Hasil Keputusan Bersama (HKB) telah dikeluarkan oleh Empat Menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 20 November 2020 lalu.

Dimana didalam HKB tersebut tertuang, pada bulan Januari 2021 pembelajaran tatap muka "Boleh Dilakukan" dengan beberapa catatan mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Daerah (Pemda), Kepala Sekolah dan Orang Tua/Komite Sekolah.

Keputusan pembelajaran tatap muka ini diambil bukan lagi berdasarkan zona covidnya, akan tetapi berdasarkan dari kesiapa daerah itu sendiri.

Sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka harus memenuhi Enam daftar periksa. Enam daftar periksa diantaranya ketersediaan senitasi, baik itu kebersihan toilet, pencuci tangan dengan sabun/disinfektan, mampu mengakses fasilitas layanan kesehatan, penerapan wajib masker, cek suhu tubuh, memiliki pemetaan warga satuan pendidikan yang comorbid, dan yang teroenting mendapatkan persetujuan dari Komite Sekolah/Perwakilan Orangtua murid.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud), Bersama Pemerintahan kota Balikpapan, akan melakukan pembelajaran tatap muka di Januari 2021.

Saat melakukan Launcing Pembelajaran Tatap Muka di Hotel Senyiur, Kepala Disdikbud Balikpapann Muhaimin menuturkan sebelum melakukan pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan kota Balikpapan terlebih dahulu akan melakukan kuisioner atau angket kepada seluruh orangtua/wali murid diawal bulan Desember mendatang.

"Hal tersbut merupakan salah satu syarat penting yang harus dipenuhi, dimana ketika orangtua/wali murid masih belum menyetujui pembelajaran tatap muka dan lebih memilih pembelajaran daring, maka sekolah akan tetap memfasilitasi proses belajar daring"kata Muhaimin.

Nantinya, sistem yang digunakan Disdikbud dalam pembelajaran tatap muka yakni dengan melakukan sistem kombinasi. Dimana hanya sekitar 50 persen yang melakukan pembelajaran tatap muka, sedangkan 50 persennya lagi belajar daring.

Sekolah juga wajib mengatur jarak duduku pelajar yang melakukan pembelajaran tatap muka dengan jarak sekitar 1.5 meter, kemudian untuk jam belajarnya pun dimulai 7.45 Wita sampai 12.00 Wita (Siang).

"Untuk murid Sekolah Dasar (SD), baik kelas 1, 2 dan 3, dimulai pukul 8.00 hingga 10.00 Wita, sedangkan kelas 4, 5 dan 6 dimulai pukul 8.00 hingga 11.00 w wita," terangnya. Muhaimin menambahkan , selama pembelajaran tatap muka disekolah, saat jam istirahat, para murid tidak diperbolehkan untuk keluar kelas, bahkan untuk sementara kantin yang terdapat disetiap sekolah tidak diperbolehkan untuk buka.

"Setiap orangtua murid yang melakukan pembelajaran tatap muka diharapkan dapat memberikan bekal dari rumah" sekolah juga tidak diperbolehkan adanya kegiatan olahraga dan kegiatan ekstrakulikuler"lanjut Muhaimin "Para orangtua baik yang mengantar dan menjemputpun semuanya akan diatur oleh pihak sekolah nantinya, sehingga tidak terjadinya penumpukan saat jam masuk dan pulang sekolah"tandasnya

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, penertiban baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang dilakukan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP selain melanggar aturan atau Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum juga mengandung unsur provokasi sehingga perlu ditertibkan.

“Sudah melanggar Perda karena tidak sesuai dengan peruntukannya,” kata Argo dalam keteranganya, Kamis (26/11).

Polri, sambung Argo mendukung langkah-langkah yang diambil oleh Kodam Jaya dalam menertibkan baliho ucapan selamat datang dan revolusi akhlak Habib Rizieq Shihab yang mengandung unsur provokasi.

