Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Hasbar 

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur seriusi pelatihan konten kreator untuk pemuda. Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara mengatakan bahwa program pelatihan konten kreator ini bukan kali pertama diadakan oleh Dispora Kaltim.

Pada tahun 2023, program serupa juga digelar dan berhasil menarik banyak peminat dari berbagai daerah di Kaltim. Selain pelatihan konten kreator, Dispora Kaltim juga mengadakan festival musik sebagai wadah untuk generasi muda yang memiliki bakat di bidang musik.

Hasbar berharap acara ini dapat menjadi kesempatan bagi para musisi muda untuk menampilkan karya mereka dan memperkuat identitas budaya lokal. “Kami ingin festival ini menjadi ajang bagi para pemuda untuk menunjukkan bakat sekaligus merayakan keberagaman musik di daerah ini," tuturnya.

Lebih lanjut, Hasbar menyampaikan bahwa pelatihan konten kreator tahun ini akan dirancang lebih intensif untuk memberi peserta pemahaman yang lebih dalam mengenai strategi di dunia konten digital.

Dengan kedua program ini, Dispora Kaltim berharap para pemuda Kaltim dapat semakin terdorong untuk mengembangkan bakat mereka, baik di bidang digital maupun seni musik.

"Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung dan menginspirasi, agar para pemuda merasa diapresiasi atas kreativitas yang mereka miliki," pungkas Hasbar.

(ADV/J)

 

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim Rasman Rading 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan pentingnya kesatuan dalam organisasi cabang olahraga (cabor), dan tidak ada tempat bagi dualisme dalam tubuh organisasi tersebut.

Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, menegaskan bahwa konflik internal dalam cabor hanya akan merugikan proses pembinaan atlet dan pencapaian prestasi.

"Saya ingin menegaskan, sebagai Kabid PPO, bahwa dualisme dalam organisasi cabor tidak boleh terjadi. Ini hanya akan menghambat upaya pembinaan prestasi olahraga," ujar Rasman.

Mengenai penyebab munculnya dualisme di sejumlah cabor, Rasman mengingatkan agar semua pihak mengikuti aturan yang telah ditetapkan. "Ada regulasi yang jelas yang harus diikuti. Jika ada masalah, selesaikan dengan mengikuti prosedur yang ada," tegasnya.

Menurut Rasman, langkah selanjutnya adalah memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak yang terlibat dualisme untuk mencari solusi bersama. "Saya akan mengundang mereka untuk duduk bersama dan menyelesaikan masalah ini dengan cara yang baik, dengan musyawarah.Tujuan utama kita adalah memperkuat pembinaan atlet," tambahnya.

Dengan pendekatan musyawarah dan penghormatan terhadap aturan, diharapkan masalah dualisme dalam organisasi cabor dapat segera terselesaikan demi kemajuan prestasi olahraga di Kaltim.

(ADV/Dispora Kaltim)

Cabang olahraga Balap Sepeda

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menyambut akhir tahun dengan serangkaian acara yang padat, mencakup berbagai kejuaraan olahraga dan kegiatan lainnya yang akan digelar sepanjang bulan Desember.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Saputra Sugiarta, menyampaikan bahwa banyak kegiatan yang akan berlangsung, terutama dalam bidang pembudayaan olahraga. "Beberapa pertandingan olahraga tradisional direncanakan berlangsung pada minggu pertama Desember, meski bisa jadi mundur ke minggu kedua," ujarnya.

Kejuaraan ini akan melibatkan berbagai cabang olahraga (cabor), seperti sepeda ontel, MBX, breakdance, lempar pisau, dan panahan, yang melibatkan partisipasi dari kabupaten/kota se-Kaltim.

Bagus juga menekankan bahwa dalam ajang ini, tidak ada pembatasan usia. "Peserta dari berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, bisa ikut serta. Yang penting adalah kelas tandingnya, sehingga persyaratan tidak terlalu rumit," jelasnya.

Salah satu highlight dari rangkaian kegiatan ini adalah pemilihan Duta Olahraga Kaltim yang akan diadakan di akhir Desember. Dispora Kaltim akan mengirimkan surat undangan ke setiap kabupaten/kota untuk mengirimkan atlet terbaik mereka, termasuk kategori duta olahraga disabilitas.

"Kami akan memilih perwakilan dari masing-masing kategori, baik pria maupun wanita," tegas Bagus.

(ADV/Dispora Kaltim)

Kepala Bidang peningkatan prestasi Olahraga Dispora Kaltim Rasman Rading 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim atas pelaksanaan pelatihan fisik bagi pelatih olahraga di daerah tersebut.

