penopang utama roda ekonomi Kalimantan Timur. Beragam proyek strategis kini tengah dikerjakan, mulai dari perluasan dudukan peti kemas (extension sitting plate) hingga peninggian jalan penghubung (leveling causeway), guna menambah kapasitas lapangan penumpukan serta menjamin keamanan dan efisiensi operasional.

Direktur Utama PT KKT sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Direktur Operasi dan Teknik, Enriany Muis, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mengoptimalkan kegiatan bongkar muat di pelabuhan. “Pekerjaan extension sitting plate kami lakukan untuk menambah kapasitas lapangan penumpukan. Dengan penambahan struktur beton ini, area penumpukan menjadi lebih efisien dan mampu menampung lebih banyak kontainer,” ujar Enriany, Rabu (7/11/2025).

Sebelumnya, dudukan peti kemas hanya dapat menampung lima baris dengan kapasitas sekitar 300 TEUs per blok. Kini, dengan tambahan struktur beton di kedua sisi dudukan, kapasitas meningkat menjadi enam baris. “Dengan penambahan ini, kapasitas satu blok meningkat dari 300 menjadi 360 TEUs. Jadi, selain efisiensi ruang meningkat, potensi pendapatan perusahaan juga bertambah,” jelasnya.

Proyek ini mencakup seluruh area penumpukan dan ditargetkan rampung pada akhir 2025. Di sisi lain, KKT juga melakukan penyetaraan causeway menuju trestle untuk mengatasi perbedaan elevasi yang selama ini menjadi keluhan pengguna jasa karena menimbulkan hentakan keras pada truk pengangkut peti kemas. “Ketika truk bermuatan melewati area yang tidak rata, hentakan di bagian chassis bisa merusak peralatan dan memperlambat aktivitas bongkar muat,” ungkap Enriany.

Untuk mencegah hal tersebut, KKT membangun struktur causeway yang lebih kuat dan tahan terhadap beban berat. Proyek dilaksanakan secara bertahap agar tidak mengganggu operasional pelabuhan. “Kegiatan ini bagian dari program pemeliharaan rutin. Kami ingin memastikan seluruh infrastruktur berfungsi optimal dan aman,” tambahnya.

Manfaat proyek ini kini mulai terasa. Area penumpukan menjadi lebih luas dan tertata, arus kendaraan logistik lebih lancar, dan waktu bongkar muat semakin efisien. Peningkatan ini turut memperkuat posisi Balikpapan sebagai pintu utama distribusi barang di Kalimantan. “Pelabuhan adalah simpul penting dalam rantai pasok.

Karena itu, kami terus berinovasi agar layanan kami tetap kompetitif dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya. Menurut Enriany, penguatan infrastruktur pelabuhan merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas nasional di tengah meningkatnya aktivitas industri dan logistik di Kalimantan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pondasi penting bagi peningkatan produktivitas dan daya saing pelabuhan di masa mendatang,” tutupnya.

(*)

Manager PLN UPP KLT 2, Jefri Sambara palelleng (tengah) memimpin pemantau proses energize interkoneksi Kalimantan Timur - Kalimantan Utara di GI Tanjung Redeb Kabupaten Berau

SWARAREPUBLIKA.com, BERAU — Menjelang peringatan Hari Pahlawan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mencatat sejarah baru dalam perjalanan elektrifikasi Kalimantan.

Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (PLN UPP KLT 2), PLN sukses melakukan pemberian tegangan pertama (energize) pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tanjung Redeb Talisayan beserta Gardu Induk (GI) yang terhubung di dalamnya. Keberhasilan ini menjadi momentum penting yang merefleksikan semangat kepahlawanan di sektor energi. Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut membentang sepanjang 211,56 kilometer sirkuit dengan 300 menara transmisi yang menjulang di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Kehadiran jaringan ini menghubungkan GI Tanjung Redeb dan GI Talisayan, menciptakan tulang punggung baru sistem kelistrikan yang akan memperkuat interkoneksi Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menjaga kedaulatan energi bangsa.

“Jika para pahlawan terdahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan, maka perjuangan kami hari ini adalah menegakkan kedaulatan energi nasional. SUTT 150 kV Tanjung Redeb Talisayan adalah warisan cahaya untuk masa depan yang terang, adil, dan sejahtera,” ujarnya.

Jaringan transmisi ini memiliki kapasitas konduktor double hawk yang mampu menyalurkan daya hingga 300 Megawatt (MW) per sirkit. Sementara itu, Gardu Induk Tanjung Redeb siap menyalurkan daya sebesar 30 MVA, yang menjadi sinyal positif bagi pengembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Manajer PLN UPP KLT 2, Jefri Sambara Palelleng, menambahkan bahwa manfaat keberadaan proyek ini akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.

