Pengiriman logistik berupa surat suara untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan 9 Desember 2020 mendatang telah tiba.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menerima kedatangan logistik tersebut Jumlah surat suara yang diterima KPU Balikpapan sebanyak jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) ditambah 2,5 % dari setiap Tempat Pemungutan Suara(TPS) di kota Balikpapan.

Seperti yang dikatakan ketua KPU kota Balikpapan Noor Thoha bahwa surat suara telah tiba dan sudah dibongkar dari pelabuhan untuk dimasuk dalam gudang KPU.

"Jadi surat suara itu tadi pagi dibongkar di Pelabuhan dan hari ini sudah masuk ke gudang KPU,"kata Noor Thoha, digudang penyimpanan surat suara, Jumat (20/11/2020) "Jumlah surat suara yang diterima ialah, sejumlah DPT atau 454.999 ditambah 2,5% dari tiap-tiap TPS bukan dari jumlah DPT" lanjutnya.

Thoha menjelaskan surat suara yang diterima KPU masih dalam bentuk kotakan atau pak, dimana dalam masing - masing pak terdapat 2000 lembar surat suara.

"Surat suara yang masih dalam kemasan ini, dalam waktu dekat akan langsung dilakukan penyortiran, apakah betul isinya 2000 lembar atau kurang dari itu, jika kurang akan dicatat dengan sebutan kurang kirim"jelasnya.

JjMasih Noor Thoha " selain kurang kirim, jika dalam penyortiran ada berapa yang rusak yang kategorinya ada robekan, ada bolongan, atau ada bercak tinta, warna pudar, semuanya akan disisikan, nantinya kurang kirim dan rusak ini akan kita kirim kembali dan mintakan ganti ke pabriknya,”tambahnya.

Thoha juga mengatakan, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terdapat 443,243 yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap(DPT), dan harus kami pastikan jumlah surat suara yang datang jumlahnya harus mencukupi.

"Untuk mengantisipasi kekurangan , maka disetiap TPS dilakukan penambahan sebanyak 2,5% dari jumlah DPT di TPS , jadi jika ada pecahan maka pembulatannya ke atas, maka surat suara yang akan diDrop ke TPS sudah tentu lebih, guna kelancaran dalam berjalanya proses Pencoblosan"pungkasnya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar sosialisasi terkait pemungutan dan penghitungan suara kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kelurahan Batu Ampar dan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.

Sosialisasi tersebut merupakan salah satu program Kecamatan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanggal 9 Desember mendatang. Kegiatan yang berlangsung, Kamis (19/11/2020) diaula Kecamatan menghadirkan narasumber dari salah satu Komisioner KPU yakni Mega Feriany Ferry

"Ini merupakan salah satu program yang dimiliki kecamatan, maka dari itu meminta KPU untuk menjadi narasumbernya,"ujar Mega Mega mengatakan hadirnya KPU menjadi narasumber tentu menjadi kesempatan bagi KPU untuk sekaligus mensosialisasikan tahapan pilkada terkait pencoblosan.

"Kondisinya saat ini berbeda, pelaksanaan pilkada ditengah pandemi, maka penting bagu KPU melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang tata cara pencoblosan dan pemungutan suara," kata mega.

Sebanarnya poin penting dalam sosialisasi kali ini dengan mengedukasi masyarakat dengan kondisi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang nantinya sedikit berbeda dari biasanya, yakni dimana setiap TPS wajib menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) covid-19.

"Nantinya petugas KPPS akan berbeda dari biasanya, dimana seluruh petugas KPPS harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap,"tuturnya "Bukan hanya itu saja, pemilih yang datang ke TPS pun akan diberikan masker dan sarung tangan,"tambahnya.

Sementara itu, Camat Balut Fachrul Razji menjelaskan sosialisasi tersebut merupakan salah satu program yang dimiliki kecamatan Balikpapan Utara. Mengingat kondisi saat ini ditengah pandemi covid-19, maka peserta yang hadir dibatasi agara tidak terjadi penyebaran cluster baru.

