Balikpapan,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menunda pelaksanaan pelantikan calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk tingkat Kelurahan. Dimana semula KPU menjadwalkan pelantikan anggota PPS akan dilaksanakan hari ini, Minggu, 22 Maret 2020 serentak di enam kecamatan.

Saat dikonfirmasi melalui via telepon terkait kebenaran penundaan tersebut, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha membenarkan jika pelantikan PPS hari ini ditunda sesuai dengan surat edaran KPU-RI Nomor 4 Tahun 2020 tentang panduan tindak lanjut pencegahan penularan infeksi virus corona.

Maka dengan adanya surat edaran tersebut, baik KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia melakukan penundaan untuk pelantikan, akan tetapi untuk Kabupaten/Kota yang tidak terdampak virus corona, kemudian jika pemerintah setempat tidak mempermasalahkan, maka pelantikan bisa dilaksanakan.

Sementara itu, untuk Balikpapan yang juga menerima surat edaran dari KPU Provinsi terkait larangan untuk mengumpulkan masa dalam jumlah banyak, maka opsi penundaan itulah yang menjadi pilihan KPU Balikpapan. Thoha juga menambahkan, penundaan pelantikan yang dilakukan KPU Balikpapan belum dapat dipastikan, karena didalam surat edaran tersebut tidak dicantumkan sampai kapan penundaan pelaksanaan pelantikan. 

Penundaan pelantikan PPS bagi KPU Balikpapan tidak berpengaruh dengan agenda kegiatan yang ada. Dikarenakan untuk Balikpapan saat ini tidak ada calon yang lolos melalui jalur perseorangan, karena PPS saat dilantik tugasnya memverifikasi secara vaktual jumlah dukungan kalo ada calon perseorangan yang lolos.

Akan tetapi nanti bisa menjadi terhambatnya saat pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), karena pembentukan PPDP sudah dilakukan bulan Maret sampai April.

Disamping itu juga dengan adanya dampak virus corona saat ini, tentu saja mempengaruhi KPU untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

 

KAMIS,19/3/2020,KPU Kota Balikpapan telah menyelesaikan sebagian agenda kegiatannya untuk proses terlaksananya persiapan pilkada Kota Balikpapan Dalam pemilihan walikota dan wakil walikota tahun 2020.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyampaikan secara tegas terkait dengan kegiatan KPU kedepannya sebagaimana telah disampaikan oleh pemerintah Pusat adanya penyebaran inveksi Corona virus diseasi 19 (Covid 19) diseluruh Indonesia melakukan "lockdown".

Untuk di Balikpapan sendiri sudah melakukan "lockdown"sesuai arahan dari pemerintah RI.

Sesungguhnya untuk kegiatan KPU tentunya menyesuaikan dengan seluruh intruksi protokoler baik dari pemerintah RI, pemerintah propinsi maupun pemerintah daerah dalam hal ini terkait pengumpulan masa yang melibatkan orang banyak,tegasnya.

KPU mengambil langkah strategi lain pengumpulan masa yang sifatnya sosialisasi semuanya akan dipending, tapi jika itu pengumpulan masa sifatnya menjadi kewajiban tahapan seperti pelantikan PPS itu tidak bisa dihindari.

Dengan demikian KPU sudah memikirkan dari jauh hari sebelumnya kegiatan tersebut dilakukan tersentral dari satu tempat ngumpul bersama, sekarang akan diparsialkan atau dipecah pecah menjadi setiap kecamatan, Setiap PPS Akan dilantik masing masing kecamatan.

Dari sisi tata acara dipersingkat yaitu tidak adanya sambutan dan ucapan selamat pada saat memasuki tempat acara akan disiapkan sanitizer , sangat diharapkan dan diusahakan peserta bawa masker, tentu jarak peserta akan diatur,kata Thoha.

