SWARAREPUBLIKA.com  - Jelang pelantikan siswa bintara Polri SPN Polda Kaltim Gel.II T.A.2022, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Drs. Mujiyono, S.H., M.Hum., memberikan pembekalan kepada Siswa Diktukba Polri SPN Polda Kaltim, bertempat di Gedung Aula SPN Polda Kaltim, Selasa (13/12/2022).

Dalam kegiatan ini didampingi oleh Karo Logistik Polda Kaltim, Ka SPN Polda Kaltim serta para perwira SPN Polda Kaltim, Wakapolda Kaltim memberikan pembekalan kepada 438 Siswa Diktuba Polri SPN Polda Kaltim.

Dalam arahanya Wakapolda Kaltim memberikan penekanan kepada para siswa diantaranya tingkatkan Ketaqwaan kepada Tuhan YME sebagai landasan dalam bertugas di Lapangan, pahami dan amalkan nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas kepada masyarakat, jalin Komunikasi serta sinergitas yang baik dengan masyarakat, jadilah teladan bagi masyarakat, dan terapkan Hidup sederhana agar tidak terjebak dalam perilaku koruptif dan budaya hedonisme.

Jalankan pendidikan dengan semangat, bersungguh sungguh dalam berdinas nantinya, karena janji dan sumpah sudah di ucapkan untuk mengabdi kepada NKRI.

“Kita sebagai alat negara merupakan ujung tombak bangsa yang memberikan keamanan dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,dan berikan pelayanan publik dengan 3 S (senyum sapa salam),” tutur Jenderal Bintang Satu tersebut.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Wakapolda Kaltim mewakili Kapolda Kaltim yang sedang berhalangan hadir dikarenakan ada agenda lain.

“Mengingat dalam waktu dekat para siswa Diktuba Polri ini akan dilantik menjadi anggota Polri, jadi ini merupakan moment penting bagi Wakapolda untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada Siswa Diktukba Polri dalam mempersiapakan diri terjun langsung di Masyarakat,” tutur Yusuf.

Humas Polda Kaltim

Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Imam Sugianto MSi

SWARAREPUBLIKA.com Sepaku - Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si, meresmikan Posko Pengamanan Ibu Kota Negara Nusantara Kelurahan Bukit Raya Kecamatan Sepaku, Jum’at (9/12/2022).

Dalam sambutannya, Irjen Imam menjelaskan Posko Pengamanan Ibu Kota Negara Nusantara bertujuan untuk mendukung program prioritas nasional pembangunan Ibu Kota Nusantara dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat dan mengawal proses pembangunan IKN.

"Adanya Posko Pengamanan ini guna memberikan dan menjamin rasa aman selama proses pembangunan IKN.

Ini merupakan bagian program Kapolri untuk menjamin dan memberi rasa aman dalam mendukung setiap program prioritas nasional di Indonesia, salah satunya Pembangunan IKN," kata Imam Sugianto.

Kapolda juga berterima kasih kepada masyarakat dan seluruh stakeholder yang turut serta dalam pembangunan IKN sehingga proses pembangunan IKN dapat berlangsung kondusif.

Humas Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, Banyuwangi - Ratusan massa dari Pusat Kajian Kebijakan Dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) kembali Gelar Aksi Damai Jilid III di Kantor Kejari, Pendopo dan Kantor DPRD Banyuwangi, " Rabu (23/11/2022)

Masyarakat turun kejalan menyikapi salah satu Pejabat berinisial ” NH ” yang terindikasi korupsi uang mamin,yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi.

Dengan tertangkapnya ” NH ” agar bisa dijadikan pintu masuk untuk memberantas oknum lain di instansi lainnya Bahwa sudah hampir kesekian kalinya kami turun kejalan, untuk menyuarakan tuntutan agar NH segera dinonaktifkan dari pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Banyuwangi akan tetapi NH, malah hanya dirotasi jabatan sebagai staf ahli dilingkungan Pemkab Banyuwangi.

Direktur Puskaptis, Mohamad Amrullah, S.H.M.Hum, mengatakan bahwa rakyat masih banyak menderita pejabat dengan anggaran yang sebegitu besarnya hanya untuk makan dan minum saja.

" Hampir 98 ribu orang lebih digaris kemiskinan, dan puluhan ribu orang yang tidak bisa bekerja akibat mengganggur. Harusnya itu menjadi prioritas,

bukan uang rakyat dihabiskan untuk kepentingan birokrat, ATK, Mamin, Perjalanan dinas yang banyak fiktifnya, "ucapnya. Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum, berpendapat sebaiknya anggaran untuk mamin dihapuskan.

Karena anggaran tersebut masih bisa untuk hal lainnya tanggal dan digunakan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Banyuwangi. Demo diawali di Kejaksaan negeri Banyuwangi, dilanjutkan di Pendopo kabupaten Banyuwangi, dan rangkaian demo di DPRD kabupaten Banyuwangi.

Agar Banyuwangi bebas korupsi, dengan jalan penegakan hukum tidak pandang bulu terutama untuk kasus NH. Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum,. pungkas,”

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si., membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Polda Kaltim dan jajaran tahun anggaran 2022 bertempat di Rupatama Polda Kaltim, Senin (7/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Mujiono, S.H., M.Hum., Irwasda Polda Kaltim dan Pejabat Utama Polda Kaltim.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menjelaskan bahwa audit kinerja tahap II yang dilaksanakan oleh Tim Itwasda Polda Kaltim ini adalah untuk mengetahui sejak dini, sejauh mana kekurangan yang mungkin terjadi mulai dari proses pelaksanaan, pengendalian kegiatannya, sumber daya manusia, logistik maupun dalam pengelolaan anggaran.

Polri sebagai bagian dari Pemerintah dan sebagai salah satu institusi pelayanan publik, dituntut untuk dapat mewujudkan Good Governance dan Clean Government, yang sejalan dengan dengan kebijakan Kapolri melalui Transformasi Polri yang dijabarkan melalui empat strategi yaitu Transformasi Organisasi, Transformasi Operasional, Transformasi Pelayanan Publik, dan Transformasi Pengawasan, jelas Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan sesuai dengan tugas, fungsi dan peran inspektorat, dituntut untuk dapat berperan maksimal, dalam mencegah dan meniadakan terjadinya penyalahgunaan dan pada kesempatan ini kita dapat memanfaatkan tim audit kinerja Itwasum Polri sebagai sarana Konsultasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan sehingga diharapkan apabila ada kekuarangan dalam pelaksanaan pendalaman nantinya dapat dijadikan pedoman bagi penerapan tata kelola Pemerintahan yang baik.

Kapolda berharap Audit ini bisa menjadi konsultan yang solutif selama pelaksanaan audit kinerja di Polda Kaltim.

Humas Polda Kaltim

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo Bersama majelis adat Dayak nasional (MADN) di IKN titik nol 

SWARAREPUBLIKA.com - Polri dan Majelis Adat Dayak Nasional Sinergi Berkomitmen Kawal Pembangunan IKN Kalimantan Timur - Polri dan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) bersinergi untuk terus mendukung dan mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). Komitmen untuk menyukseskan pembangunan IKN tersebut dituangkan dalam pernyataan sikap yang diserukan bersama di titik 0 kilometer, Sabtu, 15 Oktober 2022.

"Hari ini, adalah hari yang membahagiakan bagi kita semua. Hari ini muncul satu komitmen bersama antara masyarakat Adat Dayak Nasional dengan institusi Polri dan tentunya seluruh elemen bangsa yang lain, untuk terus mendukung pembangunan dan mewujudkan IKN sebagai Ibu Kota Nusantara dan ibu kota yang betul-betul bisa menjadi kebanggaan bagi Indonesia di mata dunia," kata Sigit usai acara pernyataan sikap itu.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Adat Dayak yang ikut mendukung serta menyukseskan kebijakan dari program pemerintah tersebut. Hal yang sama juga disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mengawal program Ibu Kota Nusantara itu.

"Oleh karena itu kami berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Adat Dayak Nasional atas dukungannya untuk mendukung penuh proses pembangunan IKN," ujar Sigit. Mantan Kabareskrim Polri ini memastikan, pihaknya akan terus menjaga serta meningkatkan sinergitas dan kolaborasi yang sudah baik ini dengan Majelis Adat Dayak Nasional serta elemen bangsa lainnya.

Dengan terjalinnya komitmen bersama dengan seluruh elemen masyarakat, Sigit meyakini bahwa, hal ini akan meningkatkan optimisme untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di tahun 2045.

Menurut Sigit, program pembangunan IKN ini merupakan program dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan semangat ingin mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

"Kita akan terus bersinergi, berkolaborasi dan mengawal agar proses pembangunan Ibu Kota Nusantara betul-betul bisa kita wujudkan. Dan ini tentunya adalah untuk mewujudkan salah satu visi menuju Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih sejahtera, Indonesia yang siap untuk maju masuk ke Indonesia Emas tahun 2045," ucap eks Kapolda Banten itu.

Selain menyatakan sikap komitmen bersama mengawal pembangunan IKN, Majelis Adat Dayak Nasional juga menganugerahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak.

"Sekali lagi, terima kasih termasuk juga penganugerahan kepada kami sebagai, Warga Kehormatan Utama Masyarakat Dayak. Jadi mulai hari ini saya menjadi bagian keluarga besar masyarakat Dayak," tutup Sigit disambut teriakan para masyarakat Dayak.

Humas Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan–Seorang pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu di Gn.Bugis ( jalan umum depan asrama bukit Balikpapan barat), Prov. Kalimantan Timur diamankan oleh pihak Kepolisian, Selasa (11/10/2022).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. “Pelaku diketahui berinisial WM (37), Gg. Luoser No. 09, Rt.01, Muara Rapak, Balikpapan Barat. Kota Balikpapan Prov. Kaltim .” ujarnya.

Awalnya petugas mendapatkan informasi bahwa sering terjadi transaksi Narkotika disekitar daerah Gunung Bugis Balikpapan, kemudian sekitar pukul 16 .30 wita anggota opsnal sub II, mengamankan seorang pelaku WM(37) dan didapati barang yang di duga Narkotika Jenis Sabu didalam tas selempang kecil warna abu abu seberat 0.3 gram. Dimana narkotika ini di dalam plastik klip bening.

“Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 1 bungkus narkotika jenis Shabu seberat 0,3 gram di dalam plastic klip bening.” Ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K, M.T.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah di amankan ke sat Polair Resta Balikpapan , kemudian sedang dilaksanakan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” Ucap Kabid Humas Polda Kaltim.

Humas Polda Kaltim

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan –Menteri ATR (Agraria dan Tata Ruang) RI Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., tiba di bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Rabu (14/9/2022).

Kedatangan Menteri ATR RI disambut langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si., yang didampingi Kapolresta Balikpapan.

Menteri ATR (Agraria dan Tata Ruang) RI Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta Ibu disambut dengan tradisi pengalungan kain tenun khas Kaltim sebagai ucapan selamat datang.

Kapolda menjelaskan kedatangan Menteri ATR beserta rombongan ke Kalimantan Timur dalam rangka peninjauan di Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Rombongan Menteri ATR yang didampingi Kapolda Kaltim langsung bertolak ke Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kab. Penajam menggunakan Helikopter milik Polri.

Humas Polda Kaltim

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dinilai tidak serius dalam mengawal pembangunan di turunan Muara Rapak. Itu disampaikan Ketua PBH Peradi Balikpapan Ardiansyah, selaku kuasa hukum 7 warga Balikpapan, yang melakukan Gugatan Warga Negara atau Citizen Lawsuit, setelah sidang perdana yang batal dan tertunda, Selasa 23 Agustus 2022.

Pada sidang perdananya, harusnya perwakilan dari Pemkot Balikpapan sudah siap. Memang, kata Ardiansyah, bagian hukum pemerintah kota Balikpapan hadir sebagai tergugat, namun tidak membawa surat kuasa dari wali kota Balikpapan. “Alasannya, beberapa hari lalu sudah mengirimkan surat kuasa ke wali kota Balikpapan agar ditandatangani.

Hingga hari H sidang tadi belum menerima surat kuasa dari wali kota Balikpapan,” katanya. Sehingga sidang perdana Gugatan Perbuatan Melawan Hukum dengan Mekanisme Gugatan Warga Negara atau Citizen Lawsuit warga Muara Rapak molor itu pun ditunda. Sidang yang semula dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.30 Wita harus molor satu jam. Akibat tidak hadirnya beberapa tergugat dalam kasus ini.

Ardiansyah menyayangkan minimnya respons dari para tergugat dalam sidang pertama ini. Dikarenakan, dari enam tergugat hanya satu perwakilan yang hadir dengan membawa surat kuasa. Sisanya absen dengan berbagai alasan. “Yang hadir hanya dari Pemprov Kaltim dengan surat kuasanya.

Perwakilan DPRD Kaltim ada dua orang hadir tapi tidak membawa surat kuasa. Sisanya, seperti Kementerian PUPR dan kementerian perhubungan tidak mengirimkan perwakilannya sama sekali,” keluhnya. Artinya, jika hanya satu tergugat yang hadir dengan surat kuasa dalam sidang, secara hukum tidak dapat dilakukan sidang. Maka sidang selanjutnya pihak pengadilan negeri Balikpapan akan memanggil secara resmi.

“Jika sidang berikutnya tergugat tidak hadir lagi. Akan masuk ke tahap mediasi. Sidang hari ini baru tahap pemeriksaan identitas tergugat,” ungkapnya. Dirinya, berharap Komisi Yudisial terlibat dalam memantau proses persidangan ini. Agar jalan sesuai prosedur yang semestinya. “Alhamdulilah, dari Komisi Yudisial perwakilan Kaltim memberikan respon baik.

Mereka akan hadir untuk memantau jalannya persidangan selanjutnya,” tegasnya. Terlepas itu, para institusi yang menjadi tergugat dalam perkara ini segera mengirimkan para perwakilannya di sidang selanjutnya. Apalagi, pemerintah kota Balikpapan dalam hal ini wali kota Balikpapan tidak merespons perkara ini dengan baik. Artinya sebagai pemimpin di kota Balikpapan tidak serius membangun kota ini.

“Jangankan mengurus untuk membangun kota, mengirimkan perwakilan saja tidak ada responnya. Padahal, ini merupakan salah satu dampak pembangunan yang ada di kota yang dia pimpin,” jelasnya.

“Penilaian sementara kami di sidang pertama ini, khusus dua kementerian tersebut tidak menganggap serius dalam perkara ini,” tambahnya. Pada pokoknya, tuntutan warga ada tiga. Pertama, warga berharap adanya rekayasa jalan. Baik pembangunan flyover, pelebaran jalan atau pengalihan arus lalu lintas.

“Intinya, warga menginginkan action atau tindakan nyata dari pemerintah untuk memperbaiki lalu lintas di sekitar muara rapak. Sebab, 13 tahun terkahir tidak ada tindakan nyata untuk membenahi turunan Muara Rapak. Mau berapa banyak lagi korban yang meninggal disitu,” imbuhnya.

Disamping itu, Ardiansyah membeberkan, hasil pengamatan pihaknya, di jalur turunan Muara Rapak masih dilalui kendaraan muatan berat di jam-jam siang tanpa pengawalan. “Akan kami buktikan semua bukti di persidangan nanti. Baik foto, video dan pernyataan warga tentang operasional kendaraan bermuatan berat yang melintas,” jelasnya.

“Kalau hanya surat edaran (SE) walikota itu sifatnya edaran artinya imbauan saja. Secara hukum tidak bisa menghukum pelaku yang melanggar. Makanya harus dibentuk Peraturan Daerah (Perda). Makanya kami libatkan DPRD Balikpapan dalam gugatan ini. Sebab mereka yang berhak menyusun regulasi Perda tersebut,” pungkasnya.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim memusnahkan barang bukti kejahatan narkotika hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kaltim, Jumat (5/8/2022).

Dalam pemusnahan yang di gelar di ruang Ditresnarkoba Polda Kaltim dipimpin Kabag Binops Ditresnarkoba Polda Kaltim Kompol Tigor Parulian Sihotang, dihadiri Oleh Kejaksaan, advokat, serta wartawan. Seperti diketahui, sebanyak 96 poket berisikan sabu seberat 49,18 gram tersebut berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda Kaltim pada tanggal 14 Juli 2022 di Kota Samarinda. Menjadi cara pemusnahan yang efektif, barang bukti sabu tersebut dimusnahkan dengan cara dicampur dengan air dan diblender hingga seluruhnya larut.

Selanjutnya larutan tersebut dibuang ke saluran pembuangan.“Pemusnahan barang bukti ini, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan menunjukkan bahwa Polda Kaltim berkomitmen untuk memberantas peredaran gelap narkoba dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif” ucap Kabag Binops Dit Resnarkoba Polda Kaltim.

Dalam kesempatan ini juga dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk berkomitmen menjauhkan diri dari narkoba dan bersama-sama menyatakan perang terhadap narkoba.

Humas Polda Kaltim

SAMARINDA,SWARAREPUBLIKA.com – Pemberantasan Narkotika di wilayah Hukum Polresta Samarinda Kian digencarkan, keberhasil Mengungkap Penyalahgunaan Narkotika melalui Press Release yang di pimpin langsung oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK, MH, MSi di Lobby Polresta Samarinda, Jum’at (15/07).

Dalam Press Release Kapolresta didampingi Kasat Narkoba Polresta Samarinda Kompol Rido Dolly Cristian, SIK mengungkap kasus dengan barang bukti 514 gram Narkotika Jenis Sabu yang diamankan dari 2 orang tersangka.

“dari dua orang tersangka ini kita berhasil amankan barang bukti sabu seberat 514 gram“ ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK, MH, MSi.

Tersangka berinisial SF dan NN salahsatunya adalah warga Nunukan membawa barang bukti sabu seberat 514 gram dari Nunukan Kaltara melalui jalur darat ke Samarinda.

“ barang Haram ini tersangka dapatkan dari Nunukan, dibawa dari nunukan melalui jalur darat dan personil Narkoba dari Polresta Samarinda berhasil Menggagalkanya di sungai Pinang Samarinda” ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK, MH, MSi.

Atas tindakan kedua tersangka dijatuhi Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI. No 35 Tahun 2009 tentang narkotika Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara lima tahun dan paling lama dua puluh tahun serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si, memimpin Apel Pagi seluruh personil Polri dan ASN Polda Kaltim di Lapangan Mapolda Kaltim, Senin (11/07/2022).

Kegiatan Apel Pagi ini dihadiri pula oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Hariyanto, S.H., M.Hum, Irwasda Polda Kaltim, Kombes Pol. Drs. Jefrianus Endolemba Torunde, S.IK, dan para pejabat utama Polda Kaltim.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim kembali mengingatkan kedisiplinan kepada para personil, guna menjaga nama baik Institusi Polri dan tingkatkan kinerja secara maksimal dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Kaltim menyampaikan kepada seluruh peserta apel, agar selalu menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jaga kesehatan dengan selalu berolahraga teratur dan menjaga pola makan serta pastikan tetap menjalankan Prokes Covid-19, baik saat bertugas ataupun saat tidak bertugas,” tegasnya.

Humas Polda Kaltim

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com– Polda Kalimantan Timur menggelar upacara Hari Bhayangkara ke-76 yang dipimpin langsung oleh kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Irjen Pol.Drs. Imam Sugianto M.si dan dihadiri Ketua DPRD Kaltim Drs. H. Makmur Hapk, MM, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Forkopimda Kaltim, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda serta pejabat utama Polda Kalitm.

Pelaksanan upacara dilakukan secara virtual bersama Presiden RI dan Kapolri yang diikuti seluruh Polda dan Polres se-Indonesia, momen kekompakan TNI-Polri sangat terlihat disuasana Hari Bhayangkara ke-76 ini. Nampak jelas Kapolda Kaltim bersama Pangdam VI/MLW dan Forkopimda Kaltim menari Maumere bersama di Gedung BSCC Dome, ringroad Balikpapan Suasana HUT Bhayangkara ke-76 ini, bersalaman, berpelukan dan bernyanyi bersama menunjukan soliditas yang tinggi ditunjukan oleh kedua institusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya Kapolda mengatakan tugas dan tanggung jawab Polri kedepan tentunya semakin berat dan kompleks, hal ini tak terlepas dari situasi lingkungan strategis yang sangat dinamis, baik local, nasional, regional, maupun global.

Begitupun terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara, dukungan dan peran aktif kita bersama tentunya menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan dan kesuksesan agenda nasional ini. Sebelum saya akhiri sambutan ini, saya ucapkan terima kasih personel Polda Kaltim atas kinerjanya. Jangan cepat puas dengan prestasi yang telah dicapai selama ini.

Mari tingkatkan kemampuan, kapasitas dan menambah wawasan untuk menjadi personel Polri yang Presisi, ucap Kapolda. Usai memberikan sambutan, Kapolda Kaltim yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim memotong tumpeng dan kemudian diserahkan kepada anggota tertua dan termuda di Polda Kaltim.

Selain itu, Pangdam VI Mulawarman bersama pejabat Kodam VI/MLW memberikan kejutan kepada Kapolda Kaltim sebagai kado di Hari Bhayangkara ke-76. Kapolda mengucapkan terima kasiih dan terharu atas kejutan atau surprise yang dilakukan Pangdam VI Mulawarman dan rekan-rekan dari Kodam.

Ini sebagai bentuk dukungan terhadap tugas dan kinerja Polri khususnya dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Kaltim Tari rapak gendang dari gabungan personel Brimob dan Polwan Kaltim mengakhiri acara rangkaian syukuran Hari Bhayangkara ke-76 di Balikpapan.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 mengangkat tema “Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh-Tangguh-Indonesia Tumbuh”.