“SUTT ini menghadirkan pasokan listrik yang lebih andal, menghapus gangguan listrik kedip, serta mendorong produktivitas UMKM dan kegiatan daring. Dari sisi makro, stabilitas daya menjadi magnet kuat bagi industri dan kawasan ekonomi baru yang akan membuka ribuan lapangan kerja,” jelasnya.

Selain memberikan dampak ekonomi, proyek ini juga menjadi bukti nyata komitmen PLN terhadap pemberdayaan industri nasional melalui penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pembangunan infrastruktur tersebut turut menggerakkan perekonomian lokal dan menyerap tenaga kerja di wilayah Berau. Basuki menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan proyek ini.

“Kami berterima kasih atas sinergi luar biasa dari Pemerintah Daerah, BINDA Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, BPN Kaltim, PLN Group, serta masyarakat setempat. Berkat dukungan itu, setiap kilovolt yang mengalir bukan hanya membawa terang, tetapi juga kebanggaan atas karya anak bangsa,” tutupnya.

Dengan beroperasinya SUTT 150 kV Tanjung Redeb–Talisayan, PLN menegaskan tekadnya menjadikan energi listrik sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, sekaligus fondasi kokoh menuju kemandirian dan kesejahteraan di Tanah Borneo.

(*)

Ketua HDCI Balikpapan Ahmad Rustam menyerahkan bantuan wakaf sumur bor kepada pengurus masjid Abdurahman Bin Auf perumahan Batakan Hills

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menyambut gelaran Kalimantan Bike Week 2025, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Balikpapan mengawali rangkaian kegiatan dengan aksi sosial yang penuh makna.

Sebelum acara puncak dimulai, komunitas penggemar motor gede (moge) ini menyerahkan bantuan wakaf sumur bor lengkap dengan fasilitas pendukungnya kepada pengurus Masjid Abdurrahman Bin Auf di Perumahan Batakan Hills, Balikpapan Timur, Kamis (6/11/2025).

Ketua HDCI Balikpapan, Ahmad Rustam, hadir langsung bersama jajaran pengurus untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. Ia berharap, bantuan tersebut dapat digunakan secara optimal untuk menunjang aktivitas ibadah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar. “Bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama, baik untuk masjid maupun warga sekitar. Di kawasan ini ada sekitar 50 kepala keluarga yang sebelumnya kesulitan air bersih,” ujar Rustam.

Rustam mengungkapkan, seluruh biaya pembangunan sumur dan pengadaan toren berasal dari kas HDCI Balikpapan. Ia tergerak setelah mengetahui melalui media sosial bahwa masjid tersebut mengalami kendala penyambungan layanan air. “Dengan dukungan teman-teman HDCI, Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi. Kami ingin kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperluas akses air bersih,” tambahnya.

Selain kegiatan sosial, Rustam juga menyampaikan bahwa persiapan Kalimantan Bike Week 2025 telah mencapai 90 persen. Rangkaian kegiatan dimulai bersamaan dengan pembukaan Balikpapan Fest, dan akan dihadiri sekitar 500 biker dari seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, touring menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 8 November tinggal menunggu finalisasi rute. Sementara itu, puncak hiburan akan digelar di BSCC Dome dengan penampilan Dewa 19 dan Faris Adam yang terbuka untuk umum secara gratis.

“Kami ingin masyarakat Balikpapan ikut merasakan kemeriahan acara ini,” ucap Rustam.

Sebagai penutup, HDCI juga akan menggelar turnamen golf dan fun run di kawasan Grand City pada 9 November mendatang.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Lapangan Balikpapan Soccer Field menjadi saksi meriahnya penyelenggaraan Olimpiade Hulu Migas Tahun 2025, Kamis (6/11/2025).

Ajang yang digagas oleh SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), seperti Pertamina EP, Pertamina Hulu Mahakam, Pertamina Hulu Sanga-Sanga, Pertamina Hulu Kalimantan Timur, Eni, serta JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi ini, menghadirkan suasana penuh keakraban di luar rutinitas kerja sehari-hari.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 118 peserta yang terdiri dari perwakilan SKK Migas, KKKS, dan insan media dari berbagai daerah, mulai dari Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Penajam Paser Utara, hingga Luwuk Banggai. Tahun ini, panitia memilih dua cabang olahraga yakni Mini Soccer dan Badminton, sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarinstansi melalui semangat kebersamaan dan sportivitas.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhari Idris, secara resmi membuka kegiatan dengan melakukan tendangan pertama yang menandai dimulainya pertandingan. Dalam sambutannya, Azhari menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta serta peran aktif media yang selama ini menjadi mitra penting dalam mendukung kegiatan hulu migas di wilayah Kalsul. “Acara ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan sinergi antara SKK Migas, KKKS, dan rekan-rekan media. Kolaborasi seperti inilah yang akan memperkuat industri hulu migas di masa depan,” ungkapnya.

