Ketua komisi III DPRD Balikpapan M Yusri

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Kemacetan di Kota Balikpapan menjadi perhatian utama Komisi III DPRD Balikpapan, yang kini sedang merancang langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, M. Yusri, menyampaikan komitmennya untuk mendorong pembangunan flyover sebagai solusi konkret dalam mengurai kemacetan yang semakin parah di kota ini. "Kita akan mendorong pembangunan flyover, karena bagaimanapun juga, ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan," ujar Yusri saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, Rabu, 30 Oktober 2024.

Menurut Yusri, rencana pembangunan flyover perlu mendapat dukungan dari pemerintah provinsi, terutama dari sisi anggaran. Kerja sama dan sinergi antara Pemkot Balikpapan dan pemerintah provinsi diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek ini. "Harus ada sinergi dengan pemerintah provinsi, sebab kita membutuhkan bantuan dana dari mereka untuk mewujudkan flyover ini," tambahnya.

Selain flyover, Komisi III juga berkomitmen mengawal pembangunan Coastal Road yang pernah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Proyek ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi kelancaran lalu lintas di Balikpapan yang terus berkembang. "Kami akan terus mengawal proyek ini, karena melihat perkembangan kota yang pesat, kemacetan menjadi masalah yang tidak bisa dihindari, terutama dari wilayah Balikpapan Timur menuju Selatan dan Barat," jelas Yusri, yang juga merupakan politisi Partai Golkar.

Yusri menegaskan bahwa kemacetan menunjukkan perkembangan kota yang pesat. Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk mengatasi persoalan ini. "Ke depan, kita akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk mengurai kemacetan ini," ujarnya.

Dalam upaya mengatasi kemacetan, Komisi III juga mendorong Pemkot Balikpapan untuk membuka akses jalan baru. Selain flyover dan Coastal Road, pembukaan jalur-jalur alternatif menjadi salah satu strategi utama. "Kita akan terus berupaya membuka akses jalan baru guna meminimalisir kemacetan," ungkapnya.

Saat ini, Pemkot Balikpapan sudah melakukan berbagai upaya, termasuk pelebaran jalan, seperti di kilometer delapan menuju Manggar dan dari kilometer tujuh Balikpapan Utara ke Selatan, yang dinilai cukup efektif. "Ke depan, kita akan mencari alternatif lain yang bisa lebih mengurai kemacetan di Balikpapan," pungkas Yusri.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi AlQadri Periode 2024-2029

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan kini menghadapi berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Namun, hingga kini Balikpapan belum menerima bantuan khusus dari Pemerintah Pusat untuk menangani lonjakan penduduk yang semakin meningkatkan kebutuhan infrastruktur dan fasilitas umum di kota tersebut.

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada anggaran khusus dari pemerintah pusat untuk mendukung Balikpapan dalam menghadapi konsekuensi langsung dari pembangunan IKN di Kalimantan Timur. "Sampai sekarang, Balikpapan hanya mengandalkan APBD. Padahal, dampak dari perkembangan IKN sudah mulai terasa, seperti kemacetan yang makin parah dalam satu tahun terakhir," ujar Alwi kepada media, Selasa, 29 Oktober 2024.

Menurut Alwi, peningkatan jumlah penduduk di Balikpapan—baik pendatang baru maupun tamu terkait IKN—telah menimbulkan tantangan. "Balikpapan ini, siap tidak siap, harus menampung banyak perubahan. Ada sisi positif seperti pertumbuhan hotel dan UMKM yang turut menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkapnya. Meski begitu, dampak negatifnya juga terlihat, seperti kemacetan yang meningkat dan pasokan air yang sering kali tidak stabil.

Pasokan air yang belum memadai menambah beban masyarakat Balikpapan. Alwi menjelaskan bahwa sistem distribusi air dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) kerap kali terganggu. "PTMB seharusnya cukup untuk memenuhi kebutuhan kota, tetapi sekarang sering ada keluhan pasokan air yang tidak lancar. Apalagi, ada sekitar 10 ribu pekerja RDMP yang turut menggunakan sumber daya kota," tambahnya.