Pelatihan ini berlangsung dari 8 hingga 11 November 2024 di dua tempat, yaitu kantor KONI Kaltim dan GOR Bulutangkis, Stadion Madya Sempaja, Samarinda. Kegiatan ini dihadiri oleh pelatih-pelatih dari berbagai cabang olahraga (cabor) di wilayah Kalimantan Timur.

Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, mengapresiasi inisiatif KONI untuk meningkatkan kapasitas pelatih di daerah. "Ini adalah langkah yang sangat baik untuk memajukan kualitas olahraga di Kaltim. Pemerintah mendukung sepenuhnya upaya ini," ujar Rasman.

Lebih lanjut, Rasman menekankan pentingnya keberadaan pelatih fisik berkualitas, terutama di kabupaten dan kota yang masih kekurangan tenaga profesional di bidang ini. "Pelatih fisik berperan besar dalam mendorong prestasi cabor.Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap akan ada peningkatan signifikan di setiap cabor," tambahnya.

Rasman berharap agar pelatih yang telah lulus sertifikasi dapat menerapkan ilmu yang didapat di daerah masing-masing, memberikan dampak nyata pada kemajuan olahraga di tingkat lokal. "Mudah-mudahan mereka bisa aktif berkontribusi untuk perkembangan cabor di wilayah asal mereka," tutupnya.

(ADV/Dispora Kaltim)

Pelaksana Harian (Plh) kepala Dinas Sri Wartini

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Sri Wartini, mengumumkan bahwa rangkaian kejuaraan olahraga yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk membina dan mengembangkan talenta atlet muda di daerah tersebut.

Dispora Kaltim telah menjadwalkan sejumlah turnamen hingga akhir Desember sebagai langkah strategis untuk menggali dan mengenali potensi atlet muda yang dapat mewakili Kaltim di ajang nasional dan internasional.

Sri Wartini menjelaskan, program pembinaan ini dirancang secara bertahap dan berkelanjutan dengan tujuan mengembangkan atlet di berbagai cabang olahraga. Tidak terbatas pada cabang yang populer saja.

Pendekatan ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan bakat di seluruh bidang olahraga, mulai dari tingkat lokal hingga ke ajang kompetisi yang lebih tinggi. “Kami ingin setiap cabang olahraga memiliki peluang untuk berkembang. Ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi juga membina karakter dan ketangguhan para atlet muda,” kata Sri Wartini.

Dispora Kaltim juga telah menyiapkan program pelatihan yang terstruktur, melibatkan berbagai pihak seperti klub olahraga, sekolah, dan dukungan pemerintah daerah.

(ADV/Dispora Kaltim)

Sekretaris Dinas Pemuda dan ds

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA - Program pembinaan buat atlet dimasing-masing cabang olahraga (cabor) akan menekankan pengembangan potensi sejak usia dini agar para calon atlet mendapatkan pengalaman dan pembinaan yang konsisten.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wartini menekankan pentingnya keseimbangan antara pelatihan fisik dan mental dalam proses pembinaan ini. “Dalam olahraga, mental yang kuat sama pentingnya dengan keterampilan fisik.

Kami ingin para atlet muda tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga tangguh secara mental,” kata Sri. Selain itu, upaya memperbaiki fasilitas olahraga juga menjadi prioritas Dispora Kaltim, dengan harapan menyediakan lingkungan yang mendukung bagi para atlet untuk berlatih dan berkembang.

Mulai dari fasilitas untuk olahraga tim seperti sepak bola dan bola basket hingga olahraga individu seperti atletik dan bulu tangkis, Dispora Kaltim berkomitmen untuk menyediakan sarana latihan yang optimal.

Dengan program ini, Dispora Kaltim berharap dapat melahirkan generasi atlet yang kompetitif dan berprestasi, serta menjadikan olahraga sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda di Kalimantan Timur.

(ADV/J)

Analis kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan pemuda Dispora Kaltim Hasbar

SWARAREPUBLIKA.com, SAMARINDA - Banyaknya kegiatan dan program kepemudaan yang dijalan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) diperuntukkan dalam peningkatan kualitas dan kompetensi. Upaya ini telah lama dilakukan Dispora Kaltim, yang kemudian diharapkan bisa diadopsi Dispora kabupaten/kota yang ada.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, mendorong kabupaten dan kota di Kaltim untuk mengadopsi program-program pemberdayaan pemuda yang sudah diterapkan di tingkat provinsi.

Dia menyampaikan bahwa kolaborasi ini penting untuk menciptakan sinergi dalam memperkuat pemberdayaan pemuda di berbagai daerah. Menurut Hasbar, langkah ini bertujuan agar kegiatan tingkat provinsi dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif di seluruh wilayah Kaltim. “Ini agar setiap daerah memiliki perwakilan yang siap untuk berkompetisi dan berpartisipasi dalam kegiatan provinsi, sehingga prestasi pemuda Kaltim di tingkat nasional dapat meningkat,” ujar Hasbar.

