Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Rapat Paripurna kembali digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan, dengan agenda Jawaban Walikota Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan Periode 2021-2026.

Rapat Paripurna yang digelar secara virtual di ruangan rapat gabungan gedung parlemen DPRD kota Balikpapan ini di Pimpin langsung Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono dan di ikuti oleh anggota DPRD Balikpapan. Dalam rapat kali ini juga Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud yang didampingi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Balikpapan juga hadir memberikan jawabannya secara Virtual, di ruang rapat Pemerintahan Kota (Pemkot) Balikpapan.

Usai memimpin rapat Paripurna Budiono mengatakan, hari ini DPRD menggelar Paripurna bersama Pemkot Balikpapan, terkait jawaban walikota atas pemandangan umum Fraksi terhadap Raperda RPJMD periode 2021-2026.

Budiono juga menuturkan, sebelumnya, pada tanggal 11 Oktober 2021 lalu DPRD Balikpapan juga menggelar Paripurna terkait Pemandangan Umum Fraksi dan hari ini Wali Kota Balikpapan Memberikan Jawabannya.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono menjelaskan ada beberapa hal yang disoroti oleh walikota terhadap pandangan fraksi saat memberikan pandangan umumnya, yakni Pendidikan, banjir dan SDM.

"Kalau kita lihat jawaban Walikota Salah satu yang di soroti itu ada terkait pendidikan, banjir, terkait UMKM Sumber Raya Manusia (SDM), dan ada terkait ASN yang berintegritas dan berwawasan untuk meningkatkan kinerja kerjanya" katanya, Senin (18/10/2021).

Budiono menambahkan, selain itu Fraksi juga menanyakan terkait audit PDAM, serta bahan kimianya atau chemikal yang selama ini digunakan PDAM dalam pengelolaan Air menjadi Air bersih. "Semua sudah dijawab tadi sama Pak Wali Kota, bahwa semua mengacu pada peraturan pemerintah pusat atau kementrian," ucapnya.

Disinggung terkait tanggapan DPRD terhadap penjelasan Walikota Politisi Partai PDI Perjuangan ini mengatakan di DPRD sendiri Fraksi sudah memberikan jawabannya pada paripurna sebelumnya, tinggal menunggu agenda selanjutnya untuk memberikan pendapat terhadap Nota Penjelasan Walikota.

"Nanti ada jadwal berikutnya untuk memberikan pendapat akhir Fraksi terhadap penjelasan Walikota, itulah finalnya , mana yang harus digaris bawahi mana yang tidak"kata Budiono. Sementara RPJMD yang prioritas yakni penanganan banjir salah satunya penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang telah diajukan.

Ini termasuk dalam sembilan program skala prioritas yang tertuang dalam RPJMD Wali Kota."Sudah diajukan untuk multiyears dan semoga bisa mengatasi banjir yang ada di MT. Haryono dianggarkan sekitar Rp 150 sampai 170 Miliyar,"pungkasnya.

AT

Anggota DPRD Balikpapan Amin Hidayat

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Reses anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Amin Hidayat masa Persidangan III tahun 2021 dilaksanakan di lingkungan RT 49 Jalan Patimura Km. 4 Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Senin,( 4/10/2021).

Reses dihadiri oleh sejumlah Ketua RT 28 dan 49 Kelurahan Batu Ampar, dan juga Ketua RT 70,58 dan 60 Kelurahan Graha Indah dan perwakilan tokoh masyarakat, dalam reses tersebut juga dihadiri, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Perwakilan Kelurahan Batu Ampar serta Camat Balikpapan Utara.

Meski pelaksanaan serap aspirasi masih ditengah Pandemi Covid 19, Reses tetap berjalan tertib dan lancar dengan mengedepankan Protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Dalam reses kali ini ada beberapa aspirasi yang di usulkan oleh para ketua RT dan warga di antaranya Jalan tembus ke Wonorejo agar bisa tersambung, selain itu Penerangan Jalan Umum (PJU) juga usulan warga yang mendominasi.

Beberapa warga juga mengusulkan agar men stand by kan excavator amphibi di waduk Wonorejo guna mengantisipasi luapan air yang berlebihan agar dilakukan pengangkatan sindimentasi serta menindak pengembang yang tidak konsisten sehingga menyebabkan banjir.

Menanggapi usulan warga Amin Hidayat mengatakan bahwa terkait usulan jalan tembus ke Wonorejo agar bisa tersambung, dirinya meminta proposal pengajuannya.

"Ya... Saya meminta proposal pengajuan jalan tersebut, yang nantinya saya akan kawal dan perjuangkan di APBD Perubahan 2022"kata Amin, Terkait pemasangan PJU di sepanjang jalan Patimura dan Indrakila yang saat ini dalam kondisi gelap, sehingga rawan terjadi kejahatan, Amin mengatakan Dinas Perhubungan akan segera menindak lanjuti.

