SWARAREPUBLIKA.com, BATULICIN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus mengakselerasi persiapan energize Gardu Induk (GI) 150 kV Batulicin Baru.

Sebagai langkah strategis, PLN UIP KLT melalui PLN UPP Kalbagtim 4 (UPP KLT 4) yang bertindak sebagai direksi pekerjaan, berkolaborasi dengan PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah (PLN UID Kalselteng) serta PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengaturan Beban Kalimantan (PLN UIP3B Kalimantan).

Ketiga unit tersebut melakukan site visit pada Rabu (19/02) guna memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran proses energize. Pengecekan menyeluruh terhadap sarana pendukung, peralatan teknis, serta prosedur operasional menjadi prioritas utama dalam memastikan keberhasilan proses ini.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi PLN dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik menjelang bulan Ramadhan, di mana konsumsi listrik diprediksi meningkat signifikan. Dalam kunjungan ini, jajaran manajemen PLN UID Kalselteng dan PLN UIP3B Kalimantan disambut langsung oleh Manager UPP Kalbagtim 4 beserta tim dengan semangat kolaboratif yang tinggi.

Manager UPP Kalbagtim 4, Rizal Hikmahtiar, menegaskan bahwa pihaknya memastikan seluruh aspek teknis dan non-teknis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. “Kami berupaya menyelesaikan proyek ini dengan optimal, menjunjung tinggi standar keselamatan kerja, serta memastikan sistem dapat beroperasi dengan andal setelah proses energize,” ungkap Rizal.

Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menyoroti pentingnya GI 150 kV Batulicin Baru dalam memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan. “Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat. Dengan sinergi kuat dari seluruh unit PLN Group, kami optimistis proses energize dapat berjalan sesuai target,” ujar Raja.

Dengan koordinasi yang intensif dan kesiapan matang, PLN UIP KLT berharap energize GI 150 kV Batulicin Baru dapat terlaksana tepat waktu dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keandalan listrik di Kalimantan Selatan.

(*)

 

SWARAREPUBLIKA.com, BATULICIN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bersama Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4) semakin intensif dalam menyelesaikan proyek pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Batulicin Baru.

Pada Senin, 10 Februari 2025, tim gabungan dari PLN UPP KLT 4 dan PLN Pusertif melakukan pengujian atau komisioning sisi 20 kV di lokasi proyek tersebut. Langkah ini menjadi tahap krusial untuk memastikan kelistrikan dan sistem peralatan di dalam gardu induk berfungsi optimal. Manager PLN UPP KLT 4, Rizal Hikmahtiar, menegaskan bahwa proyek ini kini memasuki tahap penting dalam proses penyelesaiannya.

“Kami sedang melakukan pengujian terhadap seluruh peralatan untuk memastikan semuanya berfungsi dengan standar yang sudah ditetapkan. Kami sangat terbantu dengan adanya sinergi bersama PLN Pusertif untuk mempercepat penyelesaian ini,” ungkap Rizal.

Meskipun proyek berjalan lancar, Rizal mengakui adanya tantangan yang dihadapi, terutama terkait cuaca dan logistik. “Kami terus mencari solusi terbaik agar hambatan-hambatan ini tidak mengganggu kemajuan proyek,” tambahnya.

Pembangunan GI 150 kV Batulicin Baru sangat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pasokan listrik di wilayah Kalimantan Selatan, terutama di Batulicin dan daerah sekitar. Dengan sistem kelistrikan yang lebih handal, proyek ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik lebih banyak investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, General Manager UIP KLT, Raja Muda Siregar, menyatakan bahwa GI 150 kV Batulicin Baru sangat dinantikan untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik, salah satunya untuk kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) PT Anugrah Barokah Cakrawala (PT ABC), yang bergerak di bidang industri smelter.

“Kebutuhan energi listrik untuk KTT diperkirakan mencapai sekitar 80 MVA, yang akan dipasok secara bertahap dari 5 MVA hingga 50 MVA mulai April hingga Desember 2025,” jelas Raja. Raja juga memastikan bahwa PLN berkomitmen menyelesaikan proyek ini secepatnya.

“Kami akan terus berupaya menyelesaikan proyek ini dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, demi manfaat yang optimal bagi masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak sangat kami harapkan agar proyek ini dapat berjalan lancar,” tutupnya.

Diharapkan dengan beroperasinya GI 150 kV Batulicin Baru, pasokan listrik di Kalimantan Selatan akan semakin stabil dan andal, memberikan dampak positif bagi masyarakat, dunia usaha, serta para investor yang melihat potensi besar di wilayah ini.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Jakarta, 14 Februari 2025 – PT Pegadaian semakin mengokohkan langkahnya dalam Kegiatan Usaha Bulion (Bank Emas), sejalan dengan program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam mendorong hilirisasi dan industrialisasi sektor emas.