"Dalam kegiatan kali ini, kita harus betul-betul menerapkan Protokol Kesehatan, mengingat Kota Balikpapan masih terus meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid -19 yang masih menyelimuti kota Beriman ini, untuk itu peserta sosialisasi ini kami batasi"kata Fachrul.

Tidak lupa Fachrul menghimbau kepada seluruh RT agar selalu menjaga lingkungan masing-masing, serta menjaga kondusif kota Balikpapan menjelang Pilkada.

Ketua pemilihan umum (KPU) Kota Balikpapan saat ini tengah disibukan dengan persiapan logistik, mengingat penyelenggaraan Pilkada Balikpapan sudah semakin dekat.

Hingga hari ini logistik yang sudah tiba dikantor KPU baru mencapai 40 persen, dan kemungkinan akan sepenuhnya tiba dikantor KPU beberapa hari kedepan.

Hal tersebut dibenarkan Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha, saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan singkat Whatsapp (Wa) miliknya, Kamis (19/11/2020) "Logistik yang baru diterima KPU baru sekitar 40 persennya saja, dan itu tidak termasuk dalam kertas suara, hanya Tinta, Sarung Tangan dan Lainnya," kata Thoha.

"dipastikan beberapa hari kedepan semua logistik sudah masuk di Balikpapan"lanjutnya. Sedangkan untuk logistik kertas suara tidak termasuk didalam logistik yang sudah tiba sekarang ini.

"Semua logistik dipastikan akan tiba semua, termasuk kertas suara, kemungkinan hari ini sudah ada di pelabuhan Balikpapan, tapi belum dibongkar semuanya,"ujar ketua KPU.

"Kertas suara harus dikirim keseluruhannya, tidak boleh dikirim bertahap, jadi dari 40 persen yang sudah masuk di kantor KPU tidak termasuk kertas suara,"Pungkasnya.

Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan hanya menyisakan beberapa hari lagi. Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan berencana akan melakukan simulasi tentang tata cara pemungutan suara.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU Divisi Teknik Penyelenggara Mega Fariany Ferry , S.kom, saat berada dikantornya, Jln Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, Selasa (17/11/2020).

Mega Mengatakan bahwa Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai tatacara pencoblosan yang mana berbeda dengan Pemilu sebelumnya karena Pemilu kali ini dilakukan ditengah Pendemi Covid-19.

"Simulasi pemungutan suara itu penting, agar dapat memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, jika Pilkada kali ini ditengah pandemi covid-19 tentu ada penyesuaian yang harus dilakukan," kata Mega.

Lebih lanjut Mega menuturkan, pelaksanaan simulasi akan dilaksanakan ditanggal 21 November mendatang, yakni di TPS 36 yang berada di Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur (Baltim).

"Simulasi merupakan salah satu bagian dari tahapan sosialisasi yang dilakukan KPU ke masyarakat guna memberi pemahaman dalam melaksanakan pemungutan suara di TPS." jelas Mega.

Dalam simulasi nantinya, yang bertugas menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bisa saja di perankan oleh petugas PPK maupun PPS setempat, bahkan bisa juga anggota KPPS yang memang bertugas di TPS tersebut.

"KPU bukan hanya melakukan simulasi saja, akan tetapi KPU akan memberikan edukasi dan informasi ke masyarakat, jika ketika mereka datang ke TPS dipastikan bebas dari penyebaran covid-19"bebernya.

Dikarenakan, selama pelaksanaan pemungutan suara hingga penghitungan suara, semua berjalan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) covid-19 dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Sementara itu, selama pelaksanaan simulasi pemungutan suara, nantinya KPU akan menggunakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada di TPS tersebut.

Mega juga mengungkapkan, "setelah dilaksanakannya simulasi pemungutan suara, KPU berencana akan mencanangkan tempat tersebut menjadi Kampung Demokrasi yang berfungsi untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada."pungkasnya

 

SWARAREPUBLIKA-KPU Kota Balikpapan melaksanakan debat publik pendalaman visi dan misi pasangan calon walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020.