"Terkait PJU Dishub sendiri telah berjanji untuk segera menindak lanjuti dengan meminta titik-titik mana saja yang akan dilakukan perbaikan dan pemasangan"ujarnya.

Sementara itu untuk excavator dan Pengembang yang tidak konsisten dalam melakukan pengupasan lahan serta pembangunan rumah yang menyebabkan banjir, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengatakan, akan segera ditindak lanjuti.

"Untuk excavator akan terealisasi setelah saya berkoordinasi dengan pihak PU, sementara untuk para pengembang perumahan itu sudah diatur dalam perda No 1 Tahun 2021, bahwa Satpol PP mempunyai wewenang untuk menindak dilapangan bagi yang belum memiliki ijin komplit"bebernya.

"Semua aspirasi yang disampaikan warga kepada saya, nantinya saya akan bawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, untuk diperjuangkan agar dapat terealisasi"pungkasnya.

AT

Anggota DPRD Balikpapan Budiono

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Memasuki Masa Persidangan III Tahun 2021, Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Budiono kembali turun ke masyarakat untuk melakukan kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat (Reses) di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Tidak berbeda dengan reses sebelumnya, reses kali ini pun dilakukan Budiono secara door to door di wilayah Kelurahan Baru Ulu, Kelurahan Baru Ilir dan Kelurahan Marga Sari Kecamatan Balikpapan Barat, dengan menjadwalkan tiga hari yakni pada Tanggal 4,5 dan 6. Saat ditemui Awak Media Budiono menjelaskan bahwa reses yang dilakukan dirinya sudah sesuai juknis seketariat DPRD Balikpapan, yakni dengan pola Door To Door.

"Dalam juknis ada tiga pola yang diatur dalam melaksanakan reses selama PPKM, yakni pola mengumpulkan masa sebanyak 25 orang, pola Door to door, dan pola secara Virtual"kata Budiono, Selasa (05/10/2021).

"Dan hari ini saya melaksanakan reses dengan mengambil pola Door to door, dan dijadwalkan selama tiga hari, mulai Tanggal 4,5 dan 6 di Kelurahan Baru Ulu, Baru Ilir dan Margasari Kecamatan Balikpapan Barat"lanjutnya.

Dalam reses dari rumah ke rumah kali ini, Budiono menampung berbagai aspirasi yang disampaikan warga masyarakat, mulai dari Pemasangan sambungan baru PDAM terkhusus warga di RT 28 Kelurahan Baru Ulu dan warga RT 13 Baru Tengah.

"Selain pemasangan sambungan PDAM beberapa warga juga menyampaikan aspirasinya terkait infrastruktur yakni semenisasi jalan dan perbaikan drainase, selain itu ada juga Penerangan Jalan Umum (PJU)"katanya. Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga menuturkan bahwa, banyak warga mengeluhkan terkait Perekonomian yang melemah ditengah Pandemi Covid -19 ini, seperti para pedagang keliling yang tidak bisa berjualan secara maksimal menjualkan barang dagangannya.

"Ya ... Seperti pedagang keliling yang tidak bisa maksimal menjajakan barang dagangannya. Salah satu penyebabnya yakni Sekolah yang diliburkan"tuturnya.

"Sementara bantuan yang diterima warga masyarakat dari Pemerintah terkait bantuan tunai Rp 300.000 masih jauh dari harapan"sambung Budiono. Budiono menegaskan semua aspirasi warga yang telah disampaikan , nantinya aspirasi tersebut akan di perjuangkan dan disampaikan dalam rapat Paripurna.

“Ini merupakan kewajiban saya selaku anggota DPRD, untuk menampung dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat yang telah disampaikan kepada saya”jelasnya.

"Jadi semua aspirasi yang telah disampaikan warga dalam reses saya kali ini, nantinya saya akan bawa ke DPRD untuk di paripurnakan dan diperjuangkan agar dapat terealisasi" pungkasnya.

AT

Anggota DPRD Balikpapan Iwan Wahyudi

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Memasuki masa Persidangan III Tahun 2021, Anggota DPRD Kota Balikpapan, H. Iwan Wahyudi, S.Kom Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, menggelar serap aspirasi (Reses) dilingkungan RT 69, Jl Arjuna, Gn Polisi Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, Rabu (6/10/2021).

Reses yang berlangsung di kediaman Ketua RT 69 ini terlihat penuh keakraban dan kekeluargaan dengan mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) yang telah di anjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Dalam kegitan reses Iwan Wahyudi kali ini dihadiri Hadir perwakilan ketua RT dilingkungan Kelurahan Muara Rapak, Perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja (Dinasker) Kota Balikpapan diantaranya Erwin, SE Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas Pekerjaan serta Agus Waras Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja.

Iwan Wahyudi menjelaskan Serap Aspirasi atau biasa disebut Reses merupakan tugas semua anggota legeslatif untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan menjadi catatan dan selanjutnya akan di bawa dalam rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan.