Politisi Partai Golkar ini mendesak pemerintah pusat untuk memberikan dukungan infrastruktur seperti pembangunan flyover di titik kemacetan seperti wilayah Balikpapan Timur dan Simpang Rapak. “Pelebaran jalan mungkin bukan solusi optimal karena pembebasan lahannya rumit. Jika ada flyover atau tol seperti di Makassar, kami yakin itu bisa membantu,” ujar Alwi berharap.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyampaikan harapan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menetapkan batasan usia bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan.

Permintaan ini disampaikan untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara dan mencegah kelelahan yang berlebihan pada petugas. "Saya berharap petugas KPPS tidak terlalu tua, mengingat tugas mereka cukup berat dan berlangsung dari pagi hingga subuh.

Kami harap ada batasan usia yang ditetapkan agar kesehatan petugas terjaga dan proses Pilkada berjalan lancar," ujar Alwi kepada media pada Senin, 28 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Alwi mengungkapkan kekhawatirannya terkait insiden sebelumnya, di mana sejumlah petugas mengalami kelelahan dan jatuh sakit akibat beban kerja yang panjang. "Kita pernah mendengar kasus-kasus petugas yang kelelahan hingga tumbang.

Saya sendiri kurang tahu aturan batas usia yang diterapkan KPU saat ini, tapi semoga ke depannya bisa diperhatikan," tambahnya. Seperti diketahui, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) adalah tim yang dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) atas nama KPU untuk mengelola proses pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Setiap TPS dikelola oleh tujuh anggota KPPS yang terdiri dari satu ketua dan enam anggota lainnya. Anggota KPPS bertanggung jawab memastikan pemungutan suara berjalan tertib dan transparan, memberikan akses layanan yang adil bagi pemilih, serta memfasilitasi hak pilih pemilih disabilitas.

Tugas KPPS juga mencakup menjaga prinsip netralitas, transparansi, dan akurasi dalam proses pemilu, sehingga demokrasi yang diidamkan dapat tercapai dengan baik. Dengan adanya batasan usia yang tepat, diharapkan petugas KPPS dapat melaksanakan tugasnya secara optimal dan menghindari masalah kesehatan selama pelaksanaan Pilkada mendatang.

(ADV/J)

Wakil ketua DPRD kota Balikpapan Budiono

SWARAREPUBLIKA.com - Balikpapan – Dalam upaya memperkuat kinerja legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan segera akan membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pasca pelantikan ketua definitif.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, mengungkapkan bahwa langkah ini telah diagendakan dalam rapat pimpinan DPRD Balikpapan yang berlangsung baru-baru ini. "Secara pimpinan DPRD Balikpapan, di rapat pimpinan kemarin kami sudah mengagendakan segera pembentukan AKD pasca dilantiknya ketua definitif,” kata Budiono, Senin (28/10/2024).

Budiono menjelaskan, AKD sudah sewajarnya segera dibentuk, koordinasi dan diskusi antar fraksi masih terus diintensifkan. Terdapat enam fraksi di DPRD Balikpapan yang perlu menyepakati penempatan jabatan strategis, seperti ketua komisi dan ketua badan, untuk memastikan adanya sinergi yang maksimal dalam menjalankan tugas pengawasan dan fungsi DPRD, khususnya terkait penetapan anggaran.

Budiono menekankan bahwa APBD 2025 menjadi salah satu prioritas utama yang harus segera ditangani dalam waktu dekat. Proses APBD murni 2025 harus segera dilanjutkan ke tahapan berikutnya, mulai dari nota penjelasan wali kota, pendapat umum fraksi, hingga jawaban akhir fraksi dan kesepakatan. “Batas waktu penetapan APBD 2025 hanya sampai bulan depan saja, kalau itu sampai terlewat, risikonya besar sekali karena akan menggunakan peraturan wali kota (Perwali)," jelasnya.

Lebih lanjut, Budiono berharap agar setiap fraksi segera menyepakati perwakilan mereka dan menyampaikan surat resmi untuk mempercepat pembentukan AKD. Setelah itu, DPRD akan mengadakan rapat dan musyawarah guna menentukan pemimpin komisi serta badan terkait. DPRD berupaya agar pembentukan AKD ini bisa dilakukan secepatnya.

