SWARAREPUBLIKA.comn, BALIKPAPAN – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan memberikan apresiasi atas berbagai pencapaian yang berhasil diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan selama tahun 2024.
Pujian ini disampaikan secara resmi dalam Rapat Paripurna Masa Sidang II yang digelar pada Senin (21/4/2025), bertempat di Lantai 8 Gedung Parkir Klandasan. Juru bicara fraksi PPP-PKS, Iwan Wahyudi, mengungkapkan bahwa capaian Pemkot Balikpapan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pengelolaan kebijakan dan lingkungan layak mendapatkan pengakuan.
Hal tersebut terbukti dari banyaknya penghargaan yang diterima baik dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemkot Balikpapan atas capaian luar biasa sepanjang tahun 2024. Prestasi ini menunjukkan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan,” ujar Iwan.
Ia juga mengapresiasi langkah strategis Pemkot yang melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPK-P) Provinsi Kalimantan Timur dalam proses perencanaan kebijakan. Menurutnya, hal ini menjadi bentuk keterbukaan dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan.
Dalam menyusun rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Balikpapan, fraksi PPP-PKS mengacu pada Permendagri Nomor 18 Tahun 2020. Regulasi tersebut dijadikan dasar untuk menilai kinerja berdasarkan sasaran dan prioritas pembangunan daerah, serta capaian program dan kegiatan strategis yang telah dijalankan.
Iwan menambahkan, keberhasilan Pemkot juga terlihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Balikpapan yang kini mencapai 82,62 persen, meningkat 0,5 persen dari tahun sebelumnya.
Angka ini menempatkan Balikpapan sebagai kota dengan IPM tertinggi kedua di Provinsi Kalimantan Timur dan di atas rata-rata nasional. Tak hanya itu, sepanjang tahun 2024, Pemkot Balikpapan berhasil mengoleksi 72 penghargaan.
Rinciannya, 45 penghargaan dari tingkat provinsi, 26 dari tingkat nasional, dan satu penghargaan dari level internasional. “Pencapaian ini tentu harus menjadi semangat baru untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat pembangunan yang berkelanjutan,” tutur Iwan mengakhiri penyampaiannya.
(ADV/DPRD Balikpapan/JM)