Sebagai pelopor usaha bulion di Indonesia, Pegadaian terus memperluas layanan investasinya, salah satunya melalui produk unggulan Deposito Emas. Produk ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sejak diluncurkan melalui Aplikasi Pegadaian Digital pada Januari lalu, dengan total transaksi mencapai lebih dari 200 kg emas.

"Alhamdulillah, Kegiatan Usaha Bulion Pegadaian disambut positif oleh masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan terbaik bagi nasabah, terutama dalam investasi emas," ujar Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah.

Deposito Emas menjadi solusi investasi menarik bagi masyarakat karena menawarkan penyimpanan emas yang terstandarisasi dengan jaminan keamanan. Melalui skema ini, emas yang disimpan akan diasuransikan, sehingga memberikan rasa aman bagi nasabah.

Selain itu, produk ini juga menawarkan imbal hasil yang kompetitif dan tenor yang fleksibel. Untuk dapat menikmati layanan ini, nasabah perlu memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, melakukan upgrade ke akun premium di Aplikasi Pegadaian Digital versi 6.1.0, serta bertransaksi minimal 5 gram emas.

Guna memperluas literasi keuangan mengenai investasi emas, Pegadaian juga akan mengadakan berbagai kegiatan sosialisasi, salah satunya Pegadaian Goes To Campus. Program ini akan digelar di berbagai kampus ternama di Indonesia melalui The Gade Creative Lounge, untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya investasi emas.

"Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan lebih luas Kegiatan Usaha Bulion dan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai manfaat investasi emas," tambah Elvi.

Sebagai informasi, Pegadaian telah resmi mendapatkan izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Dengan izin tersebut, Pegadaian kini dapat mengelola berbagai layanan terkait emas, seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Dengan infrastruktur yang mumpuni, Pegadaian dinilai siap menjadi lembaga penyaluran bulion terdepan di Indonesia. Fasilitasnya mencakup ruang penyimpanan emas berstandar internasional terbesar di Indonesia serta beragam produk emas yang memperkuat ekosistem investasi emas di tanah air.

Kehadiran layanan bulion di Pegadaian diharapkan dapat semakin mempermudah masyarakat dalam memiliki investasi emas. Mengingat emas tetap menjadi instrumen investasi yang stabil dan menguntungkan, Pegadaian terus berkomitmen untuk memperluas layanan Bullion Services dalam rangka MengEMASkan Indonesia.

(*)

 
Anggota DPRD provinsi gelar Sosialisasi peraturan daerah di RT 79 perum Batakan permai 3

SWARAREPUBLIKA.com, DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan ini berlangsung di Wilayah II Kota Balikpapan, tepatnya di Jalan Pemuda RT 79, Perumahan Bukit Batakan Tiga, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Anggota DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menekan angka perceraian di Balikpapan, yang saat ini menjadi yang tertinggi kedua di Kaltim setelah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Ia menegaskan pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peraturan daerah yang telah ditetapkan untuk memperkuat ketahanan keluarga.

"Ini adalah langkah konkret DPRD Provinsi untuk mengurangi angka perceraian. Kami ingin masyarakat memahami bahwa ada regulasi yang mengatur ketahanan keluarga, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang lebih harmonis," ujar Nurhadi saat diwawancarai pada Jumat (7/2/2025) malam. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan langsung ke masyarakat.

Dibandingkan mengadakan sosialisasi di kantor kelurahan, ia memilih mendatangi kampung-kampung dan masing-masing RT agar informasi dapat diterima langsung oleh warga. Sementara itu, narasumber dalam kegiatan ini, Iwan Wahyudi, menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

Menurutnya, keluarga yang kuat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh aspek spiritual, pendidikan, dan kesehatan. "Ketahanan keluarga yang baik adalah yang mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan, baik dari segi ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan.

Jika keluarga harmonis, anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang nyaman dan mendukung," jelas Iwan. Ia juga menambahkan bahwa kunci dalam menjaga keutuhan rumah tangga adalah saling pengertian antara pasangan suami istri. Selain itu, motivasi, doa, serta nasihat dari orang-orang terdekat sangat dibutuhkan agar keluarga tetap kuat menghadapi tantangan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya membangun ketahanan keluarga yang kokoh. Dengan begitu, mereka dapat menciptakan generasi yang lebih baik untuk masa depan Kalimantan Timur dan Indonesia.

