Foto bareng ketua DPRD Balikpapan di Ulang tahun ke 59

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua DPRD kota Balikpapan Abdulloh S sos merayakan Hari ulang Tahunnya yang ke 59 di rumah jabatan ketua DPRD jalan ARS Muhammad Kelurahan klandasan ulu Balikpapan kota ,pada Senin(16/10/2023).

Mulai dari walikota Balikpapan dan seluruh penjabat pemerintah kota Balikpapan memberikan ucapan selamat Ulang Tahun kepada ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S sos.

Ribuan warga yang hadir turut memberikan ucapan selamat Ulang tahun diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ketua Ormas kedaerahan, hingga wartawan juga memberikan ucapan yang sama.

“Selamat Ulang Tahun ke-59, semoga panjang umur, sehat dan sukses selalu,” kata Rahmad Mas’ud, Wali Kota Balikpapan saat bertemu Abdulloh. Mendapat ucapan tersebut, Abdulloh juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Balikpapan. “Terima kasih Pak Wali, terima kasih,” balas Abdulloh.

Hadirnya puluhan wartawan di perayaan Ultah ke-59 politisi Partai Golkar Balikpapan ini, mendapat sambutan hangat dari Abdulloh. “Terima kasih rekan-rekan wartawan semua.

Terima kasih. Perayaan Ultah kali ini dilaksanakan bersamaan dengan hari lahir Rasulullah SAW. Karena bersamaan harinya, maka perayaan ultah kali ini sekaligus dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Abdulloh.

Dengan bertambahnya usia, tambah Abdulloh, dirinya berharap perjalanan hidup ke depan akan semakin baik dan lancar, tabah dan tawakal dalam menghadapi dunia nyata ini, yakni dunia pemerintahan, serta semakin amanah dalam mengemban tugas yang diamanahkan rakyat., ungkapnya.

Ketua DPRD kota Balikpapan Abdulloh S sos

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Akhirnya disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2023 sebesar Rp 4,2 triliun hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).

Abdulloh mengungkapkan, secara umum evaluasi Gubernur Kaltim terhadap APBD Perubahan Kota Balikpapan tahun 2023 hanya sebatas administrasi. Dan tidak terlalu memengaruhi angka yang telah disepakati DPRD dan Pemkot Balikpapan, dalam pembahasan APBD Perubahan 2023, sebelumnya.

“Cuma ada penempatan angka-angka masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah, Red) tidak ada evaluasi yang terlalu berarti.

Pembenahan secara administrasi juga sudah kami lengkapi, makanya hari ini bisa kami sahkan dan diumumkan,” jelasnya.

Abdulloh menambahkan, kepada semua OPD untuk melaksanakan program yang telah dicanangkan dalam pembahasan APBD Perubahan Kota Balikpapan 2023, Rabu (11/10/2023)

"Ya semua OPD harus menjalankan semua program yang telah dicanangkan baik yang terserap atau yang tidak terserap semua tergantung dari OPD nya, terangnya.

Program APBD P tahun 2023 waktunya terbatas walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud pastinya memerintahkan semua OPD untuk memaksimalkan kinerja OPD, pungkasnya.

Wakil ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Wakil ketua DPRD kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecale kembali menyoroti proyek pengerjaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang dikerjakan oleh PT Fahreza Duta Perkasa. Pada prinsipnya, ia katakan, dalam hal ini secara tegas bahwa DPRD Kota Balikpapan merekomendasikan untuk pemutusan kontrak. Sehingga selanjutnya tinggal bagaimana langkah yang akan diambil oleh pemerintah kota.

"Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) khusunya Komisi III telah merekomendasikan pemutusan kontrak karena terlalu banyak imbas yang ditimbulkan. Tinggal DPU, jika memang itu ada unsur pidana atau ada aliran dana dan sebagainya, silahkan penegak hukum masuk di dalamnya," bebernya.

Ia katakan dalam hal ini DPRD sendiri telah melakukan kontrol akan pekerjaan proyek tersebut. baik itu dengan melakukan kajian dan Rapat Dengar Pendapat (RDP), bahkan sudah memanggil mereka. " Bentuk aspek legalitasnya kita sudah sampaikan makanya muncul Rekomendasi putus kontrak.