Dalam pertemuan tersebut, Dispora Kaltim juga memaparkan rencana kegiatan tahun 2025, sementara kabupaten/kota memperkenalkan program mereka masing-masing. Kota Bontang menjadi salah satu daerah yang dinilai aktif dalam mengadopsi program dari Dispora Kaltim, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Kami berharap kabupaten/kota bisa menerapkan program serupa di wilayah mereka. Dengan demikian, mereka dapat mengirimkan perwakilan yang siap bersaing di kegiatan provinsi,” jelas Hasbar.

Diharapkan, upaya ini dapat meningkatkan keterlibatan pemuda Kaltim dalam berbagai kegiatan yang membangun potensi mereka dan membawa prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

(ADV/Dispora Kaltim)

Sub kordinator kepemimpinan kepeloporan dan kemitraan pemuda Dispora Kaltim Rusmulyadi

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi erat dengan organisasi kepemudaan guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Dispora Kaltim mendukung berbagai kegiatan kepemudaan dengan tujuan membangun kemitraan strategis yang mengajak pemuda berperan aktif dalam pembangunan Kaltim.

Sub koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, mengungkapkan bahwa sinergi ini bertujuan menyatukan visi antara pemerintah dan pemuda untuk menghasilkan program yang berdampak positif bagi daerah.

“Kami ingin mengundang organisasi kepemudaan untuk berperan serta dan memberikan kontribusi bagi Kaltim,” ujar Rusmulyadi.

Sebagai langkah nyata, Dispora Kaltim bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pemuda Kaltim (FKPK) dalam penyelenggaraan rapat kerja untuk menyusun agenda pemuda di tahun mendatang.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dispora Kaltim menyediakan sarana, fasilitas, serta konsumsi. Di samping itu, organisasi kepemudaan diberikan kesempatan untuk mengajukan rencana kegiatan mereka serta memperoleh sosialisasi program dari Dispora Kaltim.

Melalui kolaborasi ini, Dispora Kaltim berharap semakin banyak pemuda yang berpartisipasi dalam pembangunan daerah dan berkontribusi terhadap peningkatan SDM di Kaltim.

“Harapan kami, dengan dukungan ini, pemuda dapat mengembangkan potensi mereka, terlibat dalam kegiatan positif, dan bersama-sama mewujudkan Kaltim yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

(ADV/J)

Rasman Rading Kabid peningkatan prestasi olahraga Dispora Kaltim 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menambahkan cabang olahraga bulu tangkis dalam Liga OPD tahun ini sebagai bagian dari upaya untuk mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama perempuan, lebih aktif dalam kegiatan olahraga.

Langkah ini bertujuan untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan ASN melalui olahraga yang mudah diakses dan populer di kalangan masyarakat.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa bulu tangkis dipilih karena mudah dijangkau oleh berbagai kelompok usia dan memiliki banyak penggemar di Kaltim.

“Kami melihat bahwa bulu tangkis sangat digemari, sehingga diharapkan bisa menarik minat ASN, terutama perempuan. Ini juga menjadi pelengkap bagi cabang olahraga yang sudah ada sebelumnya, seperti sepak bola,” kata Rasman.

Dispora Kaltim menambahkan bahwa tujuan utama dari penambahan cabang ini adalah meningkatkan interaksi sosial antar-ASN, memperkuat hubungan kerja, dan mendorong pola hidup sehat dalam lingkungan pemerintah.

Melalui cabang bulu tangkis ini, Dispora Kaltim ingin memberikan kesempatan bagi para pegawai untuk meredakan stres pekerjaan dengan aktivitas fisik yang menyegarkan, sekaligus membangun jaringan sosial yang lebih kuat. “Penambahan bulu tangkis di Liga OPD diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi semua ASN,” ujar Rasman.

Ia optimis bahwa inisiatif ini akan memotivasi lebih banyak ASN untuk aktif berolahraga dan mempererat ikatan kebersamaan di lingkungan pemerintahan Kaltim.

(ADV/J)

Kegiatan olahraga dalam mendorong regenerasi Atlet berbakat 

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) kini fokus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan olahraga untuk mendorong regenerasi atlet berbakat yang siap berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.

Juanda, Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, menyatakan bahwa langkah awal dalam menciptakan regenerasi atlet adalah dengan menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga. Upaya ini dilakukan dengan memperkenalkan berbagai cabang olahraga yang dapat menarik minat berbagai kalangan.

