Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA,SWARAREPUBLIKA.com  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta semua wilayah atau tempat yang menjadi aktivitas masyarakat, untuk dipasangi aplikasi PeduliLindungi, yang digunakan sebagai screening vaksinasi. Tujuannya, agar mencegah laju pertumbuhan Covid-19 di tengah pelonggaran aktivitas warga yang saat ini telah berlaku.

Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri peninjauan vaksinasi, penyerahan bantuan sosial (bansos) dan voucher isi ulang oksigen yang diprakarsai oleh Akpol 1995 atau Patriatama di Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021).

"Kemudian wilayah-wilayah yang diberikan pelonggaran terkait aktivitas ekonomi akan dipasang aplikasi PeduliLindungi. Sehingga masyarakat yang telah memiliki aplikasi tersebut kemudian bisa di tempelkan di Barcode, sehingga kemudian akan muncul disitu apakah sudah divaksin atau belum.

Ini tentunya akan memjadi kebiasaan kita kedepan untuk masyarakat boleh laksanakan aktivitas tapi paling tidak sudah divaksin," kata Sigit. Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini kasus aktif harian terus mengalami penurunan.

Menurutnya, hal ini terjadi karena kerja keras dan sinergitas seluruh elemen serta antusias masyarakat yang meningkat untuk melakukan kegiatan vaksinasi dan menerapak protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Dengan menurunnya angka aktif harian, Sigit menyebut, tentunya akan berdampak pada asesmen di beberapa wilayah untuk turunkan level PPKM-nya. Seperti di DKI Jakarta, wilayah aglomerasi, Semarang, Solo raya dan beberapa wilayah lainnya.

"Dengan diturunkan level tentunya akan ada pelonggaran terhadap fleksibilitas masyarakat dalam rangka laksanakan aktivitas harian. Kita jaga bagaimana dari kasus covid yang terus menurun, angka kematian terus menurun dan angka kesembuhan terus meningkat ini harus kita pertahankan.

Sehingga mau tidak mau kegiatan pelonggaran ini harus diikuti oleh prokes. Tentunya strategi tingkatkan imunitas kekebalan tubuh dengan laksanakan vaksinasi," papar mantan Kabareskrim Polri ini.

Lebih dalam, Sigit berharap, kedepannya di sentra aktivitas tersebut, masyarakat yang sudah disuntik vaksin dapat menunjukan Barcode di aplikasi itu sebagai syarat untuk melakukan kegiatan.

"Yang tidak muncul akan diminta kembali. Ini menjadi kegiatan kedepan yang harus selalu melekat kepada masyarakat. Ini untuk jaga laju pertumbuhan Covid-19, bisa kita jaga. Di satu sisi pertumbuhan ekonomi pelonggaran masyarakat untuk melaksanakan aktivitas bisa berjalan," ucap Sigit.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, Sigit kembali mengajak kepada masyarakat untuk segera melaksanakan vaksin, agar terciptanya peningkatan imunitas dari paparan virus corona. "Dalam kesempatan ini saya serukan setelah vaksin tetap pakai masker dan yang belum vaksin ayo kita segera vaksin," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Akpol 1995 yang telah menggelar atau melakukan akselerasi vaksinasi massal untuk membantu mewujudkan target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) satu hari dua juta vaksin. Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 41.400 dosis jenis sinovac.

Kemudian, paket bansos yang diserahkan sebanyak 27.000 paket sembako, bantuan 1.000 porsi dapur umum dan 2.200 voucher isi ulang oksigen (PT. Samator) yang akan diberikan kepada masyarakat.

Sumber : Humas Polda Kaltim.

Sejumlah Pekerja media local Mendatangi Kantor Disnaker

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Nyaris setahun perselisihan hubungan industrial antara salah satu perusahaan media cetak lokal dengan belasan karyawannya tak kunjung tuntas.

Hal ini membuat para pekerja mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan pada Selasa (31/8). Para pekerja mempertanyakan sejauh mana progress penanganan perselisihan oleh Disnaker. Sebab pihak Disnaker dinilai cukup lamban dalam menangani persoalan perselisihan pekerja dengan perusahaan.

"Kami datang kesini karena sudah cukup sabar menunggu, hampir setahun sudah masalah ini belum tuntas. Kami hanya ingin kejelasannya saja sudah sampai dimana prosesnya," ujar Rusli, Ketua Serikat Buruh Media Balikpapan.

Para pekerja pun disambut oleh sejumlah pejabat hubungan industrial Disnaker Kota Balikpapan untuk memberikan penjelasan. Permasalahan para pekerja media cetak lokal di Balikpapan ini disebut-sebut menjadi prioritas utama untuk segera diselesaikan mengingat permasalahan ini sejak tahun 2020.