Debat Publik Pilkada Balikpapan diselenggarakan dihotel Novotel Balikpapan dengan Di hadiri ketua KPU propinsi, Bawaslu, dan menghadirkan 5 panelis serta Calon walikota Rahmad Mas'ud dan calon wakil walikota Thohary Aziz, Rabu(11/11/2020).

Selama debat berlangsung semua para undangan yang hadir dan pasangan calon harus mengikuti aturan dari pemerintah kota dengan gugus tugasnya protokol kesehatan covid 19 harus dilaksanakan.

Dari beberapa tema yang disampaikan oleh salah satu panelis yaitu peningkatan PAD Balikpapan masih stag diangka 700 miliar di tahun 2018, padahal Balikpapan berpotensi bisa mencapai diangka 1Triliun. Sepanjang Tahun 2013-2016 direktur Perusda Purbawidjaya sudah menyetorkan PAD nya 10 miliar kepada pemerintah Kota.

Dalam kurun waktu sel ma 5 tahun yaitu di tahun 2018 bahwa perusda menyetor. Dengan melihat pertumbuhan akan kontribusi perusahan daerah pastinya pemerintah akan bekerja sama dengan semua perusahaan atau stake holder.

Guna mendongkrak pendapatan perusda, ditambah dengan adanya BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dengan meluncurkan program kemudahan langsung produk investasi kontruksi. Dengan memiliki lahan seluas 140 Hektare dikawasan industri Kariangau Balikpapan masuk dalam program kemudahan langsung investasi kontruksi.

Prof.Dr Hj Aji Ratna Kusuma, MSI, menyampaikan bahwa dengan kondisi seperti sekarang ini sulit untuk laju dalam peningkatan PAD butuh waktu sekitar 1 tahun hingga 2 Tahun untuk memulihkan kondisi ini mennjadi normal kembali.

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan dalam waktu dekat akan kembali menggelar Debat Publik Pendalaman Visi dan Misi Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota 2020. Meski sempat tertunda dikarenakan Ketua KPU Balikpapan terkonfirmasi positif covid-19, akhirnya KPU kota Balikpapan akan melaksanakan debat kembali.

Saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Sekretaris KPU Sabrani yang karib disapa Alex membenarkan jika KPU dalam waktu dekat akan melaksanakan debat kembali.

"Jika tidak ada halangan, KPU akan melaksanakan debat publik kembali, meskipun sempat tertunda kemungkinan dalam waktu dekat akan dilaksanakan,"kata Sabrani diruang kerjanya, Kamis (5/11/2020).

Alex menambahkan, untuk lokasi debat sendiri tidak ditempat yang sebelumnya melainkan akan dilaksanakan ditempat yang berbeda.dalam pelaksanaan debat nantinya akan lebih mengetatkan dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 "Kita akan perketat protokol covid-19, apakah nanti akan disemprot cairan desinfektan terlebih dahulu sebelum acara dimulai sesuai dengan Protap yang ada,"ujarnya.

Alex mengungkapkan, untuk tim panelisnya dalam acara debat nanti masih menggunakan panelis yang sebelumnya dan tidak ada pergantian panelis. Untuk kehadiran Ketua KPU sendiri nantinya, Alex belum bisa memastikan hadir atau tidaknya Ketua KPU. "Memang hari ini sudah selesai waktu isolasinya, tapi kita masih menunggu hasil swab selanjutnya,

Jika memang tidak bisa memungkinkan untuk hadir, ya.. terpaksa harus kembali melanjutkan isolasinya kembali,"pungkasnya

 

SWARAREPUBLIKA-Pemilihan kepala daerah(Pilkada) kota Balikpapan sudah semakin dekat, segala persiapan terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan.

Salah satunya menyiapkan logistik untuk pelaksanaan Pilkada nanti, baik itu Kertas Suara, Bilik Suara serta Perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sekretaris KPU Sabrani menuturkan, jika dalam waktu dekat ini logistik untuk Pilkada akan segera datang, mengingat pelaksanaan Pilkada Balikpapan sudah semakin dekat.

"Kemungkinan ditanggal 20 November ini logistik pilkada, sudah datang semua, baik itu kertas suara, bilik suara dan lainnya,"kata Sabrani "untuk selanjutnya KPU akan sibuk dengan persiapan menyortir kertas suara dan perlengkapan yang lainnya, untuk surat suara sendiri yang disiapkan KPU sebanyak 450 ribu,” ungkapnya.