“Polri sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), berkewajiban hanya membantu karena ini ranahnya pemerintah daerah,” tandas Argo.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra menyampaikan, Kodam Jaya mencatat ada sekitar 900 spanduk bergambar Rizieq yang diturunkan oleh prajurit TNI bersama aparat gabungan selama dua bulan terakhir. "Memangnya ada apa dengan Indonesia sampai ada revolusi akhlak. Isinya provokasi," katanya, Senin (23/11).

Sumber : Humas Polri

Balikpapan, Kampanye dialogis Rahmad - Thohari dilaksanakan di RT. 27 dan 28 di Jalan Indrakilla, Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, Senin, 22/11/2020 malam.

Kampanye yang dihadiri sekitar 50 warga dan kaum milenial Guyub Rukun ini tampak antusias menyimak penyampaian visi misi pasangan calon (Paslon) yang disampaikan oleh Abdulloh, Ketua Koordinator koalisi partai pemenangan Rahmad - Thohari di Pilkada Balikpapan 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam pelaksanaan kampanye dialogis dimasa pandemi Covid-19, seluruh tim pemenangan dan perwakilan warga yang hadir tetap mengutamakan prorokol kesehatan.  Di awal penyampaian visi misi paslon, Abdulloh mengajak warga untuk tidak golput dan menentukan hak pilihnya dalam memenangkan paslon Rahmad - Thohari dalam pilkada mendatang.

Hal tersebut untuk menentukan pelaksanaan pembangunan yang tertuang dalam visi misi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun kedepan Diantaranya visi misi tersebut mulai dari peningkatan infrastruktur, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan fasilitas pendidikan, dan kesehatan gratis.

"Visi misi RPJMD yang punya hanya paslon yang ada bentuk wujudnya, yang nyata, beda halnya dengan paslon yang tidak nyata, yang tidak memiliki visi misi, tidak memiliki program kerja"kata Abdulloh memberikan pemahaman kepada warga yang hadir.

Lebih lanjut" Paslon yang nyata memiliki program yang jelas, semua programnya selama lima tahun kedepan ada di RPJMD", ujarnya "Program yang sudah diprogramkan oleh Walikota dan Wakil Walikota yang disetujui oleh DPRD tentunya melalui rapat paripurna, itulah sebagai dasar untuk membangun Kota Balikpapan selama lima tahun kedepan"tambahnya.

"Menganggarkan diluar yang tidak ada didalam visi misi dan di RPJMD tidak boleh dilakukan. Jika eksekutif dan legeslatif nekat melakukan, maka konsekwensinya adalah berhadapan dengan hukum, termasuk yang menjabat Walikota pun akan terjerat hukum",lanjutnya.

Menurut Abdulloh, membangun kota tidaklah mudah. Ada dasar hukumnya, aturan-aturannya, yang harus betul-betul dipegang teguh oleh pemerintah kota selaku penyelenggara pemerintah daerah.

"Jadi jangan berpikir jika tidak ada calonnya bisa membangun Kota Balikpapan, dasarnya tidak ada, beda halnya dengan paslon yang jelas nyata ada penyampaian visi misi. Visi misi itu juga disahkan melalui paripurna, jika paslon selama lima tahun kedepan tidak ada visi misinya, apa yang akan dibangun", ungkapnya.

Abdulloh menjelaskan, jika paslon tidak memiliki visi misi, maka roda pemerintahan hanya dipimpin seorang pejabat Walikota yang hanya bisa menjalankan administrasi pemerintahan saja. "Memang ada pejabat penggantinya, baik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun dari provinsi untuk menjalankan pemerintahan, tapi tidak memiliki program kerja yang dituangkan seperti calon Walikota dan Wakil Walikota yang nyata ada wujudnya", terang Abdulloh.

Maka dari itu, kata Abdulloh, pemahaman tersebut harus benar-benar dijadikan acuan oleh warga pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.  "Tidak ada kata lain selain mencoblos tanda gambar Rahmad - Thohari di TPS", ujar Abdulloh.

