SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Perayaan puncak HUT Bhayangkara ke-78 di Balikpapan, Kalimantan Timur, berlangsung meriah pada 1 Juni 2024 di halaman Kantor Pemerintah Kota Balikpapan. Upacara ini mengusung tema "Polri Presisi Mendukung Percepatan dan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas".
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan sinergitas antara Polri, penegak hukum, serta instansi pemerintah di wilayah Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas'ud, memberikan ucapan selamat HUT Bhayangkara ke-78. Ia berharap agar Polri selalu sukses dalam menjalankan tugas negara, terutama dalam hal pengamanan. "Alhamdulillah, selama ini Polda Kaltim, khususnya Polresta Balikpapan, bersama-sama dengan Pemkot dan seluruh lapisan masyarakat, tetap menjaga kondusifitas di tengah pemindahan ibu kota negara, di tengah pembangunan, dan kota Balikpapan yang terus berbenah, diperlukan keamanan dan kenyamanan,” ucap Rahmad Mas'ud.
Rahmad Mas'ud menekankan pentingnya keamanan bagi warga, para investor, dan pendatang yang masuk ke Balikpapan. Ia berharap agar ke depan Polri selalu menegakkan aturan dengan baik sehingga warga dapat disiplin. Pemerintah juga berkomitmen untuk menjadi pengontrol dalam pelaksanaan tugas, sehingga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
"Ke depan, kami berharap Polri terus menegakkan aturan dengan baik sehingga warga disiplin, dan kami juga di pemerintahan demikian, sebagai pengontrol kami dalam melaksanakan tugas sehingga amanah yang diberikan kepada kami dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Selain itu, Rahmad Mas'ud mengapresiasi lomba siskamling yang digagas oleh Polresta Balikpapan. Ia menilai kegiatan ini sangat baik untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi. "Itu juga perlu dihidupkan di tengah orang keluar masuk Balikpapan, kita harus tahu dan mendata warga serta mengetahui siapa saja yang masuk,” tegasnya.
Rahmad Mas'ud juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminalitas, termasuk terorisme, yang bisa membahayakan kota. Meskipun Balikpapan merupakan daerah yang aman, kewaspadaan tetap diperlukan. Hal ini penting mengingat Ibu Kota Negara (IKN) berada di Kalimantan Timur. "Karena di tengah amannya satu daerah, kita juga harus waspada terhadap hal-hal yang tidak diinginkan seperti aksi kriminalitas, termasuk terorisme yang bisa membahayakan Balikpapan. Karena IKN ada di Kaltim,” jelasnya.
Dengan perayaan yang penuh makna ini, diharapkan Polri dapat terus meningkatkan perannya dalam mendukung pembangunan dan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.