Tanpa AKD yang terbentuk, fungsi pengawasan DPRD terhadap dinas-dinas mitra belum dapat berjalan optimal. Setiap dinas memiliki mitra komisinya masing-masing, dan penting bagi DPRD untuk menjalankan peran pengawasan ini sebaik mungkin. “Sementara dinas itu ada mitranya masing-masing, kalau belum ada komisinya bagaimana fungsi pengawasan kita?,” pungkasnya.

(ADV/J)

Wakil ketua DPRD kota Balikpapan Yono Suherman 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, turut menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 yang berlangsung di halaman Balai Kota Balikpapan, Senin, 28 Oktober 2024. Upacara ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Yono Suherman menekankan pentingnya peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan memotivasi generasi muda dalam memajukan bangsa. “Makna Sumpah Pemuda ini sangat relevan untuk mengingatkan kita agar terus menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan demi kemajuan Indonesia,” ungkap Yono kepada media.

Yono menyatakan bahwa DPRD Balikpapan mendukung penuh inisiatif yang bertujuan untuk mengembangkan potensi pemuda di berbagai bidang. Menurutnya, kolaborasi antara pemuda dan pemerintah akan memperkuat aspirasi serta membuka peluang baru dalam inovasi dan pengembangan diri. “Kami berharap para pemuda bisa lebih kreatif dan mandiri, terutama dalam menghadapi tantangan era globalisasi,” lanjutnya.

Era globalisasi, menurut Yono, menghadirkan tantangan yang memerlukan peningkatan inovasi dan kreativitas dari generasi muda, khususnya di Kota Balikpapan. Ia berharap pemuda dapat memperkuat diri dalam berbagai sektor, seperti teknologi, pendidikan, dan kepemudaan, agar siap bersaing di kancah internasional.

“Figur pemuda yang kuat dan berdaya saing tinggi adalah kunci untuk menghadapi persaingan global,” tambah politisi dari Partai Nasdem ini. Upacara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri, Wakil Ketua Muhammad Taqwa dan Budiono, serta sejumlah pejabat dari Forkopimda dan Sekda Balikpapan, Muhaimin.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan generasi muda sebagai penerus bangsa.

(J/ADV)

Ketua DPRD Alwi Al Qadri diacara silaturahmi Forkopimda Balikpapan dihotel Grand Senyiur 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dinilai krusial demi suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Balikpapan. Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyampaikan harapannya agar Pilkada kali ini berjalan dengan lebih baik, damai, dan lancar.

“Semoga Pilkada serentak 2024 di Balikpapan bisa berlangsung aman dan tertib,” ucapnya dalam acara silaturahmi Forkopimda bersama elemen masyarakat di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin, 28 Oktober 2024.

Alwi juga berharap ketiga Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan tetap sehat hingga seluruh tahapan Pilkada selesai. "Semoga proses Pilkada hingga 27 November 2024 dapat berjalan tanpa kendala, terutama saat hari pencoblosan," lanjutnya.

Ia menambahkan, persiapan logistik Pilkada yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan harus matang, agar tidak terjadi masalah seperti kurangnya surat suara yang pernah dialami sebelumnya. “Jangan sampai ada kekurangan. Semua harus siap dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, komitmen untuk mewujudkan Pilkada damai diperlihatkan melalui deklarasi yang dihadiri oleh para Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta elemen masyarakat dalam kegiatan silaturahmi tersebut. Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, forkopimda, dan organisasi kemasyarakatan untuk menjamin kelancaran pesta demokrasi ini.

“Kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda sangat penting untuk mencegah konflik dan menjaga suasana kondusif,” ujar Ahmad.

Ia pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyebarkan pemahaman yang benar dan tidak mudah terprovokasi. “Sebagai bagian dari masyarakat Kota Balikpapan, mari kita saling mengingatkan agar bijak dalam menanggapi informasi,” pungkasnya.

Silaturahmi Forkopimda ini merupakan langkah nyata untuk menguatkan sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh masyarakat demi Pilkada yang damai, tertib, dan aman.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Bawaslu Kota Balikpapan memperketat aturan terkait baliho dukungan partai politik untuk Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan. Salah satu ketentuan utama yang berlaku adalah larangan mencantumkan jabatan legislatif, baik anggota dewan maupun ketua DPRD, dalam baliho atau alat peraga kampanye (APK).