Sembari disambut riuh tepuk tangan warga.  Abdulloh juga menyampaikan, dalam kapasitasnya sebagai juru kampanye, pihaknya tidak mendiskreditkan paslon lain, tapi hanya meluruskan permasalahan Kota Balikpapan yang akan dibawa dalam program visi misi lima tahun kedepan oleh calon Walikota dan Wakil Walikota.

 

"Sudah ada calon yang nyata, kenapa mesti cari yang lain. Calon yang nyata memiliki program kerja, kenapa harus mencari calon yang tidak memiliki Program kerjanya", tandasnya. Acara kampanye dialogis ini di akhiri dengan yel-yel dukungan untuk Rahmad - Thohari dengan teriakan "Rahmad - Thohari , Solid, menang menang menang , itu sudah, wes wayahe". 

BALIKPAPAN- Jaringan santri Kota Balikpapan menggelar deklarasi dukungan calon walikota Raad Mas'ud dan Thohary Aziz di posko utama pemenangan RM dan TA Jl My Haryono ,Jumat malam (20/11/2020)

Deklarasi di pimpin langsung oleh ketua jaringan santri Kota Balikpapan H Muhammad Tajang dan dihadiri tokoh tokoh masyarakat Hj Kasriyah, Habib Mundur, KH Anwar Juhdi dan sejumlah organisasi Islam.

“Tujuannya untuk mendukung paslon Bapak H. Rahmad Mas’ud dan Bapak Thohari Azis sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan,”katanya. Dia mengatakan, telah mendapat restu dari alim ulama dan para kyai untuk menggelar deklarasi mendukung paslon Rahmad – Thohari.

Harapannya, paslon yang didukung 9 partai dengan 40 kursi di DPRD Kota Balikpapan menang dalam pilkada pada 9 Desember 2020 “Dan perlu saya tekankan dan perlu digaris bawahi bahwa kami sudah mendapat doa restu dari alim ulama di Kota Balikpapan, guru-guru kami, kyai-kyai kami, untuk segera mendeklarasikan mendukung Bapak H. Rahmad Mas’ud, Bapak Thohari Azis hingga benar-benar Allah SWT mentakdirkan beliau menang,” tuturnya.

Lelaki yang biasa disapa, Tuan Guru Tajang (TGT) itu menjelaskan, dukungan diberikan karena memiliki kesamaan dalam visi dan misi khususnya konsep Madinatul Iman diantaranya meningkatkan pendidikkan keagamaan disegala bidang.

“Bahwa Bapak H. Rahmad Mas’ud dan Bapak Thohari Azis bersama kami jaringan santri Balikpapan akan mewujudkna konsep madinatul Iman di Kota Balikpapan yaitu salah satunya meningkatkan pendidikan keagamaan di segala bidang,” jelasnya.

Dia menambahkan, anggota Jaringan Santri Kota Balikpapan ada sekitar 300 orang yang tersebar di 6 Korwil.“Jumlahnya di struktural dari 6 korwil ini jumlahnya ada sekitar 300 santri, ada yang di Pondok Pesantren, ada yang di Majelis Taklim,” tuturnya.

Sebelum Deklarasi membacakan pernyataan dukungan kepada Paslon RM-TA, diawali dengan salawati nabi yang dilakukan santri-santri pondok pesantren.

Sementara Calon Wali Kota Rahmad Mas’ud semakin optimis meraih kemenangan setelah mendapat dukungan dari Jaringan Santri Kota Balikpapan yang telah menggelar deklarasi pada Minggu malam (20/11/2020).

“Dukungan jaringan santri, alhamdulilah menambah semangat dan kepercayaan kita, pasangan dari Rahmad – Thohari ini dipercaya dari Jaringan Santri Balikpapan berarti kami lebih optimis lagi,” katanya usai Deklarasi.

“Artinya barisan santri-santri ini punya komitmen, kontribusi besar untuk bergandengan tangan bersama tentunya Saya bersama Pak Thohari mewujudkan cita-cita membangun Balikpapan lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dukungan tersebut, maka akan bersama-sama membangun Kota Balikpapan menjadi lebih baik, sesuai slogan Rahmad – Thohari jika nanti terpilih dalam pilkada yang rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020.