Berbagai aspirasi telah disampaikan warga dalam reses kali ini, mulai dari Infrastruktur, Ketenaga Kerjaan sampai masalah Pendidikan yang paling dominan dikeluhkan warga.

Seperti yang disampaikan ketua RT 67 Permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi hal kelasik di Kelurahan Muara Rapak ini. Sistem Radius yang diterapkan Pemerintah masih menjadi kendala, pasalnya di Kelurahan Muara Rapak sendiri tidak ada SMP Negeri, sehingga masih banyak anak-anak kita tidak dapat melanjutkan sekolah mereka di SMP Negeri. "Warga kami masih mendapatkan kendala dalam PPDB.

Pasalnya dengan sistem Radius tidak semua SMP Negeri yang masuk dalam radius Kelurahan Muara Rapak, " ujar Ketua RT 67, Ali Ketua RT 67, Ali, juga mengeluhkan terkait penyerapan tenaga kerja lokal di Mega Proyek RDMP Pertamina juga belum sepenuhnya dirasakan masyarakat kota Balikpapan, Pihak RDMP masih condong menggunakan tenaga kerja dari luar Balikpapan.

Terkait Permasalahan ketenaga kerjaan Kepala Bidang Pelatihan Dan Ketenagakerjaan Disnaker Kota Balikpapan Erwin, SE menjelaskan harus diadakannya hubungan harmonisasi antara Pemkot Balikpapan dan Pihak Pertamina, agar dapat menyerap tenaga lokal.

"Kendalanya saat ini adalah persyaratan yang diajukan pihak pertamina memang cukup tinggi, yakni tenaga kerja harus memiliki sertifikasi khusus di bidangnya'"kata Erwin.

"Agar kendala tersebut dapat diatasi, Disnaker telah melaksanakan berbagai pelatihan, diantaranya Pelatihan Otomotif, Alat Berat, Uji Tanpa Rusak, Menjahit dan Alat Pendingin, hal ini dilakukan Agar nantinya mereka yang sudah lulus pelatihan dapat disalurkan ke beberapa perusahaan yang membutuhkan"lanjutnya.

Sementara itu, menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Iwan Wahyudi menjelaskan terkait masalah pendidikan dirinya mengakui memang masih kekurangan SMP Negeri di wilayah Balikpapan Utara.

"Namun dengan RPJMD Walikota Balikpapan, Alhamdulillah akan dibangun Dua Unit Sekolah Baru untuk SMP salah satunya di Kelurahan Marga Sari Balikpapan Barat sekitar 2023-2024."ujar Iwan.

"Mudah-mudahan dengan 2 unit Sekolah baru ini dapat mengurangi permasalah yang dihadapi masyarakat tiap tahunya"lanjutnya Iwan juga akan mencoba berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud ) kota Balikpapan agar saat PPDB nanti warga Kelurahan Muara Rapak dapat mendaftar ke SMP Negeri 9 dan 4, sehingga warga dapat bersekolah di SMP Negeri.

Terkait aspirasi masyarakat nantinya Iwan sendiri akan membawa ke Paripurna untuk diperjuangkan sehingga dapat terealisasi.

"Semua aspirasi yang disampaikan warga kepada saya, nantinya saya akan bawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, untuk diperjuangkan agar dapat terealisasi"pungkasnya.

AT

Anggota DPRD Balikpapan Simon Sulean

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Bergulirnya Masa Persidangan III Tahun 2021, sebanyak 45 anggota DPRD Balikpapan turun ke Daerah Pemilihannya masing-masing guna melaksanakan Serap Aspirasi (Reses) yang memang menjadi tugas seorang anggota Legislatif.

Seperti yang dilakukan salah satu anggota DPRD kota Balikpapan Simon Sulean, S.E dari Fraksi Partai Hanura, Dapil Balikpapan Selatan, menggelar serap aspirasi dilingkungan RT 07, Gn Bakaran, Kelurahan Sungai Nangka, Selasa (5/10/2021) malam.

Dalam Reses yang dihadiri perwakilan Ketua RT yang berada di Kecamatan Balikpapan Selatan, serta Tokoh-tokoh masyarakat ini berlangsung singkat dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang telah dianjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Sebelum mendengarkan aspirasi warga, Simon Sulean terlebih dahulu menyampaikan kabar gembira terkait RPJMD(Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Walikota Balikpapan, terkait BPJS dan Pendidikan.

Simon mengatakan bahwa RPJMD Walikota terkait Iuran geratis bagi pemegang BPJS kelas III mandiri sudah bisa terealisasi mulai bulan Oktober tahun 2021.

"Ya kalau Iuran BPJS kelas III sudah berjalan mulai bulan ini, nah untuk Balikpapan Selatan akan di bangun Unit Sekolah Baru untuk SMP di tahun 2022 mendatang, semoga ini dapat membantu bapak, ibu dalam menyekolahkan anak-anaknya''Amin"katanya Berbagai aspirasi yang telah disampaikan Ketua RT dan warga masyarakat, mulai dari Infrastruktur, PJU sampai permasalahan legalitas tanah yang ada di Gn Bakaran ini.

