Bus Balikpapan City Trans (BCT) Akan Beroperasi Kembali

Kepala Dinas perhubungan kota Balikpapan Adwar Skenda Putra

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan memastikan bahwa Bus Balikpapan City Trans (BCT) akan segera beroperasi kembali di kota tersebut. Meskipun izin operasional untuk uji coba sudah lengkap, penetapan tarif bus tersebut masih belum ditetapkan.

Kepala Dishub Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menjelaskan bahwa Bus BCT memiliki izin operasional dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan surat yang mendukung operasional bus ini. "Kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari kementerian," katanya.

Berdasarkan arahan Wali Kota, Bus BCT direncanakan akan mulai beroperasi pada Selasa, 27 Agustus 2024. Namun, Dishub akan mengadakan pertemuan dengan perwakilan sopir angkutan kota (angkot) untuk membahas dan menyepakati beberapa hal terkait operasional bus.

Kebijakan ini menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat. Ada yang menyambut baik, namun ada juga yang menolak. Adwar menekankan bahwa suara dari 32 ribu masyarakat pengguna BCT sebelumnya menjadi salah satu pertimbangan pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal, pihaknya telah menjelaskan kepada sopir angkot bahwa mereka akan berfungsi sebagai feeder untuk Bus BCT. Penjelasan tersebut telah disampaikan dalam berbagai pertemuan, termasuk di warung kopi.

Menurut Adwar, pemerintah berkomitmen untuk menyediakan fasilitas transportasi yang memadai sebagai bagian dari tanggung jawabnya. "Kami berharap kebijakan ini dapat diterima dan berjalan baik. Sebagai kota modern, penting bagi kami untuk memiliki sarana transportasi yang memadai," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa sistem transportasi di Balikpapan akan sulit berkembang tanpa dukungan pemerintah. Banyak angkot di kota ini tidak memiliki izin trayek atau izin usaha transportasi. "Ini adalah data yang kami miliki. Tugas pemerintah adalah menciptakan dan memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat," tutupnya.

(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)