Balikpapan-Virus corona yang semakin mewabah di Kota Balikpapan , semakin membuat masyarakat semakin resah, pasalnya pasien virus corana di kota Balikpapan bertambah menjadi 11 pasien dan meninggal 1 pasien, hal ini yang membuat anggota Anggota Komisi III DPRD kota Balikpapan Taufik Qul Rahman tidak pernah lelah dalam berusaha memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di kota Balikpapan.

Taufik Qul Rahman bersama Tim Taufik Center terus melakukan Penyemprotan cairan disinfektan dibeberapa wilayah di Balikpapan Barat yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) Dirinya , terkhusus Kelurahan Baru Ilir , penyemprotan di lakukan di setiap Rukun Tetangga (RT) dari Rumah ke Rumah warga, hingga pasus pasum Seperti Rumah Ibadah Dan sekolah.

Kegiatan ini sudah di lakukan selama lima hari yang di komadoi langsun oleh Taufik sendiri, Senin ( 30/03/2020) penyemprotan dilakukan di wilayah RT 55 sampai dengan RT 63 ,Kelurahan Baru Ilir. Di sela-sela kegiatanya Taufik Qul Rahman mengatakan , " Hari ini adalah hari ke lima kita melakukan penyemprotan Desinfektan di wilayah RT 55 sampai RT 63 , hari ini kita harus tuntaskan di wilayah Kelurahan Baru Ilir karena besok Kita akan berpindah ke Kelurahan Marga sari " jelasnya.

"Penyemprotan disinfektan yang di lakukan bersama Tim Taufik Center adalah murni , swadaya sendiri, tanpa ada unsur Politik , atau unsur lainya , dan juga aksi penyemprotan desinfektan ini akan terus berlanjut selama masih di butuhkan, mudah -mudahan dengan apa yang kami lakukan dapat mencegah terjadinya virus Corona yang melanda Kota Balikpapan ini "terang Politisi Partai PKB ini Dalam melawan penyebaran COVID-19.

Perlu kita apresiasi dan patut kita contoh Kader terbaik dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tidak kenal lelah dalam menumpas wabah Virus Corona yang semakin mewabah di kota Balikpapan ini, "Semoga dengan aksi Penyemprotan desinfektan ke sejumlah wilayah di kota Balikpapan, terkhusus di wilayah Balikpapan Barat dapat membantu Mencegah penyebaran virus Berbahaya ini, kasihan warga masyarakat resah di karenakan wabah ini, apalagi kita akan menyambut Bulan Suci Ramadhan, semoga apa yang kami lakukan dapat membantu masyarakat dalam pencegahan virus Corona di Balikpapan, mari kita berusaha dan Berdoa bersama, amin" tutup Taufik.

Agus

BALIKPAPAN,27/3/2020, ketua Komisi 1 Jhony Ng menegaskan bahwa hasil dari rapat RDP bersama rekan rekan dari Banggar  seperti yang sudah disampaikan oleh ketua DPRD Abdulloh bahwasanya DPRD sendiri siap merasiolisasi anggaran sebesar RP 6,5 miliar.

Dana tersebut akan disampaikan ke gugus tugas di pemerintah kota Balikpapan untuk dapat dibelanjakan Alat alat yang dibutuhkan seperti Rapid test, sarung tangan, masker, sanitizer, Disinfektan supaya segera untuk ditindak lanjuti dan harus di segerakan karena anggarannya ada. Penyemprotan Virus Corona ini harus dilakukan secara serentak dan secara masal anggaran ada tidak perlu ditunda.

"Mudah mudahan dengan apa yang sudah dirapatkan dalam 3 hari sudah dapat di adakan" DPRD dan pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bertahan dirumah saja tidak kelayapan, karena dengan bertahan dirumah saja sudah membantu pemerintah seperti ini masalah ekonomi masyarakat terganggu penghasilan para pedagang menurun kebutuhan ekonomi tinggi.

Bagi para pengusaha ,para tokoh tokoh yang mampu sangat diharapkan bantuannya untuk masyarakat, tentunya disetiap wilayah dibuatkan  posko jadi jika ada yang menyumbang.sudah ada satu titik untuk dilakukan pendataan baik berupa barang atau pun uang,ungkapnya."