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengungkapkan bahwa aturan ini kurang disosialisasikan kepada jajaran legislatif. Ia bahkan baru mengetahui aturan tersebut setelah menerima surat pemberitahuan resmi dari Bawaslu. "Kami baru tahu adanya larangan ini setelah surat resmi diterima. Ternyata, gambar foto dalam baliho diperbolehkan, tetapi jabatan seperti anggota dewan atau ketua DPRD tidak boleh dicantumkan," ujarnya saat berbicara kepada media, Senin, 28 Oktober 2024.

Alwi mengakui bahwa dirinya dan beberapa anggota DPRD lainnya tidak menyadari ketentuan ini sebelumnya. Ia menilai Bawaslu seharusnya menyampaikan aturan ini lebih awal agar tidak terjadi pelanggaran. "Kami meminta rekan-rekan untuk segera mengganti atau menutup bagian yang mencantumkan jabatan di baliho," tambah Alwi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Balikpapan, Wasanti, dalam Rapat Koordinasi Forkopimda bersama KPU Balikpapan pada 23 Oktober 2024, menegaskan bahwa pemanggilan beberapa anggota DPRD oleh Bawaslu bertujuan untuk mengingatkan mereka terhadap aturan ini.

Menurutnya, himbauan serupa telah dikeluarkan pada 2 Oktober 2024. "Kami telah mengingatkan sejak awal bulan tentang larangan pencantuman jabatan pada alat peraga kampanye. Ketentuan ini dirujuk dari regulasi nasional yang harus ditaati," jelas Wasanti.

Rapat koordinasi yang diadakan pada 23 Oktober tersebut membahas kesiapan logistik dan reviu seluruh tahapan pilkada. Bawaslu menegaskan akan terus memantau kepatuhan aturan kampanye di Kota Balikpapan guna memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 berlangsung tertib dan adil.

(ADV/J)

Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri diacara peringatan Sumpah pemuda 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, turut menghadiri upacara Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di Balai Kota Balikpapan pada Senin, 28 Oktober 2024.

Acara tersebut diadakan untuk memperingati peran pemuda dalam sejarah Indonesia dengan tema "Maju Bersama Indonesia Raya." Upacara ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, dan diikuti oleh berbagai organisasi pemuda.

Dalam pernyataannya, Alwi Al Qadri menegaskan pentingnya peran pemuda dalam pemerintahan dan pembangunan. Menurutnya, pemuda harus diberikan ruang untuk menyuarakan aspirasi dan kritik, bahkan melalui aksi demonstrasi yang konstruktif. “Kritik dari pemuda adalah masukan yang perlu diterima pemerintah.Kolaborasi dengan pemuda sangat penting karena mereka adalah generasi penerus,” ujarnya setelah upacara peringatan.

Alwi juga menyampaikan bahwa generasi muda akan mengisi posisi-posisi yang saat ini dipegang oleh generasi tua, baik di pemerintahan maupun di DPRD. Oleh karena itu, persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di kalangan pemuda sangatlah mendesak.

“Pemuda perlu disiapkan dengan baik agar tidak tertinggal. Kita perlu memberikan mereka dukungan dan semangat,” kata Alwi menekankan pentingnya membina generasi muda agar tidak terjadi kesenjangan dalam pembangunan.

Lebih lanjut, Alwi menekankan bahwa organisasi pemuda dan mahasiswa perlu didorong untuk lebih aktif dalam pembangunan kota. Dalam jangka waktu 1-5 tahun ke depan, Alwi percaya bahwa para pemuda akan memainkan peran kunci dalam melanjutkan pembangunan dan menjaga stabilitas Kota Balikpapan. “Kami mendukung sepenuhnya kemajuan organisasi pemuda di Kota Balikpapan,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, DPRD Kota Balikpapan berharap bisa membangkitkan semangat juang generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu menjaga dan membangun Balikpapan dengan semangat yang progresif.

(ADV/J)

Budiono Wakil ketua DPRD kota Balikpapan periode 2024 - 2025

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, mengajak generasi muda untuk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 yang digelar di Balai Kota Balikpapan pada Senin (28/10/2024).