Pihak Disnaker meminta para pekerja memaklumi lantaran Mediator HI yang menangani sebelumnya meninggal dunia dan permasalahan kasus ini dinamikanya cukup kompleks. Saat ini ditindaklanjuti oleh Mediator HI lainnya yang ditunjuk oleh Kadisnaker.

"Berkasnya sudah kami telusuri, ada 9 perselisihan hubungan industrial yang perlu ditindaklanjuti untuk dikeluarkan Surat Anjuran.

Untuk permasalahan ini menjadi prioritas utama karena sudah lama" ungkap Kepala Seksi Persyaratan Kerja Disnaker Kota Balikpapan Husnul Hotimah didampingi Kepala Seksi Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Yemmy Hendrawan Putra, dan Kepala Seksi Kelembagaan Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Tenaga Kerja Kasma Ervina Haida.

Husnul mengatakan pihaknya akan menyelesaikan permasalahan para pekerja media ini semaksimal mungkin, diharapkan pekerja bersabar dan memaklumi. Hanya saja pihak Disnaker tidak dapat memastikan waktu surat Anjuran dapat diterbitkan.

"Saya tidak menjanjikan secara pasti kapan dapat diselesaikannya surat anjuran, tapi kami berupaya maksimal dan memprioritaskan. Karena penyelesaian surat Anjuran ini juga pesan dari Kepala Dinas agar segera diselesaikan permasalahan pekerja media ini," ungkapnya.

Untuk diketahui, sebanyak 19 pekerja media cetak lokal Balikpapan ini mogok kerja pada bulan Oktober 2020 lalu. Mogok kerja dilakukan lantaran puncak dari adanya keputusan dari manajemen yang tak transparan, tidak adil dan menyengsarakan para pekerja.

Seperti melakukan pemotongan gaji dengan alasan pandemi sebesar 40 persen dan pemangkasan Tunjangan Hari Raya (THR). Pemotongan gaji ini dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ke pekerja. Mediasi pun dilakukan termasuk difasilitasi dengan Disnaker.

Namun beberapa kali mediasi dan bipartit, tidak menemui jalan keluar atau kesepakatan. Alhasil para pekerja maupun perusahaan tinggal menunggu anjuran dari Disnaker yang saat ini sedang dalam proses analisa oleh pihak Disnaker, pungkasnya.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA,SWARAREPUBLIKA.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara bakti sosial yang diselenggarakan alumni angkatan kepolisian (Akpol) 1993, Selasa (31/8/2021) di Polsek Tambora. Kegiatan yang dalam rangka merayakan hari jadi Akpol 1993 itu, dilakukan di wilayah Jawa dan Bali kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 93. Ia pun mengajak seluruh rekan-rekan dari Polri untuk terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

"Saya selaku pimpinan Polri dalam kesempatan ini mengajak dan gelorakan kepada seluruh rekan-rekan di kepolisian untum terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat yang terdampak COVID-19," kata Sigit.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjauhkan virus corona dari Bangsa Indonesia. Upaya itu bisa dilakukan sesuai dengan Tagline Pemerintah 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'.

"Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan Covid-19, selamatkan keluarga kita, selamatkan masyarakat kita, selamatkan saudara-saudara kita. 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'," ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga menambahkan, pemerintah baru saja memperpanjang PPKM dengan berbagai level hingga 6 September mendatang.

PPKM ini kata Sigit adalah upaya menanggulangi laju pertumbuhan COVID-19, namun di satu sisi juga memberikan ruang agar sektor perekonomian tumbuh.

Eks Kabareskrim Polri ini menegaskan, kelonggaran-kelonggaran yang diberikan dalam perpanjangan PPKM ini tentunya harus diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Karena apabila tidak, Sigit menyebut ada potensi laju COVID-19 kembali meningkat.

"Karena memang terkait kelonggaran yang ada apabila masyarakat tidak melaksanakan prokes secara benar maka potensi laju pertumbuhan COVID akan muncul kembali.

Oleh karena itu saya imbau kepada seluruh masyarakat dan tempat-tempat yang diberikan kelonggaran untuk betul-betul melaksanakan prokes," ucap Sigit.

Ia pun memaparkan Indonesia sempat dalam fase angka positif harian COVID-19 mencapai 56 ribuan. Sementara saat ini angka COVID-19 harian sebanyak 5 ribuan. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes di tengah pelonggaran-pelonggaran yang diberikan agar ekonomi kembali bangkit.

"Laju COVID bisa dikendalikan dan ekonomi bisa dijaga," ujar Sigit. Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini dimaksudkan agar dapat mendeteksi masyarakat yang tengah beraktivitas sehingga semuanya bisa terjaga dan selalu dalam keadaan sehat.

Langkah lainnya, lanjut Sigit, adalah peningkatan tracing dan traking kepada masyarakat yang terpapar COVID-19 sehingga bisa dilakukan treatment yang benar apakah melakukan isolasi terpusat (isoter) atau dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat. Percepatan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menekan angka COVID-19.