Masyarakat harus saling menyadari bahwa virus Corona ini tidak dapat dilihat dan tidak mau tau siapa kawan siapa lawan siapa yang terjangkit kita tidak bisa tau. jadi butuh kerjasama masyarakat semua untuk menjaga jarak, jauhi keramaian banyak orang, tegas Jhony.

BALIKPAPAN,Pandemi Virus Corona yang sangat berbahaya dan mematikan ini menjadi pusat perhatian Dunia, Bahkan kini telah melanda kota Balikpapan, menurut Data Pemantauan Harian Kewaspadaan Infeksi Covid-19 Kota Balikpapan per tanggal 27 Maret 2020, sudah 6 Orang telah positif terjangkit Virus Corona, sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 29 Orang, dan Orang Dalam Pemantauan(ODP) mencapai 1196 Orang.

Ini menjadi permasalahan penting yang harus di selesaikan Pemerintah Kota Balikpapan, dan harus secepatnya melakukan tindakan dalam memberantas penyebaran virus Corona yang sudah mewabah di kota Balikpapan.

Anggota DPRD bersama Pemerintahan Kota Balikpapan telah menggelontorkan anggaran sangat besar untuk penanganan Virus Corona, namun Pemerintah Kota Balikpapan Khususnya Walikota Balikpapan dinilai sangat lambat dalam menangani permasalahan ini, sementara status Balikpapan sendiri dinyatakan Kejadian Luar Biasa(KLB).

Fadlianoor Anggota DPRD Kota Balikpapan yang tergabung dalam Komisi IV angkat bicara mengenai permasalahan ini " Saya menilai Pemerintaha Kota Balikpapa terkhusus Walikota Balikpapan sangat lambat dalam menangani permasalahan virus Corona ini, serta pemborosan anggaran karena tidak efektif kalau hanya melakukan penyemprotan di tepi-tepi jalan"tegasnya.

Fadlianoor menjelaskan bahwa penularan virus Corona lebih cepat melalui apa yang kita pegang atau kita sentuh dengan kata lain melalui media tangan, selain itu virus juga dapat keluar melalui hidung dan mulut (saluran pernafasan) dengan jarak 2 meter, sehingga dapat menempel di mana2 terutama di dalam rumah apabila kita Bersin, Batuk, dan lainnya.

" Penyemprotan lebih efektif di lakukan langsung rumah ke rumah dengan melibatkan Rukun Tetangga (RT), dengan anggaran yang ada kita belikan alat semprot, dan Cairan Vaksin Disinfektan, kemudian di bagikan ke RT melalui Kelurahan , kemudian kita tentukan jadwalnya melalui komando DPBD , untuk melakukan penyemprotan secara serentak , sehingga antara Pemerintah dan Masyarakat dapat melakukan secara bersama-sama dalam membasmi virus Corona yang mewabah di Balikpapan" jelas Fadlianoor.

masih Fadlianoor " kalau hanya melakukan penyemprotan di jalan raya, pohon-pohon di tepi jalan, gedung-gedung di tepi jalan raya itu tidak efektif , kalau di lingkungan RT tidak di lakukan penyemprotan juga, dengan membagikan alat semprot dan cairanya ke RT, itu sangat efektif, kenapa Pemerintah kota tidak melakukan itu, anggaranya ada ,gunakan anggaran semaksimal mungkin untuk menumpas habis virus ini".

" Saya meminta kepada Pemerintah Kota Balikpapan terkhusus Walikota Balikpapan agar menggunakan Anggaran-anggaran Bencana dengan tepat sasaran , dan secepat mungkin melakukan tindakan dalam penanganan penyebaran virus corona yang mewabah di kota Balikpapan. sekali lagi saya meminta kepada Walikota dalam penggunaan anggaran harus semaksimal mungkin dan tepat sasaran." pungkas Fadlianoor a

Penulis:AG

BALIKPAPAN- Dalam menghadapi permasalah pandemi virus Corona atau (Covid-19) yang juga melanda Kota Balikpapan , Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar rapat bersama Badan Anggaran terkait Pembiayaan penanganan Pencegahan Covid-19.