"Pada reses kali ini ada beberapa usulan dan permintaan yang disampaikan warga dan ketua RT, baik itu semenisasi jalan dan drainase, PJU PDAM bahkan sampai permasalahan legalitas tanah milik warga" ucap Simon.

Simon mengatakan semenisasi jalan dan drainase memang masih menjadi permintaan warga dilingkungan RT 02 sampai RT 07 yang hadir. Ia menjelaskan, belum terealisasinya semenisasi jalan yang diminta oleh warga, dikarenakan lokasi jalan yang memang berada di Gang-Gang kecil, sehingga pengerjaan semenisasi belum bisa terserap semua.

"Saya akan usahakan dan perjuangkan untuk semenisasi jalan ini, hanya saja akan dilakukan secara bertahap,"ujarnya Politikus Hanura tersebut menambahkan selain kedua permintaan tersebut, ada juga permintaan warga terkait permasalahan air bersih (PDAM) yang hingga saat ini belum juga terpasang.

"Untuk permasalah PDAM, nantinya saya akan meminta kepada pihak PDAM agar segera memasangkan sambungan air bersih bagi warga," terangnya.

Lebih lanjut, permalasahan legalitas tanah juga masih menjadi permasalahan pada resesnya kali ini yang memang dikeluhkan oleh warga di RT 06 dan RT 07 dan perlu diketahui dari hasil keputusan Mahkamah Agung (MA) jika warga sudah memenangkan hak atas tanah tersebut.

"Warga sudah memenangkan hasil putusan MA tentang legalitas tanahnya dan selanjutnya yang akan saya lakukan yakni mencoba menyampaikan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau Kanwil terkait langkah-langkah selanjutnya yang harus dilakukan dan meminta solusi dari BPN,"jelasnya Terkait aspirasi masyarakat Simon Sulean akan memperjuangkanya sehingga dapat terealisasi.

"Semua aspirasi yang disampaikan warga kepada saya, nantinya saya akan bawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, untuk diperjuangkan agar dapat terealisasi"pungkasnya.

AT

Anggota DPRD Balikpapan Laisa Hamisah

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Anggota DPRD Kota Balikpapan H. Laisa Hamisah, S. KM,. melaksanakan serap aspirasi (Reses) masa persidangan III tahun 2021 di Rumah Makan Padang Upik RT 04, Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Rabu, 6/10/2021 malam. 

Reses dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini di hadiri oleh 11 Ketua RT dari dua Kelurahan yakni Kelurahan Sepinggan dan Kelurahan Sepinggan Raya.

Turut hadir dalam reses Ketua DPC Partai PKS Balikpapan Selatan, Unggul Sukma.  Dalam reses ini, H. Laisa Hamisah menerima sejumlah usulan dari warga yang diwakili oleh Ketua RT masing-masing, diantaranya semenisasi jalan lingkungan dan perbaikan drainase. Salah satunya usulan semenisasi jalan datang dari Ketua RT 06, Ramli, ia menyampaikan usulan agar semenisasi jalan di lingkungannya sepanjang 100 meter dapat di realisasi oleh pemerintah kota. 

Tidak hanya itu, Ramli juga mengusulkan perbaikan drainase sepanjang 250 meter. Karena menurut Ramli, drainase tersebut sebagai sumber penyebab banjir di lingkungannya setiap hujan turun.

"Saya memohon kepada pak Laisa, untuk bisa memperjuangkan usulan tersebut. Karena drainase yang ada menyebabkan banjir setiap hujan turun", ujar Ramli. 

Menanggapi berbagai usulan warga terkait dengan semenisasi jalan lingkungan yang di usulkan oleh Ketua RT 06 dan Ketua RT lainnya, H. Laisa Hamisah mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan dalam Anggaran Perubahan tahun 2022 mendatang.

"Terkait dengan semenisasi jalan lingkungan yang di usulkan warga, kita akan upayakan nanti melalui Anggaran Perubahan di tahun 2022. Karena untuk tahun ini Anggaran Perubahan sudah tutup, untuk anggaran APBD murni tahun 2022 tentu sudah di ketok juga.

Jadi, yang pasti saya usahakan di anggaran Perubahan tahun depan", kata Laisa Hamisah saat dijumpai media ini usai melaksanakan reses.  Menurut Laisa sapaan akrab Laisa Hamisah, semua usulan dari warga baik untuk semenisasi jalan maupun perbaikan drainase, pihaknya akan berupaya maksimal.

Namun, kata Laisa, karena banyaknya usulan dan keterbatasan anggaran pemerintah, semua usulan warga tidak mungkin bisa direalisasi sekaligus, tapi secara bertahap.  "Dengan keterbatasan anggaran pemerintah, kita tidak mungkin dapat merealisasi usulan warga sekaligus.