Tapi jika masih dipertahankan, itu bukan lagi domainnya anggota DPRD," jelasnya. Artinya dalam hal ini ia tegaskan, DPRD tidak akan mencabut bahwa dari semenjak bermasalah dan bersisih kukuh mengatakan PT Fahreza tidak layak dipertahankan. "Kan tugas-tugasnya sudah jelas, kalau dewan itu tugasnya bejeting, legalisasi, dan kontroling, dalam hal ini kami melakukan kontroling.

Tidak berwenang untuk melakukan penyelidikan dan sebagainya," bebernya. Lain halnya, lanjut sabar jika diberikan kewenangan untuk melakukan Peralihan sudah pasti pihaknya akan melakukan hal tersebut. Jelas-Wakil ketua DPRD kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecale

Dorris ketua Komisi IV DPRD Balikpapan

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyebut keberadaan museum di kota Balikpapan dianggap sangat penting keberadaannya. Hal itu sebagai salah satu edukasi masyarakat juga menjadi catatan sejarah setiap perjalanan kota Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko Ryan Desyanto mengatakan, keinginan untuk membangun gedung meseum ini ia juga telah bahas beberapa waktu lalu, dalam Focus Group Discussion (FGD) membahas kajian bersama Universitas Gajah Mada (UGM), Senin (11/9/2023)

"Mudah-mudahan di Kota Balikpapan ini ada Museum Sejarah mengenai setelah pasca kemerdekaan, sejarah terbentuknya Kota Balikpapan dan terbentuknya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," jujarnya.

Doris Eko mengaku, usulan tersebut merupakan dari Komisi IV DPRD Balikpapan, dan berharap bisa dirumuskan dari kajian bersama UGM. "Pun kalau bisa, mungkin untuk segera bisa dilaksanakan dan jika memungkinkan untuk dibikin menjadi Peraturan Daerah (Perda)," jelasnya.

Terkait hal tersebut, tujuan dari keinginan mendirikannya museum sejarah di Kota Balikpapan adalah dari tidak lain untuk generasi muda dapat mengetahui isi sejarah asli di Kota Balikpapan tercinta ini.

"Saya juga menegaskan bahwa tujuan diadakan nya museum sejarah ini, kami hanya mengusulkan kajian nya saja. Terlebih lagi jika segera ditentukan lokasinya untuk dibangun juga termasuk meningkatkan perekonomian di Kota Balikpapan," pungkasnya.

Kamaruddin Ibrahim Anggota DPRD Balikpapan

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com -Focus Grup Diskusi (FGD) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menyepakati dibentuknya Peraturan Daerah (Perda) terkait Pengelolaan Sampah Pesisir.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Balikpapan H Kamaruddin dalam FGD di Hotel Novotel pada Kamis (7/9/2023) "Alhamdulillah banyak sekali masukan dari teman-teman LSM terkait perumusan Perda Sampah Pesisir ini, ” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam FGD yang berlangsung juga turut dihadiri sejumlah komponen masyarakat, yang tentunya bergerak dilingkungan hidup. Menurutnya dalam hal ini khusunya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jangan hanya terfokus pada pembahasan anggaran dan kewenangan.

Hal itu sudah pihaknya koordinasikan bahkan tetapi belum juga membuahkan titik temu. “DLH hanya membahas anggaran dan kewenangan. Padahal sudah jelas anggaran pengolahan sampah di Kota Balikpapan sebesar Rp 80 miliar, ” jelasnya.

Disisi lain, Pengamat dan Pemerhati Kota Balikpapan Hery Sunaryo, S.H mengatakan. Bahwa sejak berlakunya Undang Undang Nomor : 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah bahwa kawasan Pesisir 4 sampai 5 Mil dikelola oleh Pemerintah Daerah/Kabupaten. Sedangkan untuk wewenang 12 Mil kawasan Pesisir merupakan wewenang Pemerintah Provinsi. Dan saat ini semua merupakan wewenang Pemerintah Provinsi.

