Anggota DPRD kota Balikpapan Andi Arif Agung

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung, memberikan apresiasi terhadap pelantikan serentak kepala daerah se-Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025.

Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah efisien sekaligus tradisi baru yang positif dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. "Biasanya, pelantikan wali kota dilakukan oleh gubernur, sedangkan gubernur dilantik oleh presiden. Namun, kali ini semuanya dipimpin langsung oleh presiden.

Ini sebuah terobosan yang luar biasa dan tradisi baru yang layak diapresiasi," ujar Andi Arif kepada wartawan. Meskipun demikian, ia mengakui adanya tantangan teknis dalam pelaksanaan pelantikan di Jakarta. Besarnya jumlah tamu undangan membuat akses transportasi dan akomodasi menjadi terbatas.

"Tantangan pasti ada, seperti sulitnya mendapatkan tiket pesawat dan keterbatasan hotel. Namun, secara keseluruhan, pelaksanaan ini tetap sangat baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Arif berharap momentum pelantikan ini dapat menjadi awal bagi para kepala daerah untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Ia juga mendorong agar perayaan syukuran pasca-pelantikan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi melibatkan masyarakat luas. "

Kami ingin setelah pelantikan ada perayaan yang bisa dinikmati seluruh warga Kota Balikpapan. Ini penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat," ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendukung program kerja kepala daerah yang baru dilantik. "DPRD siap mendukung kebijakan yang pro-rakyat. Fokus utama harus pada pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tegasnya.

Pelantikan serentak ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Indonesia menggelar pelantikan kepala daerah secara bersamaan di tingkat nasional. Dengan semangat efisiensi dan kebersamaan, Andi Arif optimistis pemerintahan daerah, termasuk di Kota Balikpapan, dapat berjalan lebih efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat.

(ADV)

Anggota DPRD kota Balikpapan Andi Arif Agung

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Wakil Wali Kota Bagus Susetyo resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.

Menanggapi pelantikan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung, menyampaikan ucapan selamat serta harapan besar terhadap kepemimpinan keduanya dalam membawa Balikpapan ke arah yang lebih baik. "Saya mengucapkan selamat kepada Rahmad Mas'ud dan Bagus Susetyo atas pelantikan mereka. Semoga kepemimpinan ini dapat menyempurnakan program-program yang telah berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Balikpapan," ujar Andi Arif Agung dalam keterangannya kepada wartawan.

Ia menyoroti pentingnya kesinambungan dalam pembangunan serta perlunya adaptasi terhadap berbagai tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, pertumbuhan penduduk, perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta meningkatnya kebutuhan infrastruktur menjadi isu krusial yang harus dihadapi dengan kebijakan yang matang.

"Ke depan, tantangan yang dihadapi Balikpapan semakin berat, terutama dengan perkembangan IKN yang berdampak langsung pada kota ini. Namun, kami optimistis kepemimpinan Rahmad Mas'ud dan Bagus Susetyo mampu menjawab tantangan tersebut dengan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, peran aktif seluruh elemen sangat dibutuhkan agar setiap program yang dijalankan dapat terealisasi dengan baik.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus berperan serta dalam mendukung jalannya pembangunan. Kami di DPRD siap berkolaborasi untuk memastikan kesejahteraan warga Balikpapan tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.

Pelantikan ini menjadi momentum bagi masyarakat Balikpapan untuk menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru dalam membawa perubahan positif dan mengatasi berbagai permasalahan perkotaan yang ada.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Andi Arif Agung

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung, memberikan apresiasi atas pelantikan Rudy Mas'ud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Keduanya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah seremoni di Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.

Andi Arif Agung menaruh harapan besar pada kepemimpinan Rudy Mas'ud dan Seno Aji dalam membawa perubahan bagi Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Ia menyoroti janji kampanye mereka, terutama program pendidikan gratis yang mencakup seluruh jenjang, mulai dari tingkat dasar hingga strata S3.

"Kami menyambut baik visi yang diusung pasangan ini. Pendidikan gratis tentu menjadi impian masyarakat Kaltim, terutama bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya," ujarnya.