Tapi tetap saya upayakan, jika memang tidak bisa, maka realisasinya harus dilakukan secara bertahap", ujarnya. 

AT

Reses Anggota DPRD Fadlianoor Balikpapan Utara

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Memasuki masa Persidangan III Tahun 2021, Fadlianoor anggota DPRD kota Balikpapan dari fraksi PDI Perjuangan, Daerah Pemilihan (dapil ) Balikpapan Utara, menggelar serap Aspirasi (Reses) di lingkungan RT 04, Jl Padat Karya Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara.

Reses yang dihadiri Lurah Muara Rapak, Camat Balikpapan Utara, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan perwakilan Ketua RT di Kelurahan Muara Rapak ini dilakukan secara tertib dengan mengedepankan Protokol kesehatan Covid -19 yang telah dianjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Berbagai aspirasi telah disampaikan warga masyarakat dalam reses tersebut, mulai dari Infrastruktur, Kesehatan sampai Pendidikan, salah satunya paling dominan ialah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang belum terealisasi di sepanjang Jl Padat Karya, Selasa (05/10/2021) Seperti yang disampaikan ketua RT 04, Budi, mengeluhkan terkait Drainase yang berada di Padat Karya kondisinya saat ini dalam keadaan rusak parah dan perlu adanya perbaikan.

Kemudian terkait PJU, ketua RT 04,02 dan 03 mengeluhkan hal yang sama yakni di sepanjang jalan Padat Karya, baik diruas jalan utama maupun di dalam Gang tidak terdapat penerangan, adapun PJU yang sudah ada kini dalam kondisi mati total, sehingga jika malam hari dalam keadaan gelap.

Terkait pendidikan, Forum LPM Kecamatan Balikpapan Utara, menyampaikan bahwa dirinya bersama tim terkait pernah mengajukan permintaan melalui walikota terdahulu untuk meminta lahan Pertamina berserta gedungnya untuk dijadikan sekolah.

"Kami sudah pernah mengajukan permintaan melalui Walikota terdahulu, dan kami juga sudah menemui pihak Pertamina yang telah memberikan respon positif, hanya saja, harus menunggu Pemerintahan kota yang menghubungi secara resmi kepada Pertamina"kata Budi.

"Namun sampai masa jabatan habis belum juga menghubungi pihak Pertamina, mudah-mudahan Walikota yang baru ini dapat meneruskan hal tersebut"tambahnya.

Perlu diketahui lahan Pertamina yang berada di Kelurahan Muara Rapak tersebut dulunya adalah gedung Sekolahan untuk SD, namun sekarang sudah tidak berfungsi, atas dasar itulah warga berinisiatif untuk memohon kepada pihak Pertamina agar dapat menghibahkan lahan beserta gedung tersebut kepada Pemerintahan Kota Balikpapan, untuk kembali difungsikan sebagai Gedung Sekolah SMP. Mengingat untuk saat ini di Kelurahan Muara Rapak belum memiliki gedung sekolah SMP, sehingga setiap tahunya mengalami kesulitan untuk masuk ke sekolah Negeri.

Menanggapi hal tersebut Fadlianoor mengatakan terkait permasalahan drainase, jalan lingkungan dan PJU insyaallah dirinya akan berjuang agar dapat terealisasi, terutama PJU semoga semua dapat cepat terpasang.

"Saya akan mencoba berkoordinasi kepada dinas terkait untuk menuntut hak warga masyarakat, sebenarnya pemerintah zalim jika tidak memenuhi hak warganya tersebut, jadi tolong bersabar semua memerlukan tahapan" kata Fadli.

Terkait masalah Pendidikan, dimana warga memohon meminta lahan Pertamina yang ada di Kelurahan Muara Rapak untuk di bangun gedung SMP, dirinya akan mencoba berkoordinasi kepada pihak terkait untuk menindak lanjuti hal tersebut.

"Ya ...nanti saya akan mencoba untuk menghubungi pihak terkait, untuk menindak lanjuti, semoga saja pihak Pertamina mau menghibahkan lahan tersebut kepada Pemkot Balikpapan, sehingga keinginan warga dapat terealisasi"tuturnya.

"Semua aspirasi yang disampaikan warga kepada saya, nantinya saya akan bawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, untuk diperjuangkan agar dapat terealisasi"pungkasnya.

AT

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S sos

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Bergulirnya Masa Persidangan III Tahun 2021, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Abdulloh, S.soa menggelar Serap Aspirasi (Reses) di Aula Rumah Jabatan DPRD Balikpapan, yang berada di kawasan Jl ARS Muhammad, Gunung Pasir, Balikpapan Kota, Rabu (6/10/2021).

Dalam pelaksanaan kegiatan Serap Aspirasi Ketua DPRD Balikpapan turut mengundang ketua RT dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Se- Kecamatan Balikpapan Utara dengan jumlah yang terbatas dikarenakan situasi Pandemi Covid-19 yang masih melanda kota Balikpapan.