"Untuk itu perlu adanya suatu rumusan membuat Perda Pengelolaan Sampah Pesisir. Karena hingga saat ini pencemaran Sampah Pesisir sudah cukup parah. Seperti di kawasan pesisir Kecamatan Balikpapan Barat," pungkasnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri meminta agar destinasi wisata Kebun Raya Balikpapan (KRB) yang berada di Jalan Sungai Wain Kilo Meter 15 Balikpapan Utara dapat ditingkatkan. Hal tersebut ia sampaikan saat meninjau KRB bersama anggota komisi III DPRD Balikpapan Syarifudin Oddang;Kamaruddin; Nurhadi; Mieke Henny; Jafar Sidik dan Siswanto beberapa waktu lalu.

" KRB yang memiliki luas sekitar 309 hektar ini harus punya inovasi baru, untuk mengembangkan lokasi ini. Jadi nggak begini-begini terus setiap tahunnya. Lima tahun kita kesini nanti lima tahun mendatang begini saja," ujarnya Selasa (5/9/2023).

Politis partai Golkar ini juga menyebut, untuk anggaran yang digelontorkan Senilai Rp 3 miliar dalam setahun untuk merawat lokasi wisata Balikpapan termasuk gaji karyawan sebanyak 42 orang dia menilai itu masih termasuk kecil, belum gaji. KRB ini terdapat wisata camping, tanaman langkah dan lainnya dan tempat ini biasa dijadikan tempat edukasi.

Pihaknya harus bisa menarik masyarakat supaya mengetahui bahwa tidak hanya di kota yang memiliki pariwisata. Pasalnya, KRB ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Balikpapan. Untuk itu, DLH harus tingkatkan.

"Kalau memang butuh anggaran ngomong. Kita akan perjuangkan bersama-sama. Karena Ini salah satu aset pemkot yang harus kita lestarikan. Apalagi Kota Balikpapan menjadi gerbang Ibu Kota Negara sehingga menjadi andalan Kota Balikpapan," jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala UPTD Kebun Raya Balikpapan DLH Balikpapan, Lukman Riyadi menambahkan, dewan mendorong adanya retribusi, sehingga dapat menunjang PAD Kota Balikpapan selain dari Pantai Manggar. "Kita sedang melalui proses tahapan," ungkapnya.

Selain itu juga, Dewan meminta inovasi kedepan untuk beberapa fasilitas sehingga mendorong masyarakat datang ke KRB seperti bus wisata, tempat campign berbasis hutan alami, outbond atau beberapa edukasi ke jalur hutan yang tidak ditemui ditempat lain. "Dewan bisa memfasilitasi dengan beberapa fasilitas tadi supaya mengembangkan Kebun Raya Balikpapan," katanya.

Pengujung per tahun rata-rata 50-60 ribu yang datang ke KRB secara berkelompok seperti gathering maupun kegiatan edukasi. Disamping itu ia tambahkan, Kebun Raya Balikpapan yang dikelola seluas 20 hektar dari 309 hektar, memiliki potensi untuk membuka dan mengembangkan yang lebih besar.

Tidak semua kota itu memiliki kebun raya "Kita berharap semakin banyak wisatawan yang lebih menikmati umum. Mudah-mudahan Kebun Raya semakin diminati dengan kunjungan masyaraka. Karena Tidak semua kota itu memiliki kebun raya.

" Harapanny kebun raya hidup ratusan tahun. Pemkot sangat peduli dengan konservasi tanaman, terbukti ini sudah hampir 17 tahun berdiri," pungkasnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Komisi III DPRD Balikpapan yang diketuai Alwi Al Qadri memimpin peninjauan lokasi pembibitan yang berlokasi di Jalan Soekarno Kilo Meter 12 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara.

Usai melakukan peninjauan, Alwi katakan, Bahwa DLH mempunyai tiga tempat pembibitan yakni pembibitan di kilo meter 12 seluas 2 hektar, pembibitan di daksa seluas tiga hektar dan di telaga sari masuk dalam hutan kota dengan luas tujuh hektar.

"Kami juga tanyakan alokasi anggaran setiap tahun total jumlah Rp 50 miliar lebih, tetapi khusus pembibitan Rp 10 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, tolong ada variasi tanaman. Kita melihat tanaman itu-itu saja tidak ada variasi, monoton. Ini kan juga masalah estetika kota," ujarnya Selasa (5/9/2024).