Inilah bagian dari upaya KPU membantu menahan sebaran Corona ini, karena kegiatan KPU tidak dapat dihindari kecuali ada hal hal yang sifatnya sosialisasi pastinya akan ditunda.

Inti dari wabah yang mendunia ini tentunya Instruksi tetap dilaksanakan dengan menjaga kebersihan dan pola makan yang sehat, dengan memperpendek acara kurangi berkumpul dengan orang banyak,ungkap Thoha.

Jumat, 13 Maret 2020 BALIKPAPAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan kembali melanjutkan tahapan seleksi tes wawancara calon anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara), setelah sebelumnya dilakukan tes tertulis.

Tahapan tes wawancara calon anggota PPS berlangsung di Hotel Horison Sagita, Gn. Malang, berakhir Kamis, (12/3/2020) lalu. Tes wawancara berlangsung dua hari ini, untuk 34 kelurahan. Sehari KPU dapat melakukan tes wawancara sedikitnya 17 Kelurahan dari 34 Kelurahan di enam Kecamatan, di Balikpapan.

Dipastikan kenetralan menjadi penting bagi setiap calon anggota PPS yang lulus wawancara dan menjalankan tugasnya. Bahkan tidak berafiliasi dengan Partai Politik (parpol) atau tim sukses manapun. Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha, akan melakukan tindakan tegas bilamana anggota PPS tidak menjaga kenetralan dalam tugasnya. Atau dapat diberhentikan dari tugasnya bila terjadi pelanggaran etik PKPU.

"Mengingat netralitas merupakan harga mati dari penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu), jika penyelenggara pemilu tidak netral. Maka akan menjadi musibah besar dihadapi penyelenggara pemilu, khususnya KPU," tegas Noor Thoha.

"Meski, penyelenggaraan pemilu sendiri sebenarnya, diawasi melalui pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) baik dari sisi proses, pidana dan etika," jelasnya.

"Jika terdapat kesalahan proses, maka Bawaslu hanya cukup memberikan rekomendasi ke KPU, dan setelah diterima, KPU segera memperbaiki kesalahan proses tersebut," urainya.

"Namun jika terdapat tindak pidana, tindakan pertama Bawaslu dan KPU, melaksanakan proses. Bila benar ada indikasi pidana, contoh penggelembungan suara, atau ada unsur pidana lain, maka menjadi pidana umum," bebernya.

Selanjutnya, bilamana terjadi pelanggaran etika dilakukan anggota PPS. Noor Thoha mencontohkan, ikut melakukan musyawarah bersama tim sukses Pasangan Calon (paslon), penanganannya dan penyelesaiannya, cukup KPU. "Tudak perlu sampai ke Dewan Kehormatan Pengawas Pemilu (DKPP)," tandas Noor Thoha.

Penulis:Agus

Editor.  :Ahmad Y

RABU,11/3/2020,KPU Kota Balikpapan telah menyelesaikan satu agenda tes seleksi tertulis PPS dan sudah menghasilkan nama nama yang sudah ditetapkan dan diumumkan pada tanggal 7 maret 2020 , tidak sampai disitu saja masih ada tahapan berikutnya dengan mengikuti tes wawancara.

Tes seleksi wawancara ini dilaksanakan dihotel Horison gunung malang yang didampingi oleh petugas PPK dan dihadiri oleh bawaslu Kota Balikpapan.

Komisioner KPU Kota Balikpapan Mega Fariany Ferry S,Kom menyampaikan dari hasil seleksi tes tertulis sudah ditentukan disetiap kelurahan dengan berdasarkan aturan paling banyak 6 orang atau dua kali kebutuhan dari PPS itu sendiri.

Kata Mega," proses tahapan perekrutan PPS diseleksi wawancara sedang berlangsung yang dibagi menjadi 2 hari ,untuk hari pertama ini seleksi  di bagi 6 kecamatan di 17 kelurahan begitu pula dihari kedua dengan jumlah yang sama.