“Bahwa tegline kita adalah gotong royong bersama, artinya mari kita bersama-sama membangun Balikpapan, tentunya memenangkan Rahmad – Thohari,” ujarnya.

“Insyaallah kita wujudkan apa yang menjadi cita-cita kita semua, menjadi Balikpapan Kota yang nyaman dihuni, berkelanjutan, maju, sejahtera dalam bingkai Madinatul Iman. Apalagi santri-santri ini mendukung.,” jelasnya.

Dia menambahkan, konsep Madinatul Iman juga memberikan ruang bagi non muslim untuk menjalankan agama dan keyakinannya. “Artinya bagi saudara kita yang nasrani, yang non muslim kita juga menyampaikan demikian,” ujarnya.

“Artinya mewujudkan kota dalam bingkai Madinatul Iman artinya warganya, manusianya yang memiliki akhlak dan menjalankan sesuai agama dan keyakinannya.”jelasnya (*)

SWARAREPUBLIKA- Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Apel Konsolidasi dalam rangka kesiap siagaan dan antisipasi bencana alam di Prov. Kaltim.

Apel konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, dan didampingi Kapolda Kaltim, Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., serta Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto dilaksanakan di Lapangan SPN Polda Kalimantan Timur, Jumat (20/11/2020).

Sejumlah institusi aparatur negara seperti TNI, Polri, BNPB dan Basarnas dan segenap jajaran serta relawan kebencanaan pun turut hadir di lokasi acara. Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan kegiatan apel konsolidasi merupakan sebuah langka untuk membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di wilayah Kalimantan Timur.

“Sebagai wilayah yang memiliki banyak potensi bencana. Seperti kebakaran hutan, longsor dan banjir harus kita hadapi. Kita berharap dengan tekad dan kerja keras, upaya kita dalam penanggulangan bisa maksimal,” ucap Isran Noor.

Seusai memimpin apel, Gubernur yang di damping Pangdam VI/MLW bersama Kapolda Kaltim dan rombongan PJU Polda dan Kodam bergerak menuju sisi pinggir lapangan guna melakukan pengecekan terhadap unit-unit kendaraan dari setiap instansi.

Partai Beringin Karya (Partai Berkarya) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) dukungan kepada pasangan calon (Paslon) Rahmad Mas’ud – Thohari Aziz dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) kota Balikpapan, yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Sekjen DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang yang saat itu didampingi Ketua Partai Berkarya DPW Kalimantan Timur H. Karmin Laonggeng menyerahkan secara langsung SK dukungan tersebut kepada kontestan Pilkada 2020, Rahmat Mas'ud dan Thohari Aziz, yang bertempat di Kantor Partai Berkarya DPW Kalimantan Timur Ruko Centra Eropa Balikpapan, Selasa, (17/11) malam.

Paslon Rahmad Mas’ud – Thohari Aziz (RM -TA) yang semua mendapat dukungan dari 9 Partai Politik, dengan bergabungnya Partai Berkarya, maka pasangan RM-TA resmi mendapat dukungan dari 10 Partai politik, dengan bertambahnya dukungan dari Partai Berkarya, maka mesin partai untuk memenangkan paslon tunggal tersebut semakin besar.

Sekjen DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang saat dikonfirmasi usai menyerahkan SK dukungan mengatakan , dukungan Partai Berkarya kepada paslon RM – TA setelah melakukan konsolidasi di internal Partai, dan juga berdasarkan hasil dari pemantauan elektabilitas paslon.

“Dukungan ini tidak sembarang dukungan, tapi kami rapatkan dan hasil dari pantauan dilapangan terkait elektabilitas paslon. Mulai hasil masukan dari teman-teman pengurus Partai yang ada di Kota Balikpapan dan pengurus DPW Kalimantan Timur,” katanya.

Di Pilkada tahun 2020, sangat berbeda dengan Pemilihan Yang ada di Balikpapan, Pilkada kali ini hanya melahirkan satu pasang calon saja. Untuk itu kami akan memberikan dukungan penuh kepada Paslon RM -TA untuk memenangkan Pilkada Kota Balikpapan 2020 mendatang.

