Ketua DPRD Ingin Angka Kemiskinan Turun

Ketua DPRD Kaltim Hasanudin Mas'ud

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) masih terdapat yang hidup dalam kemiskinan. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) persentase penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Timur pada Maret 2023 tercatat sebesar 6,11 persen.

Namun Kaltim masih cukup baik karena di bawah rata-rata nasional, sebesar 9,36 persen. Sehingga dengan dilantik menjadi Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, pada 1 Oktober 2023 lalu, sejumlah harapan dimunculkan oleh para wakil rakyat.

Bagaimana angka kemiskinan bisa turun. Menurut Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud dengan masa jabatan memimpin Kaltim yang akan berlangsung selama setahun, Akmal Malik diharapkan dapat memberikan perubahan signifikan pada Benua Etam.

“Salah satu tantangannya adalah bagaimana Pj Gubernur mampu menekan angka kemiskinan di Benua Etam”ujarnya. Politisi dari Fraksi Golkar itu memahami bahwa tentu tak mudah untuk menghapus kemiskinan di Kaltim. Kendati demikian, dia tetap mengapresiasi apapun yang akan dilakukan Akmal Malik.

Hasanuddin Mas’ud mendorong digencarkannya program Rumah Layak Huni (RLH) seperti yang telah diinisiasi pada periode kepemimpinan Isran Noor bersama Hadi Mulyadi. Akmal Malik disebut Hasanuddin siap untuk melanjutkan program yang sudah ada dikepemimpinan sebelumnya, yakni saat Isran Noor-Hadi Mulyadi masih memimpin Kaltim.

Walau masih belum tahu pasti, ke depan akan ada kebijakan apa yang akan dilaksanakan pemerintah di bawah kepemimpinan Akmal Hasanuddin juga berharap adanya pertemuan rutin dengan Akmal Malik. Diupayakan bisa terlaksana selama satu bulan sekali. DPRD Kaltim juga akan mengundang Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimpda) Kaltim untuk pertemuan tersebut.

“Kami yakin pertemuan itu nanti akan mempererat hubungan dan komunikasi untuk membahas kegiatan-kegiatan dan program yang sudah disusun dari semua pihak. Kami harapkan, supaya angka kemiskinan di Kaltim bisa terus turun,” tandas Hasanuddin.(ADV/DPRD Kaltim)