Menurutnya, program tersebut jika direalisasikan secara optimal akan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur. Ia berharap dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, kualitas SDM daerah ini dapat sejajar dengan wilayah lain di Indonesia.

Selain sektor pendidikan, Andi Arif juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, khususnya bagi Balikpapan. Ia menilai alokasi bantuan keuangan dari pemerintah provinsi selama ini masih kurang dibandingkan dengan daerah lain. "Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara membutuhkan dukungan lebih besar dalam pembangunan. Kami berharap kepemimpinan baru ini memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di kota ini," tegasnya.

Ia optimistis, dengan semangat muda yang dimiliki Rudy Mas'ud dan Seno Aji, Kalimantan Timur akan mengalami percepatan pembangunan yang signifikan. "Kami menginginkan kepemimpinan yang progresif dan inovatif.

Saya yakin dengan energi baru yang mereka bawa, Kalimantan Timur akan berkembang lebih pesat," pungkasnya.

(ADV/J)

Wahyullah Bandung anggota DPRD Balikpapan

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai Golkar, Wahyullah Bandung, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pelantikan serentak kepala daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025.

Menurutnya, langkah ini merupakan kebijakan strategis yang membawa manfaat besar bagi pemerintahan daerah. “Pelantikan serentak ini memberikan efisiensi anggaran yang signifikan. Jika dilakukan secara terpisah di tiap daerah, tentu biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih besar,” ujar Wahyullah dalam wawancara dengan wartawan pada Kamis, 20 Februari 2025.

Selain faktor efisiensi, ia juga menekankan bahwa pelantikan serentak menciptakan keselarasan dalam kepemimpinan daerah. Menurutnya, momen ini menjadi simbol penting bagi pemerintah dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Ini adalah langkah awal yang baik untuk menciptakan pemerintahan yang lebih solid di tingkat daerah. Dengan pelantikan serentak, ada semangat yang sama dalam menjalankan tugas serta visi yang sejalan dalam membangun daerah masing-masing,” tambahnya.

Wahyullah juga mengapresiasi peran Presiden Prabowo dalam memimpin langsung proses pelantikan, sesuatu yang sebelumnya biasanya dilakukan oleh gubernur. Ia menilai, hal ini menegaskan keseriusan pemerintah pusat dalam memastikan bahwa kepala daerah yang dilantik memahami tugas dan tanggung jawabnya.

“Dengan dipimpin langsung oleh Presiden, pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momen untuk menegaskan komitmen kepala daerah dalam menjalankan tugasnya demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wahyullah berharap para kepala daerah yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugas mereka serta merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat. “Kami di DPRD siap bekerja sama dan mendukung program-program yang berpihak kepada rakyat.

Semoga dengan pelantikan ini, seluruh kepala daerah dapat menjalankan tugasnya dengan semangat baru serta fokus pada pembangunan yang berkelanjutan,” tutupnya.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Wahyull ah Bandung

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai Golkar, Wahyullah Bandung, menyampaikan harapannya setelah pelantikan Wali Kota Rahmad Mas’ud dan Wakil Wali Kota Bagus Susetyo oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025.

Wahyullah berharap agar pemerintahan baru ini dapat segera menanggapi isu-isu penting yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam hal infrastruktur yang menjadi perhatian utama. “Dengan dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru, saya berharap mereka bisa fokus pada perbaikan infrastruktur, terutama yang menyangkut kebutuhan mendesak warga, seperti penanganan kemacetan, banjir, dan kawasan pemukiman kumuh,” ungkap Wahyullah saat diwawancarai oleh wartawan, Kamis (20/2).

Menurutnya, tiga masalah utama ini perlu mendapat perhatian khusus guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Balikpapan ke depannya. Wahyullah menambahkan, penataan kawasan kumuh dan perbaikan sistem drainase sangat dibutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan transportasi publik dan jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan. Selain itu, perbaikan saluran air yang terintegrasi juga harus menjadi prioritas guna mengurangi risiko banjir. “Semua ini adalah langkah konkret yang perlu segera dilakukan untuk memastikan kenyamanan warga,” lanjutnya.

