SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Alwi Al Qadri, seorang politisi berpengalaman dari Partai Golkar, tengah menjadi sorotan sebagai kandidat yang kuat untuk mengemban jabatan ketua DPRD Balikpapan periode 2024-2029. Dikenal sebagai anggota dewan petahana dari Dapil Balikpapan Barat, Alwi Al Qadri meraup sukses yang signifikan pada Pemilu Legislatif Februari 2024 dengan memperoleh 10.156 suara.
Pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum Balikpapan menegaskan pencapaian impresif Alwi Al Qadri, yang segera mendorongnya sebagai kandidat unggulan untuk memimpin lembaga legislatif setempat.
Prestasi partainya, Partai Golkar, turut memberi kontribusi besar dalam meneguhkan posisinya sebagai pemimpin potensial, dengan meraih suara terbanyak di Balikpapan dengan memperoleh 16 kursi. Dalam wawancara, Alwi Al Qadri menjelaskan bahwa prinsip demokrasi dan janji politik partainya menjamin bahwa calon dengan suara tertinggi berhak menduduki posisi ketua DPRD.
Namun, keputusan final masih menunggu arahan dari pimpinan partai, Pak H Rahmad Mas'ud. Selain itu, Alwi Al Qadri juga menyoroti beberapa tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua DPRD. Salah satunya adalah penanganan masalah banjir yang menjadi prioritas dalam program pemerintah setempat. Meskipun telah terjadi penurunan kasus banjir dibandingkan tahun sebelumnya, upaya-upaya penanggulangan tetap harus terus diupayakan.
Perbaikan sistem pendidikan juga menjadi fokus utama, khususnya terkait kekurangan Rumbel (Ruang Belajar) di beberapa sekolah di wilayahnya. Rencana pembangunan SMK di Balikpapan Barat pada tahun 2025 diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi tersebut.
Selain itu, upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan pembangunan rumah sakit baru di Balikpapan Barat juga menjadi prioritas penting. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi Balikpapan adalah sebagai gerbang IKN (Indonesia Kawasan Industri Maju), yang menuntut peningkatan infrastruktur untuk menangani pertumbuhan penduduk yang pesat dan mobilitas yang semakin tinggi.
Alwi Al Qadri menyoroti perlunya pembangunan flyover sebagai solusi untuk mengatasi masalah lalu lintas yang semakin parah di kota tersebut. Meskipun Golkar telah meraih suara terbanyak dan 16 kursi, penentuan ketua DPRD bukanlah wewenang KPU Balikpapan. KPU hanya bertugas mengumumkan nama-nama legislatif terpilih, sementara penentuan unsur pimpinan DPRD merupakan ranah partai politik masing-masing.(*)