Meski demikian Abdulloh mengatakan, Alhamdulillah dalam pertemuan yang berlangsung singkat dan mengetatkan pada Protokol Kesehatan, dapat menjalin komunikasi dengan baik, sehingga aspirasi yang disampaikan warga dapat terpecahkan.

"Dan mudah-mudahan tokoh-tokoh masyarakat atau Ketua RT dan yang belum berkesempatan hadir, Insyaallah dilain waktu bisa bertemu kembali di reses-reses yang akan datang," ujarnya.

Sementara itu, ditanya mengenai aspirasi yang menjadi skala prioritas Abdulloh katakan. Masih berkutat pada persoalan yang sama. Yaitu infrastruktur, pendidikan, kebutuhan Penerang Jalan Umum (PJU). "Sementara untuk kebutuhan air, kayaknya sudah semua terpenuhi. Karena tidak ada pertanyaan dari warga," jelasnya.

Yang jelas dalam hal ini ia katakan, DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot), sudah sepakat dan fokus di tahun 2022. Mengalokasikan anggaran cukup besar untuk infrastruktur yang berkisar hampir Rp 150 Miliar.

"Salah satunya infrastruktur penanganan banjir, Kemudian peningkatan jalan, disektor pendidikan sekolah dan seragam, disektor kesehatan pembangunan rumah sakit dan program BPJS dan lain-lainnya," pungkasnya.

Selain menyampaikan Aspirasi, Ketua RT, Tokoh Masyarakat serta LPM se-Kecamatan Balikpapan Utara, mengucapkan terimakasih kepada Abdulloh, yang mana selama menjabat sebagian besar permasalahan infrastruktur di lingkunganya masing - masing yang berada di Balikpapan Utara berangsur membaik.

Selain itu Abdulloh juga mengucapakan terima kasih kepada semua elemen masyarakat atas kerja samanya dalam menghadapi Pandemi Covid -19 ini, sehingga Kota Balikpapan kini berada di Level 2 "Ini semua tidak lepas dari peran masyarakat yang mau bergotong royong untuk menghadapi pendemi Covid -19"tuturnya.

"Semua aspirasi yang disampaikan warga kepada saya, nantinya saya akan bawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, untuk diperjuangkan agar dapat terealisasi"pungkasnya.

AT

H Aco Kamaruddin Anggota DPRD Balikpapan Dapil Barat

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Permasalahan Infrastruktur, Penerangan Jalan Umum (PJU), Pendidikan dan Kesehatan merupakan merupakan permasalahan yang klasik di setiap kegiatan Serap Aspirasi (Reses) yang dilakukan Anggota DPRD.

Hal tersebut pun menjadi keluhan yang mendominasi pada saat pelaksanaan Reses Masa Persidangan III Tahun 2021, yang digelar H. Kamaruddin anggota DPRD Balikpapan, Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Barat, Selasa (5/10/2021). Reses yang berlangsung disalah satu kediaman warga, Jln Sepakat RT 10, Baru Tengah, Balikpapan Barat ini berlangsung tertib dan santai.

Meski kegiatan ini dilakukan masih ditengah Pandemi Covid -19, dalam pelaksanaannya juga tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang telah dianjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

"Reses kali kita hanya mengundang beberapa ketua RT dan warga saja, mengingat kondisi pandemi yang saat ini masih melanda kota Balikpapan,"tutur Kamaruddin. H Kamaruddin mengatakan selama reses berlangsung permasalahan PJU memang banyak di keluhkan oleh beberapa ketua RT dan warga yang hadir dalam reses kali ini.

Selain itu, warga juga meminta agar pemerintah dapat menyediakan spot-spot WiFi dan Perbaikan sebuah Gazebo yang kondisinya saat ini rusak parah.

"Kalau untu spot-spot WiFi saya belum bisa jawab seperti apa nantinya, sementara kalau untuk PJU, saya akan coba berkoordinasi dengan dinas Perhubungan agar dapat segera direalisasikan," katanya.

"Kalau untuk perbaikan Gazebo yang memang menjadi tempat kegiatan warga setempat, kini kondisinya rusak parah, kami akan coba memasukan dianggaran murni tahun 2022, mudah-mudahan dapat terealisasi" sambungnya.

Disinggung mengenai permasalahan air bersih, H Kamaruddin atau yang karib disapa H Aco mengatakan pada reses kali ini permasalahan air bersih tidak ada aspirasi yang disampaikan warga terkait hal tersebut.

Karena untuk lahan warga disini terjadi tumpang tindih dengan pihak lain, sehingga dalam pengajuan sambungan baru air bersih kerumah warga juga terkendala, selain itu juga pipa induk yang berada sangat jauh dari pemukiman.

"Pada dasarnya untuk kawasan Balikpapan Barat pemasangannya sangat terbatas, saat ini yang lebih banyak pemasangan di wilayah Balikpapan Timur"pungkasnya.

