SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai NasDem, Vera Yulianti, kembali turun langsung menyapa warga melalui kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2024–2025. Kali ini, reses dipusatkan di RT 21, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Kamis (28/8/2025).
Reses yang digelar di tengah pemukiman warga ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan harapan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang hadir, mulai dari tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, hingga generasi muda yang ingin menyuarakan aspirasinya. Hadir pula Camat Balikpapan Tengah Agung Budi Wibowo dan Lurah Karang Jati Dedy Prasetia Utama Idris sebagai bentuk dukungan pemerintah setempat.
Dalam dialog hangat bersama warga, berbagai persoalan mendasar mencuat. Masalah sampah yang tidak tertangani dengan baik, drainase yang belum memadai, serta banjir yang kerap melanda ketika hujan deras, menjadi keluhan utama masyarakat.
Selain itu, warga juga menyoroti kebutuhan akan pemasangan CCTV di titik rawan demi meningkatkan keamanan lingkungan. Menanggapi aspirasi tersebut, Vera menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap usulan yang masuk dengan memperhatikan skala prioritas.
“Apa yang menjadi skala prioritas itulah yang akan saya dahulukan. Tentunya kami juga akan bersinergi dengan camat dan lurah agar usulan dapat terealisasi secara bertahap. Tidak mungkin semua bisa langsung dilaksanakan sekaligus, jadi harus step by step sesuai tingkat urgensinya,” ungkap Vera.
Menurutnya, penanganan sampah dan perbaikan drainase tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kenyamanan hidup masyarakat sehari-hari. “Ketika banjir berulang, yang paling terdampak adalah masyarakat kecil. Karena itu, saya akan mendorong agar masalah ini menjadi perhatian serius pemerintah kota,” tambahnya.
Lebih lanjut, Vera memastikan bahwa hasil reses tidak berhenti di meja catatan saja. Aspirasi warga akan diperjuangkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar dapat masuk ke dalam program prioritas kota. “Kami ingin usulan ini benar-benar ditindaklanjuti, bukan sekadar janji. Saya berharap masyarakat merasakan langsung manfaat dari setiap aspirasi yang diperjuangkan,” tegasnya.
Reses ini diakhiri dengan semangat kebersamaan. Warga merasa didengar, sementara Vera menegaskan kembali perannya sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah. Dengan komunikasi yang terbuka, ia berharap kebutuhan warga Karang Jati dapat segera terwujud demi kehidupan yang lebih baik.
(ADV/DPRD Balikpapan)