Sekretaris Daerah kota Balikpapan Muhaimin membahas proses APBD perubahan 2024

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Balikpapan Tahun 2024 kini sedang berlangsung antara Pemerintah Kota Balikpapan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin, menyatakan bahwa anggaran ini tidak akan mencakup kegiatan baru. Sebaliknya, anggaran difokuskan pada kegiatan penunjang yang mendukung program-program yang telah ada sebelumnya. Muhaimin menjelaskan bahwa kegiatan penunjang ini meliputi hibah untuk rumah ibadah dan penambahan gaji yang belum dibayarkan selama 14 bulan.

"Kami sangat optimis bahwa semuanya dapat diselesaikan sebelum 15 Desember 2024," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengadaan barang akan dilakukan melalui e-katalog untuk memastikan efisiensi dalam prosesnya. Pada saat yang sama, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Balikpapan telah mulai melaksanakan program sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Dokumen Pelaksana Anggaran (RKA DPA) yang telah ditetapkan.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) bersama tim asistensi sedang membantu OPD dalam proses asistensi RKA, sambil menunggu evaluasi dari gubernur terhadap APBD Perubahan 2024. Muhaimin juga berharap bahwa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dapat disusun dan dilaksanakan dalam waktu tiga bulan ke depan.

"Kami harap DPA dapat disusun dengan baik dan dilaksanakan sehingga dalam waktu tiga bulan efektif, APBD Perubahan dapat selesai 100 persen," tambahnya.

Saat ini, APBD Perubahan masih berada dalam tahap jawaban Wali Kota atas pandangan fraksi DPRD, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pandangan akhir fraksi DPRD dan persetujuan bersama antara Kepala Daerah dan DPRD. Setelah persetujuan, dokumen tersebut akan dievaluasi oleh Gubernur.

"Setelah evaluasi gubernur, tidak akan ada pembahasan lebih lanjut oleh DPRD," jelas Muhaimin.

APBD Perubahan 2024 juga akan menangani berbagai permasalahan kota seperti banjir, kemacetan, serta pemenuhan kebutuhan dalam bidang air, pendidikan, dan kesehatan. Sebagai gerbang utama Ibu Kota Negara, Balikpapan berkomitmen untuk mengatasi permasalahan kompleks yang timbul akibat pertumbuhan penduduk.

(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)

Acara Bersalawat dalam memperingati HUT RI ke 79 dihalaman BSCC Dome 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengadakan serangkaian acara, salah satunya adalah Balikpapan Bersholawat. Kegiatan ini akan berlangsung pada Rabu, 21 Agustus 2024, di halaman BSCC Dome mulai pukul 19.30 WITA.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Balikpapan, Arif Fadhilah, menjelaskan bahwa acara ini terbuka untuk semua warga Balikpapan dan sekitarnya tanpa dipungut biaya. "Kegiatan ini bersifat terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, alias gratis," ujar Arif Fadhilah dalam wawancara yang dilakukan pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Menurutnya, acara ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Balikpapan Bersholawat akan diisi dengan kehadiran tokoh agama terkenal, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf atau yang akrab disapa Habib Bidin, bersama Majelis Taklim dan Shalawat Az Zahir dari Pekalongan.

Selain itu, acara ini juga akan dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain acara bersholawat, rangkaian perayaan HUT ke-79 RI di Balikpapan juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, termasuk lomba panjat pinang yang telah digelar sebelumnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa lomba ini diikuti oleh peserta dari seluruh kelurahan di Balikpapan serta peserta umum dengan total 66 tim. "Setiap tiang panjat pinang memiliki nomor urut yang bisa ditukarkan dengan hadiah seperti kompor, dispenser, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya," jelas Ratih.

Dari 17 tiang yang disiapkan, dua di antaranya khusus diperuntukkan bagi peserta perempuan dengan tinggi 3,5 meter, sedangkan tiang untuk peserta laki-laki setinggi 5,5 meter."Setiap tim terdiri dari tiga orang dan diberi waktu tiga menit untuk mencapai puncak," tambah Ratih.

Dengan rangkaian kegiatan yang beragam, Pemkot Balikpapan berharap peringatan HUT ke-79 RI ini dapat menjadi momen kebersamaan yang memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan tidak hanya sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan antar warga Balikpapan.

(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)