Ia menuturkan, target Presiden Jokowi dimana dalam satu hari sebanyak 2 juta vaksinasi harus dicapai dengan berkolaborasi dari semua elemen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, ormas, OKP, relawan dan masyarakat.

"Jangan bereuforia karena kita saat ini masih menekan angka COVID. Maka dari itu seluruh strategi baik 3M, 3T dan vaksinasi harus berjalan dengan baik," tutup Sigit.

Sumber : Humas Polda Kaltim

Lurah Manggar Baru Balikpapan Timur Ahmad Mauluddin

SELASA, SWARAREPUBLIKA.com, (31-8-2021) - Penanganan Covid 19 di Balikpapan sudah mengalami penurunan salah satunya di wilayah Balikpapan Timur mulai dari tingkat kesadaran masyarakatnya sudah sangat baik hal ini disampaikan lurah Manggar Baru Ahmad Mauluddin.

Diruang kerjanya lurah Manggar Baru Ahmad Mauluddin menyampaikan Berbagai kegiatan yang dilakukan petugas petugas dilapangan yang tidak henti hentinya mengingatkan akan penting nya menjaga protokol kesehatan ( Pro - Kes).

Penangan kasus Covid 19 untuk di wilayah Timur sendiri penanganan bagi warga yang teridentifikasi Positif kami sudah melakukan penekanan bahkan sudah disampaikan pula kepada pihak puskesmas untuk segera melakukan isolasi mandiri dimana kami sudah menyiapkan Embarkasi Haji dan kami selalu memantau perkembangan terhadap pasien tersebut, jelasnya.

Lurah Manggar Baru Ahmad Mauluddin kepada awak media mengatakan bahwa program vaksinasi pemerintah sudah berjalan sesuai prosedur.

Sudah hampir 2 Tahun kasus Covid 19 berjalan hingga dilakukan vaksinasi dimana pada waktu itu masyarakat dihantui rasa takut untuk melakukan vaksinasi.

Pengalamannya di awal program vaksinasi berjalan yang mana pada waktu itu di wilayah timur diberikan kesempatan kepada 10 lansia Namun hanya 4 warga lansia saja yang mau untuk melakukan vaksinasi, jelas Lurah Manggar Baru.

Di wilayah Balikpapan Timur sendiri program vaksinasi tahap I sudah berjalan sekitar 1827, bahkan ditahap II sudah juga dilakukan dengan jumlah 1007 yang dilaksanakan di gedung kesenian Balikpapan Timur.

Harapan kami sebagai masyarakat Balikpapan khususnya Balikpapan Timur semoga saja covid 19 cepat berakhir dan kami sangat berterima kasih kepada warga semua mau bekerjasama dengan pemerintah dalam memberantas covid 19.

Syukur Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah cerdas dan memahami akan pentingnya menjaga kesehatan di situasi seperti sekarang ini, pungkasnya.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo Bersama Bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Swararepublika.com - Kapolri Apresiasi Warga dan Forkopimda Karena Jumlah Isoter di Bali Paling Tinggi se-Indonesia BALI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada warga dan Forkopimda Bali karena jumlah pasien terpapar Covid-19, yang dirawat di tempat Isolasi Terpusat (Isoter) paling tinggi untuk skala nasional atau se-Indonesia.

"Jumlah yang diisoter jauh lebih banyak daripada isoman, jadi yang di Isoter hampir 60 persen yang isoman 25 persen jadi ini angka isoter terbaik se-Indonesia," kata Sigit dalam jumpa pers usai meninjau langsung lokasi Isoter di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur Bali, Minggu (29/8/2021).

Dengan begitu, Sigit berharap, laju pertumbuhan virus corona akan semakin dapat ditekan. Sehingga, aktivitas perekonomian masyarakat di Pulau Dewata akan kembali pulih, setelah terpukul saat Pandemi Covid-19.

Meski begitu, mantan Kapolda Banten ini mengakui ada beberapa hal yang harus diperbaiki kedepannya. Terutama soal sinkronisasi data antara daerah dengan pusat. "Jadi mudah-mudahan dengan langkah-langkah ini pertumbuhan covid betul-betul bisa dijaga.

Kemudian yang sedang diperbaiki terkait masalah tracing, ada proses sinkronisasi data antara pusat dengan daerah, sehingga kegiatan tracing, testingnya pun bisa dilaksanakan maksimal," ujar eks Kabareskrim Polri itu. Lebih lanjut, Sigit juga memberikan apresiasi kepada Forkopimda Bali yang telah bekerja keras menekan laju pertumbuhan virus corona. Pasalnya, saat ini penyebaran Covid-19 di Bali, telah mengalami penurunan.

Sementara itu, Sigit meminta agar Forkopimda Bali mempertahankan tren positif yang sudah ada terkait dengan akselerasi program vaksinasi massal. "Terima kasih vaksinasi sudah berjalan optimal tinggal sisanya bisa diselesaikan di akhir September.