Dalam Rapat DPRD Kota Balikpapan mengambil kebijakan berupa rasionalisasi anggaran perjalanan dinas, kegiatan kelompok diskusi terfokus atau dikenal fgd (focus group discussion) hingga anggaran makan minum. Totalnya Rp6,5 miliar, yang akan digunakan untuk mengatasi Covid-19 yang sudah mewabah di kota Balikpapan ini.

Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh, S.sos menjelaskan kebijakan itu diputuskan setelah Badan Anggaran menggelar rapat bersama pemerintah kota khusus membahas penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Kami sepakat untuk memangkas anggaran kegiatan internal DPRD Kota Balikpapan sebesar Rp 6,5 miliar untuk dimanfaatkan dalam penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan," kata Abdulloh, Jumat (27/03/2020). Nantinya anggaran sebesar itu digunakan untuk membeli perlengkapan bagi petugas medis seperti Alat Pelindung Diri (APD), rapid test, hand sanitizer, masker hingga disinfektan.

"Bahkan dalam waktu dekat akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara massal dan menyeluruh sampai ke semua RT (Rukun Tetangga) yang ada di 6 kecamatan dan Nantinya akan dikomando oleh BPBD," jelasnya.

Selain anggota Banggar DPRD Balikpapan, rapat turut dihadiri Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah. "Nanti Dinas Kesehatan yang merincikan apa saja kebutuhan dan biaya yang diperlukan agar virus Corona bisa cepat tertangani.

Kata Abdulloh masyarakat untuk tidak resah dan panik serta tetap waspada terhadap penyebaran virus Corona, Sebaiknya laksanakan imbauan Pemerintah Kota yang telah disebarluaskan," jelasnya. Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang sumber dan kebenarannya belum jelas.

Ya, akhir-akhir ini marak beredar kabar bohong atau hoaks di grup WhatsApp tentang virus Corona di Madinatul Iman. "Masyarakat perlu ingat, jangan langsung percaya, harap tenang dan ikuti imbauan pemerintah. Kalau mau informasi yang jelas, silakan hubungi Dinas Kesehatan," pungkasnya.

agus|Balikpapan,Kaltim

Balikpapan,Tindakan serius diambil Taufik Qul Rahman (Putra Kilat) anggota DPRD Balikpapan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona yang mewabah dikota Balikpapan dengan melakukan penyemprotan vaksin disinfektan kerumah warga yang berada dikawasan Balikpapan Barat (Balbar).

Dimana dua hari sebelumnya Taufik Qul Rahman melalukan penyemprotan vaksin disinfektan kerumah warga yang berada dilingkungan tempat tinggalnya di Jln. Alfalah (Jln.Kilat), Balbar. Dijelaskan Taufik putra kilat kegiatan penyemprotan vaksin disinfektan ke kawasaan perkampungan yang ada di Balikpapan Barat merupakan inisiatif dirinya sebagai anggota DPRD yang bertanggung jawab terhadap Daerah Pemilihannya (Dapil).

Giat yang dilakukan bertujuan bukan untuk mencegah, akan tetapi menindak lanjuti untuk mengurangi adanya virus corona yang saat ini mewabah di kota Balikpapan. Saat ini Teman Taufik Center (TTC) sudah terus bergarak, dan hingga saat ini sudah memasuki hari ketiga dalam umpaya penangan penyebaran virus corona.

Taufik juga menambahkan, penyemprotan yang dilakukan dirinya bersama tim TTC sudah mencapai 27 Rukun Tetangga (RT) yang ada dikawasan Balbar. Dan yang menjadi sasaran penyemprotan kali ini, kawasan RT 1, 2, 3, 4, dan 5 yang berada di Jln. Sultan Hasanuddin, Gang Aman, Jum'at (27/3/2020). P

Penyemprotan yang dilakukan sesuai atas permintaan dari RT yang mengirimkan pesan singkat melalui Whatsaap pribadi milik dirinya. Sehingga dirinya langsung bergerak bersama tim untuk melakukan penyemprotan kedaerah yang sudah diminta langsung pada dirinya.