Wartawan :AT

Nurhadi Anggota DPRD Balikpapan Dapil Balikpapan Timur

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Anggota DPRD Kota Balikpapan Daerah Pemilihan Balikpapan Timur Nurhadi Saputra dari fraksi PPP melaksanakan Kegiatan Reses masa persidangan III Tahun 2021. RABU, (6/10/2021) - Kegiatan Reses kali ini dilaksanakan di kelurahan Manggar Baru gang Tengiri RT 24 Perum BTN .

Adapun reses kali ini menghadirkan Dinas Kesehatan Alwi , Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Darmawan serta Camat Balikpapan Timur Suwandi.

Ketua RT 24 Mappaselle mengupas satu demi satu bentuk permasalahan yang terjadi di wilayah nya diantaranya adanya banjir akibat drainase yang sudah sejajar dengan jalan termasuk dengan Masalah sendimen yang harus diangkat dan diperbaiki karena sudah tidak layak.

Beberapa warga RT 24 Edi Thomas mempertanyakan Masalah BPJS kesehatan serta Masalah penerangan jalan dimana sepanjang jalan dilingkungan RT 24 dan sekitarnya menjadi gelap gulita bahkan Ketua RT 24 Mappaselle sempat bersurat ke Dinas perhubungan (Dishub) hingga dua kali namun sampai saat ini belum ada jawaban, jelasnya.

Nurhadi Saputra S.H..M.H, yang merupakan anggota DPRD Balikpapan dari Dapil Timur menyampaikan dirinya sengaja menghadirkan Dinas PU, Dinas kesehatan karena segala permasalahan yang warga alami semuanya bisa ditindak lanjuti oleh Dinas terkait.

Masih Nurhadi, senada dengan yang disampaikan Perwakilan dari Dinas Kesehatan Alwi,(p) Balikpapan saat ini masih dalam suasana PPKM level 2 namun bukan berarti kita semua warga Balikpapan khususnya Balikpapan Timur mengabaikan betapa pentingnya menjaga protokol kesehatan dan selalu memakai masker, tegasnya.

Dengan turunnya kasus Covid 19 di kota Balikpapan pada posisi level II salah satunya yang menunjang adalah berjalannya vaksinasi yang mana saat ini sudah mencapai 57% Penduduk ter vaksin.

Dinas pekerjaan Umum (DPU) Darmawan dengan singkat dan jelas mengatakan akan segera turun kelapangan untuk mengecek seluruh Drainase yang ada disekitaran RT 24, namun terkait dengan sendimen yang sudah dipenuhi dengan kotoran dan pasir sehingga kedudukannya hampir sama rata dengan jalan.

Masih Darmawan, "Dinas Pekejaan Umum akan siap membantu dengan armada yang dimiliki untuk mengangkat sendimen sendimen tersebut yang sudah tidak berfungsi tersebut".

Pemerintah selalu mengupayakan percepatan dalam memberikan vaksinasi ini dengan memasuki PPKM level II maka secara perlahan telah di lakukan percobaan pendidikan tatap muka salah satunya adalah di Balikpapan Timur yang sudah memasuki zona kuning, kata Alwi (p) sekretaris Dinas kesehatan.

Masih Alwi dari Dinas kesehatan, pemerintah kota telah memfasilitasi BPJS kesehatan gratis untuk kelas 3 namun jika ada warga yang masih memiliki tunggakan BPJS kesehatan selama 5 Tahun diwajibkan untuk melunasi tunggakan tersebut selama 2 Tahun saja, ungkapnya.

Lanjut Nurhadi, "Dengan kegiatan Resesnya ini semua permasalahan warga Di RT 24 kelurahan Manggar Baru khususnya dapat ter aspirasi itulah Fungsi Dilaksanakannya kegiatan Reses ini".

Nurhadi dapil Balikpapan Timur dari fraksi PPP mengucapkan terima kasih dan rasa syukur yang setinggi tingginya atas terlaksananya kegiatan Serap Aspirasi (Reses) ini berjalan dengan lancar, "semoga saja apa yang menjadi harapan warga dapat terealisasi sesuai dengan harapan kita semua,pungkasnya.

RS

Anggota DPRD Balikpapan Hj Kasmah gelar Reses Di RT 20 No 18

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Memasuki masa Persidangan III Tahun 2021 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan kembali melaksanakan tugas dan fungsinya, guna menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Seperti yang dilaksanakan Hj. Kasmah, S.sos anggota DPRD kota Balikpapan dari fraksi Partai Golkar, Dapil Balikpapan Utara menggelar serap aspirasi di Jl Taman Sari, RT 20, No 18, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.

Meski masih dilanda Pandemi Covid -19, reses berlangsung tertib dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan Pemerintah Kota(Pemkot) Balikpapan

. Dalam reses ini Hj, Kasmah mengatakan berbagai aspirasi telah disampaikan oleh Ketua RT dan Tokoh Masyarakat, diantaranya, infrastruktur mulai dari semenisasi jalan lingkungan dan perbaikan Drainase,Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Aspirasi yang disampaikan warga dalam Reses kali ini, masih berkutat pada pengajuan semenisasi jalan lingkungan, perbaikan drainase dan PJU"katanya.

