SWARAREPUBLIKA.com, Kotabaru — Di balik lancarnya aliran listrik yang menerangi rumah-rumah hingga pelosok Kalimantan Selatan, terdapat proses kompleks yang tidak kasat mata, salah satunya adalah pengamanan aset infrastruktur kelistrikan. Menyadari pentingnya landasan hukum yang kuat untuk setiap proyek, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Timur (UIP KLT) bersama Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Timur 4 (UPP KLT 4) terus mempercepat legalisasi tapak Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV di Kabupaten Kotabaru.

Sejak pertengahan hingga akhir Juli 2025, PLN intensif melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kotabaru serta BPN Provinsi Kalimantan Selatan. Fokus utama dari pertemuan tersebut adalah mempercepat proses sertifikasi lahan yang menjadi lokasi berdirinya menara-menara SUTT — komponen vital yang menghubungkan sistem kelistrikan antarwilayah.

Sertifikasi ini penting untuk memberikan kekuatan hukum atas lahan tapak menara, sehingga keberadaan aset tidak rentan terhadap sengketa di masa depan. Legalitas yang kuat juga menjadi jaminan operasional jangka panjang dan bagian dari mitigasi risiko dalam pengelolaan infrastruktur ketenagalistrikan. General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menekankan bahwa legalitas aset adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

“Sertifikasi lahan bukan sekadar urusan dokumen. Ini adalah bentuk tanggung jawab PLN dalam membangun infrastruktur yang aman, legal, dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa apa yang kami bangun hari ini tetap berdiri kokoh tanpa masalah hukum di masa depan,” ujarnya.

Respon positif datang dari BPN Kabupaten Kotabaru yang menyambut baik semangat sinergi PLN dalam proses sertifikasi aset tersebut. “PLN datang dengan semangat kolaboratif dan terbuka. Kami siap mendukung penuh karena ini menyangkut pelayanan publik.

Ini bukan pertama kalinya kami bekerja sama, dan kami yakin penyelesaian dokumen dapat berjalan lebih cepat,” kata salah satu perwakilan BPN. Melalui kerja sama strategis ini, PLN menunjukkan bahwa keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kejelasan kepemilikan dan pengelolaan aset secara hukum. Ini menjadi landasan penting demi memastikan pasokan listrik yang stabil, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan  — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1), PLN menandatangani perjanjian kerja sama pinjam pakai lahan dengan PT Pradiksi Gunatama Tbk, (24/6/2025)

Kesepakatan ini memberikan izin kepada PLN untuk menggunakan sebagian lahan milik PT Pradiksi Gunatama Tbk yang berada di bawah Hak Guna Usaha (HGU). Lahan tersebut akan digunakan sebagai jalur pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Tanah Grogot dengan GI Sei Durian.

Proyek ini melintasi wilayah Desa Saing Prupuk dan Desa Kerang di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran proyek jaringan transmisi yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain memberikan dasar legal dalam pemanfaatan lahan, kerja sama ini memperlihatkan sinergi antara sektor energi dan sektor swasta, khususnya perkebunan, untuk kepentingan pembangunan nasional.

Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan dari PT Pradiksi Gunatama Tbk. “Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mewujudkan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Semoga seluruh proses konstruksi berjalan lancar dan tepat waktu,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menegaskan bahwa pembangunan jalur transmisi GI Tanah Grogot – GI Sei Durian sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah Kalimantan Timur. “Kami berharap pelaksanaan proyek ini tidak hanya mendukung pertumbuhan kawasan industri dan permukiman, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat,” kata Raja.

Melalui kerja sama ini, PLN dan PT Pradiksi Gunatama Tbk menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur vital yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Kutai Timur – Upaya untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur kembali menunjukkan hasil nyata. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kutai Timur berhasil mengamankan enam bidang tanah yang digunakan sebagai tapak tower untuk jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sangatta–Maloy.

Langkah penting ini menandai keberhasilan kolaborasi dua institusi dalam memastikan kepemilikan yang sah atas infrastruktur kelistrikan negara. Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari program jangka panjang PLN dalam menjamin stabilitas dan legalitas aset strategis ketenagalistrikan.

Audensi antara Unit Pelaksana Proyek KLT 3 (UPP KLT 3) dan BPN Kutai Timur yang berlangsung pada 1 Juli 2025 menjadi momentum penting membahas langkah lanjutan dalam proses sertifikasi tanah tapak tower serta gardu induk yang tersebar di berbagai wilayah Kutai Timur.

“Dengan kepemilikan yang telah bersertifikat, potensi sengketa di kemudian hari bisa diminimalisir. Ini adalah bentuk perlindungan terhadap aset negara yang sangat penting untuk kelancaran pasokan listrik,” ujar Ridho Muntaha, Manager PLN UPP KLT 3.

Ia menambahkan bahwa legalitas yang kuat akan menjamin operasional sistem kelistrikan berjalan stabil dan tanpa gangguan. Senada, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menegaskan bahwa program sertifikasi aset ini adalah bagian dari komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang baik.

“Kerja sama lintas lembaga seperti ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur nasional, termasuk dalam sektor ketenagalistrikan,” tegasnya.

Ke depan, PLN dan BPN Kutai Timur sepakat untuk terus mempererat kerja sama dalam rangka sertifikasi lahan aset kelistrikan lainnya. Langkah ini diyakini tidak hanya memperkuat kepastian hukum, tetapi juga mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti halaman Masjid Nurul Muhajirin, Senin pagi (23/06). Puluhan anak tampak antusias mengenakan sarung dan baju koko, bersiap menjalani momen penting dalam hidup mereka khitanan massal yang diselenggarakan secara gratis oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bersama YBM PLN Group Balikpapan lainnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Khitan Sehat Anak Soleh” ini berhasil menghadirkan senyum pada 150 anak dari keluarga prasejahtera di Kota Balikpapan. Dukungan juga datang dari sejumlah unit PLN lainnya, seperti UID Kaltimra, UIP3B Kalimantan, dan PLN Nusa Daya, sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

Ketua YBM PLN UIP KLT, Suhaemy, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar layanan kesehatan, namun juga bagian dari ikhtiar membangun masa depan generasi muda. “Kami ingin membantu meringankan beban orangtua serta memberikan pengalaman positif dan berkesan bagi anak-anak. Harapannya, mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, soleh, dan percaya diri,” ujarnya.

Selain proses khitan, edukasi kesehatan juga diberikan kepada para orangtua peserta. Para tenaga medis menyampaikan panduan perawatan luka pasca-khitan, guna memastikan penyembuhan berlangsung aman dan nyaman. Setiap peserta juga menerima bantuan berupa uang saku, perlengkapan sekolah, dan alat ibadah. Bantuan tersebut menjadi simbol semangat untuk terus belajar dan beribadah.

Di kesempatan berbeda, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. “Kami ingin PLN tak hanya hadir melalui jaringan listrik, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial yang menyentuh hati,” ungkapnya. Rasa terima kasih datang dari para orangtua, seperti Bapak Sugeng, yang menyambut acara ini dengan haru.

“Acara ini sangat membantu kami, terutama saat ekonomi sedang sulit. Terima kasih untuk PLN yang telah peduli,” katanya. Melalui program ini, PLN menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah bagian penting dari misinya. Tak hanya menerangi rumah, tetapi juga menyalakan harapan dan senyum di wajah anak-anak bangsa.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Balikpapan mendapatkan kehormatan berupa penghargaan “Polri untuk Masyarakat” dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi JMSI dalam mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui penyebaran informasi yang edukatif dan membangun.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, kepada Ketua JMSI Balikpapan, David Purba. Penyerahan dilakukan dalam rangkaian upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang berlangsung di halaman Mapolresta Balikpapan, Selasa (1/7/2025).

Dalam sambutannya, Kombes Anton menyampaikan bahwa JMSI merupakan mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Peran media siber, menurutnya, sangat krusial dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi yang dapat meredam potensi gangguan sosial.

“JMSI kami anggap sebagai mitra strategis yang senantiasa mendukung tugas kepolisian. Terutama dalam menyebarkan informasi yang menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan publik,” ujar Anton.

Ia juga menambahkan bahwa di era digital, sinergi antara institusi kepolisian dan media menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas dan ketenangan sosial. Keberadaan media siber seperti JMSI turut memperkuat jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat melalui pemberitaan yang faktual dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua JMSI Balikpapan, David Purba, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan. Baginya, penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh komitmen.

“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang mendorong kami untuk terus menjaga integritas dalam penyampaian informasi demi kepentingan publik,” ujar David.

Ia juga menegaskan, JMSI akan terus berkomitmen menjalin sinergi bersama aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan informasi yang berimbang, mencerahkan, dan membangun kesadaran kolektif demi terwujudnya kota yang damai dan harmonis.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Timur (UIP KLT) terus berkomitmen menjaga keberlanjutan dan keandalan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN).

Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah menggandeng Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) untuk memperkuat aspek legalitas proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kariangau Landing Point GIS 4 IKN. Kolaborasi ini dikemas dalam kegiatan expose yang digelar di Ruang Rapat General Manager PLN UIP KLT, Balikpapan, pada Senin (16/6).

Fokus utamanya adalah mengidentifikasi potensi risiko hukum dan memastikan langkah-langkah pembangunan telah berjalan sesuai koridor perundang-undangan. General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menegaskan pentingnya keterlibatan Kejati Kaltim sebagai mitra pendamping hukum. “Kami memerlukan dukungan dan arahan dari Kejati melalui fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN), agar pembangunan ini tidak menyisakan celah hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, PLN menjelaskan sejumlah dinamika yang dihadapi pasca konstruksi, khususnya terkait kendala administratif dan perizinan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, PLN telah mengedepankan pendekatan sosial, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta rutin berkonsultasi dengan lembaga terkait guna menyelaraskan seluruh tahapan proyek. SUTT 150 kV Kariangau  GIS 4 IKN memiliki peran vital dalam mengalirkan energi dari Gardu Induk (GI) Kariangau ke GIS 4 IKN.

Proyek ini mencakup jalur transmisi sepanjang 49,428 kilometer dengan 75 tower, yang akan menopang sistem kelistrikan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN secara menyeluruh. Dengan sinergi PLN dan Kejati Kaltim, diharapkan seluruh proses berjalan transparan, aman, dan bebas dari konflik hukum.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan nasional yang andal dan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia.

(*)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan terus memperkuat skuadnya jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Indonesia. Setelah muncul kabar mengenai bek asal Venezuela, Ronaldo Rivas, kini manajemen klub berjuluk Beruang Madu tersebut kembali bergerak dengan mendatangkan dua pemain asing asal Jepang.

Pembina Persiba Balikpapan, Alwi Al Qadri, membenarkan bahwa timnya akan kedatangan tiga pemain asing. “Iya, benar. Ada tiga pemain asing yang akan bergabung. Satu dari Venezuela dan dua dari Jepang. Salah satu pemain Jepang itu merupakan top skor Liga Laos,” ungkap Alwi saat dikonfirmasi, Minggu (29/6/2025).

Menurut Alwi, ketiga pemain tersebut belum pernah tampil di Liga Indonesia sebelumnya. Meski proses negosiasi berlangsung cukup alot, akhirnya mereka menyepakati untuk segera bergabung dengan tim di Balikpapan. “Kalau tidak ada halangan, mereka semua akan tiba pada tanggal 7 Juli,” ujarnya.

Namun, Alwi belum bersedia mengungkapkan identitas lengkap para pemain, termasuk nama striker yang disebut-sebut sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Laos. Ia hanya memberi sinyal bahwa kemampuan mereka di lapangan tidak bisa diremehkan. “Pokoknya gacor,” katanya singkat dengan penuh keyakinan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, nama yang paling mencuat sebagai top skor Liga Laos musim 2024/2025 adalah Takumu Nishihara.

Penyerang berusia 32 tahun tersebut sukses mencetak 26 gol bersama klub Young Elephants. Ia dikenal sebagai striker tajam dengan kemampuan penyelesaian akhir yang mumpuni dan kecepatan pergerakan di lini depan. Kehadiran tiga pemain asing ini diharapkan dapat memperkuat lini belakang dan depan Persiba, serta memberikan warna baru dalam skema permainan tim.

Manajemen klub pun optimistis kehadiran para pemain asing ini akan meningkatkan daya saing Persiba di kancah Liga 2 musim ini. (*)

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan ekonomi Kalimantan Timur melalui pengembangan infrastruktur pelabuhan dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Berbagai langkah strategis pun disiapkan guna memperkuat posisi KKT sebagai pelabuhan modern yang mendukung pertumbuhan investasi di wilayah ini, (19/6/2025)

Direktur Utama KKT, Enriany Muis, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan program jangka pendek yang mencakup perluasan dermaga, reklamasi lahan, dan pengadaan alat bongkar muat. Upaya tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional pelabuhan, sekaligus membuka peluang investasi baru yang lebih luas di sektor logistik dan perdagangan.

“Dengan penguatan infrastruktur ini, kami berharap KKT dapat menjadi simpul penting dalam rantai logistik nasional, sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal,” ujar Enriany saat menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan KKT dilaksanakan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG). Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi utama dalam mengelola perusahaan, agar setiap langkah yang diambil memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Lebih jauh, Enriany menyampaikan bahwa KKT berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya dilakukan melalui pengelolaan aset daerah yang profesional dan berkelanjutan, demi memastikan manfaat jangka panjang bagi daerah.

Kunjungan Komisi II DPRD Kaltim dipandang sebagai bentuk dukungan dan pengawasan konstruktif terhadap operasional perusahaan daerah. Enriany menyambut baik forum ini sebagai sarana komunikasi terbuka antara legislatif dan pengelola BUMD. “Kami sangat menghargai kehadiran Ketua Komisi II, Bapak Sabaruddin Panrecalle dan rombongan.

Ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi demi kemajuan bersama,” tambahnya. Komisi II DPRD Kaltim pun memberikan apresiasi terhadap capaian dan inisiatif yang ditunjukkan KKT. Legislator menilai, kolaborasi yang erat antara DPRD dan badan usaha milik daerah atau negara menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah secara menyeluruh.

(*)