Dia optimis, dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, solusi-solusi yang ditawarkan bisa segera terealisasi. “Kami di DPRD siap mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat. Dengan bersama-sama, saya yakin kita bisa mengatasi masalah-masalah yang ada di kota ini,” tegasnya.

Sementara itu, dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para kepala daerah untuk selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. "Saudara adalah pelayan rakyat. Tugas kita adalah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat," pesan Prabowo.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Wahyullah Bandung 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Golkar, Wahyullah Bandung, memberikan ucapan selamat kepada Rudy Mas'ud dan Seno Aji yang resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025.

Dalam keterangannya, Wahyullah menekankan pentingnya perhatian lebih bagi Kota Balikpapan dalam kepemimpinan baru ini. Ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat mengalokasikan anggaran yang lebih besar dan mendukung pengembangan kota sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kami mengharapkan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dapat memberikan perhatian lebih kepada Balikpapan. Sebagai pintu gerbang IKN, kota ini memiliki peran strategis yang harus diperkuat, baik dalam aspek infrastruktur maupun dukungan ekonomi," ujar Wahyullah.

Menurutnya, pembangunan IKN harus menjadi momentum bagi Balikpapan untuk berkembang lebih pesat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah kota dan provinsi perlu diperkuat agar program-program prioritas dapat berjalan maksimal. Ia juga menegaskan bahwa Balikpapan membutuhkan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.

Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi lokal dapat terus berkembang seiring dengan pembangunan IKN. "Kami di DPRD Kota Balikpapan akan terus mendorong koordinasi dengan pemerintah provinsi agar perhatian tersebut bisa benar-benar diwujudkan. Peningkatan fasilitas umum dan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat serta sektor ekonomi harus menjadi prioritas bersama," tambahnya.

Selain itu, Wahyullah menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat sangat diperlukan agar manfaat pembangunan IKN dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan. "Kami berharap kepemimpinan baru ini bisa membawa perubahan positif bagi seluruh daerah di Kalimantan Timur," tutupnya.

(ADV)

Komisi IV DPRD kota Balikpapan menerima kunjungan dari dinas pariwisata, pemuda dan Olahraga Kota Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan menggelar audiensi dengan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan pada Rabu (19/2/2025).

Pertemuan ini membahas persiapan ajang Pemilihan Duta Pemuda Kota Balikpapan 2025, sekaligus memperkenalkan para finalis yang akan berkompetisi dalam ajang bergengsi tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, memimpin audiensi yang turut dihadiri oleh anggota dewan lainnya.

Dalam pertemuan ini, Disparpora menekankan bahwa Pemilihan Duta Pemuda bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain itu, ajang ini bertujuan meningkatkan partisipasi pemuda dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi kreatif, sosial, dan kepemimpinan. Selama audiensi, para finalis diberikan kesempatan berdialog langsung dengan anggota DPRD terkait isu kepemudaan, pengembangan kreativitas, serta peluang dalam meningkatkan keterampilan mereka.

Gasali menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menciptakan generasi muda yang inovatif dan berdaya saing. “Ajang ini bukan sekadar ajang prestasi, tetapi juga ruang bagi pemuda untuk menyalurkan ide-ide kreatif dan menjadi inspirasi bagi sesama,” ujarnya.

Dukungan dari DPRD Kota Balikpapan memberikan motivasi bagi para finalis untuk lebih aktif dalam berbagai program kepemudaan. Gasali berharap duta pemuda yang terpilih nantinya dapat menjadi teladan dan motor penggerak perubahan positif bagi kota. Selain menjadi ajang kompetisi, pemilihan ini juga merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di tengah tantangan globalisasi.

Finalis yang terpilih akan mengikuti berbagai pelatihan, seperti kepemimpinan, komunikasi, serta pemahaman tentang pembangunan daerah. “Kami berharap ajang ini dapat melahirkan pemuda-pemudi yang tidak hanya memiliki bakat, tetapi juga siap berkontribusi bagi kemajuan daerah dan membawa nama Balikpapan hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” tambah Gasali.

Pemilihan Duta Pemuda Kota Balikpapan 2025 menjadi langkah strategis dalam investasi SDM berkualitas. Pemerintah daerah bersama DPRD berkomitmen mendukung berbagai program kepemudaan yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Balikpapan.

