Kadin Kaltim Serukan Aksi Nyata, Putri Amanda Ajak Pengusaha Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah

Ketua umum Kadin Kaltim Putri Amanda Nurramadhani

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui langkah konkret dan kolaboratif.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Kadin Kaltim, Putri Amanda Nurramadhani, dalam agenda Musyawarah Kota (Mukot) ke-8 Kadin Samarinda yang berlangsung di Hotel Ibis Samarinda, Sabtu (2/5/2026).

Dalam sambutannya, Putri mengajak seluruh jajaran pengurus Kadin untuk tetap solid dan fokus menjalankan program kerja, meskipun di tengah berbagai tantangan ekonomi yang tidak ringan. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan Kadin tetap hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, dinamika ekonomi global saat ini menjadi ujian bagi dunia usaha, termasuk di Kalimantan Timur.

Namun demikian, kondisi tersebut justru harus dijadikan momentum untuk memperkuat peran Kadin dalam mendorong pelaku usaha agar lebih adaptif dan inovatif. “Kita harus membuktikan melalui kerja nyata, bukan sekadar wacana. Hasil yang dirasakan masyarakat adalah indikator keberhasilan kita,” tegasnya di hadapan pengurus Kadin Samarinda dan para undangan yang hadir.

Lebih lanjut, Putri menegaskan bahwa kontribusi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar. Ia menyebut, ke depan Kadin akan lebih aktif menghadirkan program-program yang berdampak langsung, khususnya dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci menghadapi persaingan dan membuka peluang ekonomi baru. Sinergi antar-pelaku usaha, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun daya saing daerah. Putri turut menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur sebagai kawasan yang terus berkembang, sehingga membutuhkan kesiapan dari para pengusaha lokal untuk mengambil peran lebih besar.

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan forum Mukot ini sebagai momentum mempererat kebersamaan. “Tidak ada kemajuan tanpa kerja sama. Mari kita manfaatkan forum ini untuk memperkuat sinergi dan membuka peluang baru demi masa depan Kalimantan Timur yang lebih maju,” pungkasnya.

(*)