Hj. Kasmah juga menyampaikan bahwa sebagian besar jalan lingkungan di wilayah tersebut sudah dilakukan semenisasi, namun belum menyeluruh dan akan dilakukan secara bertahap.

"Ya , sebagian besar jalan lingkungan di wilayah tersebut telah dilakukan semenisasi, meskipun belum seluruhnya, ya bertahap, akan kami upayakan agar dapat segera ter semenisasi"tuturnya.

Politisi Partai Golkar ini juga menjelaskan bahwa reses yang dilakukan dirinya merupakan kewajiban sebagai anggota DPRD, untuk menampung semua aspirasi warga, dan nantinya aspirasi tersebut akan di perjuangkan dan disampaikan dalam rapat Paripurna.

“Ini merupakan kewajiban saya selaku anggota DPRD, untuk menampung dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat yang telah disampaikan kepada saya”ujar Kasmah.

"Jadi semua aspirasi yang telah disampaikan warga dalam reses saya kali ini, nantinya saya akan bawa ke DPRD untuk di paripurnakan dan diperjuangkan agar dapat terealisasi, Amin" pungkasnya.

Wartawan : Agus T

Anggota DPRD Balikpapan Puryadi

BALIKPAPAN, Swararepublika.com - Serap Aspirasi (Reses) telah bergulir, seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) turun ke masyarakat untuk menampung seluruh aspirasi yang disampaikan warga di Daerah Pemilihannya masing-masing.

Seperti yang digelar Puryadi anggota DPRD kota Balikpapan, dari fraksi Partai Nasdem, Dapil Balikpapan Utara, menggelar Reses masa Persidangan III Tahun 2021 yang ditempatkan di RT 27 Bukit Taman Sari, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.

Selain dihadiri perwakilan Ketua RT di Kelurahan Graha Indah dan Karang Joang serta Tokoh masyarakat, dalam serap aspirasi tersebut turut juga dihadiri Dinas Pekerjaan Umum(DPU) yang diwakilkan Eddy, PDAM yang diwakilkan Suryo.

Meski pelaksanaan serap aspirasi masih ditengah Pandemi Covid 19, Reses tetap berjalan tertib dan lancar dengan mengedepankan Protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Berbagai aspirasi telah disampaikan oleh warga masyarakat, mulai dari pengajuan semenisasi jalan lingkungan, perbaikan drainase, Penerangan Jalan Umum (PJU) sampai pemasangan sambungan baru PDAM.

Seperti yang diajukan Ketua RT 27 Kelurahan Graha Indah, mengeluhkan drainase yang sudah rusak parah dan berimbas kepada warga, selain itu dirinya juga meminta PJU dijalan lingkungan yang saat ini dalam kondisi gelap gulita.

Hal serupa juga dikatakan Ketua RT 30, Kelurahan Karang Joang Sumardi, dirinya meminta semenisasi jalan lingkungan yang selama ini digunakan sebagai jalur utama untuk lima RT kini dalam kondisi rusak parah, selain jalan ketua RT 30 juga mengajukan perbaikan drainase.

Selain menyampaikan keluhan terkait lingkungan, warga juga mengucapkan terimakasih kepada Puryadi yang selama ini tanpa lelah terus berjuang untuk kemajuan kampung dan kesejahteraan warga, hingga berhasil.

Berbagai aspirasi yang telah berhasil dilakukan Puryadi untuk warga, mulai dari semenisasi, drainase, pengangkatan sindimen, PJU sampai pemasangan sambungan baru PDAM melalu program MBR, inilah yang membuat warga berterimakasih kepada Puryadi Saat ditemui Awak media Puryadi mengatakan, keluhan warga dalam reses kali ini sebagian besar masih kepada infrastruktur, PJU serta pemasangan sambungan baru PDAM, Senin (04/09/2021).

"Keluhan warga masih berkutat pada infrastruktur, PJU dan pemasangan sambungan baru PDAM"katanya Puryadi juga menuturkan bahwa seluruh aspirasi nantinya saya akan bawa ke DPRD untuk diperjuangkan, itulah fungsi reses merupakan kewajiban sebagai anggota DPRD, untuk menampung semua aspirasi warga, dan nantinya aspirasi tersebut akan di perjuangkan dan disampaikan dalam rapat Paripurna.

“Ini merupakan kewajiban saya selaku anggota DPRD, untuk menampung dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat yang telah disampaikan kepada saya”ujar Puryadi.

"Jadi semua aspirasi yang telah disampaikan warga dalam reses saya kali ini, nantinya saya akan bawa ke DPRD untuk di paripurnakan dan diperjuangkan agar dapat terealisasi" pungkasnya.

Wartawan : Agus T