(ADV/J)

Anggota komisi IV DPRD kota Balikpapan Sufyan Jufri

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Menjelang bulan suci Ramadan, potensi kebakaran di Kota Balikpapan meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak, terutama saat sahur dan berbuka puasa. Menyikapi hal ini, DPRD Balikpapan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan dapur dan listrik guna mencegah terjadinya kebakaran.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Sufyan Jufri, menekankan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak besar. Ia mengimbau pemerintah kota melalui dinas terkait untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya kebakaran serta langkah-langkah pencegahannya.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja, tetapi selama Ramadan, risikonya lebih tinggi karena aktivitas memasak meningkat. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kompor dalam keadaan mati setelah digunakan dan menghindari beban listrik berlebih,” ujar Sufyan pada Senin (19/2).

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, kebakaran di kota ini sering kali disebabkan oleh kebocoran gas serta korsleting listrik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik serta memastikan regulator gas dalam kondisi baik guna mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Selain edukasi, Sufyan juga menyoroti pentingnya kesiapan petugas pemadam kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk yang rawan kebakaran. Ia menegaskan bahwa akses menuju permukiman perlu dievaluasi agar petugas dapat bertindak cepat saat terjadi kebakaran. Di sisi lain, BPBD Balikpapan mendorong warga untuk memiliki alat pemadam kebakaran ringan (APAR) di rumah sebagai langkah pencegahan dini.

Selain itu, warga diimbau segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas. “Kami berharap Ramadan di Balikpapan berlangsung aman dan nyaman tanpa gangguan kebakaran. Oleh karena itu, kesadaran bersama dalam mencegah kebakaran sangat diperlukan,” tutup Sufyan.

(ADV/J)

Pengelolaan sampah TPA Manggar

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Volume sampah di Kota Balikpapan diperkirakan mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, dalam kondisi normal, jumlah sampah yang diangkut berkisar antara 380 hingga 450 ton per hari.

Namun, saat mendekati Lebaran, volume tersebut dapat melonjak hingga 804 ton per hari. Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Sufyan Jufri, menilai lonjakan ini sebagai tantangan besar dalam pengelolaan kebersihan kota. Ia mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk lebih serius dalam menangani permasalahan sampah agar tidak berdampak negatif pada lingkungan.

“Setiap tahun, selama Ramadan, volume sampah meningkat drastis. Ini menunjukkan konsumsi masyarakat yang juga bertambah. Oleh karena itu, pengelolaan sampah perlu ditingkatkan, baik dari sisi frekuensi pengangkutan maupun edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi sampah rumah tangga,” kata Sufyan Jufri, Senin (19/2/2025).

Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Masyarakat diharapkan bisa lebih disiplin dalam memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan. Ia juga meminta Pemkot Balikpapan untuk lebih gencar melakukan sosialisasi mengenai pola hidup ramah lingkungan.

Sebagai langkah antisipasi, DLH Balikpapan telah menyiapkan strategi dengan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah dari dua kali menjadi empat kali sehari di beberapa titik tertentu. Selain itu, DLH mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah, terutama sisa makanan berbuka puasa yang sering kali mendominasi limbah rumah tangga selama Ramadan. “Kami berharap semua pihak dapat berperan aktif.

Lonjakan sampah ini tidak boleh dibiarkan mengganggu kebersihan kota dan kenyamanan warga yang menjalankan ibadah puasa,” tambah Sufyan Jufri.

(ADV/J)

Ketua komisi III DPRD kota Balikpapan Yusri 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Komisi III DPRD Kota Balikpapan menegaskan komitmennya dalam mengawal pengelolaan sampah agar lebih optimal. Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menyoroti pentingnya langkah preventif untuk menghindari potensi penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar akibat kapasitas yang berlebih.

Yusri menegaskan bahwa jika TPA Manggar ditutup karena kelebihan muatan, Kota Balikpapan akan menghadapi masalah lingkungan yang serius. Oleh sebab itu, pihaknya menekankan perlunya strategi pengelolaan sampah yang efektif sejak dini.

