Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, mendorong generasi milenial kota tersebut untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan guna menciptakan lapangan kerja yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Menurut Rahmad, setiap individu sebenarnya sudah memiliki potensi kewirausahaan yang perlu digali dan dikembangkan lebih jauh.

"Sebenarnya semua manusia sudah ditanamkan entrepreneur, sesuatu potensi usaha yang harus kita kembangkan dalam diri kita," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Balikpapan Tahun 2023/2024 di Ballroom Hotel Swissbell, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Rahmad menekankan pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, terutama dengan ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Ia menilai, kondisi ini membuka peluang besar bagi generasi muda Balikpapan untuk menjadi pemimpin masa depan. "Ditetapkan IKN di Kaltim menjadi potensi yang sangat luar biasa. Bisa saja anak-anak sebagai generasi penerus bangsa kita bisa menjadi penerus walikota, gubernur dan bisa menjadi penerus presiden RI," jelasnya.

Selain itu, Rahmad juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual. Menurutnya, kecerdasan intelektual tanpa landasan spiritual dapat membawa kerusakan. "Jangan bangga pintar intelektual, tidak sedikit orang pandai itu rusak, karena tidak menanamkan nilai spiritual. Ini harus seimbang," tegasnya.

Rahmad juga menekankan perlunya menjaga semangat kebersamaan dalam membangun kota. Ia menegaskan bahwa pembangunan Balikpapan tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan harus melalui kerja sama dan kekompakan seluruh elemen masyarakat. "Jaga semangat kebersamaan. Mari kita jaga kota yang kita cintai ini," katanya.

Dalam penutupannya, Rahmad mengajak seluruh warga Balikpapan untuk menjaga kearifan lokal dan budaya setempat dari pengaruh luar yang bisa merusak. "Balikpapan saat ini menjadi kota global. Jangan ternodai dengan budaya yang masuk dari luar," pungkasnya.

Dengan demikian, Rahmad Mas'ud berharap generasi muda Balikpapan tidak hanya mampu bersaing di era globalisasi, tetapi juga menjadi pelopor dalam pembangunan bangsa, khususnya di Kota Balikpapan.

(Jm/Adv/ Diskominfo Balikpapan)

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud resmikan UKM di Balikpapan Barat

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, secara resmi membuka Wisata Kuliner Malam di Kelurahan Baru Ilir pada Jumat, 30 Agustus 2024. Acara ini merupakan langkah penting dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balikpapan, khususnya di wilayah Balikpapan Barat.

Rahmad Mas’ud menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir atas inisiatif ini. Menurutnya, wisata kuliner malam ini tidak hanya menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan perekonomian lokal. "Saya sangat mendukung adanya wisata kuliner ini, karena dapat membantu pelaku UMKM di Balikpapan untuk tumbuh dan berkembang," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah memberikan gerobak kuliner secara simbolis kepada para pedagang. Rahmad berharap bantuan ini dapat menjadikan tampilan gerobak lebih seragam dan rapi.

Selain itu, ia mengingatkan agar para pedagang selalu menjaga kebersihan dan higienitas makanan, sehingga pengunjung merasa nyaman dan aman saat berkunjung. "Pastikan makanan yang disajikan higienis dan tidak mengganggu ketertiban umum," tambahnya.

Ketua LPM Kelurahan Baru Ilir, Taufik Qul Rahman, menjelaskan bahwa wisata kuliner ini menawarkan makanan khas tempo dulu, seperti sop singkong, pisang gapit, soto banjar, dan kopi tradisional, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. "Kita menyajikan makanan nusantara, bukan makanan mewah," ungkapnya, menekankan bahwa makanan yang disajikan memiliki ciri khas yang unik dan membedakannya dari tempat lain.

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 15 gerobak UMKM dan 10 unit rombong PKL juga diserahkan kepada para pedagang sebagai bagian dari dukungan pemerintah melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian serta Dinas Perdagangan.

Taufik berharap wisata kuliner ini bisa menjadi alternatif bagi warga dan pekerja yang ingin menikmati suasana santai sambil menikmati makanan tradisional dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan.

Dengan adanya wisata kuliner malam ini, diharapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Balikpapan dapat meningkat. "Bukan hanya mengejar target besar, tetapi inisiatif kecil seperti ini juga harus didukung penuh. Semoga ini bisa meningkatkan perekonomian warga secara bertahap," pungkas Taufik.

(Jm/ADV/Diskominfo balikpapan)