“Untuk memenangkan paslon RM – TA, kita akan perintahkan kepada semua pengurus, dan simpatisan Partai Berkarya untuk mengembangkan jaringan. Ini perintah, termasuk keluarga dari para pengurus dan simpatisan Partai secara pribadi juga akan kita berikan himbauan untuk dapat memenangkan paslon RM – TA pada 9 Desember 2020 mendatang,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Partai Berkarya DPW Kalimantan Timur H. Karmin Laonggeng mengatakan, dukungan terhadap paslon RM – TA merupakan keputusan dari Ketua Umum DPP Partai Berkarya, dan menugaskan Sekjen DPP untuk menyerahkan SK dukungan tersebut.

“Sebelumnya memang kita sudah ada deklarasi dukungan dari pengurus dan simpatisan Partai Berkarya DPC Kota Balikpapan kepada RM – TA, begitu juga dengan pengurus DPW Kalimantan Timur,"katanya "Namun hanya sebatas penyampaian melalui media sosial (Medsos).

Kali ini bukan hanya sekedar di medsos, tapi langsung dibuktikan dengan tertulis secara nyata dalam bentuk SK dukungan dari DPP Partai Berkarya,” lanjut H. Karmin.

Pihaknya juga berharap dengan dukungan semua Partai Politik, baik Partai pengusung maupun Partai pendukung, serta dukungan dari masyarakat Kota Balikpapan, pasangan RM – TA menjadi pemenang dalam Pilkada 9 Desember 2020.

“Dukungan untuk RM – TA ini sebenarnya pertama kali yang langsung dari Ketua Umum DPP Partai Berkarya, saya kira sangat luar biasa. Mudah-mudahan dengan pemikiran kita yang luar biasa ini bisa mengeksekusi kemenangan pada 9 Desember 2020 mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, usai menerima SK dukungan dari Partai Berkarya , calon Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat dikonfirmasi menyampaikan, dukungan dari Partai Berkarya merupakan sebuah penyemangat dan sebagai bukti bahwa pihaknya tidak pernah memborong partai politik seperti yang diisukan di masyarakat selama ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada DPP Partai Berkarya, karena kami diberikan kepercayaan melalui dukungan yang tentunya dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan survei.

Kami memang bukan yang terbaik, tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk kemajuan kota Balikpapan"ungkap Rahmat "Dan ini dibuktikan, Partai Berkarya ditengah perjalanan kami menuju Pilkada memberikan dukungannya, ini akan menambah semangat kami untuk lebih yakin dalam memenangkan Pilkada di Kota Balikpapan 2020 mendatang,” pungkasnya

BALIKPAPAN- Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak M.Si., secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A. 2020/2021 di Lapangan SPN Polda Kaltim Jl. Jenderal Sudirman, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Selasa (17/11/2020).

Dalam amanatnya, Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak menyampaikan jika institusi kepolisian terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, agar semakin berkualitas dan handal.

“Sumber daya manusia yant berkualitas menjadi faktor kunci dan pengelolaan organisasi Polri. Ketersediaan personel yang memiliki kualitas unggul, menjadi aspek penting dalam keberhasilan tugas Polri ke depan,” ujarnya Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltim juga memberikan motivasi kepada para siswa.

“Tunjukkan disiplin dan integritas selaku insan Bhayangkara, yang berpedoman kepada Tri Brata dan Catur Prasetya.” tutur Irjen Pol. Herry Kapolda juga berharap kepada calon Bintara polri untuk selalu mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, serta hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat merusak kehormatan pribadi, keluarga dan institusi.

Tidak lupa, jalin semangat persaudaraan dengan seluruh peserta didik, sebagai bagian dari keluarga besar Polri.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana menerangkan pendidikan dan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020/2021 Angkatan XLV di SPN Polda Kaltim diikuti oleh 422 orang siswa dan kegiatan pendidikan dan pembentukan akan dilaksanakan selama 7 bulan.

