Fraksi Nasdem Tekankan Pembenahan Pelayanan Publik dan Penanganan Banjir di Balikpapan

Vera Yulianti membacakan pemandangan umum fraksi Nasdem terhadap dua Raperda Usulan Pemerintah kota (27/10)

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Suasana rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan yang digelar di Hotel Grand Senyiur, Senin (27/10/2025), berlangsung penuh perhatian ketika Fraksi Nasdem menyampaikan pandangan umumnya terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Kota, yakni Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Gudang serta Raperda tentang Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender.

Mewakili Fraksi Nasdem, Vera Yulianti mengawali penyampaiannya dengan mengucap rasa syukur atas kesempatan untuk terus memperjuangkan aspirasi warga. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota yang telah memberikan penjelasan awal mengenai dua raperda tersebut. “Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan kesehatan yang diberikan, sehingga kita dapat kembali hadir memperjuangkan aspirasi masyarakat Balikpapan,” ucap Vera.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan ucapan selamat atas momentum nasional yang baru saja diperingati, mulai dari Hari Santri Nasional 22 Oktober, Hari Dokter Indonesia 24 Oktober, hingga Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada 28 Oktober. “Semoga semangat persatuan, kreativitas, dan inovasi pemuda terus menyala untuk membangun bangsa,” tuturnya.

Namun, Vera kemudian menyoroti sejumlah persoalan klasik yang masih dihadapi masyarakat. Ia menegaskan, layanan air bersih dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan masih jauh dari harapan. “Sambungan rumah masih terbatas, tekanan air lemah, dan jaringan pipa induk belum menjangkau banyak wilayah. Pemerintah kota perlu segera memanggil manajemen PDAM untuk mencari solusi bersama,” tegasnya.

Tak hanya soal air bersih, ia juga menyoroti permasalahan banjir yang tak kunjung tertangani secara menyeluruh. “Setiap kali hujan deras, masih banyak kawasan yang menjadi langganan genangan. Upaya penanggulangan yang dilakukan belum menunjukkan hasil signifikan. Sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh dan kajian komprehensif,” ujarnya.

Fraksi Nasdem juga mengingatkan pemerintah untuk serius menangani kemacetan lalu lintas yang semakin sering terjadi, terutama pada jam sibuk. Menurut Vera, perlu langkah nyata seperti rekayasa lalu lintas dan pembukaan jalur alternatif untuk mengurai kepadatan.

Selain itu, ia menyoroti penggunaan ruang publik yang tidak tertib, terutama pelanggaran pemanfaatan fasilitas umum seperti PSU dan trotoar oleh pedagang kaki lima. Vera meminta Satpol PP menegakkan aturan secara tegas agar kota tetap tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Menutup pandangannya, Vera menyatakan bahwa Fraksi Nasdem mendukung penuh dua raperda yang diajukan pemerintah kota. Raperda penataan gudang dinilai penting untuk mengatur distribusi barang agar tertib dan tidak mengganggu lingkungan, sementara raperda pengarusutamaan gender harus diwujudkan melalui langkah konkret seperti sosialisasi, edukasi, dan pemberdayaan perempuan serta anak.

“Fraksi Nasdem siap bersinergi dengan pemerintah kota untuk mengawal dua raperda ini, demi mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang tertib, inklusif, dan menyejahterakan seluruh warganya,” pungkasnya.

(ADV/DPRD Balikpapan)