Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com- Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) menjadi prioritas Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara. Sejauh ini, Dishub Kukar dikabarkan telah memasang tiga ribu lampu penerangan jalan umum (LPJU) baru di 16 kecamatan. Lampu-lampu ini dibiayai dana APBD-P tahun 2023.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan program ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang telah menerangi sebagian wilayah di Kukar. Ia mengungkapkan bahwa pemasangan LPJU baru disesuaikan dengan kondisi tiang listrik di setiap lokasi.

“Ada lokasi yang harus ditambah tiang listrik baru, karena belum ada yang tersedia. Ada juga lokasi yang hanya ditambah lampu, ornamen, dan jaringan, karena sudah ada tiang listrik yang siap pakai,” ujar Junaidi, Rabu (11/10/2023).

Junaidi menyebutkan, target Dishub Kukar adalah menerangi seluruh jalan poros di Kukar dengan 40 ribu LPJU. Untuk itu, Dishub Kukar bekerja sama dengan beberapa OPD lain, seperti DPMD dan Perkim.

“Kami mengharapkan masyarakat Kukar dapat merasakan kenyamanan dan keamanan saat beraktivitas di malam hari dengan adanya penambahan LPJU ini. Kami juga menghimbau masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas umum ini,” pungkasnya.(ADV/Diskominfo Kukar)

Sekretaris Disperindag Kukar Sayid Fathullah

TENGGARONG, SWARAREPUBLIKA .com - Kini pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat memasarkan produknya, melalui E-katalog. Yakni layanan online yang disediakan pemerintah daerah untuk pengadaan barang.

Hal ini menjadi kabar baik perkembangan pelaku IKM dan UMKM di Kukar. Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan bahwa dengan E-katalog, produk lokal bisa lebih mudah diakses oleh 58 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kecamatan, yang rutin membutuhkan berbagai barang. Pihaknya juga akan mengeluarkan Surat Edaran yang mewajibkan OPD untuk membeli produk UMKM dalam kegiatan mereka.

“Kami ingin produk-produk IKM dan UMKM di Kukar bisa bersaing dengan produk luar. Kami juga mendorong mereka untuk melengkapi sertifikat-sertifikat yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha mereka,” ujar Sayid, Rabu (11/10/2023).

Sayid menyebutkan bahwa pemerintah daerah memberikan fasilitas dan bantuan kepada sekitar 80 ribu pelaku IKM dan UMKM di Kukar. Ia berharap ada kerjasama antara semua pihak untuk membantu para pelaku IKM dan UMKM meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan mereka.

“Kami berharap para pelaku IKM dan UMKM di Kukar tetap kreatif, berkembang, dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan usaha mereka,” tukasnya.(ADV/Diskominfo Kukar)