SWARAREPUBLIKA.com, PPU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy melakukan Serap Aspirasi (reses) rakyat di Kecamatan Penajam, Minggu (19/3/2023).

Kegiatan reses ini merupakan bagian dari Reses Persidangan Ke II tahun Sidang 2023 Untuk diketahui bahwa kegiatan reses dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten PPU, Jhon Kenedy untuk datang atau mengunjungi daerah pemilihannya guna menyerap aspirasi dari masyarakat khususnya di dapilnya.

Sejumlah keluhan maupun aspirasi yang diterima Jhon Kenedy di antaranya terkait permintaan pengadaan saluran air, perbaikan jalan, penerangan jalan. Selain itu, ada juga warga yang mengharapkan adanya bantuan beasiswa pendidikan bagi pelajar.

Warga berharap bahwa apa yang disampikan kiranya dapat diperjuangkan terutama bantuan-bantuan sosial lainnya. Sementara itu, Jhon akan memperjuangkan aspirasi warga. Terlebih, jika aspirasi itu lahir dan menjadi kesepakatan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) nanti.

“Aspirasi serta keluhan ini akan kita ajukan untuk bisa masuk ke dalam Musrenbang dengan segera,” ujar Jhon Kenedy.kepada awak media ini usai acara reses. Dia tidak akan tinggal diam melihat permasalahan masyarakat, terlebih yang berasal dari daerah pemilihannya (Dapil).

Dalam hal ini aspirasi yang telah disampaikan oleh masyakarat diminta dibuatkan proposalnya dan Dia akan Komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat bukan hanya karena statusnya sebagai wakil rakyat, tapi juga merupakan bentuk terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilihnya sebagai anggota dewan alias legislator.

“Aspirasi yang disampaikan di reses ini Insya Allah akan kami perjuangkan. Kami akan membantu melalui koordinasi lewat musrenbang yang diadakan di tiap kelurahan dan desa. Walau semua itu bertahap, kami akan berikan sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ucapnya.

“Insya Allah, kami akan upayakan mewujudkan kesejahteraan yang merata,” sambungnya. Jhon berharap agar masyarakat dapat turut serta mendukung dan mengawasi program pemerintah agar dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang ada.

"Ya berkat warga sini kami bisa duduk di anggota DPRD kabupaten PPU adalah berkat dukungan dan kerja keras mereka , makanya kami akan menampung dan memperjuangkan aspirasi mereka," pungkasnya.

(ADV)

SWARAREPUBLIKA.com, PPU - Untuk Memaksimalkan beberapa aset daerah ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Syahruddin M Noor menyoroti pemanfaatan Videotron yang ada di masing masing kecamatan. Menurutnya Aset Daerah yang ada saat ini hampir tidak ada yang disewakan padahal itu dapat dilakukan guna mempercepat pembangunan daerah.

Pemerintah kabupaten PPU memiliki Videotron yang tersebar di 4 kecamatan yang fungsinya hanya untuk promosi program daerah saja, Namun bagaimana aset ini dapat terjaga dengan baik satu yaitu perlunya perawatan yang harus dilakukan setiap OPD masing-masing, jelasnya.

" Yang namanya aset itu harus dijaga dan dirawat agar ter fungsikan dengan baik" Bagaimana cara menjaga aset bergerak dan tidak bergerak semua dilakukan dengan cara perawatan dan dipelihara, Senin (20/3/2023)

meskipun ada yang rusak dari beberapa aset tersebut bagian dari suatu kewajaran yang mungkin tidak didukung dengan anggaran atau karena keterbatasan anggaran. " Banyak aset yang ada jarang sekali untuk dilakukan untuk perawatan atau perbaikan tergantung pada sisi anggaran yang memang tidak dianggarkan".

Meski begitu, Syahrudin menegaskan seharusnya Pemkab PPU dapat mencari solusi segera. Agar aset tersebut tidak rusak semakin parah, dan akhirnya membutuhkan anggaran yang lebih besar.

“Videotron itu untuk dimanfaatkan agar ada PAD itu dibangun agar disewa oleh corporate,” kata Syahrudin. Pihaknya pada tahun ini juga telah menyatakan dukungan untuk meprioritaskan alokasi perbaikan. Dari hal ini diharapkan Pemkab PPU dapat segera melakukan perbaikan agar dapat segera dimanfaatkan.

"Untuk kedepannya, semua aset yang ada dan berpotensi menghasilkan PAD agar di berikan anggaran tersendiri guna pemeliharaan aset lebih terjaga perawatannya. Dibangun dan dibiayai dengan anggaran yang besar namun tidak memberikan pengaruh dan tidak ada kontribusi nya sangat disayangkan, pungkasnya.

ADV