Sehingga dosis dua bisa 100 persen. Sehingga terjadi kelonggaran dan aktivitas ekonomi akan semakin meningkat. Dan ekonomi Bali kembali semakin baik dan seperti yang diharapkan masyarakat Bali," ucap Sigit.

Dalam tinjauannya, Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyempatkan diri untuk menyapa secara langsung pasien Covid-19 yang dirawat di tempat Isoter.

"Terima kasih hari ini saya bisa bertemu teman-teman semuanya dalam kondisi gembira, dan tentunya dengan gembira ini pasti akan mempercepat kesembuhan. Saya tanyakan, tenaga kesehatannya bagus ya?," tanya Kapolri ke pasien yang dirawat di Isoter.

"Bagus," jawab pasien dengan serentak. Karena mendapat jawaban fasilitas dan pengawasan tenaga kesehatan yang bagus, Sigit meminta kepada warga untuk mau membantu mengajak keluarga serta kerabatnya yang terpapar Covid-19, untuk mau di rawat di lokasi Isoter. "Kalau lebih enak dari isoman sampaikan ke saudara-saudara kita yang masih di isoman diajak ke Isoter semua, biar cepet sembuh," ajak Sigit.

Tak lupa, Sigit menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Forkopimda, personel TNI-Polri dan tenaga kesehatan yang terus berjuang untuk menekan laju pertumbuhan virus corona.

"Terima kasih pak Gubernur, Wali Kota, Bupati yang telah kerja keras bersama TNI, Polri seluruh nakes dalam kendalikan laju pertumbuhan Covid-19 di Bali," tutup Sigit.

Sumber : Humas Polda Kaltim

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo

Swararepublika.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jayapura, Papua, Kamis (26/8/2021).

Dalam arahannya, Sigit menekankan kepada Forkopimda Jayapura, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX dan penanganan serta pengendalian Covid-19 atau virus corona.

Terkait PON ke-XX, eks Kapolda Banten ini mendorong Forkopimda Papua untuk berperan aktif dalam menyelesaikan venue atau lokasi pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut. "Terdapat 44 venue PON di 4 kab kota.

Saat ini sudah kurang dari 1 bulan menuju pelaksanaan PON XX, masih terdapat berbagai permasalahan dalam venue PON XX. Hal ini akan menghambat proses pelaksanaan PON. Forkopimda harus berperan aktif untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada," kata Sigit dalam pengarahannya.

Dengan diselenggarakannya PON XX, menurut Sigit, hal itu akan mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut. Dengan begitu, masyarakat setempat akan sejahtera.

"Pelaksanaan PON XX akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua pada kuartal II 2021 ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian sebesar 13,14 persen sedangkan tanpa pertambangan dan penggalian sebesar 2,81 persen," ujar Sigit. Ditengah Pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia mulai tumbuh sebesar 7,07 persen.

Sementara, peningkatan produksi komoditas emas dan tembaga cukup signifikan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian tumbuh positif sejak kuartal IV 2020.

Pertumbuhan ekonomi Papua tanpa pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 2,8 persen. Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengimbau kepada Forkopimda Jayapura untuk memperhatikan penanganan dan pengendalian Covid-19, terkait dengan pelaksanaan PON ke-XX.

Menurut Sigit, dalam penyelenggaraan tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. "Protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 serta vaksinasi bagi semua pihak terkait, harus dilaksanakan," ucap Sigit.

Dengan diterapkannya prokes yang disiplin, sambung Sigit, pelaksanaan PON ke-XX akan berjalan lancar dan kesehatan masyarakat dari virus corona pun dapat terjamin.

"PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat dan sejahtera," tutur Sigit.

Disisi lain, Sigit memaparkan, lima kab/kota penyelenggaraan PON Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Keerom, sampai saat ini memiliki kasus aktif tertinggi di Papua.

Sebab itu, lanjut Sigit, diperlukan adanya upaya bersama dengan seluruh pihak untuk menekan laju persebaran Covid-19 di Papua khususnya di kab/kota penyelenggara PON XX Papua.

"Tingkat BOR di Papua menempati peringkat 14 Nasional sebesar 41 persen mengalami penurunan sebesar 11 persen dari 2 minggu sebelumnya 52 persen. Isoter yang ada saat ini sebanyak 14 lokasi dengan kapasitas 810 tempat tidur. Perlu menjadi perhatian 4 kab/kota (Biak Numfor, Mimika, Kab Jayapura, dan Keerom) yang memiliki kasus aktif tinggi namun belum memiliki isoter.

Upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemda, tokoh masyarakat dan tokoh daerah," papar Sigit.

