Ilustrasi Normalisasi Drainase

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA.com - Untuk mengatasi banjir Kelurahan Melayu kerjasama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Melayu untuk melakukan normalisasi drainase.

Lurah Melayu, Aditiya Rahman mengatakan, beberapa titik di Kelurahan Melayu,) sering terendam banjir. Hal ini disebabkan oleh saluran pembuangan air yang tersumbat.

“Program normalisasi drainase ini sudah dilakukan melalui masyarakat yang ditunjuk oleh LPM. Kegiatan ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mencegah banjir” papar Aditiya saat pada Jumat (27/10/2023) lalu.

Aditiya juga mengatakan, selain titik-titik yang sudah disebutkan tadi, masih ada titik lain yang menjadi langganan banjir di Kelurahan Melayu. Misalnya Jalan Danau Lipan dan Gang Wakaf Jalan Danau Aji.

“Untuk mengatasi masalah banjir ini, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Disperkim Kukar dan Kecamatan Tenggarong. Mereka juga telah menganggarkan dana untuk normalisasi drainase”pungkasnya. (ADV/Diskominfo Kukar)

Ilustrasi bibit ternak sapi dan kambing unggul

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyalurkan ratusan bibit ternak sapi dan kambing unggul sepanjang tahun 2023. Bibit-bibit tersebut berasal dari daerah lain yang memiliki kualitas unggul.

Diungkapkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Distanak Kukar, Aji Gozali, Kamis (26/10/2023) lalu, hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah ternak di Kukar, yang masih sangat bergantung pada pasokan daging dari daerah lain.

“Kami mendatangkan bibit ternak unggul dari luar daerah sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan peternakan di Kukar,” ungkapnya. Beberapa kelompok ternak di Kukar telah mendapatkan bantuan bibit ternak dari Distanak Kukar.

Ada sekitar 115 bibit kambing yang dibagikan ke 4 kelompok ternak di tiga kecamatan, yaitu Marangkayu, Tenggarong, dan Anggana. Distanak Kukar juga memberikan bantuan kandang ternak kepada beberapa kelompok peternak lainnya.

Aji Gozali juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar berencana untuk memaksimalkan lahan bekas tambang sebagai lokasi peternakan sapi. Pemkab Kukar juga berusaha untuk mengintegrasikan perkebunan kelapa sawit dengan peternakan.

“Pemerintah juga memberikan bantuan kandang ternak dan bibit ternak berbagai jenis kepada para peternak. Kami berharap bantuan ini dapat memberi manfaat bagi para peternak dan dapat meningkatkan jumlah ternak di Kukar,” pungkasnya.(ADV/Diskominfo Kukar)