SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat warga kembali digelorakan di wilayah Balikpapan Utara. Bertempat di gedung serbaguna Kelurahan Graha Indah, Kamis (4/9/2025), digelar kegiatan pelatihan budidaya tanaman pangan yang dihadiri Lurah Graha Indah, jajaran DKP3 Balikpapan, kader dari 31 RT di Graha Indah dan Karang Joang, serta perwakilan DPRD Kota Balikpapan.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Jafar Sidik, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, inisiatif tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga. “Sebanyak 31 perwakilan RT di Graha Indah mengikuti Bimbingan teknis budidaya cabai, tomat, dan terong. Bibit yang disalurkan ditanam dengan konsep urban farming. Bahkan ada empat RT yang meminta dibuatkan lokasi pembibitan agar warga lebih mudah mendapatkan bibit ke depan,” ujar Jafar Sidik.
Ia menegaskan, DPRD akan terus mengawal program bersama DKP3 sehingga Graha Indah dapat menjadi percontohan penerapan urban farming di Balikpapan Utara. “Tujuannya tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui hasil panen yang bisa dijual warga,” tambahnya.

Koordinator Balai Penyuluhan Karang Joang, Ika Restiawati, menilai keberhasilan program sangat bergantung pada pendampingan berkelanjutan. Pihaknya memastikan penyuluh akan aktif mendampingi warga maupun RT penerima bantuan agar penanaman berjalan optimal. “Setiap RT memperoleh 30 bibit cabai, 30 bibit tomat, dan 30 bibit terong di tahap awal. Bila berhasil dan masih ada kebutuhan, bisa diajukan lagi sesuai stok pembibitan,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Graha Indah, Muhammad Arif Rahman, menuturkan program ketahanan pangan ini merupakan sinergi lintas pemerintah, mulai dari pusat hingga kelurahan. PKK juga dilibatkan melalui pemanfaatan lahan pekarangan. “Harapan kami, program ini berkembang di setiap RT dengan memanfaatkan lahan kosong maupun pekarangan rumah warga. Hasil panennya diharapkan bisa menambah pendapatan keluarga,” ungkapnya.
Dengan dukungan legislatif, peran aktif penyuluh, serta kolaborasi pemerintah dan masyarakat, program ketahanan pangan di Graha Indah diharapkan menjadi gerakan kolektif yang tidak hanya memperkuat kemandirian pangan, tetapi juga menopang perekonomian warga.
(ADV/DPRD Balikpapan)