Masih Mega ,untuk proses perekrutan PPS dalam tes wawancara ini kisi kisinya seputaran tentang pengetahuan si calon tersebut, kemudian  bagaimana tugas dan wewenang serta tanggung jawab sebagai petugas PPS itu.

Para calon PPS ini juga dilihat dari rekam jejaknya baik yang berpengalaman maupun yang belum berpengelaman didalam kepemiluan.

Masih Mega, tes wawancara ini juga akan membahas serta mengkonfirmasi tanggapan masyarakat yang masuk dari proses tes tertulis sampai proses seleksi tes wawancara ini.

Satu hal yang perlu diketahui komponen penilaianya untuk menjadikan sicalon ini menjadi terpilih adalah dengan dilihat dari bobot hasil tes tertulis 30% ditambah dengan 70% bobot hasil seleksi wawancara ujungnya nilai nilai itu akan digabungkan dan dari nilai tersebut akan diberi rangking dari yang tertinggi sampai yang terendah,jelasnya"

Karena anggota PPS perkelurahan hanya dibutuhkan 3 orang saja maka yang berhak menduduki diposisi 1,2 dan 3 itulah yang dinyatakan lolos sisanya akan dijadikan cadangan .tegas Mega". 

SABTU,7/3/2020,KPU Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan pelantikan sekretariat panitia pemilihan kecamatan se kota Balikpapan pada pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan tahun 2020.

Kegiatan pelantikan ini diselenggarakan di Aula KPU kota Balikpapan dengan dihadiri sejumlah para undangan seperti Bawaslu , Kesbangpol,Danramil, kapolda sekota Balikpapan, kabag pemerintahan , camat ,rohaniawan,serta perwakilan dari walikota.

Ketua KPU Kota Balikpapan menyampaikan bahwa ditingkat kecamatan sudah ada sekretariat yang sudah dilantik ada sekretaris ,bendahara dan bagian tekhnis, yang mendampingi 5 anggota PPK .

Tentu semuanya  tanggung jawab yang sama terhadap penyelenggaraan pilkada ditingkat kecamatan sesuai dengan jobdisk nomor 66 yang diterbitkan oleh KPU bahwa jajaran sekretariat di SK kan oleh walikota dan dilantik oleh Kpu,jelas thoha.

Setelah pelantikan ini diharapkan lurah atau camat untuk menfasilitasi seperti tempat meskipun ini tanggung jawab pemerintah kota dan tentunya harus dikawal agar teman teman PPK tidak lontang lantung dikarenakan tidak ada tempat.ungkap Thoha."

RABU,4/3/2020,KPU Kota Balikpapan melaksanakan Seleksi tertulis untuk calon anggota panitia pemungutan suara (PPS) pada pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020.

Kegiatan seleksi tertulis PPS ini dirangkai secara keseluruhan di sebuah hotel Horison sagita Gunung Malang. Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah lanjutan dari pada rekrutmen PPS , untuk dikelurahan tentunya memerlukan petugas PPS dengan jumlah yang dibutuhkan sebanyak 3 orang , akan tetapi KPU akan melakukan tes sebanyak 2 kali untuk kebutuhan PPS dengan jumlah 6 orang.

Syukur alhamdulillah sebagian besar seluruh kelurahan terpenuhi kecuali ada 2 sampai 3 kelurahan yang tidak terpenuhi itu juga sudah mencapai angka 5 bahkan 4 insya allah aman kata Thoha.

Untuk tes kali ini pesertanya sangat banyak dan berbeda dengan periode yang terdahulu, yang mana untuk menjadi petugas PPS itu harus rekomendasi dari lurah, untuk sekarang ini PPK,PPS,dan KPPS direkrut secara terbuka dengan mempertaruhkan kemampuan dan pengetahuan serta kapasitas mereka,ungkapnya.

Dalam hal tes tertulis ini akan dijaring yang sifatnya umum saja seperti pengetahuan umum soal kepemiluan,tentang pemungutan serta penghitungan rekapitulasi setelah tes tertulis ini akan di ambil 6 orang dimasing kecamatan.