(ADV/J)

SWARAREPUBLIKA.com, PENAJAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Kuaro-GIS 4 IKN yang akan melintasi wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sebagai bagian dari persiapan, PLN UPP KLT 1 menggelar rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU pada Rabu, 12 Februari 2025.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati PPU ini dihadiri oleh Manager PLN UPP KLT 1 I Made Gita Prawira, Sekda Kabupaten PPU Drs. H. Tohar, MM, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, PLN memaparkan rencana pembangunan infrastruktur kelistrikan yang bertujuan untuk memastikan keandalan pasokan listrik dalam mendukung percepatan pembangunan IKN.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UIP KLT Raja Muda Siregar menegaskan pentingnya proyek ini sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah IKN dan sekitarnya. “Pembangunan SUTT 150 kV GI Kuaro-GIS 4 IKN merupakan proyek strategis yang akan meningkatkan keandalan kelistrikan. Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat mempercepat proses perizinan serta koordinasi dengan masyarakat terdampak,” ujarnya.

Sekda Kabupaten PPU Drs. H. Tohar, MM menyambut baik proyek tersebut dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan. “Kami memahami pentingnya infrastruktur kelistrikan dalam mendukung pertumbuhan wilayah, terutama untuk mendukung pengembangan IKN.

Pemerintah daerah siap memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan demi kelancaran proyek ini,” katanya. Dalam rapat ini, berbagai aspek teknis dan sosial turut menjadi pembahasan utama, termasuk mekanisme pembebasan lahan, mitigasi dampak lingkungan, serta langkah-langkah strategis untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek.

PLN juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan proyek ini dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat sekitar. Melalui sinergi yang terjalin antara PLN dan Pemerintah Kabupaten PPU, diharapkan pembangunan SUTT 150 kV GI Kuaro-GIS 4 IKN dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.

Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan listrik di Kabupaten PPU serta memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat seiring pesatnya pembangunan di IKN.

(*)

HUT KKT ke 13 di Platinum Balikpapan Hotel and Conventions Hall

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), operator Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau, merayakan hari jadinya yang ke-13 di Platinum Balikpapan Hotel and Conventions Hall pada Sabtu (8/2/2025). Mengusung tema Great Transformation, KKT menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperbaiki pola operasional guna mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih dinamis.

Dalam perayaan tersebut, Direktur Utama KKT, Enriany Muis, memaparkan pencapaian perusahaan sepanjang tahun 2024. Menurutnya, arus peti kemas di TPK Kariangau mencapai 241 ribu Twenty-foot Equivalent Units (TEUs), meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tren positif ini diharapkan terus berlanjut di tahun 2025. "Kami optimistis tahun ini volume peti kemas akan kembali meningkat," ujarnya. Enriany menjelaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan arus peti kemas di terminal tersebut.

Sebagai jalur utama distribusi material konstruksi ke IKN, TPK Kariangau memegang peranan penting dalam rantai pasok logistik proyek ibu kota baru. Selain itu, proyek perluasan kilang Pertamina Balikpapan turut berkontribusi dalam peningkatan aktivitas bongkar muat di terminal tersebut. Untuk mengakomodasi lonjakan volume logistik, KKT telah menyusun rencana strategis dengan menambah panjang dermaga hingga 200 meter.

"Saat ini proyek tersebut sudah memasuki tahap desain dan diharapkan dapat segera terealisasi. Dengan demikian, kapasitas layanan kami semakin meningkat untuk menampung arus logistik yang lebih besar," tambahnya.

Dalam rangka memperingati perjalanan 13 tahun, KKT juga mengadakan berbagai kegiatan internal guna mempererat kebersamaan karyawan serta memperkuat budaya kerja yang positif. Salah satu agenda utama adalah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), di mana para karyawan mengikuti berbagai kompetisi guna membangun semangat sportivitas dan kekompakan.

Acara puncak berupa Employee Gathering menjadi momen bagi seluruh tim untuk memperkuat sinergi serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap perusahaan. KKT juga menyerahkan beasiswa kepada putra dan putri Tenaga Ahli Daya (TAD) berprestasi sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan.

"Momen ini kami manfaatkan untuk mempererat kekompakan antar karyawan agar makin solid dan siap menghadapi tantangan yang semakin dinamis. Dengan begitu, kami dapat mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan," tutup Enriany. 

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Melak -  PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur kelistrikan di Indonesia. Sebagai bagian dari pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Melak - Kota Bangun, PLN UIP KLT, melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3), melanjutkan proses inventarisasi terhadap tanam tumbuh dan bangunan di 81 lokasi tapak tower.