Untuk menekan laju pertumbuhan virus corona, Sigit menyatakan, agar Forkopimda Jayapura, melakukan akselerasi atau percepatan vaksinasi terhadap masyarakat. Menurut Sigit, Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus terkait memenuhi kebutuhan vaksin di Papua, khususnya di wilayah yang menyelenggarakan PON.⁶

"Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Papua dengan memenuhi kebutuhan dosis vaksin untuk kota/kabupaten penyelenggara venue PON XX Papua yang dikirimkan pada tanggal 15 sampai dengan 18 Agustus 2021 sebanyak 485.200 dosis.

Vaksinasi Papua harus mencapai 32.423 dosis per hari untuk mencapai target nasional 2,3 juta dosis per hari, bagi wilayah yang menjadi venue PON XX Papua harus dilakukan akselerasi terutama untuk untuk mencapai100% dosis I," tutup Sigit.

Sumber : Humas Polda Kaltim

orsap DPD Pemuda Partai Nasdem

Balikpapan, Swararepublika.com - Sebagai bentuk kepedulian yang sangat tinggi diperlihatkan Ketua Partai Nasdem Ir. H. Ahmad Basir bersama Orsap :DPD Pemuda dan Gemuruh Partai Nasdem kepada masyarakat kota Balikpapan, ditengah Pandemi Covid - 19 ini patut mendapatkan Apresiasi.

Pasalnya kegigihan dirinya bersama para kader partai Nasdem dalam membantu masyarakat memerangi wabah virus Corona di kota Beriman ini sangat luar biasa.

Berbagai aksi dan kegiatan yang dilakukan DPD Partai Nasdem bersama Orsap DPD Pemuda dan Gemuruh Nasdem yang terus hadir ditengah - tengah masyarakat, mulai dari menyediakan, Ambulance, mengadakan penyemprotan Disinfektan dan membagikan sembako, buah, vitamin serta madu dan minuman segar yang dapat meningkatkan imunitas seseorang.

Hal ini dilakukan guna membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 yang masih menyelimuti kota Balikpapan.

Seperti yang dilakukan DPD Partai Nasdem, Orsap partai Nasdem dan DPC Partai Nasdem melakukan kegiatan di dua kecamatan sekaligus yakni Kecamatan Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara, Minggu (22/08/2021).

Kegiatan berupa melakukan penyemprotan Disenfektan di pemukiman warga diwilayah Balikpapan tengah dan membagikan bingkisan Vitamin, Madu dan minuman segar yang mampu meningkatkan imunitas serta membagikan paket sembako diwilayah Balikpapan Utara.

Saat dikonfirmasi melalui Aplikasi WhatsApp Ir. H. Ahmad Basir yang akrab disapa AHB mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DPD Partai Nasdem dan Orsap Partai Nasdem di kota Balikpapan untuk membantu masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid - 19.

"Ini merupakan kegiatan rutin DPD, bersama Orsap Partai Nasdem Kota Balikpapan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat ditengah pandemi covid 19, dan sekaligus membantu pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya Protokol Kesehatan dan Vaksinasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19" urai AHB.

AHB sendiri berharap dengan dilakukanya kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada masyarakat kota Balikpapan, agar terus menjaga kesehatan dengan menerapkan Protokol kesehatan, baik yang terpapar maupun yang terdampak akibat pandemi Covid - 19 ini.

" Saya berharap semoga kegiatan ini bisa memberikan semangat kepada seluruh warga masyarakat terutama yang terpapar dan yang terdampak pandemi Covid-19, yang sudah berlangsung hampir 2 tahun" ucapnya, Senin (23/08/2021).

"Serta kami juga memberitahu kepada masyarakat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi Pandemi ini, salah satu elemen masyarakat yaitu Partai NasDem Balikpapan hadir dan aktif berkontribusi bersama dengan pemerintah untuk membantu masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 di kota Balikpapan ini.

"papar AHB Selain membagi sembako, buah dan minuman vitamin untuk menaikan imunitas tubuh, Ahmad Basir juga menyediakan Ambulance untuk membantu masyarakat, dan menyediakan Disinfektan serta melakukan penyemprotan untuk menekan lajunya penyebaran Covid 19 di kota minyak ini.

Ketua Partai Nasdem juga menjelaskan kegiatan ini semata - mata untuk membatu masyarakat kota Balikpapan dalam menghadapi wabah virus Corona yang mendera di berbagai belahan Dunia bahkan di Indonesia sendiri.

Semoga saja dengan kegiatan ini lebih banyak lagi elemen masyarakat bangkit ikut serta memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat dalam memerangi virus yang mematikan ini.

"Ya ... Saya Berharap lebih banyak lagi elemen masyarakat yang ikut serta untuk memberikan sumbangsihnya, baik berupa moril maupun materil kepada masyarakat dengan harapan wabah ini segera berakhir"tuturnya.

Sebelum menutup Ir. H.Ahmad Basir meminta kepada masyarakat agar terus mendisiplinkan dirinya untuk menjaga kesehatan dengan taat terhadap Prokes yang sudah dianjurkan pemerintah yakni 5 M dan tidak lupa, ikuti program pemerintah yakni Vaksinasi.

" Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dan mengikuti anjuran Pemerintah untuk mentaati Prokes 5 M dan mengikuti Program pemerintah untuk melakukan Vaksinasi, hal ini dilakukan agar Covid -19 ini segera berakhir"pungkasnya.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo Tinjau Alumni Akpol Angkatan 1994 dalam vaksinasi

Jakarta - Swararepublika.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994 di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). 

Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka Bakti 27 Tahun Pengabdian Alumni Akpol Angkatan 1994. Sigit pun mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 94. Menurutnya, program ini selaras dengan target Pemerintah Indonesia untuk akselerasi vaksinasi sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Hari ini rekan-rekan alumni Akpol 94 terpanggil untuk ikut membantu melaksanakan akselerasi terkait program vaksinasi nasional yang memang sampai saat ini kita harapkan untuk bisa dipercepat dan kemudian targetnya ditingkatkan karena pak presiden sudah memberikan target harapannya satu hari bisa 2 juta (vaksinasi. Oleh karena itu secara bertahap kita bisa menyesuaikan sesuai arahan pak presiden," kata Sigit dalam konferensi pers di Gedung PTIK.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengapresiasi para alumni Akpol 94 yang memanfaatkan momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dalam kegiatan ini, ia mendapatkan laporan bahwa pada hari ini hingga esok hari vaksinasi diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah dengan target vaksinasi sebanyak 42 ribu.

"Kemudian dibagikan juga voucher hasil kerja sama dengan Alfamart sebanyak 45 ribu dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak Covid-19," ujar Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini juga mengajak semua alumni akademi kepolisian dari seluruh angkatan juga ikut berkontribusi mempercepat vaksinasi. Hal ini dibutuhkan guna mempercepat target pemerintah mewujudkan Herd Immunity.

"Saya memberikan kesempatan kepada seluruh angkatan yang ada di kepolisian untuk ikut berkontribusi melaksanakan akselerasi vaksinasi, sehingga target pemerintah mewujudkan herd immunity bisa tercapai," ucap Sigit.

Dalam kegiatan vaksinasi ini, stok vaksin yang disiapkan yakni Sinovac dan Astrazeneca.

Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 46 orang vaksinator tenaga Kesehatan Biddokkes Polda Metro Jaya yang terbagi dalam 20 tim (1 tim terdiri dari 2 personel) dan 6 dokter konsulen dan mini ICU.

Selain menyelenggarakan vaksinasi dan bakti sosial, dibagikan juga paket APD dan vitamin.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi menteri pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor

Swararepublika.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Ruas Balikpapan-Samboja (Seksi 1 dan Seksi 5) dalam kunjungan kerja ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (24/8/2021) sore waktu setempat.

Dengan beroperasinya dua seksi terakhir tersebut, maka jalan tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan tersebut akan beroperasi secara penuh.

"Ini capaian yang patut kita syukuri karena kita ingin pembangunan infrastruktur itu tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja atau di Pulau Sumatra tapi juga merata ke pulau-pulau yang lain," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat peresmian yang berlangsung di Gerbang Tol Manggar, Kota Balikpapan.

Presiden Jokowi pun berharap keberadaan jalan tol ini dapat membantu menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Kalimantan Timur dan juga memperbaiki jaringan logistik yang lebih efektif dan efisien. "Sehingga akan memperbaiki daya saing kita, utamanya komoditas-komoditas yang diproduksi di Provinsi Kalimantan Timur sehingga akses semakin lancar dan bisa menurunkan biaya logistik," imbuhnya.

Selain itu, keberadaan jalan tol sepanjang 97,27 Km tersebut juga diyakini akan membantu meningkatkan daya saing produk-produk ekspor yang dimiliki Provinsi Kalimantan Timur. "Sehingga menjadikan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur semakin efisien dan semakin kompetitif," ucap Presiden.

Untuk diketahui, jalan tol Balikpapan-Samarinda terbagi menjadi lima seksi, yakni Seksi 5 Ruas Manggar-Karang Joang (10,74 km), Seksi 1 Ruas Karang Joang-Samboja (21,66 km), Seksi 2 Ruas Samboja-Muara Jawa (30,98 km), Seksi 3 Ruas Muara Jawa-Palaran (17,30 km) dan Seksi 4 Palaran-SS Mahkota II (16,59 km).

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur.

Sumber :Balikpapan, 24 Agusutus 2021

                Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo

Swararepublika.com - Percepat Vaksinasi, Kapolri Tegaskan Siap Bekerja Sama dengan Semua Pihak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau program vaksinasi massal COVID-19 yang diinisiasi oleh oleh Unit Desa Presisi (UDP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Aktivis Inspira (Ormas Kepemudaan), dan Mabes Polri.