Dari 6 orang ini nantinya akan dilakukan tes wawancara setelah tes wawancara akan mengerucut menuju ke integritas, dan kemampuan IT "ini yang paling penting" jelas Thoha. Untuk tes PPS ini yang masuk dalam daftar ada 254 peserta terkait dengan yang hadir sekarang belum dikonfirmasi semoga saja hadir semua dalam tes tertulis ini,tegas Thoha."

Penulis:Agus T

BALIKPAPAN,4/3/2020,Dengan menjalankan program  goes to school (GTS) KPU Kota Balikpapan terus mensosialisasikan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk dipilkada Balikpapan 23 september 2020 .

Program lanjutan KPU Balikpapan adalah Goes To Campus di POLTEK Balikpapan, tentu segmennya sedikit berbeda dengan Goes To School yang pendalaman materinya tentang pengetahuan pengetahuan dasar tentang kepemiluan ditingkat SLTA.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan dengan program Goes To Campus ini jelas mahasiswanya sudah berusia 17 tahun artinya sudah memiliki hak pilih.

Maka segmen yang di sampaikan lebih mengarah kepada pertimbangan seperti halnya "siapa yang kira-kira akan dipilih dan pertimbangan apa yang digunakan ketika mahasiswa ini sedang memilih dan seperti apa kedepannya jika memilih calon tertentu"

Masih Thoha,menginginkan kepada mahasiswa mahasiswa ini untuk tidak terkontaminasi terseret pada politik praktis,ini yang sangat dikhawatirkan, mahasiswa punya peran penting terhadap jalannya demokrasi.

Sangat diharapkan kepada mahasiswa untuk mampu mendobrak perjalanan politik yang sudah sedikit "miring" , sangat diperlukan kepada seluruh mahasiswa yang ada diperguruan tinggi di Balikpapan pastinya masih banyak yang memiliki idialisme yang tinggi, pemikiran yang jernih,jelas Thoha.

KPU sudah menjajaki Poltek Balikpapan,Uniba, Stikom,dan ITK dengan harapan mimpi besar KPU dapat terwujud sehingga KPU Kota Balikpapan Dalam pelaksanaannya berjalan sesuai program dan tentunya tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih tinggi ,ungkap Thoha.

BALIKPAPAN,Program sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan bertajuk "Goes To School" baik SMA dan SMK masih terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan.

GTS kali ini menyambangi SMAN 2 Balikpapan, Jln.Soekarno Hatta Km 1.5, Strat 4, Balikpapan Utara yang dihadiri langsung Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha yang didampingi Sekretaris KPU Syabrani,(SENIN,2/3/2020).

Bertindak sebagai pembina upacara Noor Thoha menyampaikan dalam membangun suatu bangsa harus memiliki jiwa yang sehat. Pemilu merupakan wujud dari Demokrasi, jika suatu negara tidak memiliki yang namanya pemilu, maka negara tersebut tidak berdemokrasi.

Thoha juga menambahkan di SMAN 2 ini potensi untuk meningkatkan jumlah pemilih bagi pemula sangat besar hingga mencapai 60 persen dari jumlah murid keseluruhan yang mencapai 900 orang. Sehingga jumlah tersebut merupakan potensi yang sangat besar untuk membangun agar para pelajar tumbuh daj memiliki kesadaran untuk menggunakan hak pilihnya saat pilkada nanti.

KPU berharap besar terhadap partisipasi pemilih dari para pelajar yang merupakan pemilih pemula, selain itu KPU menaruh harapan besar akan kesadaran pelajar bukan hanya menggunakan hak pilih, tapi bagaimana nantinya pelajar dapat tumbuh dan besar di masyarakat sehingga menjadi penyelanggara juga kedepannya. 