Sumber: Humas Polda Kaltim

 

DPD Partai Perindo Balikpapan melaksanakan konferensi pers di salah satu ruko Balikpapan Baru tepatnya di Cafe Dialog lantai 2 terkait dukungannya terhadap pasangan calon Rahmad Mas'ud dan Thohary Aziz dalam pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020.

Ketua DPD Perindo Donny Steven Rempas didampingi sekretaris DPD Balikpapan Abdul Kadir, Selly wakil Bendahara DPD kota Balikpapan, Erni wakil ketua pemberdayaan peranan wanita, Jumat(13/11/2020) Dengan menyikapi adanya perhelatan pesta demokrasi Balikpapan yang dilaksanakan 9 Desember 2020.

Partai Perindo ( Persatuan Indonesia) menyatakan sikap dan memutuskan untuk mendukung pasangan calon Rahmad Mas'ud dan Thohary Aziz. Secara jelas kami sampaikan kepada media sebagai bentuk keyakinan kami terhadap pilihan pasangan calon Rahmad Mas'ud Dan Thohary Aziz, kata Donny.

Ada pun beberapa catatan yang kami simpulkan berkaitan pilihan pasangan calon, yang utama adalah tingkat elektabilitas pasangan calon mencapai 77% melebihi pasangan calon sebelumnya.

Detik detik terakhir partai Perindo mengambil keputusan berdasarkan perintah DPP dan DPW untuk memutuskan mendukung dan memilih pasangan Calon Rahmad Mas'ud dan Thohary Aziz, sebagai calon walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020, tegas Donny.

Selain dengan memiliki elektabilitas yang tinggi tentunya kedua pasangan ini memiliki loyalitas serta pengalaman memimpin kota Balikpapan, ungkapnya. Menurut Donny pasangan calon Rahmad Mas'ud dan Thohary Aziz adalah pasangan yang sejati dimana Rahmad Mas'ud adalah incumben sedangkan Thohary memiliki peran penting di DPRD Balikpapan.

Beliau berdua adalah nasionalis sejati itu yang menjadi pertimbangan bagi kami ( Perindo) untuk memilih beliau. Kami berharap jangan sampai ada lagi berita berita miring yang berkaitan dengan Perindo.

Sebagai ketua DPD Perindo Balikpapan menghimbau kepada seluruh pengurus mulai dari DPD sampai DPC tingkat kecamatan, kelurahan sampai tingkat RT untuk memilih pasangan Rahmad Mas'ud dan Thohary Aziz sebagai calon walikota dan calon wakil walikota Balikpapan, pungkasnya.

BALIKPAPAN – Dalam rangka menyambut HUT Ke-75 Korps Brimob Polri, di tengah pandemi Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, menggelar penyemprotan disinfektan di Kota Balikpapan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya membantu Pemerintah, mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Kota Balikpapan. Jumat, (13/11/2020).

Kegiatan penyemprotan desinfektan dipimpin oleh Ba Logistik Batalyon A Pelopor Bripka Sugito. Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK menjelaskan bahwa, “kegiatan ini terus digencarkan oleh Satuan Brimob Polda Kaltim dalam rangka All Out mendukung penuh pemerintah dalam penanganan Covid-19.” Ujarnya.

Penyemprotan Desinfektan ini dilaksanakan di jalan protokol dan fasilitas publik Kota Balikpapan dalam rangka rangkaian HUT Ke 75 Korps Brimob Polri.

“Kita harus mendukung Pemerintah dalam penanganan Covid-19 ini, dalam rangka HUT ke 75 Korps Brimob Polri ini kita galakan lagi dalam membantu Pemerintah dalam Penanganan Covid 19 dengan penyemprotan disinfektan di Kota Balikpapan,” kata Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Kamis, 12 Nopember 2020 BALIKPAPAN-Camat Balikpapan Timur, Priyono S sos M.Si akan menahan SK (Surat Keputusan) Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) kelurahan Manggar Baru, hasil pemilihan Ketua dan Pengurus LPM, pada Selasa (6/10/2020) lalu.