Adapun pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan di di Gedung Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Bogor dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 3 dan 4 Agustus 2021.

"Hari ini saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan pak rektor dan juga rekan-rekan ormas kepemudaan dan juga mahasiswa IPB yang memberikan kesempatan kita bisa bekerja sama dalam rangka mengakselerasi vaksinasi yang merupakan bagian program pemerintah dalam rangka menghadapi pandemi COVID-19," kata Listyo kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Listyo menuturkan, angka COVID-19 di Indonesia saat ini masih cukup tinggi meskipun ada penurunan secara nasional.

Untuk itu, ia menegaskan perlu kerja keras agar Indonesia cepat terbebas dari pandemi COVID-19, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

"Di wilayah bogor yang menjadi penyangga ibu kota menjadi sangat penting untuk segera digarap dengan cepat karena angkanya masih sekitar 16 persen sehingga butuh akselerasi dan kita harapkan dengan memanfaatkan hari kemerdekaan ini maka akselerasi vaksinasi bisa dilaksanakan," ujarnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap kegiatan vaksinasi semakin hari samakin meningkat. Bagi masyarakat yang masih takut untuk mengikuti vaksinasi, ia meminta untuk tak takut lagi.

"Saya imbau vaksinasi dalam rangka meningkatkan imunitas saudara-saudara dalam menghadapi COVID.

Oleh karena itu jangan ragu vaksin karena disemua negara melaksanakan itu. Jadi bagi warga yang ragu-ragu ini untuk kebaikan kita dan bersama," katanya.

Yang tidak kalah pentingnya selain vaksinasi, ia meminta warga tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) ketat sebagai strategi mencegah penularan.

Sebab dengan menggunakan masker, Listyo menyebut akan lebih aman, baik menulari maupun tertular. Kegiatan lain yang saat ini diberlakukan pemerintah yakni pemberlakuan PPKM level 1 sampai 4.

Menurut Listyo, hal itu dilakukan untuk menjaga laju pertumbuhan COVID. Dengan menjaga prokes dan percepat vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengatakan bisa menurunkan level PPKM.

Dengan turunnya level PPKM, ia menyebut akan ada fleksibilitas untuk kegiatan masyarakat. "Dampaknya aktivitas ekonomi meningkat dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Ayo kita berbondong-bondong melaksanakan vaksin dan tetap memakai masker," katanya.

Dalam kesempatan ini, ia mengajak semua pihak baik organisasi kepemudaan, aliansi BEM, ormas maupun komunitas untuk bekerja sama mempercepat vaksinasi.

Adapun target vaksinasi yang digelar di Kampus IPB Bogor yakni masyarakat umum, mahasiswa IPB, dan Granita (pegawai IPB). Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 5.000 dosis jenis Sinovac, menggunakan stok vaksin Polri, Dinkes Kabupaten Bogor, dan IPB.

Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 50 orang vaksinator gabungan dari Pusdokkes Polri, Dokkes Polres Bogor dan Poliklinik IPB.

Selain kegiatan vaksinasi, juga akan dilakukan pembagian 2.000 paket bansos kepada masyarakat umum yang terdampak COVID-19.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, Swararepublika.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan strategi vaksinasi massal sebagai hadiah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2021 nanti, pelaksanaan percepatan vaksinasi massal bisa mencapai 70 persen.

Terkait dengan target tersebut, Sigit mengungkapkan bahwa, telah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda jajaran untuk melakukan percepatan vaksinasi guna meraih target di Hari Kemerdekaan RI tersebut.

"Kami laksanakan Vicon dengan para Kapolda pada tanggal 17 Agustus, Insya Allah kami dibantu dengan kerjasama rekan-rekan baik Pemda, TNI serta seluruh relawan akan mampu capai target 70 persen untuk vaksin bersama," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8/2021).

Menurut Sigit, guna mencapai target 70 persen vaksinasi tersebut diperlukan pengorganisasian dan strategi yang baik. Diantaranya, adalah seperti yang akan dilaksanakan di Jakarta yakni melakukan 'Gerakan Vaksinasi Merdeka'.

"Perlu ada pengorganisasian yang bagus kemudian strategi yang bagus. Tadi setelah dipaparkan, kami kemudian jadi jelas bahwa target ini bisa tercapai," ujar Sigit.

Selain gerakan vaksinasi massal, Sigit menekankan, dalam percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona, pihak kepolisian juga telah membuka gerai-gerai vaksinasi.

Diketahui, 'Gerakan Vaksinasi Merdeka' di Jakarta akan diselenggarakan di 668 titik gerai vaksinasi yang tersebar di 900 RW, yang berada di Jakarta dengan melibatkan 4.500 relawan yang terdiri dari 1.800 orang tenaga medis, dokter pelaksana screening dan vaksinator.

Dan 2.700 orang non tenaga medis, observator dan input administrasi. Setiap relawan akan mendapatkan penggantian ongkos transportasi melalui aplikasi Gojek dan insentif.