Taufik menjamin cairan chemical yang disemprotkan kerumah warga akan aman untuk pernafasan dan makanan, karena cairan tersebut dibuat langsung oleh seorang yang memang ahli dalam bidang kimia yakni Ir H Ahmad Basir atau yang karib disapa AHB. Dirinya juga sangat berterima kasih kepada Ir H Ahmad Basir yang sudah membantu memberikan cairan vaksin disinfektan tersebut kepada dirinya, sehingga dapat berguna untuk kemaslahatan hajat hidup orang banyak.

Sementara itu ucapan terima kasih disampaikan Bahdar Ketua RT 3 yang mengatakan bahwa dirinya meminta langsung pada Taufik Qul Rahman, dan ternyata langsung cepat direspon oleh beliau (Taufik.red). Dirinya berharap Taufik Qul Rahman dapat terus melanjutkan pembangunan khususnya yang ada di Balikpapan Barat.

agus|Balikpapan.kaltim

JUMAT,27/3/2020,DPRD Kota Balikpapan melaksanakan rapat gabungan disemua komisi dan OPD yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD kota Balikpapan Abdulloh S,sos. Wakil ketua DPRD Sabaruddin panrecalle menyampaikan bahwa semua anggota dewan sepakat membahas masalah penanganan COVID-19 ini.

Dalam rapat tersebut telah dirumuskan dan juga disampaikan bersama tim dari OPD Dalam Rapat semua sepakat , senafas dan selaras dalam pemikiran yang sejalan dengan merespon surat edaran dari presiden Republik Indonesia No 3 Tahun 2020 yang merujuk pada Inpres (Intruksi Presiden) No 4 Tahun 2020 tentang penggunaan anggaran  dan Refocussing kebijakan tentang COVID-19 ini.

Masih Sabaruddin,dalam hal ini ada beberapa hal yang disepakai bersama yaitu ACTION apa yang harus dilakukan bukan lagi membahas penanganan COVID-19 nya jadi harus berbuat tidak lagi  berbicara spot spot tertentu daerah mana saja yang harus disterilkan tetapi berbicara skupnya seluruh Balikpapan dari 6 kecamatan dan 34 kelurahan dengan melibatkan semua stekolder dan komponen RT.

Semua sudah disiapkan dengan meng agendakan melalui shcedule diatur secara tekhnis kapan semua itu akan dilakukan secara serentak dalam artian akan disterilkan selama 2 hari tidak ada aktivitas apapun baik pengunjung keluar masuk Balikpapan. Selanjutnya menyiapkan alat alat penyemprotan yang dibagikan keseluruh wilayah 6 kecamatan 34 kelurahan kurang lebih ada sekitar 2000 RT serentak dilakukan penyemprotan secara bersamaan supaya semua berjalan dengan efektif.

Sekarang ini sudah dilakukan untuk menghitung kesiapan alat nya "ada dimana, berapa harganya" dan semua ini sudah diminta kepada BPBD bantuannya untuk mencari data data informasi dan termasuk meng informasikan bagian keuangan pemerintah kota untuk mempersiapkan keuangan tersebut,tegas panre."

Sangat disayangkan dengan anggaran yang begitu besar Rp 17 miliar lebih jika tidak digunakan secara maksimal jangan hanya spot atau lokasi  tertentu saja yang dilakukan pemerintahan ditambah dengan simpatisan ditambah dengan orang orang yang ingin mencari simpatik kepada masyarakat inilah yang dianggap tidak maksimal efektivitasnya.

Balikpapan harus secara keseluruhan untuk diwajibkan dilakukan penyemprotan secara masal secara masif konsuekuensi nya memang berdampak tidak ada jalan lain apakah setuju dengan dilakukan isolir selama 2 hari atau tidak ada kepastian sampai kapan ini berakhir siapa yang bisa menjamin kasian masyarakat dirundung ketakutan akan virus Corona ini.

Isolir ini semoga cepat dilakukan sambil menunggu kesiapan alat dan infrastruktur serta SDM jika semua sudah siap, tentunya ini akan dikordinasikan oleh pemerintah setempat baik mobil water canon, truck tangki seberapa kemampuan dan kekuatan kita dalam kesiapan ini baru dilakukan isolir.

Tindakan ini harus segera dilakukan jangan menunda nunda lagi, anggaran disiapkan sesuai dengan surat edaran Presiden dan intruksi presiden ada 6 poin yang disampaikan oleh presiden percepatan penanganan COVID -19 ini termasuk dengan anggaran.