Pasalnya, terpilihnya Nurlia Kadir, S. Pd sebagai Ketua LPM Kelurahan Manggar Baru, dinilai cacat hukum. Seorang warga Manggar Baru, RT 26 Sofyan telah melayangkan surat penolakan hasil pemilihan Ketua dan Pengurus LPM ke camat Balikpapan timur, tertanggal 19 Oktober 2020.

Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut. Surat gugatan bernomor 01/SG/10/2020 tentang, Surat Menolak Hasil Pemilihan Ketua/Pengurus LPM. "Pemilihan itu, tidak mengindahkan UUD 1945, pasal 18 ayat 6 dan perda Kota Balikpapan nomor 18 tahun 2002 pasal 13 ayat 2 huruf (b), dan (f). Bahwa, yang bersangkutan tidak bertempat tinggal tetap di Kelurahan Manggar Baru," ungkap Sofyan.

Menurutnya, seorang Ketua dan Pengurus LPM itu, harus bertempat tinggal tetap di Kelurahan yang sama. Meski pemilihan saat itu, dihadiri Ketua LPM Kota Balikpapan beserta Camat Balikpapan Timur.

Namun, pihak panitia memaksakan pemilihan tetap berjalan, tanpa mengindahkan tatib pemilihan kepada peserta pemilih hak suara sebanyak 46 RT di Manggar Baru. Kemenangan Nurlia Kadir atas Asman Calif, dengan selisih 6 suara itu, dinilai tidak konstitusional.

"Kami tidak menerima, kemenangan itu, karena cacat hukum, dan tidak sesuai dengan tatib pemilihan. Serta bersangkutan tidak bertempat tinggal tetap, di Manggar Baru, namun beliau tinggal di Paradiso kecamatan Balikpapan Selatan,"  jelas Sofyan.

Sementara, Camat Balikpapan Timur, Priyono menegaskan, pihaknya akan menganilisa kembali, surat yang telah diserahkan ke Sekretaris Kecamatan (Sekcam), sebelum ditanda tangani.

Hal itu juga dipertegas dengan Ketua Forum LPM Kecamatan Balikpapan Timur, Hamsah bahwa, panitia pemilihan tidak melakukan pengecekan berkas calon, sehingga dinilai ada pelanggaran pemilihan.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua LPM Kota Balikpapan, belum memberi komentar, setelah dihubungi melalui telpon selulernya, Kamis (12/11/2020).

Sofyan menegaskan, hasil pemilihan dinilai melanggar Perda nomor 18 tahun 2002 itu, tidak dapat dibiarkan, karena menciderai hak-hal warga Manggar Baru.

 

 BALIKPAPAN- Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan, yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, hanya menyisakan beberapa hari saja. Demi suksesnya Pasangan Calon (Paslon) Rahmat - Thohari (RM-TA) dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan, tim pemenangan RM-TA terus bergerak dengan turun langsung ke masyarakat, untuk Mensosialisasikan Pasangan tunggal tersebut.

Seperti yang dilakukan Fauzi Adi Firmansyah , Ketua Kecamatan Balikpapan Utara Partai Golongan Karya(Golkar), menggelar sosialisasi diwilayah Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas), RT 08, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Jum'at (06/11/2020), Malam.

Fauzi Adi Firmansyah yang akrab disapa Adi, mengungkapkan, pertemuan dirinya, dan tim bersama warga di Perumnas merupakan "Kampanye dialogis" untuk mensosialisasikan pasangan RM-TA ke masyarakat. Dalam kampanye Biologis ini di hadiri Ketua RT dan Warga yang tergabung dalam beberapa RT diseputaran Perumnas, Kelurahan Batu Ampar yakni baik RT 08, RT 09, RT 07, RT 10, Bersama Tokoh masyarakat.

"Kegiatan Sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas kami bersama tim partai Koalisi untuk mensosialisasikan dan meyakinkan masyarakat agar bisa memahami sosok dan figur Pak Rahmad dan Thohari, dan memilih Pasangan RM - RT di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang"kata Adi.