Untuk itu, DLH banyak belajar di daerah lain, seperti Jakarta, Surabaya maupun Bandung sehingga anggaran sebesar itu sangat disayangkan jika tidak ada inovasi. "Kalau itu-itu saja kayaknya kita tidak ada inovasi. Harusnya ada perubahan," ungkapnya.

Pihaknya berharap pembibitan ini banyak belajar inovasi seperti variasi tanaman, daya tahan tanaman itu semisal mencari tanaman yang tidak mudah mati dan bervariasi. Tak hanya itu, tanaman pohon juga merusak trotoar, sehingga memilih pohon yang akarnya tidak merambat kemana-mana. "Hampir di pohon trotoar merusak trotoar.

Pohon kita banyak merusak. Kita berharap ada inovasi dan pohon ramah lingkungan," jelasnya. Alwi juga meminta DLH untuk menebang pohon-pohon yang sudah tua, bahkan yang sudah tinggi dan rimbun, karena khawatir pohon tersebut dapat membahayakan bagi pengendara dan pejalan kaki.

"Kalau bisa pohon diganti yang ramah lingkungan atau tidak merusak trotoar. Akarnya tidak begitu besar tapi rindang," bebernya. Estetika kota merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota untuk memperindah atau mempercantik kota.

Untuk itu, DLH harus bisa berinovasi. Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Perlindungan Sumber Daya Alam DLH Balikpapan, Rizal Rahman mengakui bahwa dewan menanyakan tanaman di media jalan hanya itu saja. Padahal tanaman tersebut belum ada bunganya, sehingga warna hijau semua.

"Kami belum menyemprot pupuk cair untuk mengeluarkan bunganya, karena belum musim hujan," jelasnya. Saat ini, pihaknya masih konsen untuk pengecatan media pot dan pohon. Akan tetapi, pihaknya menyambut baik masukan dari dewan untuk meningkatkan kualitas pembibitan.

"Dewan akan membantu fasilitas yang kurang untuk dilengkapi. Kalau memang kita butuh untuk menambah selama dibahas dianggaran disetujui, ya bisa," pungkasnya.

 

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri memastikan lahan pemakaman katolik, yang berlokasi di Km 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) melainkan punya yayasan.

Hal tersebut ia sampaikan, meninjau pemakaman Katolik yang berada di Soekarno Hatta Kilo Meter 15 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara, beberpa waktu lalu.

Selasa, (5/9/2023) Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri mengatakan hal tersebut berdasarkan disikusi bersama pengelola pemakaman katolik tersebut. "Kita tadi diskusi dengan pengelola bahwa lahan beli dari masyarakat dan dikelola yayasan. Pemkot tidak ada ikut terkait hal itu," ujarnya.

Disisi lain, ia juga berencana akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan apakah bisa membantu pengelola yayasan agar dapat menambah luasan areal pemakaman yang dimaksud.

Karena berdasarkan informasi yang ia terima pengelola pemakaman katolik berencana akan membeli tanah sekitar lokasi untuk melebarkan kawasan pemakaman, hanya saja masuk dalam kawasan buffer zone. "Saya akan koordinasi pihak DLH, apakah ini bisa atau tidak. Kalau bisa kita bantu, karena ini juga buat masyarakat," paparnya.

Meskipun memang pihak pengelola meminta lahan kepada pemerintah, karena lahan yang saat ini tersedia hanya diperkirakan cukup dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun, karena setiap tahun 70-80 jenazah diterima dilokasi seluas 1.2 hektar tapi tidak semua efektif disebabkan ada bagian jurang. Ketua I Pemakaman Katolik Yayasan Santo Gabriel, Benni Susilo berharap lahan yang pernah disampaikan untuk lahan pemakaman salah satunya pemakaman katolik.

Dinas terkait DLH, PUPR dan sebagainya bahwa beliau akan memberikan lahan yang akan dibagi enam kelompok agama di wilayah Teritip Selain itu, Dewan akan mengusahakan untuk merealisasikan pemakaman yang berada di wilayah Tertip. "Kami diminta untuk mengembangkan disini, kami tidak mampu," pungkasnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Komisi III DPRD Alwi Al Qadri meminta meminta agar Dinas Lingkungan Hidup dapat menambahkan variasi tanaman khususnya di lokasi Tempat pembibitan yang berlokasi di Jalan Soekarno Kilo Meter 12 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara.