“Kami melakukan pendekatan berjenjang dalam pembinaan olahraga. Langkah pertama adalah menciptakan ketertarikan masyarakat terhadap olahraga, dan jika sudah ada ketertarikan, prestasi akan menyusul,” ujar Juanda.

Meskipun beberapa jenis olahraga memerlukan biaya yang cukup tinggi, Juanda optimis hal ini bukan menjadi hambatan ketika minat sudah terbentuk.

Menurutnya, tantangan seperti biaya akan terasa lebih ringan jika sudah ada kecintaan terhadap olahraga tersebut. “Jika sudah menjadi hobi, biaya bukan lagi hambatan. Mereka akan terus berlatih, dan dengan ketekunan, prestasi pasti akan tercapai,” tambah Juanda.

Dispora Kaltim juga mendapat dukungan dari KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) yang secara konsisten menyelenggarakan berbagai kejuaraan, termasuk Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) untuk mengembangkan bakat-bakat atlet Kaltim.

Selain itu, KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) turut menyelenggarakan kegiatan olahraga tradisional setiap dua tahun sekali. “KONI mengadakan dua kejuaraan per tahun, sedangkan KORMI menggelar kejuaraan olahraga tradisional setiap dua tahun sekali.

Dalam olahraga masyarakat, keberhasilan tidak diukur dari perolehan medali, melainkan dari partisipasi masyarakat yang semakin luas,” jelas Juanda.

Menurut Juanda, Festival Olahraga Nasional (Fornas) yang digelar KORMI lebih fokus pada keterlibatan masyarakat, menjadikan partisipasi sebagai tolak ukur keberhasilan daripada medali.

“Semakin banyak masyarakat yang terlibat menunjukkan bahwa olahraga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kaltim, dan ini akan memperkuat regenerasi atlet ke depan,” pungkasnya.

(ADV/J)

  1. Dispora Lakukan Renovasi pada Peningkatan Kualitas Stadion Utama Kaltim di 2024 Ini
  2. Dispora Rencakana Wisata Buah yang Dipadukan dengan Aktivitas Olahraga
  3. Dispora Kaltim Siap Petakan Potensi Atlet Sesuai Skillnya, Sebut akan Dibina Melalui SKOI dan PPLP
  4. Rasman Minta Pemerintah Daerah Peka untuk Langsungkan Kejuaraan Tingkat Kabupaten/Kota
  5. Rasman Minta Dispora, KONI dan Pengurus Cabang Kabupaten/Kota Turun Tangan Cari Potensi Atlet
  6. Dispora Sebut Pemerintah dan Pengurus Cabor Daerah Harus Cari Bibit Atlet Hingga ke Plosok
  7. Hotel Atlet Diklaim Standar Bintang 3, Dispora Harap Pergantian Interior Tak Hilangkan Kesan Olahraga
  8. Empat Investor Sudah Mendaftar Beauty Contest Pengelolaan Hotel Atlet, Tegaskan Diajukan ke BPKAD
  9. Pembinaan Atlet Disabilitas di Kaltim Butuh Dukungan, Semangat Atlet Peparnas Jadi Inspirasi
  10. Ada 273 Kamar Siap Pakai, UPTD Dispora Kaltim Ungkap akan Ada KSP untuk Pengelolaan Hotel Atlet
  11. Pengelolaan dan Pemanfaatan Hotel Atlet Masih di BPKAD, Dispora Ajukan Surat Izin ke Sekda
  12. Bakal Dibuka untuk Umum, Dispora Sebut Bakal ada Beauty Contest Penentuan Pengelola Hotel Atlet
  13. Dispora Kaltim Bersurat ke Sekda, Minta Pemanfaatan Hotel Atlet Dibuka untuk Umum
  14. Dispora Kaltim Cari Solusi untuk Kembalikan Kejayaan SKOI
  15. Kembalikan Marwah Sepak Bola, Dispora Kaltim Bakal Laksanakan Liga U-13 dan U15
  16. Prestasi SKOI Menurun, Dispora Bakal Ajukan Rapat ke Disdikbud Melalui Bidang Kesra
  17. Pelatih Pra POPNAS Disebut Rekomendasi Cabor, Dispora Tegaskan Sesuai Klasifikasi
  18. Belajar dari POPNAS Dua Tahun Lalu, Pemilihan Atlet Melalui Tahap Seleksi Ketat
  19. Persiapkan Atlet Muda Menuju Pra POPDA di Kendari, Dispora Sebut Kekuatan Seimbang dengan Akademi Borneo FC
  20. Berdayakan Lagi Pemuda, 103 Karang Taruna Bakal Diberikan Bantuan