"Kita tidak bisa menunda-nunda perbaikan sistem pengelolaan sampah. Jika tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa sangat besar. Kami mendorong sektor swasta untuk turut serta dalam upaya ini, baik melalui teknologi inovatif maupun pemanfaatan dana CSR," ujar Yusri saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (19/2/2025).

Menurutnya, perusahaan-perusahaan di Balikpapan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah, sehingga keterlibatan mereka dalam pengelolaan sampah menjadi hal yang krusial. Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan besar diharapkan dapat dialokasikan untuk mendukung solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Lebih lanjut, Yusri menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat dan sektor swasta agar kota ini tetap bersih dan nyaman. “Kami ingin melihat perusahaan swasta lebih berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan terkelola dengan baik. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tugas kita bersama,” tambahnya.

Ia juga berharap adanya sinergi yang lebih erat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah di Kota Balikpapan. Dengan kerja sama yang solid, berbagai permasalahan terkait sampah bisa diatasi lebih cepat dan efektif.

“Kita harus bergerak sekarang. Jika tidak, masalah sampah ini bisa menjadi semakin kompleks di masa depan,” pungkas Yusri.

(ADV/J)

Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri bersama dua anggota Pramuka tuna rungu Ikhsan dan Mursidi

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dua anggota Pramuka tuna rungu, Ikhsan dari Kendari dan Mursidi asal Makassar, kembali mencatatkan langkah besar dalam perjalanan inspiratif mereka mengelilingi Indonesia.

Pada Senin (17/2/2025), keduanya disambut hangat oleh Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, dalam pertemuan yang penuh makna di Balikpapan. Ikhsan dan Mursidi mengemban misi mulia dalam perjalanan panjang mereka, yaitu menyebarluaskan semangat inklusivitas serta memperkuat dukungan terhadap penyandang disabilitas.

Melalui gerakan ini, mereka berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran kaum difabel dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam organisasi Pramuka.

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan dan semangat yang ditunjukkan oleh kedua pemuda ini. Ia menilai perjalanan mereka sebagai wujud nyata keberanian dan tekad kuat dalam menembus batas keterbatasan. "Apa yang dilakukan oleh Ikhsan dan Mursidi sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menunjukkan keberanian, tetapi juga mengajarkan kepada kita semua bahwa kesetaraan adalah hal yang harus terus diperjuangkan. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda," ungkap Alwi.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kebersamaan. Alwi menyempatkan diri berfoto bersama keduanya sebagai bentuk dukungan dan penghormatan atas perjuangan mereka. Dalam kesempatan itu, Ikhsan dan Mursidi turut berbagi pengalaman mereka selama perjalanan, termasuk berbagai tantangan yang mereka hadapi serta sambutan hangat yang mereka terima dari masyarakat di berbagai daerah.

Kisah mereka menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, mereka berharap misi mereka dapat memberikan dampak positif bagi penyandang disabilitas lainnya di Indonesia.

Pertemuan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan mereka, yang terus membawa pesan keberanian, inklusivitas, dan harapan bagi seluruh masyarakat.

(ADV/J)

Anggota DPRD kota Balikpapan Sufian Jufri

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Sufyan Jufri, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kodim 0905/Balikpapan.

Kegiatan yang dibuka pada Rabu (19/2/2025) ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih.

Menurut Sufyan, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan TNI dalam membantu meningkatkan aksesibilitas serta penyediaan fasilitas umum bagi masyarakat. Ini merupakan inisiatif yang perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan, program TMMD sebaiknya tidak hanya terbatas pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi dan pendidikan. “Kami berharap TMMD kali ini juga memberikan pelatihan keterampilan kerja dan edukasi bagi warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas,” imbuhnya.

Sufyan menegaskan bahwa DPRD Balikpapan siap menjalin kolaborasi dengan Kodim 0905/Balikpapan agar program ini dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Ia juga berharap cakupan TMMD semakin diperluas di masa mendatang agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat. “DPRD Balikpapan tentu mendukung penuh pelaksanaan TMMD ini.

Kami berharap keberhasilannya tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari dampak sosial yang diberikan kepada warga. Kami akan terus mengawal agar program semacam ini mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih besar dari pemerintah daerah,” tutupnya.

(ADV/J)