Melalui tema “Maju Bersama Indonesia Raya,” Budiono menekankan pentingnya menjaga api semangat Sumpah Pemuda 1928, yang menyatukan berbagai perbedaan demi cita-cita Indonesia. Budiono mengingatkan kembali semangat pemuda era 1928 yang memilih mengesampingkan sekat-sekat perbedaan demi satu tujuan, yaitu membangun bangsa Indonesia yang bersatu.

"Pemuda di tahun 1928 sudah berikrar Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa. Mereka tidak memandang kelompok atau golongan, tetapi Indonesia,” ungkap Budiono.

Ia menyebutkan, di tengah kemajuan era digital dan arus modernisasi, semangat persatuan ini semakin relevan, terutama bagi pemuda Balikpapan. Sebagai kota yang menjadi gerbang menuju Ibu Kota Negara (IKN), Budiono berharap agar pemuda Balikpapan terus memperkuat persatuan dan memanfaatkan kreativitas mereka untuk berkontribusi bagi bangsa.

“Generasi muda Balikpapan diharapkan mampu berkarya dan mempersatukan bangsa melalui bidangnya masing-masing,” tambahnya. Budiono optimis dengan potensi yang dimiliki pemuda Balikpapan. Ia yakin mereka dapat berperan signifikan dalam mendukung pembangunan Indonesia.

Hal ini, menurutnya, sangat diperlukan agar pemuda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas dalam menghadapi tantangan era digital. Pada upacara itu, peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai simbol keberagaman Indonesia. Budiono melihat ini sebagai wujud kekayaan budaya yang perlu dijaga di tengah derasnya perkembangan teknologi.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai luhur bangsa, seperti etika dan moral, harus tetap dijaga meskipun zaman terus berkembang. “Kemajuan teknologi jangan sampai menggeser karakter bangsa. Toleransi dan keberagaman adalah identitas kita,” tuturnya.

Budiono menutup pesannya dengan mengajak pemuda untuk terus menjaga semangat persatuan dan menghargai keberagaman bangsa. Di era digitalisasi, ia berharap pemuda Indonesia tetap setia pada identitas bangsa dan berkontribusi nyata bagi kemajuan negara.

(ADV/J)

Ketua DPRD Balikpapan Gelar syukuran dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dirumah Dinasnya

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengadakan syukuran dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumah dinasnya, Jalan Kapten Pierre Tendean, Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Acara ini dihadiri oleh anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan tamu undangan, yang menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan dimulai dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Agus Khoirul Huda. Dalam ceramahnya, Ustadz Agus menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak semua yang hadir untuk menerapkan ajaran Nabi dalam konteks sosial dan pemerintahan.

Alwi Al Qadri dalam sambutannya menyatakan, “Hari ini saya menggelar syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas penempatan rumah jabatan yang baru, sekaligus penghormatan kepada Nabi Besar Muhammad SAW.” Alwi juga menegaskan bahwa syukuran ini tidak hanya sekadar acara ritual, tetapi merupakan wujud niat untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota dewan dan masyarakat.

“Saya berharap melalui acara ini, kita bisa memperkuat hubungan persaudaraan dan terinspirasi untuk menerapkan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam setiap tugas kita sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun hubungan yang lebih baik antara legislatif dan masyarakat. Alwi mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan saling menghargai.

Dengan pelaksanaan syukuran ini, Alwi Al Qadri berharap dapat membawa perubahan positif dalam kepemimpinannya sebagai Ketua DPRD Balikpapan. Ia berkomitmen untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat. Alwi yakin, dengan sinergi dan kolaborasi, semua pihak dapat mewujudkan tujuan bersama untuk membangun kota yang lebih baik.

(J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Nelly Turuallo

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Balikpapan, Nelly Turuallo, menghadiri acara penganugerahan Balikpapan Film Festival 2024, mewakili Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri. Acara yang berlangsung di Studio Cinepolis Living Plaza Balikpapan pada Sabtu, 26 Oktober 2024 ini, dinilai sangat positif untuk mendukung kreativitas generasi muda. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Balikpapan Film Festival memberi ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kreativitas mereka ke arah yang positif, daripada menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat," ujar Nelly usai menghadiri acara tersebut.

Nelly yang juga legislator dari Partai Golkar, berharap agar Pemerintah Kota Balikpapan, melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP), dapat terus menyelenggarakan festival ini secara rutin. "Ini sudah berjalan selama empat tahun, dan saya harap bisa terus berkembang setiap tahunnya," tambahnya.