Hal itu ia sampaikan, saat melakukan meninjau Tempat pembibitan yang berlokasi di Jalan Soekarno Kilo Meter 12 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Selasa 5 September 2023.

Ia terangkan, saat ini terdapat tiga tempat pembibitan yakni pembibitan di kilo meter 12 seluas 2 hektar, pembibitan di daksa seluas tiga hektar dan di telaga sari masuk dalam hutan kota dengan luas tujuh hektar.

Dengan anggaran senilai Rp 50 Milar lebih yang dialokasikan setiap tahun dan khsusu pembibitan Rp 10 Miliar. Dirinya meminta kedepan ada penambahan varian tanaman. "Supaya tidak monoton. Kita melihat tanaman itu-itu saja tidak ada variasi. Ini kan juga masalah estetika kota," jelasnya.

Dengan jumlah anggaran yang besar tersebut, ia meminta agar DLH dapat melakukan inovasi dan belajar seperti di Bandung dan Surabaya. Sehingga kedepan ada perubahan yang signifikan. "Sangat disayangkan jika tidak ada inovasi yang dilakukan. Harusnya ada perubahan. Kalau itu-itu saja kayaknya kita tidak ada inovasi," paparnya. Banyak belajar inovasi salah satunya variasi tanaman, daya tahan tanaman sehingga tanaman tidak mudah mati.

Tak hanya itu, tanaman pohon juga harus yang tidak merusak trotoar, sehingga memilih pohon yang akarnya tidak merambat kemana-mana. "Hampir semua pohon merusak trotoar. Pohon kita banyak merusak. Kita berharap ada inovasi seperti pohon ramah lingkungan," bebernya.

Alwi juga meminta DLH untuk menebang pohon-pohon yang sudah tua, bahkan yang sudah tinggi dan rimbun, karena khawatir pohon tersebut dapat membahayakan bagi pengendara dan pejalan kaki. "Estetika kota merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota untuk memperindah atau mempercantik kota. Untuk itu, DLH harus bisa berinovasi," bebernya.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Perlindungan Sumber Daya Alam DLH Balikpapan, Rizal Rahman mengakui jika dewan menanyakan tanaman yang berada di media jalan.

Sebenarnya tanaman tersebut belum ada bunganya, sehingga warna hijau semua. "Kami belum menyemprot pupuk cair untuk mengeluarkan bunganya, karena belum musim hujan. Saat ini, pihaknya masih konsen untuk pengecatan media pot dan pohon," bebernya. Pihaknya menyambut baik masukan dari dewan untuk meningkatkan kualitas pembibitan.

Dewan akan membantu memfasilitasi apabila anggaran tidak mencukupi untuk lakukan pembibitan. "Kalau kurang untuk dilengkapi. Kalau memang kita butuh untuk menambah selama dibahas dianggaran disetujui, ya bisa," pungkasnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri, Peninjauan pemakaman Covid 19 Jalan Soekarno Hatta Kilo Meter 15, pada 5 September 2023. Dalam kesempatan tersebut turut hadir anggota Komisi DPRD lainnya, yakni Syarifudin Oddang, Kamaruddin, Nurhadi, Mieke Henny dan Jafar Sidik dan Siswanto.

Alwi katakan, kunjungan kelapangan ini guna memastikan lahan milik Pemkot Balikpapan seluas 49 hektare, sepeti yang disampaikan mitra kerja komisi III yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP). Pada intinya dirinya ingin memastikan secara langsung kebenaran adanya lahan tersebut. "Jadi kami turun ke lapangan. Kami ingin pastikan kawasannya seperti apa sih, apakah 49 hektar benar-benar ada," ujarnya.

Guna memastikan sertifikat tanah yang ada di lokasi pihaknya turut mengundang BPKAD untuk memastikan surat kepemilikan aset dari Pemkot ini dalam bentuk segel atau sertifikat. "Karena, jangan sampai kita punya lahan ini tumpang tindih dengan masyarakat. Apalagi 49 hektar ini kawasan lahan besar," bebernya.