Sedangkan untuk bilik suaranya nanti KPU akan menyiapkan bilik khusus, selain Bilik suara yang biasa, yang mana bilik suara khusus tersebut akan digunakan untuk pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdeteksi suhu badannya melebihi dari 37 Derajat Celsius.

"Nanti pemilih yang datang harus di cek suhu tubuhnya, jika terdeteksi lebih dari 37 derajat, maka pemilih tersebut diarahkan oleh petugas KPPS untuk mencoblos di bilik khusus yang sudah disiapkan,"jelasnya "Untuk bilik suara yang diatas 37 derajat memang terpisah, jangan sampai timbul cluster baru dalam penyebaran covid-19 saat pilkada nanti,"tandasnya.

Kemudian, untuk logistik penyelenggaraan Pilkada semua harus sudah selesai disortir bulan ini, jadi ditanggal 3 Desember semua logistik yang ada di KPU sudah di distribusikan di Enam Kecamatan yang ada di Balikpapan.

SWARAREPUBLIKA-Pilkada Kota Balikpapan tersisa kurang lebih satu bulan setengah, 9 Desember 2020 adalah hari dimana seluruh masyarakat Balikpapan untuk dapat hadir ke TPS untuk melakukan pencoblosan.

KPU Kota Balikpapan terus melakukan sosialiasi kepada seluruh masyarakat Balikpapan mulai dari timur , utara, selatan, kota, barat, dan tengah, semua sudah tersampaikan, Sabtu(31/10/2020).

Sekretaris KPU Kota Balikpapan Sabrany mengatakan Bahwa KPU sudah melakukan segala cara dalam bersosialisasi terkait di hari pencoblosan 9 Desember 2020.

Mulai dari pemasangan spanduk baleho bahkan media cetak, media online semua sudah dilakukan dan dilibatkan untuk mempercepat agenda sosialisasi ini.

Sebagai penyelenggara pemilu KPU kota Balikpapan ditengah pandemi covid 19 terus bersosialisasi dengan turun kejalan jalan, agar tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan tahun 2020 bisa meningkat, kata Sabrany.

Selain dari itu untuk lebih mengingatkan kepada masyarakat Balikpapan untuk tidak golput dan hadir/ datang ke TPS nya masing masing untuk mencoblos, terangnya.

Masih Sabrany, sosialisasi ini kedepannya akan membagi bagikan masker dan rencana nya akan menyasar ke cafe cafe dengan melibatkan pemusik jalanan atau dengan yang biasa disebut pengamen, tegas Sabrany.

 

 

SWARAREPUBLIKA.com-Dengan adanya salah satu komisioner KPU yang terkonfirmasi positif covid 19 suasana aktivitas di gedung KPU tetap berjalan meskipun sementara seluruh staf diliburkan.

Seluruh staf KPU Kota Balikpapan sudah menjalani tes SWAP PCR dari 54 yang menjalani tes ini diharapkan untuk tetap istirahat selama libur panjang ini.

Komisioner KPU Kota Balikpapan Mega Fariany Ferri menyampaikan lewat Via WhatsApp nya bahwa seluruh nya yang melaksanakan SWAB Alhamdulillah hasilnya terkonfirmasi negatif,JUMAT(30/10/2020).

Kelanjutan Untuk debat selanjutnya seluruh komisioner belum dapat melaksanakan pleno karena masih isolasi mandiri dengan menunggu ketua komisioner Noor Thoha sudah bisa keluar dan aktif kembali bekerja,jelas Mega.

Dengan adanya debat yang tertunda tentunya ada tahapan tahapan yang harus disusun kembali. Kesiapan untuk logistic dan kesiapan seperti sosialisasi masih tetap berjalan seperti biasa, kata Mega.

Berbicara soal tema kami harus melakukan pleno terlebih dahulu karena debat pertama tertunda tentunya debat selanjutnya pastinya berbeda tapi dilihat nanti seperti apa hasilnya setelah pleno, ungkap Mega.