Target yang akan dicapai yaitu 200 suntikan per-RW per hari mulai dari 1 Agustus, sehingga dapat mencapai 3.060.000 suntikan pada saat hari Kemerdekaan RI ke-76 tanggal 17 Agustus nanti.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo Tinjau Vaksinasi massal covid 19

JAKARTA,SWARAREPUBLIKA.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi massal Covid-19 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2021). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan Polri dan Dinkes Provinsi DKI.

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan rasa optimismenya soal segera terbentuknya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. Mengingat, adanya kerjasama antara Polri dan Muhammadiyah di wilayah Indonesia, terkait dengan kegiatan percepatan vaksinasi. "Alhamdulillah kerjasama ini sudah berlangsung beberapa lama, sudah ada 20 sampai 27 kegiatan di kurang lebih 20 wilayah.

Yang tentunya ini akan sangat bantu dalam rangka percepat kegiatan vaksinasi," kata Sigit di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan vaksinasi di PP Muhammadiyah sendiri dimulai sejak tanggal 28 dan 29 Juli 2021.

Target vaksinasi adalah PP Muhammadiyah beserta majelis, lembaga, organisasi otonom, keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat umum sebanyak 1.000 orang, dengan target 500 orang per hari.

Dengan adanya semangat yang sama, Sigit nantinya bakal menginstruksikan seluruh Kapolda untuk menjalin kerjasama dengan seluruh elemen Muhammadiyah guna melakukan percepatan vaksinasi. "Oleh karena itu, untuk kedepan kita terus lanjutkan kegiatan bersama dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi diseluruh wilayah.

Dan nanti saya juga minta seluruh Kapolda untuk melakukan kerjasama seluruh rekan Muhammadiyah di seluruh wilayah. Sehingga terbentuk kekuatan dalam rangka sinergi laksanakan percepatan terhadap vaksinasi," ujar Sigit.

Menurut mantan Kapolda Banten ini, selain tersebar di seluruh Indonesia, Muhammadiyah juga memiliki tenaga kesehatan yang memumpuni.Sehingga, bisa dikerjasamakan sebagai vaksinator. Sebab itu, perlu adanya penguatan kolaborasi dalam rangka mempercepat vaksinasi.

"Alhamdulillah kami senang karena Muhammadiyah memiliki banyak tenaga kesehatan yang tentunya bisa kami kerjasamakan dalam rangka percepatan vaksin," ucap Sigit.

Sigit menegaskan, dalam rangka mempercepat vaksinasi demi membentuk Herd Immunity, diperlukan adanya kerjasama atau sinergi dengan seluruh organisasi masyarakat, kepemudaan dan seluruh elemen masyarakat.

Sebab itu, Sigit mengapresiasi PP Muhammadiyah yang telah mau terlibat aktif dalam rangka mewujudkan target percepatan vaksinasi di Indonesia.

"Dalam rangka wujudkan Herd Immunity ini tentunya akan bisa berjalan dengan lebih baik apabila seluruh elemen ormas, organisasi kepemudaan bisa ikut terlibat," kata Sigit. Disisi lain, Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) meskipun telah disuntik vaksin.

Hal itu masih menjadi salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona. "Tetap pakai masker, jaga jarak dan ikuti aturan petunjuk terkait aturan-aturan lakukan protokol kesehatan dan yang belum vaksin segera laksanakan vaksin," ujar Sigit.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengungkapkan, bahwa kerjasama vaksinasi bersama Polri ini sudah dilaksanakan di lebih dari 20 Provinsi Indonesia.

"Kami sudah bekerjasama di beberapa tempat misal di Kalbar, NTT dan di beberapa Polsek di lingkungan Jakarta dan sekitarnya.

Kami tentu sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Polri kepada Muhammadiyah khususnya dalam pelaksanaan vaksinasi di PP Muhammadiyah ini," kata Mu'ti dikesempatan yang sama. Dalam kegiatan vaksinasi, Mu'ti menyebut telah melibatkan setidaknya 76 Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah.

Tak hanya vaksin, kata Mu'ti pihaknya juga melaksanakan program lain, diantaranya penyuluhan dan pelayanan yang diberikan langsung, seperti penyuluhan kesehatan, konsultasi psikologi dan ketahanan mental dan spritiual.

"Karena pandemi bukan hanya kesehatan murni tapi banyak dampak yang ditimbulkan terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental, spiritual dan ekonomi. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat kita tingkatkan.

Tim bertugas ini dari aliansi RS Islam Jakarta. Kami dapat info yang vaksinasi dapat bantuan dari Pak Kapolri beras 2 ton yang nanti kami sampaikan ke peserta. Ini tim gabungan dengan RS Muhammadiyah dan Polri," tutup Mu'ti.

Sumber : Humas Polda Kaltim