Acara ini turut menghadirkan aktor dan aktris ternama, August Melasz dan Yessy Gusman, yang diharapkan bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi peserta, khususnya anak-anak muda Balikpapan.

Menurut Nelly, kehadiran para seniman ini bisa memacu semangat peserta untuk semakin kreatif dan berinovasi. "Jika dinilai memberikan manfaat, saya rasa pemerintah perlu mendukung anggaran untuk kegiatan ini. Dewan tentu akan mendukung penuh karena ini menyangkut pengembangan kreativitas generasi muda kita," jelasnya.

Salah satu karya yang mendapat penghargaan adalah film "Kunang-Kunang," yang dibuat oleh siswa SMP kelas II asal Balikpapan. "Usianya masih muda, tapi hasil kreasinya luar biasa. Ini bisa jadi inspirasi bahwa dengan tekad dan usaha, semua bisa dicapai," katanya.

Kepala DPOP Balikpapan, C. I. Ratih Kusuma, menambahkan bahwa Balikpapan Film Festival merupakan wadah apresiasi bagi sineas muda Indonesia. "Festival ini juga bertujuan meningkatkan kolaborasi dan sinergi antarsineas untuk mendorong perkembangan perfilman nasional," ungkap Ratih.

Tahun ini, festival diikuti oleh 63 peserta dari 28 kota di Indonesia, dengan kategori pelajar dan umum. "Peningkatan peserta menunjukkan bahwa Balikpapan mulai diakui sebagai pusat perfilman di Kalimantan Timur," tutupnya.

(ADV/J)

 
Kunjungan ketua DPRD Kukar dikantor DPRD Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan, 25 Oktober 2024 – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan untuk memperkuat sinergi menyambut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Dalam pertemuan yang digelar pada Jumat, 25 Oktober 2024 ini, kedua belah pihak membahas isu-isu penting seperti pelantikan pimpinan, pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), serta dampak pembangunan IKN terhadap daerah-daerah sekitar.

Ketua DPRD Kukar menyatakan bahwa setelah tuntasnya pelantikan dan pembentukan AKD di Kukar, perhatian kini difokuskan pada upaya kolaborasi lintas daerah, terutama dengan Balikpapan, Samarinda, dan wilayah lain di Balikpapan-Penajam Utara (BPU).

Ia menegaskan bahwa kerja sama erat antara wilayah-wilayah penyangga IKN sangat diperlukan untuk mengoptimalkan manfaat pembangunan ini. “Kami di Kukar, sebagai salah satu penyangga IKN, ingin memastikan masyarakat asli Kalimantan Timur tidak hanya menjadi penonton dalam proses kebijakan pembangunan. Kita harus aktif dan memaksimalkan kontribusi masyarakat lokal dalam setiap langkah pembangunan,” ujar Ketua DPRD Kukar.

Ia menambahkan bahwa kebijakan politik, khususnya dalam pengalokasian anggaran, harus memberi dukungan kuat terhadap pembangunan kapasitas masyarakat lokal. Kukar, menurutnya, memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pangan, yang perlu dikembangkan guna mendukung ketahanan pangan IKN. “Kita tidak boleh membiarkan IKN bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Dengan lahan pertanian yang luas, Kukar siap menjadi penyokong utama kebutuhan pangan IKN.

Selain itu, sektor pariwisata juga perlu dikembangkan untuk menarik pengunjung yang ingin menikmati suasana berbeda di luar Balikpapan,” tambahnya. Dalam diskusi tersebut, Ketua DPRD Kukar menggarisbawahi pentingnya sinergi yang harmonis antarwilayah untuk memaksimalkan potensi pembangunan bersama.

Ia menekankan bahwa semangat kolaborasi harus mengalahkan egosentrisme wilayah, karena kesuksesan pembangunan IKN bergantung pada kerja sama semua pihak yang terlibat. “Dengan Balikpapan sebagai titik konsentrasi utama IKN, Kutai Kartanegara sebagai wilayah terdekat harus siap mendukung secara optimal.

Harapan kami adalah terciptanya kerja sama yang saling menguntungkan bagi seluruh wilayah penyangga,” pungkasnya.

(J)