Thoha juga menghimbau kepada pelajar yang memiliki hak pilih, untuk memilih pemimpin yang baik, baik dalam artian taat beribadah, memiliki visi misi dan program kerja yang baik dan jelas, sehingga dapat menghindari yang namanya "money politic".

KPU yakin pemilih pemula memiliki visioner dan mempunyai idealisme yang tinggi, maka dari itu KPU akan berusaha terus untuk membentengi pemilih pemula agar tidak terkontaminasi dengan yang namanya "money politic". KPU berharapa di Pemilu nanti, terdapat barisan dimana pemilih pemula yang benar-benar steril dari yang namanya "money politik".

SABTU,29/2/2020,KPU Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah janji dan pelantikan panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada pemilihan walikota dan wakil walikota Balikpapan Tahun 2020.

Dalam pelantikan PPK ini diselenggarakan di Hotel Royal Suite Balikpapan yang dihadiri walikota Balikpapan yang diwakilkan Asisten 1,jajaran forkopimda,polresta ,Danlanal, Danlanud , Kejaksaan,pengadilan negeri , Danramil,kesbangpol,Ketua IWAPI ,tokoh  agama, tokoh paguyuban,tokoh wanita dan rekan rekan dari partai Politik.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyampaikan terkhusus kepada anggota PPK yang sudah dilantik tentu saja peserta yang sudah terpilih ini sudah tentu regulasi  serta aturan harus betul betul dikuasai.

Masih Thoha sangat diharapkan kepada petugas PPK untuk lebih menjaga Netralitas karena jika tidak terjaga netralitas ini Pilkada ini dianggap Cacat ,sangat diharapkan kepada rekan rekan media dan seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi kinerja dari petugas PPK , PPS dan seluruh penyelenggara Pilkada ini .

Setelah pelantikan ini akan diberikan pembekalan agar petugas PPK ini tahu akan tugas , kewajiban dan wewenangnya kemudian  etik tentunya harus bisa bersikap dalam  berbicara salah satunya seperti apa cara hidup dalam bermasyarakat , kemudian pengawasan internal jika ada melakukan pelanggaran tentu ada sangsi yang diberikan oleh KPU baik sangsi etik dan sangsi pidana,tegas Thoha."

Asisten 1 Saiful Bahri menyampaikan selamat atas keberhasilan kepada seluruh petugas PPK yang sudah dilantik , sebagaimana diketahui bersama bahwa pemilu adalah salah satu perwujudan pelaksanaan demokrasi yang pada prinsipnya diselenggarakan sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam memilih kepala daerahnya .

Salah satu tolak ukur keberhasilannya tingginya tingkat partisipasi masyarakat karena dengan semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya maka semakin tinggi tingkat legitimasi sebuah pemilu itu sendiri,ungkap Bahri."  

BALIKPAPAN,KPU Kota Balikpapan ikut ambil Bagian dalam memeriahkan event ( pawai budaya ) dan ini merupakan suatu kehormatan untuk bisa tampil dalam memeriahkan Hut Kota Balikpapan 123  Tahun 2020.

Dengan mengikuti event tersebut mendapat respon yang positif  oleh pemerintah Kota , KPU Propinsi , bahwasannya KPU Kota Balikpapan berusaha tampil beda untuk mendongkrak partisipasinya untuk hadir disetiap event yang ada didaerah sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat,(23/2/2020).

Noor Thoha menyampaikan Bahwa harapan kedepannya seluruh masyarakat berbondong bondong untuk melaksanakan hak pilihnya Dan tentunya melahirkan pemimpin yang berkualitas serta berintegritas ,pilkada dilaksanakan bisa aman dan tentram .

Acaranya pawai budaya ini diikuti oleh berbagai instansi terkhusus KPU Kota Balikpapan juga memperkenalkan jingle PILKADA Kota Balikpapan dengan menghadirkan Chandra Jebolan Indonesian Idol yang menyanyikan sebuah jingle terbarunya " Pilkada Kota Balikpapan,"