Selama pertandingan berlangsung, suasana hangat dan penuh semangat mewarnai setiap babak. Tawa, dukungan, dan semangat kompetisi sehat menjadi ciri khas kegiatan yang dikemas dengan nuansa kekeluargaan tersebut. Dari kalangan media, kegiatan ini mendapat sambutan positif. “Kami berharap Olimpiade Hulu Migas bisa digelar rutin setiap tahun dengan peserta yang lebih banyak. Ini menjadi ajang yang baik untuk mempererat hubungan profesional sekaligus membangun keakraban,” ujar salah satu perwakilan media.

Kemeriahan ditutup dengan penyerahan hadiah simbolis kepada para pemenang dari dua cabang olahraga. Berikut daftar juaranya: Cabang Mini Soccer:

⯑ Juara 1: Tim Bengkirai

⯑ Juara 2: Tim Senoro

⯑ Juara 3: Tim Nilam

⯑ Juara 4: Tim Jangkrik

⯑ Juara 5: Tim Attaka

Cabang Badminton:

⯑ Juara 1: Tim Badak

⯑ Juara 2: Tim Toili

⯑ Juara 3: Tim Santan

⯑ Juara 4: Tim Peciko

⯑ Juara 5: Tim Senipah

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Olimpiade Hulu Migas 2025 berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta sebagai ajang yang tidak hanya memacu sportivitas, tetapi juga memperkuat jaringan komunikasi dan kerja sama antar pemangku kepentingan di industri hulu migas.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menunjukkan komitmen kuatnya terhadap lingkungan kerja yang aman dan sehat melalui kegiatan sosialisasi serta pemeriksaan narkoba bagi seluruh karyawan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 3–4 November 2025, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan. Sejak pagi, ratusan karyawan berseragam biru navy tampak berbaris rapi di area perusahaan, mengikuti arahan tim BNN yang dipimpin oleh Herlina, mewakili Kepala BNN Kota Balikpapan.

Pemeriksaan dilakukan secara profesional dan tertib, tanpa mengganggu aktivitas kerja harian. Sebanyak 200 karyawan, yang terdiri atas tenaga operasional, teknisi, serta satuan pengawasan, menjalani tes narkoba secara bergiliran. Selain pemeriksaan, para peserta juga menerima sosialisasi tentang dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, keselamatan kerja, dan masa depan karier. Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT KKT, Faisal Napu, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bagian dari budaya keselamatan perusahaan yang terus dikembangkan. 

“Kami ingin memastikan seluruh insan KKT bekerja dalam kondisi fisik dan mental yang sehat. Lingkungan kerja bebas narkoba menjadi kunci agar operasional pelabuhan berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Faisal. Sementara itu, Herlina menyampaikan apresiasi kepada PT KKT atas konsistensinya dalam mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkoba di tempat kerja. Menurutnya, langkah seperti ini merupakan bentuk deteksi dini sekaligus edukasi bagi seluruh pekerja. 

“Lingkungan kerja yang bersih dari narkoba berarti menjaga keselamatan diri sendiri dan rekan kerja. Keterlibatan industri seperti PT KKT sangat penting dalam memperkuat program P4GN di Balikpapan,” ungkapnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk bersama-sama membangun kawasan kerja Bersinar — Bersih dari Narkoba. Melalui kegiatan ini, PT Kaltim Kariangau Terminal menegaskan dukungannya terhadap kebijakan nasional bebas narkoba, sekaligus memperkuat nilai-nilai keselamatan dan integritas di lingkungan kerja.

Perusahaan meyakini bahwa karyawan yang sehat dan berintegritas adalah fondasi utama produktivitas dan keberlanjutan bisnis.

(*)

Rombongan HDCI Makasar tiba di BSCC Dome Balikpapan

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Suara deru mesin motor besar menggema di kawasan BSCC Dome, Jumat (7/11/2025) malam, saat rombongan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Makassar akhirnya menjejakkan kaki di Kota Balikpapan.