Selain itu, dia juga meminta agar tanah milik Pemkot ini bisa segera dipasangkan pembatas. Guna memastikan bahwa aset tersebut merupakan milik Pemkot. Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, dia mengganggap lokasi pemakaman yang ada di Kota agar dapat dialihkan ke aral tersebut. Hal itu melihat kondisi di kota yang tak jarang kerap terjadi tumpang tindih kuburan.

"Saya mengimbau masyarakat lebih baik disini, karena kuburannya tertata rapi. Dan disini gak mungkin hilang," bebernya Terkait aset pemakaman ini, pihaknya akan sampaikan kepada Panitia Khusus Aset DPRD Balikpapan, supaya bisa memastikan surat kepemilikan tanah 49 hektar milik pemkot.

Sementara, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Perlindungan Sumber Daya Alam DLH Balikpapan, Rizal Rahman menuturkan jika kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari RDP untuk melihat langsung kondisi yang dikerjakan DLH sebagai mitra Komisi III.

"Dengan kunjungan ini bisa melihat langsung kondisi kami di lapangan seperti apa. Mudah-mudahan kunjungan ini bisa rutin dilakukan oleh dewan," tutupnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com -Jesica Puteri Hoe menyambangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyambangi kantor DPRD Kota Balikpapan pada Senin (4/9 2023).

Kedatangan Jesica Puteri Hoe ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mewakili Kalimantan Timur untuk mendapatkan dukungan dari pihak DPRD serta seluruh warga Balikpapan, dalam mengikuti kontestan Miss Cultural Teen 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Jesica Puteri Hoe hangat oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari turut memberikan apresiasi terhadap putri Balikpapan bisa mewakili Kalimantan Tmur (Kaltim) dikanca nasional.

"Meminta doa kepada seluruh masyarakat Kaltim khususnya Balikpapan, agar menang dalam kompetisi. Semangat berjuangJesica, semoga membuahkan hasil yang membawa nama harum Kota Balikpapan dan Kaltim," ujarnya.

Terpisah, ditempat yang sama Jesica memastikan dirinya telah siapkan mental dan juga telah mempelajari banyak materi budaya Kaltim khususnya Balikpapan, guna melakukan persentasi diajang Miss Cultural Teen 2023.

Untuk itu, pelajar putrik kelas 3 SMP Negeri 18 Balikpapan meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Kaltim sebelum menuju ke Jakarta pada Oktober mendatang. "Semoga saya bisa menghasilkan yang terbaik dikontes nanti, dan saya bisa masuk ditiga besar dan dapat menginspirasi kepada muda-mudi yang ada di Kaltim serta seluruh Indonesia,"bebernya.

Pelajar kelas 3 SMP Negeri 18 Balikpapan meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Kaltim sebelum menuju ke Jakarta pada Oktober mendatang. "Semoga saya bisa menghasilkan yang terbaik dikontes nanti," pungkasnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan, H. Laisa Hamisah juga turut buka suara atas dibongkarnya lokasi arena judi dan sabung ayam di RT 94, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur pada Senin (4/9/2023) lalu. Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan, H. Laisa Hamisah mengatakan, dalam menjaga citra Balikpapan sebagai kota Madinatul Iman. 

Kegiatan judi dan sabung ayam ini harus segera diputus dan dimusnakan. Untuk itu, ia meminta kepada pihak-pihak terkait agar gencar melakukan hal serupa di titik titik lain khusunya di Kota Balikpapan yang disebutnya dapat meresahkan masyarakat.

" Ini wajib ditertibkan kembali jangan sampai terjadi lagi untuk itu, kami menghimbau kepada Satpol PP dan Dinas terkait untuk terus aktif dan tegas dalam menertibkan arena judi dan sabung ayam," tegasnya.

Sebelum pemerintah melakukan pembongkaran terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan secara tertulis dengan memberikan Surat Edaran Bersama Pemkot Balikpapan, Polresta Balikpapan, Kodim 0905/Balikpapan, Lanal Balikpapan dan Lanud Dhomber Balikpapan yang sudah dikeluarkan dan ditandatangani pada hari Rabu 30 Agustus 2023 dengan nomor 300/385/Pem, tentang penghentian kegiatan judi dan sabung ayam di RT 94 Kelurahan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur.