Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud diacara penganugerahan walikota kota Award Bidang Pengawasan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menempatkan pengawasan internal sebagai bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan. Pengawasan tidak hanya diarahkan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam pelaksanaan pekerjaan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Wali Kota Award Bidang Pengawasan 2026, Senin (14/9/2026).

Rahmad mengatakan, pengawasan diperlukan untuk menjaga integritas aparatur sekaligus mengenali berbagai risiko yang dapat menghambat pelaksanaan program pemerintahan. Karena itu, setiap OPD diminta memperkuat mekanisme pengendalian dan mengedepankan pencegahan agar potensi kesalahan maupun penyimpangan dapat diketahui lebih awal.

“Dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan administrasi yang baik, tentunya harus disertai dengan niat. Kalau niat kita ikhlas, bapak dan ibu sekalian, insyaallah mudah-mudahan kita bisa menghadapi semua persoalan yang penuh dengan dinamika yang luar biasa,” ujar Rahmad.

Menurut dia, dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan membuat jajaran aparatur perlu memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan tugas. Setiap program dan kegiatan, kata Rahmad, harus dilaksanakan sesuai ketentuan sehingga tujuan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai. Pada kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan memberikan Wali Kota Award Bidang Pengawasan 2026 kepada 22 OPD.

Penghargaan itu diberikan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk pelaksanaan pengawasan, akuntabilitas, serta pengendalian internal di masing-masing perangkat daerah. Rahmad menegaskan penghargaan tersebut bukan semata-mata bentuk apresiasi bagi OPD yang dinilai memiliki kinerja baik. Penghargaan diharapkan menjadi pemicu bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus memperbaiki kelemahan yang masih ditemukan.

Pengawasan yang kuat juga dinilai dapat membantu pimpinan perangkat daerah mengambil langkah korektif secara cepat, terutama ketika ditemukan kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporan kegiatan. Dengan demikian, perbaikan tidak harus menunggu munculnya persoalan yang lebih besar langsung. Penguatan pengawasan juga diarahkan agar berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas administrasi pemerintahan.

Dengan proses pengawasan yang dilakukan secara konsisten, berbagai potensi persoalan dapat segera ditindaklanjuti sebelum berkembang dan mengganggu pelaksanaan program. Pemkot Balikpapan selanjutnya mendorong penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pemerintahan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan birokrasi yang tertib dan bertanggung jawab, serta memastikan program yang dijalankan setiap OPD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

(ADV lJ/Diskominfo Balikpapan)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha, khususnya dalam proses perizinan. Pemerintah daerah menilai pelayanan yang cepat, jelas, dan responsif menjadi salah satu kunci dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif di Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud mengatakan, pemerintah tidak hanya berkewajiban memberikan kemudahan dalam pelayanan, tetapi juga membangun kolaborasi yang kuat dengan dunia usaha, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan.

Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi pelaku usaha dapat segera diketahui sekaligus dicarikan solusinya.

“Pemerintah kota berkomitmen mendukung program dunia usaha dan Kadin melalui inovasi, kolaborasi, serta kemudahan perizinan. Harapannya, pelaku usaha bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Rahmad, Senin (10/8/2026).

Rahmad mengakui masih terdapat keluhan dari kalangan pengusaha terkait proses perizinan yang dinilai membutuhkan waktu. Namun, ia menjelaskan tidak seluruh tahapan perizinan berada dalam kewenangan pemerintah daerah karena terdapat sejumlah regulasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, keterbatasan kewenangan tersebut menurutnya tidak boleh dijadikan alasan bagi perangkat daerah untuk memberikan pelayanan secara pasif.

Rahmad meminta kepala dinas dan jajaran terkait lebih proaktif mendampingi masyarakat maupun pelaku usaha yang sedang mengurus perizinan. Jika terdapat dokumen atau persyaratan yang belum lengkap, pemohon harus segera diberi tahu sehingga tidak menunggu tanpa kepastian.

“Kalau ada kekurangan berkas, sampaikan kepada pengusaha. Jangan sampai pengusaha menunggu tanpa kejelasan. Kita harus proaktif dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.

Selain pembenahan internal, Rahmad juga mempersilakan pelaku usaha menyampaikan laporan apabila menemukan kendala dalam proses perizinan yang dinilai tidak semestinya. Menurutnya, laporan dari masyarakat dan dunia usaha dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah.

Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan dunia usaha. Dengan koordinasi yang baik, berbagai hambatan di lapangan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti. Pemkot Balikpapan berharap penguatan sinergi tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi investasi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan demikian, dunia usaha dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian sekaligus mitra strategis dalam pembangunan Kota Balikpapan.

(ADV/J/Diskominfo Balikpapan)

Ketua komisi II DPRD kota Balikpapan Fauzi Adi Firmansyah

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Komisi II DPRD Kota Balikpapan mendorong lahirnya arah baru pembangunan sektor pariwisata yang tidak hanya berfokus pada kawasan pesisir, melainkan juga menggali potensi wisata di seluruh wilayah kota. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Akademik Pembangunan Destinasi Wisata, yang digelar di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Selasa (7/10/2025).

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Fauzi Adi Firmansyah menjelaskan, forum tersebut menjadi wadah strategis bagi pemangku kepentingan untuk memberikan gagasan dan pandangan terkait arah pengembangan wisata daerah.

FGD ini juga menjadi bagian dari penyusunan kajian akademik yang dikerjakan bersama tim dari Universitas Negeri Malang. “Diskusi ini kami gunakan untuk menghimpun masukan dari para pelaku dan pemerhati pariwisata. Semua ide yang muncul akan memperkuat dasar akademik yang tengah kami susun agar nanti bisa menjadi acuan pemerintah dalam menentukan kebijakan pengembangan sektor wisata,” ujar Fauzi.

Ia menilai, meski Balikpapan tidak memiliki panorama alam sekelas Bali maupun kekayaan budaya seperti Yogyakarta, kota ini tetap menyimpan potensi besar sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) serta pusat wisata tematik yang tersebar di tiap kecamatan.

“Kami ingin wisata tidak hanya bertumpu di Pantai Manggar. Di wilayah lain, seperti Balikpapan Utara dan Margomulyo, ada potensi hutan mangrove yang menarik. Di sisi timur, ada kawasan Pringgodani yang juga berpeluang dikembangkan. Pemerataan wisata inilah yang kami dorong agar dapat mendongkrak pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fauzi mengungkapkan bahwa salah satu rencana yang tengah digodok adalah pembangunan Destinasi Wisata Rumah Budaya di Balikpapan Utara. Komisi II telah mengusulkan lahan potensial kepada Pemerintah Kota melalui BKAD, meski masih terdapat sejumlah persoalan legalitas yang perlu dituntaskan sebelum proyek tersebut direalisasikan. “Lahan itu sangat potensial. Jika pemerintah serius menggarapnya, Rumah Budaya ini bisa menjadi salah satu ikon wisata baru yang memperkuat identitas Balikpapan,” imbuhnya.

Fauzi menekankan, visi besar Komisi II adalah menjadikan Balikpapan tidak hanya dikenal sebagai kota bisnis, tetapi juga memiliki daya tarik wisata yang mampu berdiri sejajar dengan kota-kota wisata besar di Indonesia. “Kami ingin wisata menjadi alasan utama orang datang ke Balikpapan, bukan semata karena urusan pekerjaan atau rapat. Seperti halnya orang datang ke Bali untuk pantainya, atau ke Yogyakarta untuk budayanya,” tegasnya.

Melalui kajian akademik yang tengah disusun, DPRD Balikpapan berharap lahir arah pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Dengan begitu, sektor wisata dapat menjadi penggerak ekonomi baru yang memperkuat karakter kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Balikpapan.

(ADV/DPRD Balikpapan)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Setelah menyelesaikan tahap pertama, proyek pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan kini memasuki tahap kedua. Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyampaikan apresiasinya terhadap proyek ini. Menurutnya, gedung baru ini akan menjadi "rumah" bagi 45 legislator Kota Beriman dan diharapkan dapat meningkatkan etos kerja serta kewibawaan lembaga.

Namun, Alwi juga menyatakan kekhawatirannya mengenai penyelesaian tahap kedua tepat waktu. "Anggaran yang dialokasikan untuk tahap ini sebesar Rp45 miliar dengan target selesai pada Desember 2024. Sudah ada pemenang lelang proyek tahap II, namun terdapat sanggahan selama dua bulan yang mempengaruhi waktu pengerjaan. Informasinya, pengerjaan akan dimulai bulan depan (Juni 2024)," kata Alwi melalui sambungan telepon pada Rabu (29/5/2024).

Alwi juga mempertanyakan kemampuan kontraktor dalam menyelesaikan pembangunan tahap kedua, terutama mengingat tingginya kebutuhan material akibat proyek strategis nasional dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). "Jangan sampai ada kendala kelangkaan material, belum lagi faktor cuaca," tuturnya.

Sebagai Ketua Komisi III DPRD Balikpapan yang membidangi pembangunan, lingkungan hidup, dan perhubungan, Alwi memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap proyek ini. "Komisi III akan mengawasi pekerjaan ini secara ketat untuk menghindari keterlambatan," tegasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan telah menyepakati alokasi anggaran tahun jamak untuk membiayai pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan. "Kami ingin pekerjaan ini berjalan dengan baik dan lancar," ungkap Alwi.

Komandan Yonif Rider 600/ Modang Letkol INF Kurniawan Hanif Arridho

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Satu Tahun lebih Prajurit TNI Yonif Rider 600/Modang Kodam VI Mulawarman menjalankan tugas kenegaraan menjaga kedaulatan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tanah Papua memberikan catatan penting yang patut diapresiasi.

Komandan Yonif Rider 600/Modang Letkol. Infanteri Kurniawan Hanif Arridho mengucapkan terimakasih kepada 450 Prajurit yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik.14 bulan berjuang melakukan pendekatan pendekatan kepada masyarakat Papua adalah strategi yang melekat dalam jiwa TNI untuk memberikan rasa aman kepada warga Papua.

Ada pun pada saat menjalankan operasi patroli di daerah rawan konflik seluruh pasukan tetap siaga. Dalam hal ini agar sebisa mungkin mengembalikan Warga dari kampung halamannya karena tidak nyaman lagi dihuni karena adanya pemberontakan organisasi Papua Merdeka ( OPM).

Rasa trauma menjadi ketakutan warga untuk bisa kembali kerumah mereka adalah hal yang mustahil namun perjuangan prajurit Yonif Rider 600/Modang berhasil membawa warga kembali kerumah masing masing, jelas Letkol Inf Kurniawan Hanif Arrida kepada awak media.

Kehangatan Coffee Morning bersama Awak media pada Jumat 15 September 2023 membawa rasa kerinduan kami seperti yang dilakukan seluruh prajurit pada saat di Papua, Ucapnya. Berbagai kegiatan serta patroli Siaga keliling yang dilakukan prajurit Yonif Rider 600/ Modang berhasil memberikan rasa aman dibeberapa wilayah seperti MAPPI, Merauke, Yahukimo, dan Asmat.

Banyak cara yang dilakukan Prajurit TNI khususnya pasukan dari Yonif Rider 600/Modang mulai dari pengobatan gratis dari rumah ke rumah, penanggulangan kebakaran, penyediaan sarana air minum bahkan pelaksanaan pengamanan di wilayah Kabupaten Asmat, terangnya.

Slogan yang kami terapkan" kami saudaramu dari Kalimantan" merupakan bagian visi internalisasi mereka juga dimana masyarakat Kalimantan adalah saudara kami juga sama sama NKRI asli Indonesia. Slogan ini menghapus segala perbedaan yang ada "susah senang bersama duduk sama rendah berdiri sama tinggi"

Kapten Infantri Gilang Ramadan menambahkan Selama 7 bulan melakukan pengamanan di wilayah tersebut tidak ada gangguan atau kontak senjata namun tetap waspada. Kota mati yang tak berpenghuni akibat serangan OPM kini dipastikan dalam keadaan steril aman dan terkendali. 27 warga yang mengungsi telah kembali menempati rumah mereka.

Seluruh pasukan yang bertugas selalu mengedepankan kewaspadaan karena masih banyak simpatisan OPM yang tinggal bersama warga, ketika ada warga yang datang kepos penjagaan atau markas kami tekankan agar memberikan kode atau syarat dengan membawa bendera Merah Putih, Ungkapnya.

Komandan Yonif Rider 600/ Modang Letkol INF Kurniawan Hanif Arridho

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Satu Tahun lebih Prajurit TNI Yonif Rider 600/Modang Kodam VI Mulawarman menjalankan tugas kenegaraan menjaga kedaulatan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tanah Papua memberikan catatan penting yang patut diapresiasi.

Komandan Yonif Rider 600/Modang Letkol. Infanteri Kurniawan Hanif Arridho mengucapkan terimakasih kepada 450 Prajurit yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik.14 bulan berjuang melakukan pendekatan pendekatan kepada masyarakat Papua adalah strategi yang melekat dalam jiwa TNI untuk memberikan rasa aman kepada warga Papua.

Ada pun pada saat menjalankan operasi patroli di daerah rawan konflik seluruh pasukan tetap siaga. Dalam hal ini agar sebisa mungkin mengembalikan Warga dari kampung halamannya karena tidak nyaman lagi dihuni karena adanya pemberontakan organisasi Papua Merdeka ( OPM).

Rasa trauma menjadi ketakutan warga untuk bisa kembali kerumah mereka adalah hal yang mustahil namun perjuangan prajurit Yonif Rider 600/Modang berhasil membawa warga kembali kerumah masing masing, jelas Letkol Inf Kurniawan Hanif Arrida kepada awak media.

Kehangatan Coffee Morning bersama Awak media pada Jumat 15 September 2023 membawa rasa kerinduan kami seperti yang dilakukan seluruh prajurit pada saat di Papua, Ucapnya. Berbagai kegiatan serta patroli Siaga keliling yang dilakukan prajurit Yonif Rider 600/ Modang berhasil memberikan rasa aman dibeberapa wilayah seperti MAPPI, Merauke, Yahukimo, dan Asmat.

Banyak cara yang dilakukan Prajurit TNI khususnya pasukan dari Yonif Rider 600/Modang mulai dari pengobatan gratis dari rumah ke rumah, penanggulangan kebakaran, penyediaan sarana air minum bahkan pelaksanaan pengamanan di wilayah Kabupaten Asmat, terangnya.

Slogan yang kami terapkan" kami saudaramu dari Kalimantan" merupakan bagian visi internalisasi mereka juga dimana masyarakat Kalimantan adalah saudara kami juga sama sama NKRI asli Indonesia. Slogan ini menghapus segala perbedaan yang ada "susah senang bersama duduk sama rendah berdiri sama tinggi"

Kapten Infantri Gilang Ramadan menambahkan Selama 7 bulan melakukan pengamanan di wilayah tersebut tidak ada gangguan atau kontak senjata namun tetap waspada. Kota mati yang tak berpenghuni akibat serangan OPM kini dipastikan dalam keadaan steril aman dan terkendali. 27 warga yang mengungsi telah kembali menempati rumah mereka.

Seluruh pasukan yang bertugas selalu mengedepankan kewaspadaan karena masih banyak simpatisan OPM yang tinggal bersama warga, ketika ada warga yang datang kepos penjagaan atau markas kami tekankan agar memberikan kode atau syarat dengan membawa bendera Merah Putih, Ungkapnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali menggelar Forum Kapasitas Nasional III 2023 Area Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), di Balikpapan, Kalimantan Timur. Selama dua hari, (4 dan 5 Juli 2023), para pemangku kepentingan industri hulu migas nasional akan fokus membahas peran strategis industri hulu migas dalam menunjang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, (4/07/2023)

Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf mengatakan, SKK Migas ambil bagian dalam pemenuhan kebutuhan energi gas di IKN. Kebijakan energi IKN mengacu pada konsep energi hijau. Artinya, sumber energi yang digunakan di IKN adalah energi terbarukan yang diselaraskan dengan keberlanjutan lingkungan.

“Meski demikian, gas bumi sebagai energi transisi masih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga di sekitar IKN,” katanya, saat memberikan sambutan pada pembukaan Forum Kapasitas Nasional III 2023 Area Kalsul, Selasa (4/6). Pada kesempatan itu, turut hadir Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Achmad Jaka Santos Adiwijaya.

Asisten II Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin; Direktur Utama PT Pertamina Hulu Pertamina Indonesia - Regional 3 Kalimantan, John Anis, serta beberapa kepala daerah setingkat bupati dan walikota di Kalimantan dan Sulawesi.

Nanang menambahkan, produksi gas semakin dominan ke depannya, karena gas adalah energi transisi menuju penggunaan EBT. “Konsumsi gas diperkirakan akan meningkat, dimana konsumsi gas saat ini yang sekitar 6,000 MMSCFD diperkirakan naik jadi 26,112 MMSCFD di tahun 2050. Akan naik sebesar 298 persen.

“Untuk mengatasi tantangan di masa depan tersebut, dan sebagai upaya jangka panjang mencapai pemenuhan energi, pada akhir 2019 lalu industri hulu migas mencanangkan transformasi melalui 5 strategi yaitu Clear Vision; Organization as Center of Excellent, ODSP, komersialisasi, dan digitalisasi,” terangnya.

Ditegaskan, SKK Migas mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu migas berdasarkan kontrak kerja sama, agar pengambilan sumber daya migas milik negara memberi manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia. Dalam konteks ini, SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) berkontribusi mengembangkan pemanfaatan gas bumi agar dapat menjangkau IKN.

“Sejak awal SKK Migas siap bekerja sama dengan Otorita IKN serta para pemangku kepentingan untuk mengembangkan infrastruktur dasar seperti pipanisasi gas yang disesuaikan dengan desain tata ruang dan wilayah IKN. Melalui Forum Kapasitas Nasional, pihaknya juga terus mengintegrasikan kemampuan produsen lokal untuk menjawab kebutuhan energi di IKN,” paparnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Area Kalimantan dan Sulawesi, Azhari Idris berharap Forum Kapasitas Nasional III 2023 Area Kalsul dapat menjadi sarana komunikasi antara pemerintah yang diwakili SKK Migas, KKKS, pemerintah daerah, serta pelaku usaha penunjang hulu migas dalam mendukung pembangunan IKN.

“Upaya peningkatan kapasitas nasional juga telah menjadi bagian dalam upaya transformasi industri hulu migas, khususnya pada pilar 5a yaitu melaksanakan peningkatan daya saing pemasok nasional. Sehingga kedepan kapasitas nasional bisa berkembang, tidak hanya sekadar membuat produk made in Indonesia, tetapi juga made by Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President SKK Migas, Erwin Suryadi yang juga merupakan Ketua Umum Forum Kapnas III 2023 mengatakan, melalui Forum Kapasitas Nasional, SKK Migas dan KKKS akan terus memperkuat peran para pelaku usaha lokal dalam aktivitas hulu migas.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D. Suryodipuro mengatakan SKK Migas berkepentingan mengembangkan industri hulu migas di tanah air untuk mendukung visi produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030.

“Pada tahun 2022, komitmen TKDN Industri Hulu Migas mencapai 64%, disini kita kembali merasakan multiplier effect industri hulu migas di berbagai sektor,” ungkapnya.

Forum Kapasitas Nasional Area Kalsul di Balikpapan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Forum Kapasitas Nasional III 2023, yang puncaknya akan diadakan di Jakarta. Sebelumnya, forum serupa telah dilaksanakan di Area Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (Jabanusa) pada bulan Mei, serta Area Papua dan Maluku (Pamalu) pada Juni kemarin.

Dalam waktu dekat, Forum Kapasitas Nasional juga akan digelar di Area Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) serta Area Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Semua event tersebut menampilkan keunggulan UMKM binaan SKK Migas dan KKKS di wilayah operasi masing-masing.

Humas : SKK Migas

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Apical Group salah satu perusahaan pengolah minyak sawit terbesar di Dunia turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dengan mengeluarkan inisiatif berupa donasi 300 bibit tanaman (trembesi, mahoni dan angsana) Bagi Politeknik Negeri Balikpapan, (5/6/2023)

Kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Dunia yang diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Inisiatif ini dilakukan melalui unit bisnis Apical yang berada di Balikpapan yakni PT Kutai Refincry Nusantara.

Donasi bibit tanaman ini bertujuan untuk memperkuat dan melindungi kembali ekosistem lokal di lingkungan Politeknik Negeri Balikpapan. Melalui inisiatif ini, Apical ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

Ahmad Junaidi yang merupakan Manajer HSE Apical Group di Balikpapan menegaskan pada kegiatan penyerahan ini bahwa dengan aksi kecil seperti ini Apical dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan untuk menjadikan Bumi kita sebagai tempat yang lebih baik untuk kita tinggali.

“Hal ini sejalan dengan komitmen keberlanjutan Apical 2030 dan filosofi bisnis kita yang berlandaskan 5C (Good for community, good for country, good for climate, good for customer and good for company).

Dengan kegiatan ini marilah kita bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup untuk masa depan yang lebih baik", ujarnya lebih lanjut. Penyerahaan simbolis bibit tanaman ini diterima oleh Bapak Ramli, SE,. MM yang merupakan Direktur Politeknik Balikpapan.

Ramli berharap bibit tanaman yang diberikan oleh Apical ini menjadi modal awal untuk mewujudkan Poltekba menjadi Green Campus yang ramah terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan simbolis penyerahan bibit tanaman ini ditutup diskusi bersama unsur akademisi serta dilanjutkan dengan makan siang menu masakan Vietnam yang telah disiapkan oleh para mahasiswa jurusan tata boga Politeknik Balikpapan.

SWARAREPUBLIKA.com, Kutim - Personil Sat Reskrim Polres Kutim membongkar sindikat penimbunan BBM jenis Pertalite dengan modus operandi modifikasi tangki Mobil di daerah Sangatta Utara, Kabupaten Kutim.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas mengamankan satu orang pelaku, SE (LK) warga Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim. Kapolres Kutai Timur AKBP Ronni Bonic, SIK., MH. Melalui Kasat Reskrim Polres Kutim IPTU Jata Wiranegara mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari keluhan warga yang kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite.2 www

“Pengungkapan kasus ini berawal dari keluh kesah masyarakat Sangatta yang kesulitan BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU di Sangatta,” kata Jata. Dari informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan ke lapangan pada Selasa, 18 April 2023.

Saat berada di SPBU, petugas mendapati aktivitas yang tidak biasa saat pengisian BBM. “Anggota kami mendapati satu unit mobil yang dapat mengisi BBM jenis Pertalite dalam jumlah yang banyak atau melebihi kapasitas tangki mobil,” ujar Jata.

Pengendara mobil yang mengisi Pertalite dalam jumlah banyak tersebut kemudian diamankan. Saat diperiksa, kapasitas tangki BBM motornya mencapai 200 liter. “Tangkinya sudah dimodifikasi. Kapasitas tangki mobilnya itu seharusnya 45 liter tapi ini 200 liter,” ujar Jata.

Kasat Reskrim Polres Kutim menjelaskan dari hasil pemeriksaan, pelaku telah beroperasi selama dua tahun. Mereka menjual BBM jenis Pertalite tersebut Rp.12.500,- per liternya kepada warga dan pedagang bensin eceran. Atas kejadian tersebut pelaku berhasil diamankan ke Mako Polres Kutim untuk penyelidikan lebih lanjut.

Humas Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Partai Nasdem menggelar Konsolidasi dan koordinasi Pendalaman Bacaleg tahun 2024 di skup teretorial 5 wilayah yang ada dikalimantan.diantaranya Kalimantan timur, Kalimantan Barat, Kalimantan tengah, Kalimantan Utara, dan kalimantan selatan.

Rapat Konsolidasi dan Koordinasi Partai Nasdem dilaksanakan dihotel Grand senyiur Balikpapan yang dihadiri ketua Kordinator Bidang Pemenangan Prananda Surya Paloh dan ketua DPW Kalimantan timur Isran Noor, ketua DPD partai Nasdem H. Ahmad Basir dan seluruh pengurus dan peserta bacaleg partai Nasdem dari 5 teretorial yang ada di Kalimantan, Selasa (13/3/2023)

Dalam sambutannya ketua DPD Partai Nasdem H Ahmad Basir mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas support dan dukungan ketua DPW partai Nasdem Kalimantan Timur H Isran Noor dimana kegiatan rapat konsolidasi dan koordinasi pemantapan Bacaleg tahun 2024 berjalan sesuai dengan harapan kita semua.

Lanjutnya, sesuai dengan apa yang digariskan oleh partai bahwa program keberhasilan partai Nasdem kedepan harus benar benar diperjuangkan untuk menang di tahun 2024, jelasnya.

Dari Bacaleg yang ikut dalam merebut kursi DPR RI ada sekitar 23 orang yang merupakan kader kader terbaik partai Nasdem. Namun untuk Balikpapan ada 45 Bacaleg yang siap merebut 7 kursi yang harus bisa diraih untuk tingkat Balikpapan, propinsi 2 kursi dan DPR RI satu kursi, ucapnya.

Disela sambutan berikutnya disampaikan ketua DPW Kalimantan timur H Isran Noor menyampaikan selamat datang kepada semua kepengurusan DPD partai Nasdem Kalimantan timur.

Dalam penilainya bahwa bangsa ini adalah bangsa yang hitorogen bangsa yang sangat besar bermacam suku bangsa bahasa ,budaya. Oleh karena kita harus pandai dalam mencari celah dan peluang mana yang bisa kita dapatkan.

Ini semua dapat dilihat dari sejarah perpolitikan jika kita mampu mengetahui dan memahaminya maka dengan mudah kita dapat memenangkan pertarungan di pemilu 2024, tegasnya.

Ketua Kordinator bidang pemenangan Prananda Surya Paloh menegaskan bahwa Balikpapan sendiri untuk Bacaleg DPR RI wilayah Kalimantan sendiri sudah diperkuat dengan pondasi yang bagus diliat pada saat 2014 tidak jelek kemudian 2019 lumayan baik. Oleh karena itu beliau menegaskan untuk di kalimantan sendiri harus memperoleh 9 kursi DPR RI.

" saya rasa itu bonus untuk di kalimantan timur sehingga untuk sisa wilayah Kalimantan yang ada dapat terisi semua, tuturnya. "kami berkomitmen bahwa Pemilu tahun 2024 skup Kalimantan akan menjadi basisnya partai Nasdem".

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Pimpinan Cabang Kota Balikpapan gelontorkan sembako pada Driver Online sebagai bentuk program Driver Nusantara Peduli.

Kegiatan ini langsung di komandoi oleh Ketua Pimcab PKN Balikpapan. Oki M Alfiansyah. SH, MH, Med, CPCLE. Partai ini telah memberikan bantuan pada puluhan Driver online di Balikpapan.

Kegiatan sosial ini dilakukan pengurus PKN sebagai bukti nyata, bahwa partai sangat ingin dekat dengan kepentingan masyarakat bawah, salah satunya driver online. "Ada sekitar puluhan yg sudah kami wujudkan melalui program Driver Nusantara ini pada kawan-kawan Ojol di Balikpapan. Bantu tersebut adalah untuk bentuk kepedulian kamu pada keluarga ojo tersebut" ujar Bang Oki sapaan akrabnya.

Ditambahkannya kegiatan sosial ini berupa pemberikan sembako pada masing-masing ojol yg dikoordinir oleh Driver Nusantara. Sebagai pihak yang telah mendapatkan perhatian dari PKN, salah satu ojol Balikpapan yakni Adi mengapresiasi program garapan PKN Balikpapan.