Sangat jelas berapapun yang dibutuhkan anggarannya DPRD siap menggelontorkan asal penanganannya dijalan kan secara masal dan dilakukan secara konkrit,ungkap panre".

BALIKPAPAN,Anggota komisi IV DPRD Balikpapan Budiono turun langsung ke masyarakat dalam melakukan penyemprotan disinfektan kesejumlah rumah ibadah dan bangunan sekolah yang berada dikawasan Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat,guna mengantisipasi Penyebaran Virus Corona atau COVID -19 yang melanda kota Balikpapan,Selasa (24/3/2020).

Penyemprotan kali ini di dampingi oleh Ketua LPM Margomulyo Muhammad Bachrul, Kasi Trantib Kelurahan Margomulyo Munir Acmad.

Dijelaskan Budiono penyemprotan vaksin disinfektan sebagai bentuk kepedulian dirinya sebagai warga yang bermukim di Kelurahan Margomulyo, penyemprotan ini merupakan langkah awal pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) yang saat ini telah menjangkiti beberapa warga Balikpapan.

Selain itu dalam pencegahan penyebaran virus corona, Budiono menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah ,menghindari tempat ramai dan menghentikan dulu berkumpul disebuah tempat, menjaga pola hidup sehat, menjaga keberisihan tetap selalu mencuci tangan, serta selalu menggunakamasker dan biarkan para relawan yang bekerja untuk melakukan penyemprotan vaksin disinfektan.

Penyemprotan yang dilakukan Budiono dan relawan kali ini menyasar rumah ibadah umat islam (masjid) yang berada dikawasan Margomulyo, penyemprotan juga di lakukan ke bangunan Sekolah Dasar (SD) 005 Balikpapan Barat. Budiono merasa apa yang dilakukan dirinya dan relawan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk melawan wabah yang mana saat ini kota Balikpapan sudah menetapkan Kejadilan Luar Biasa (KLB).

Hal senada disampaikan Munir Achmad bahwa kegiatan penyemprotan vaksin desinfektan bertujuan mengurangi penyebaran virus corona, selain itu juga penyemprotan dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, agar para murid terhindar dari virus corona.

Munir berharap kejadian ini bisa cepat berlalu, serta diharapkan kepedulian dari semua pihak terkait sangat diharapkan, dan salah satunya kepedulian dari salah satu wakil rakyat (Budiono) yang seperti ini yang diharapkan masyarakat untuk mengatasi wabah virus corona.

Munir juga berpesan kepada adik-adik pelajar yang saat diliburkan dirumah, agar terus belajar, jangan bermain diluar rumah ataupun ke warnet, Sekolah memberikan libur bukan berarti meninggalkan pelajaran disekolah seperti biasa, namu harus tetap belajar dirumah sesuai dengan apa yang diberikan oleh para pengajar.

agus|Balikpapan,Kaltim

Mewabahnya virus corona yang melanda kota Balikpapan, membuat pemerintah kota Balikpapan mengambil kebijakan agar masyarakat di Balikpapan mengurangi aktifitas diluar ruangan,menghindari tempat keramaian bahkan melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa Hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona yang saat ini sudah menjadi pandemi di kota Balikpapan sedikitnya enam warga Balikpapan yang dinyatakan positif COVID-19.

Tentu saja kejadian tersebut membuat segala kegiatan baik masyarakat maupun pejabat daerah harus tertunda, salah satunya masa Serap Aspirasi (reses) yang seharusnya dilakukan anggota DPRD Balikpapan , namun ini bukan berarti tidak bisa melakukan serap aspirasi masyarakat.

Sempat tertunda satu pekan lamanya, Budiono yang merupakan anggota DPRD Balikpapan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Barat ,akhirnya menggelar Serap Aspirasi Masa Persidangan Pertama Tahun 2020 di salah satu Rumah Warga , yang terletak di kawasan kelurahan Margomulyo, Gunung Empat, Balikpapan Barat (Beberapa Hari lalu) Kunjungan Budiono kerumah warga hanya dihadiri kurang lebih 15 orang saja, dan saat melalukan sosialisasipun Budiono hanya berbicara 15 menit saja. Usai melakukan sosialsiasi dimasyarkat, Budiono menyampaikan bahwa pertemuannya tadi hanya sebatas sosialisasi terkait virus corona, dan hanya berlangsung 15 menit.