RS

SWARAREPUBLIKA-KPU Kota Balikpapan Akan menyelenggarakan Debat Pilkada dalam pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020.

Kesekretariatan KPU Balikpapan telah mempersiapkan dua agenda debat Publik yang telah disepakati bersama oleh pasangan calon guna mempertajam visi dan misi serta program-program kerja yang dapat mensejahterakan masyarakat Balikpapan pada umumnya.

Ketua KPU Noor Thoha mengatakan di bulan Nopember KPU sudah disibukkan dengan adanya logistic.

Dan kegiatan Debat ini tentu harus dipersiapkan secara matang serta membentuk tim analisis yang betul betul berkualitas.

Masih thoha, dalam debat tersebut rencana yang akan disepakati oleh pihak pasangan calon ada 2 Debat.untuk pasangan calon ini pada saat saat Debat semua harus menggunakan peraturan covid 19.

Oleh karena nya KPU mempersiapkan agenda kegiatannya, namun dengan adanya batasan jumlah besarnya yang hadir tidak boleh kurang dari 50 orang,pungkasnya.

 

Senin-(26/10/2020)Dengan dinyatakan nya ketua KPU Kota Balikpapan positif covid 19 seluruh jajaran staf KPU menjalani proses pemeriksaan SWEB polymerase chaian reactoin (PCR).

Sekretaris KPU Balikpapan Sabrani menyampaikan pemeriksaan SWAB ini dilaksanakan di Tirta Medical Center yang beralamat jl Ruhui rahayu no 121 Gn Bahagia Balikpapan Selatan, Pemeriksaan SWAB dilaksanakan mulai pukul 09:00 dan akan menerima hasilnya pada hari Selasa (27/10/2020)

Masih Sabrani, Setelah dinyatakan dari hasil SWAB ketua KPU Noor Thoha sedang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, semua staf wajib mengikuti pemeriksaan SWAB PCR. Hari Senin 26/10/2020 ada sekitar 40 staf yang menjalani tes SWAB PCR ini.

hal ini dilakukan karena adanya arahan gugus tugas demi kenyamanan dan kesehatan bersama.,jelas Sabrani. Dari hasil SWAB seluruh komisioner untuk beristirahat dirumah sampai menunggu hasil SWAB PCR keluar, begitu juga dengan staf yang lainnya,tegas syabrani.

Kami akan selalu berkordinasi dengan gugus tugas dan akan melakukan penyemprotan diseluruh area kantor KPU Balikpapan.,pungkasnya.

SWARAREPUBLIKA-Dengan di tundanya Debat Publik I pemilihan calon wali kota dan calon wakil walikota Balikpapan yang dilaksanakan di hotel grand djokro Sepinggan Balikpapan Sabtu 24/10/2020 terhenti seketika dengan suatu alasan.

Hal ini terkonfirmasi bahwa ketua KPU kota Balikpapan Noor Thoha memang betul beliau terkena Corona"dan dihari yang sama disela acara segera dimulai beliau sempat hadir sore guna memonitor ke acara yang akan berlangsung.

Sekretaris KPU Kota Balikpapan Sabrani mengatakan penundaan kegiatan acara debat Publik akan segera meminta rekomendasi dari gugus tugas karena kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu 24/10/2020 sudah berjalan dan jelas ada anggaran yang akan dikeluarkan yang kami butuhkan adalah payung dari penundaan ini.

Masih Sabrani, karena kegiatan ini hanya kegiatan ditingkat daerah biaya yang dikeluarkan kurang lebih mencapai Rp 200 juta untungnya saja kegiatan ini bukan kegiatan nasional bisa miliaran tapi apa pun itu semua tetap akan di selesaikan.

Kami sudah berkordinasi dengan ketua DPRD kota Balikpapan yang akan memback up kami selaku penyelenggara untuk dikordinasikan kepada gugus tugas dan dinas kesehatan, jelas Syab.

Syukur Alhamdulillah ketua DPRD Abdulloh S sos merespon kami karena kami butuh payung penundaan dari pada kegiatan yang sudah tertunda ini,pungkasnya.