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kepemilikan lahan, serta melakukan penilaian atas besaran kompensasi atau ganti rugi, yang akan diselenggarakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Inventarisasi ini mencakup pengumpulan data terkait kepemilikan tanah, jenis tanaman, bangunan, dan aset lain yang terdapat di area tapak tower.

Proses ini menjadi kunci untuk menentukan nilai ganti rugi yang tepat dan adil bagi masyarakat yang terdampak. PLN berkomitmen agar proses inventarisasi ini dilakukan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan masyarakat setempat di setiap tahapannya. Tim yang terlibat dalam inventarisasi terdiri dari tenaga ahli, petugas lapangan berpengalaman, aparat setempat, serta melibatkan langsung pemilik lahan.

Mereka akan melakukan pengukuran dan pencatatan secara teliti agar setiap elemen yang ada di lokasi proyek tercatat dengan akurat. Diharapkan, dengan data yang lengkap, proses penilaian oleh KJPP dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, PLN juga menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Tim PLN akan menyampaikan informasi yang jelas mengenai tujuan dan manfaat dari pembangunan SUTT 150 kV Melak - Kota Bangun, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut. PLN berharap masyarakat dapat memahami pentingnya proyek ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama.

General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menjelaskan bahwa proyek SUTT 150 kV Melak - Kota Bangun merupakan bagian dari upaya PLN untuk memperkuat jaringan kelistrikan di Kalimantan Timur. “Dengan proyek ini, distribusi listrik ke berbagai daerah diharapkan akan semakin merata, mendukung pembangunan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Raja Muda Siregar.

Raja juga menegaskan bahwa PLN akan mematuhi semua regulasi dan prosedur yang berlaku dalam setiap tahap pembangunan. Kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa izin serta persyaratan hukum dapat terpenuhi dengan baik. “Hal ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung jalannya proyek dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat,” tambahnya.

PLN juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam proses ini. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat mengenai tanaman, bangunan, dan aset lainnya yang berada di sekitar lokasi proyek. Dengan kolaborasi yang baik antara PLN dan masyarakat, diharapkan proses inventarisasi dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan data yang valid, dan proyek ini dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh pihak yang terlibat.

(ADV/*)

JMSI Balikpapan bersama SKK Migas jalin sinergi

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Balikpapan menjalin sinergi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat penyebaran informasi terkait industri migas kepada masyarakat, khususnya di Balikpapan dan Kalimantan Timur.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi (Forkom) SKK Migas Kalsul, Wisnu Wardhana, menyambut baik inisiatif JMSI Balikpapan dan menekankan pentingnya kolaborasi untuk memberikan informasi yang akurat kepada publik. "Kami sangat mendukung kolaborasi ini, terutama dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan faktual.

Kami juga berencana mengadakan program kunjungan ke sekolah-sekolah guna meningkatkan pemahaman generasi muda tentang industri hulu migas," ujar Wisnu, Jumat (7/2/2025).

Wisnu menambahkan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terkait industri migas. Ia juga menyampaikan apresiasi atas ulang tahun ke-5 JMSI, berharap organisasi ini terus berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang seimbang dan mendidik.

Ketua JMSI Balikpapan, David Purba, menegaskan bahwa sinergi dengan SKK Migas Kalsul akan memberikan manfaat luas, baik bagi dunia pers maupun masyarakat. "Ini adalah langkah strategis untuk mempererat hubungan antara JMSI sebagai wadah perusahaan pers di Balikpapan dengan SKK Migas, sehingga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap David.

Program JMSI Balikpapan 2025 Dalam pertemuan tersebut, JMSI Balikpapan memaparkan beberapa program unggulan yang akan dijalankan pada tahun 2025, di antaranya:

1. Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

– Program ini bertujuan meningkatkan kualitas jurnalis di Balikpapan dengan standar jurnalistik yang lebih tinggi, guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap media.

2. JMSI Goes to School

– Sebuah inisiatif untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan media di kalangan pelajar. Program ini akan membekali siswa dengan keterampilan menulis, berpikir kritis, serta kreativitas dalam mengelola informasi di era digital.

David menambahkan bahwa pertemuan ini membuka peluang lebih luas untuk membangun transparansi informasi dan menciptakan ruang diskusi yang bermanfaat. "Kami berharap kerjasama ini tidak hanya terbatas pada penyebaran informasi, tetapi juga mendorong keterbukaan dan dialog yang konstruktif bagi masyarakat," tuturnya.

Melalui sinergi ini, SKK Migas dan JMSI Balikpapan berharap dapat semakin memperkuat komunikasi mengenai industri migas, memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada publik tentang peran sektor ini dalam perekonomian dan pembangunan daerah. (*)