Sebanyak 33 anggota klub motor legendaris tersebut datang dengan 23 unit Harley Davidson untuk ambil bagian dalam ajang nasional Kalimantan Bike Week (KBW) 2025. Kehadiran mereka menandai semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas komunitas biker Tanah Air.

Event bergengsi yang digelar di Kota Minyak itu bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga wadah mempererat solidaritas lintas daerah. Sekretaris HDCI Makassar, Andi Asruddin, menuturkan bahwa perjalanan menuju Balikpapan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. “Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa tiba dengan selamat. Rute kami cukup panjang  dari Makassar menuju Parepare, lalu melintasi Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, hingga akhirnya sampai di Balikpapan. Total jaraknya sekitar seribu hingga seribu lima ratus kilometer,” ujarnya.

Ia mengakui, perjalanan darat dan laut selama dua hari sejak 5 November 2025 itu penuh tantangan. Beberapa motor sempat mengalami kendala teknis, sementara kondisi cuaca di beberapa titik tak selalu bersahabat. Namun, semangat kebersamaan menjadi bahan bakar utama untuk menuntaskan perjalanan. “Dalam setiap touring selalu ada suka dan duka. Tapi karena kami saling mendukung, semuanya terasa ringan,” tambahnya.

Andi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Kalimantan Bike Week 2025 atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan. “Kami berterima kasih atas penyambutan luar biasa dan persiapan panitia yang begitu matang. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan membawa manfaat bagi semua,” katanya.

Usai tiba di Balikpapan, rombongan HDCI Makassar dijadwalkan mengikuti riding menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (8/11/2025), yang menjadi bagian dari agenda resmi KBW 2025. Lebih dari sekadar touring, Andi menegaskan keikutsertaan HDCI juga membawa misi sosial dan promosi wisata di setiap daerah yang mereka lewati. “Kami ingin kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang hobi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat lokal serta memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia,” tutupnya.

(*/R)

Rapat Pembubaran Ketua panitia pelaksana pelantikan DKM Jami As-su'adaa 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Dalam suasana penuh kekeluargaan dan keberkahan, panitia pemilihan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami As-Su’adaa Seklandasan Ilir periode 2025–2028 resmi dibubarkan pada Selasa malam (4/11/2025) usai salat Isya.

Acara yang berlangsung di Masjid Jami As-Su’adaa ini menjadi penutup rangkaian proses pemilihan pengurus baru yang berjalan tertib, lancar, dan penuh keharmonisan antar jamaah. Panitia pemilihan yang sebelumnya dibentuk untuk menyiapkan seluruh tahapan pemilihan dipimpin oleh Riri Azwari Lubis, SH, MH.

Dalam sambutannya, Riri menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh anggota panitia serta jamaah atas dukungan dan kerja sama yang solid. “Alhamdulillah, seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan baik dan lancar. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga tugas panitia selesai dengan aman. Semoga pengurus baru dapat membawa semangat baru dalam memakmurkan masjid,” ujar Riri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Ta’lim Wanita (MTW) Seklandasan Ilir, Sri Hana, SE, yang juga merupakan bagian dari panitia. Dalam sambutannya, Sri Hana memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama proses pemilihan dapat terus dijaga.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Semoga kepengurusan baru di bawah bimbingan Ketua DKM yang terpilih mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi jamaah dan lingkungan sekitar,” tutur Sri Hana dengan penuh harap.

Usai pembubaran panitia, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Terpilih DKM Jami As-Su’adaa Seklandasan Ilir, H. Syukur, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah serta dukungan yang diberikan oleh jamaah. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia pemilihan yang telah bekerja dengan baik dan penuh keikhlasan. Amanah ini tentu sangat besar, namun insyaallah dengan dukungan seluruh jamaah, kita dapat bersama-sama memakmurkan masjid, meningkatkan kegiatan ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujar H. Syukur dalam sambutannya.

Sebagai langkah awal kepengurusannya, H. Syukur kemudian memimpin rapat pemaparan program kerja yang diikuti oleh seluruh pengurus baru dan perwakilan jamaah. Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai rencana kegiatan, mulai dari peningkatan pembinaan remaja masjid, penguatan kegiatan majelis taklim, program sosial kemasyarakatan, hingga perawatan fasilitas masjid agar semakin nyaman digunakan untuk beribadah.

Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, menandai komitmen bersama untuk menjadikan Masjid Jami As-Su’adaa sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang membawa keberkahan bagi masyarakat Seklandasan Ilir. Acara malam itu ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana, mencerminkan eratnya silaturahmi antarjamaah yang terus terjaga.

(R)