Adi menjelaskan, meskipun sosialisasi kali ini berbeda, karena dilakukan di tengah masa Pendemi Covid - 19 yang masih menyelimuti kota Balikpapan, tidak mengurangi antusias warga untuk menghadiri sosialisasi teraebut.

"Dan kami pun dalam melakukan sosialisasi lebih mengetatkan pada Protap Covid -19 yang ada, jangan sampai nanti timbul Klaster baru akibat Sosialisasi, kami akan menjaga itu" lanjut Adi.

Terkait sosialisasi kali ini Adi mengatakan Alhamdulilah Warga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta kami yakin untuk warga RT 07, RT 08, RT 09, RT 10, serta RT 15 akan bersedia untuk memilih pemimpin yang amanah.

"Saya akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat yang berada dikawasan Balikpapan Utara , untuk meyakinkan warga agar dapat memilih pemimpin yang mampu memimpin kota Balikpapan yakni Pasangan RM - TH,"tuturnya.

Abdulloh sendiri menargetkan 80 sampai 85 Persen perolehan suara dukungan untuk paslon RM-TA di Balikpapan Utara. Ini dikarenakan Selama melakukan kampanye, Adi melihat antusias warga yang sangat luar biasa untuk memenangkan pasangan RM-TA khusunya yang berada di Balikpapan Utara.

"Mudah-mudahan aja target tercapai, dan kita bisa memenangkan paslon RM-TA di Pilkada Balikpapan 9 Desember mendatang,"tandasnya

Upaya dalam menanggulangi dampak covid–19 yang berimbas pada Perekonomian Masyarakat, terus dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan maupun Warga Masyarakat Kota Balikpapan. Seperti yang terlihat diwilayah RT 37 Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, ketua RT 37.

Sunaryo bersama warganya, memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam (berkebun), yang kini diberi nama Kebun Sumber Berkah, Jenis tanaman Pertanian dan Perkebunan yang dibudidaya oleh Sunaryo beserta warganya meliputi, Buah-Buahan , Umbi-umbian,Sayuran, dan Palawija. Disamping tanaman pertanian dan perkebunan , terdapat juga beberapa kolam untuk membudidaya ikan seperti ikan lele,Nila dan Patin.

Keberhasilan Sunaryo bersama Warga dalam mengelola Kebun Sumber Berkah, banyak mengundang perhatian berbagai kalangan, tidak terkecuali Walikota Balikpapan, yang juga ikut berkunjung ke wilayah tersebut. Kini Kebun Sumber Berkah dinobatkan sebagai Kampung ketahan Pangan yakni Kampung Pagar Mantap.

kampong pagar mantap ini merupakan program Dinas Pangan Pertanian dan Peternakan (DP3) sebagai bentuk peningkatan ketahanan pangan di lingkungan masyarakat.

Saat ditemui Sunaryo ketua RT 37 yang juga merupakan Ketua Kelompok Ketahanan Pangan Kebun Sumber Berkah, mengatakan, Alhamdulillah kebun sumber berkah kini dinobatkan oleh Pemkot Balikpapan menjadi Kampong Pagar Mantap.

“Kini program kami bertambah dengan Budidaya Ikan Lele Dalam Ember ( BUDE) selain program pertanian” kata Sunaryo “Kami juga mendapatkan bantuan benih ikin lele dari Dinas Pangan Pertanian dan Peternakan, sebanyak 6500 benih ikan lele, serta bibit kangkung,pupuk serta pakan ikan lele” jelasnya.

Dengan diberikan bantuan ini Sunaryo berharap Pemerintah terus berperan untuk meningkatkan kemajuan ketahan pangan, dengan memberikan fasilitas untuk kemajuan Pertanian, apalagi ditengah Pandemi Covid-19 yang menyelimuti Kota Balikpapan.

“saya berharap Pemerintah terus berperan aktif dalam memajukan ketahan pangan, terkhusus di bidang Pertanian, dengan memberikan bantuan peralatan pertanian seperti Excavator mini, untuk menopang kelancaran para petani”Pungkasnya