Terkait aspirasi warga yang disampaikan kepada dirinya, dirinya menghimbau kepada warga agar menyampaikan aspirasinya melalui pesan singkat Whatsapp (WA) langsung ke nomor handphone (Hp) pribadi miliknya. Adapun aspirasi yang masuk ke no Hp miliknya saat ini yang dibutuhkan masyarakat guna pencegahan wahab virus corona.

Warga meminta agar dilakukan penyemprotan vaksin desinfektan ditiap-tiap RT yang ada di Balikpapan Barat, membagikan masker, menyediakan hand sanitizer atau bahan alternatif seperti alkohol dan meminta pemkot agar tetap menyediakan kebutuhan bahan pokok dipasar.

Disamping itu warga juga meminta agar dilakukannya perbaikan drainase dan turap di beberapa titik yang ada dikawasan Gunung Empat. Budiono berharap, dengan dirinya melakukan sosialisasi terkait virus corona, masyarakat tidak panik berlebihan dan tetap menjaga pola hidup sehat.

"Ya..meskipun reses kali ini agak sedikit berbeda, namun aspirasi masrakat bisa disampaikan langsung pada saya dengan menyampaikannya langsung ke nomor handphone saya".

agus|Balikpapan,Kaltim

BALIKPAPAN,Persidangan Pertama Tahun 2020 (Reses) yang sempat tertunda akibat Penyebaran Wabah Virus Corona atau COVID-19 akhirnya , Taufik Qul Rahman yang merupakan Anggota DPRD kota Balikpapan, dapat melaksanakanya , walaupun dengan sangat sederhana , waktu yang sangat singkat, serta jumlah peserta yang tidak lebih dari 15 Orang.

Tatap wajah yang digelar di Aula Kelurahan Baru Ilir yang terletak di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Kebun Sayur , Kecamatan Balikpapan Barat ,kota Balikpapan oleh Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Taufik Qul Rahman berjalan lancar ,Senin (23/03/2020).Pukul 10:00 WIB.

Kegiatan ini di laksanakan selain menindak lanjuti Aspirasi masyarakat yang sebelumnya di salurkan melalui Aplikasi Whatsapp dan Telepon Seluler , Taufik juga membagikan masker kepada masyarakat terkhusus di Balikpapan Barat yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) dirinya Pada saat Pemilihan Legislatif (Pileg ) lalu.

Selain dari kegiatan ini, ada juga agenda yang tidak kalah penting yaitu Himbauan dari Pemerintah Kota Balikpapan kepada masyarakat kota Balikpapan terkait antisifasi Penyebaran Waba Virus Corona yang di bacakan oleh Lurah Baru Ilir Heru Budi Santoso.

Reses kali ini di hadiri kurang lebih 15 Rukun Tetangga (RT) , Lurah Baru Ilir, Camat Balikpapan Barat,serta Tokoh agama, dan untuk menghindari adanya penyebaran virus Corona saat pelaksanaan kegiatan reses, Petugas Kelurahan menyediakan tempat cuci tangan. Seperti reses pada umunya , sejumlah aspirasi sudah di sampaikan masyarakat baik melalui Whatsaap(WA) maupun melalui Telepon seluler, ada juga yang berbentuk proposal,. Berbagai aspirasi di sampaikan seperti pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, pendidikan, kesehatan, air PDAM hingga persoalan penanganan wabah virus Corona.

Pada reses kali ini Taufil mengatakan kegiatan reses kali ini agak sedikit canggung , di tambah lagi beberapa RT yang menyampaikan aspirasinya sedikit berkurang di karenakan untuk menjaga situasi kondisi kota Balikpapan akibat penyebaran virus Corona (covid 19 ) yang telah melanda di Kota Balikpapan"katanya " Pada Intinya aspirasi masyarakat terkhusus wilayah Dapil saya Balikpapan Barat sudah kita tampung semua , sesuai dengan Arahan ketua DPRD Melalui via WA dan Telepone Seluler atau pun berbentuk proposal" ,tegas Taufik".

