SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menegaskan pentingnya pengembangan taman-taman kota, khususnya Taman Tiga Generasi, sebagai bagian dari upaya memperluas ruang terbuka hijau (RTH) yang ramah anak dan inklusif.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan serta memberikan manfaat edukatif dan rekreatif bagi masyarakat. Gasali mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bersinergi dalam pengembangan taman agar tidak hanya menjadi ruang hijau yang indah, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang kuat. "Taman ini harus menjadi tempat yang nyaman bagi semua generasi, dari anak-anak hingga lansia," ujarnya.
Dalam rencana pengembangannya, Taman Tiga Generasi akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti taman baca, area bermain anak, serta panggung seni. Gasali menekankan bahwa taman ini harus mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan.
Selain itu, Komisi IV DPRD Kota Balikpapan juga mengusulkan pembangunan perpustakaan yang representatif, fasilitas olahraga yang memadai, serta area permainan anak yang lebih aman dan lengkap. "Kami ingin taman ini menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," tambahnya.
Untuk menjaga keberlanjutan taman, Gasali menekankan perlunya sistem pengelolaan yang jelas dan terstruktur. Nantinya, setiap fasilitas akan berada di bawah pengawasan OPD yang berwenang. Misalnya, perpustakaan akan dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip, sedangkan area bermain anak menjadi tanggung jawab Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP3KB).
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga akan berperan dalam memastikan aspek keberlanjutan taman. Target pengembangan taman ini dijadwalkan terealisasi pada tahun 2025. Gasali berharap, keberadaan taman yang nyaman dan lengkap dapat menjadi alternatif bagi anak-anak untuk mengurangi ketergantungan pada gawai serta memberikan mereka ruang bermain yang lebih sehat.
Selain itu, taman ini juga dapat menjadi tempat berkumpul yang aman dan nyaman bagi keluarga, komunitas, serta berbagai kelompok seni dan budaya di Balikpapan. Dukungan masyarakat juga dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan taman ini. Partisipasi warga dalam merawat fasilitas, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan taman dengan baik akan membantu mempertahankan fungsinya dalam jangka panjang.
Dengan berbagai perencanaan yang telah disusun, Taman Tiga Generasi diharapkan menjadi contoh ruang terbuka hijau modern berstandar nasional yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Balikpapan.
(ADV/J)