Kantor Desa Teluk Dalam kecamatan Tenggarong seberang 

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Desa Teluk Dalam, yang merupakan desa di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akan membangun kantor desa baru menelan dana sebesar Rp 1,5 miliar. Kantor desa baru ini akan berlokasi di sekitar kawasan eks wahana jembatan gantung, arah menuju RSUD AM Parikesit.

“Lokasi ini dipilih karena dianggap lebih strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Selama ini, kantor desa lama berada di lokasi yang terpojok dan sulit diakses” Kepala Desa (Kades) Teluk Dalam, Supian.

Kepala Desa (Kades) Teluk Dalam, Supian, mengatakan bahwa rencana pembangunan kantor desa baru ini sudah ada sejak lama, namun baru bisa direalisasikan pada tahun ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan kantor desa baru ini masih dalam tahap perencanaan dan akan segera dibangun.

“Kita realisasikan di anggaran perubahan. Itu ini lainnya Rp 1,5 miliar yang dibantu APBD, tapi ini masih tahap perencanaan dan langsung di bangun,” papar Supian pada Kamis (26/10/2023) lalu.

Supian menargetkan, pembangunan gedung kantor desa yang baru ini, bisa selesai pada akhir tahun 2024 mendatang. Ia juga berharap, dengan pemindahan kantor desa ini, bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pengurusan administrasi.(ADV/Diskominfo Kukar)

Situs bersejarah Didesa jembayan

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Desa Jembayan di Kecamatan Loa Kuku menyimpan tiga situs sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Situs-situs tersebut adalah makam Raja Kutai Kartanegara, makam ulama Aulia Habib Abdurrahman, dan bunker Jepang.

Pemerintah desa berencana untuk mengembangkan ketiga situs sejarah ini menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi wisatawan lokal dan asing. Dengan demikian, desa ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Ketiga situs sejarah ini menjadi saksi bisu peradaban masa lalu. Makam Raja Kutai Kartanegara adalah situs kerajaan tertua di Indonesia yang masih terawat dengan baik.

Makam ulama Aulia Habib Abdurrahman adalah makam seorang ulama besar yang menjadi tempat ziarah bagi banyak orang. Bunker Jepang adalah situs peninggalan Perang Dunia II yang masih asli.

Adanya dukungan masyarakat luas akan mempercepat pengembangan Desa Jembayan sebagai destinasi Wisata di Kukar. “Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat kita untuk program pengembangan wisata di Jembayan.

Kami yakin bahwa situs-situs sejarah ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujar Sekretaris Desa Jembayan.

Jamli memaparkan bahwa pemerintah desa terus berupaya untuk merawat dan mempercantik situs-situs sejarah ini. Ia juga berharap bahwa situs-situs sejarah ini dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi pelajar dan masyarakat di Kukar.

“Kami ingin Desa Jembayan menjadi desa wisata yang unik dan berbeda. Kami memiliki nilai sejarah dan religi yang luar biasa. Kami juga ingin menjaga dan melestarikan warisan budaya dan sejarah kami,”tandas Jamli.(ADV/Diskominfo Kukar)