Kegiatan ini juga tidak memakan waktu yang cukup lama, tidak kurang dari satu jam kegiatan telah selesai, sebab aspirasi masyarakat sudah kami tampung duluan sebelum kita mengadakan reses hari ini," jelasTaufik Qul Rahman.

Taufik berharap semua aspirasi masyarakat akan di perjuangkan dan dapat terpenuhi di 2020 -2021 nantinya Agus|Balikpapan,Kaltim

Swararepublika,Penyebaran Virus Covid-19 yang lebih di kenal Virus Corona menjadi pusat perhatian Dunia , Beberapa Langkah telah di ambil Pemerintah Indonesia untuk mencegah meluasnya penularan Virus Corona yang semakin menghawatirkan.

Salah satu langkah yang di ambil Pemerintah, untuk mengantisipasi meluasnya penularan virus corona dengan sistem Social Distancing (Jarak Sosial) Pembatasan ruang Intraksi atau membatasi aktivitas/kegiatan di luar rumah yang berhubungan langsung dengan masa yang lebih banyak.

Hal serupa telah di lakukan oleh Pemerintah kota Balikpapan , antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran penularan Virus Covid-19 yang sudah mewabah ke berbagai Negara dan beberapa kota di Indonesia. Hal ini mendapat perhatian oleh anggota DPRD kota Balikpapan Fadlianoor yang tergabung dalam Komisi IV DPRD Balikpapan.

Setelah Satu hari yang lalu Fadlianoor menanggapi terkait Virus Covid-19"dirinya menghimbau untuk warga masyarakat kota Balikpapan agar jangan panik dalam menghadapi wabah Virus Corona dan juga Damam Berdarah Dengue (DBD ) yang masih sering terjadi di Kota Balikpapan. Selain itu Fadlianoor juga meminta kepada Pemerintah kota Balikpapan dan Dinas Terkait agar dapat sesegera mungkin melakukan penyemprotan cairan Desinfektan ke semua Sekolahan secara serentak guna pencegahan.

Jum'at (20/03/2020) kembali Fadlianoor yang juga merupakan Anggota Fraksi PDI - Perjuangan memberikan tanggapanya melalui Via Whatsapp(Wa)" Dirinya meminta kepada Pemerintah kota Balikpapan dan Dinas Terkait , Selain Sekolah- Sekolah, seluruh Rumah Ibadah yang ada di Balikpapan pun harus di lakukan Penyemprotan cairan Desifektan, tanpa terkecuali,"pintanya.

"Hal ini di lakukan guna mengantisipasi terjadinya penyebaran wabah Virus corona yang semakin memprihatinkan dan mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti yang mengakibatkan penyakit DBD di kota Balikpapan , penyemprotan Cairan Desifektan harus sesegera mungkin di lakukan " jelasnya.

Masih Fadli" apalagi Pemerintah kota Balikpapan sekarang menetapkan Status Kejadian Luar Biasa(KLB) virus corona di kota Balikpapan , setelah satu warganya di nyatakan Positif terjangkit Virus Corona yang telah menelan ribuan korban jiwa tersebut , Pemkot Balikpapan harus segera mungkin untuk melakukan penyemprotan cairan Desifekta Baik di Sekolah-Sekolah, Rumah Ibadah ,Perkantoran ,guna mencegah terjadinya penyebaran wabah Virus Corona di kota Beriman ini" tutupnya.

Penulis: Agus

Editor.  :RS

Balikpapan,Pemerintah Kota Balikpapan menggelontorkan dana untuk Penyertaan Modal ke beberapa Perusahaan Milik Daerah Dari Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) hingga ke Perusahaan Daerah (Prusda) Manuntung ,guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan yang dihasilkan dari penyerataan modal tersebut.

Tentunya hal tersebut diperlukan keterbukaan terhadap publik terkait tata kelola keuangan yang dilakukan Perusda Balikpapan.