"Saya sangat terbantu dengan program tersebut. Kami siap mendukung kegiatan Partai Kebangkitan Nusantara ini yang di tujukan pada kami selalu para ojol di Balikpapan ini" ujar. Untuk diketahui bersama, PKN PIMCAB Kota Balikpapan yang bermarkas di Jl. Syarifuddin Yoes no 9 ini sangat konsisten dan komitmen terhadap program-program kerja partai yang meng aspirasi kebutuhan masyarakat, khususnya di kota Balikpapan.

SWARAREPUBLIKA.com Balikpapan, - Peristiwa kecelakaan lalulintas di daerah Samboja Kutai kertanegara pada 18 September 2021 lalu, menyimpan duka yang mendalam bagi Pristiwati selaku orang tua korban yang berinisial (AF) dan (Rp) sampai meninggal dunia. Kesedihan pihak keluarga tidak terhenti hingga detik ini meskipun kejadian tersebut telah terlewati.

Namun korban kecelakaan yang selamat Nauval Alif Fatharrayan mengalami patah tangan dan menjadi yatim piatu. Insiden kecelakaan yang di kendarai sipelaku adalah Mobil Hilux nomor polisi E 8147 BF yang bekerja sebagai karyawan PT Cipta Hasil Sugiarto yang beralamatkan di Jl Mulawarman no 108 Sepinggan Balikpapan. Meskipun sipelaku telah dihukum pihak keluarga belum menerima satu sen pun bantuan atau santunan dari pihak perusahaan sampai detik ini, kata pristiwati kepada awak media.

Lanjutnya, kami pihak keluarga korban merasa tidak dihormati ketika meminta pertanggung jawaban pihak perusahaanp bukannya menjalin komunikasi yang baik justru pihak keluarga korban tidak diperlakukan dengan baik. "Kami hanya ingin meminta pertanggung jawaban pihak perusahaan yang menimpa kedua orang tua dari Naufan Alif Fatharrayan sehingga menjadi yatim piatu"

Sejak kejadian dari 2021 sampai detik ini kami pihak keluarga begitu sakit menahan kekecewaan yang begitu dalam hingga akhirnya pihak keluarga menguasakan permasalahan ini kepada gabungan Persatuan Ormas Asli Kalimantan (POAk) untuk me mediasikannya, kata ibu pristiwati.

Rabu , (8/3/2023), Pihak keluarga korban bersama gabungan Persatuan ormas Asli Kalimantan kota Balikpapan melakukan audiens dikantor PT Cipta Hasil Sugiarto Sepinggan Balikpapan.

Setibanya dikantor PT Cipta Hasil Sugiarto pihak perusahaan belum dapat untuk diajak berkomunikasi dengan alasan tidak ada pimpinan dikantor, padahal pihak keluarga sudah melayangkan surat resmi hingga ditembuskan ke instansi terkait baik kepolisian maupun TNI. Selang beberapa waktu kemudian pihak perusahaan menerima pihak keluarga korban dengan meminta 6 perwakilan saja untuk berkomunikasi.

Hasil dari pertemuan tersebut pihak perusahaan yang diwakilkan oleh Dicky selaku Supervisor dari PT Cipta Hasil Sugiarto memberikan kesempatan kepada pihak keluarga agar pihak korban menyampaikan keluhannya terkait tuntutannya. Adapun tuntutan yang disampaikan secara tertulis bahwa pihak perusahaan agar dapat bertanggung jawab akan pendidikan Naufal Alif Fatharrayan sampai ke perguruan tinggi.

kemudian pihak perusahaan diminta untuk menggantikan kendaraan roda 2 yang hancur, pihak perusahaan diminta untuk mengganti semua biaya yang dikeluarkan pihak keluarga korban mulai dari visum , mobil ambulan dan proses pemakaman dan lain-lain. Usai proses mediasi.

kepada awak media Dicky selaku supervisor dari PT Cipta Hasil Sugiarto menyampaikan bahwasanya tuntutan dari pihak keluarga korban akan disampaikan kepada management. Tidak banyak komentar yang disampaikan Dicki selaku supervisor PT Cipta Hasil Sugiarto namun pada intinya tuntutan pihak keluarga akan diserahkan kepada pimpinan perusahaan, ungkapnya.

RN