Hingga saat ini belum diketahui pasti, seberapa besar Perusahaan Daerah Manuntung memberikan kontribusinya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan setiap tahunnya, yang Telah mendapatkan gelontoran dana APBD melalui penyertaan modal. Belum ada kepastian dari Perusda Manuntung milik Pemerintah kota Balikpapan ini, semuanya masih simpang siur, di tambah lagi dalam pengelolaan sektor bisnis juga semuanya serba di tutup-tutupi.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz, mensoroti hal ini menurut dirinya"Semua Perusahaan Daerah harus terbuka, agar tidak menimbulkan opini yang menganggap bahwa Perusda Manuntung tidak jelas /tidak sehat dalam menjalankan bisnisnya, Perusahaan Daerah Manuntung harus terbuka baik dalam pengelolaan keuangan maupun dalam menjalankan bisnisnya"jelas Thohari saat di temui awak media digedung DPRD Rabu (18/03/2020) Thohari meminta agar perusda yang dimiliki pemerintahan kota Balikpapan agar dapat terbuka kepada publik, sehingga publik bisa turut mengawasi.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini menambahkan "DPRD kota Balikpapan khususnya Komisi II merencanakan akan memanggil Managemen Perusahaan Daerah untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) , guna untuk memberikan penjelasan terhadap beberapa persoalan , baik di sektor Bisnis/usaha yang di kelola maupun pengelolaan keuangan dalam meningkatkan PAD kota Balikpapan , agar semua bisa ada keterbukaan dan transparansi , bukan di tutup-tutupi," tegas Thohari

(AG)

Dengan mengantisipasi penyebaran Infeksi Corona Virus Diseasi 19 (Covid -19) khususnya di Kota Balikpapan melakukan "lock down" dan sejumlah daerah melakukan hal yang sama atau menghimbau sebagian masyarakat agar mengurangi aktifitas diluar atau berkumpul untuk sementara waktu.

Bahkan DPRD kota Balikpapan pun harus menunda jadwal untuk melakukan Serap Aspirasi (Reses) sampai batas waktu yang tidak bisa di tentukan. Taufik Qul Rahman yang merupakan anggota Komisi III pun angkat bicara guna menyikapi atas penundaan reses yang dilakukan setiap anggota DPRD Balikpapan,Rabu(18/03/2020).

"Seharusnya jadwal reses saya, tertanggal 20 Maret ini, namun harus ditunda dengan adanya surat yang dikeluarkan Ketua DPRD atas penundaan tersebut sampai waktu yang belum bisa ditentukan , namun saya berencana akan tetap melaksanakan reses minggu depan, karena dana untuk pelaksaaan reses sudah diterimanya,"imbuhnya

KataTaufik"saya sangat menghawatirkan dana reses yang sudah diterimanya, saya tetap akan melaksanakan reses minggu depan, karena dananya sudah saya terima, kalau saya tidak melaksanakan reses , saya khawatirkan nanti pertanggung jawaban tentang dana yang saya terima, Saya reses bukan reses mandiri, jadi saya mempertanggung jawabkan apa yang saya terima dan itu yang saya berikan kemasyarakat, dan sedikitpun tidak akan saya gunakan dana itu, karena bertolak belakang dengan dedikasi saya".

"Itu kan uang rakyat, jadi sepatutnya harus kembali kepada rakyat"

tegas Taufik Pelaksanaan reses tetap dilakukan namun tetap harus mengikuti waktu selama seminggu ini, karena semua persiapan sudah dilakukan, jangan sampai dengan adanya penundaan reses yang terjadi malah membuat lupa.

Taufik akan memfokuskan bagaimana untuk membangun kawasan Balikpapan Barat (Balbar) yang merupakan Dapil nya pada saat Pileg 2019 kemarin. Dimana sejak dirinya duduk menjadi wakil rakyat, Taufik lebih banyak turun kelapangan untuk mendengarkan keluhan dan berinteraksi dengan masyarakat dan RT yang ada di Balikpapan barat. Entah itu terkait infrastruktur jalan, tanah longsor dan drainase, namun saat ini Taufik lebih memfokuskan diri untuk pembenahan Pasar Pandansari.

Mengingat Pandansari merupakan "ikon" yang ada di Balikpapan barat, dan pembenahan pasar harus dilakukan secara bertahap dan akan kemabali bersih bagua dan tertata rapi, sehingga baik pedagang dan pembeli merasa nyaman. (AG)