Sentra Industri Kecil Teritip, Harapan Baru untuk Perekonomian Balikpapan Timur

Anggota komisi II DPRD kota Balikpapan Suriani 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Sentra Industri Kecil Teritip (SIKT) di Balikpapan Timur menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi yang terus berupaya mengatasi berbagai tantangan. Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Suriani, menyatakan pentingnya adanya dukungan lebih lanjut bagi sentra ini agar dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Dalam kunjungan ke sentra industri tersebut, Suriani menerima berbagai masukan dari para pelaku usaha yang merasakan kendala dalam hal kapasitas produksi dan permodalan. Salah satu usaha yang menonjol adalah budidaya jamur tiram yang hanya mampu menghasilkan sekitar 30 kg per hari, dengan tingkat kestabilan produksi yang masih perlu ditingkatkan.

"Alhamdulillah, setelah melihat langsung kondisi di sini, saya menyadari bahwa sentra ini memang membutuhkan pengembangan lebih lanjut," ujar Suriani. Keterbatasan produksi menjadi masalah utama yang harus segera diatasi agar usaha kecil di sentra ini bisa berkembang lebih maksimal.

Suriani juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memberikan akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau bagi para pelaku usaha. Tanpa adanya bantuan dalam bentuk modal yang cukup, banyak pelaku usaha yang kesulitan untuk meningkatkan produksi mereka.

Selain itu, Suriani mengapresiasi salah satu usaha di SIKT yang telah berhasil menjalin kemitraan dengan hotel-hotel besar di Balikpapan. Hal ini menunjukkan bahwa, dengan dukungan yang tepat, produk-produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Suriani berharap keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi.

Dia juga mendorong pemerintah untuk lebih aktif dalam mempromosikan produk UMKM yang ada di SIKT agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. "Dinas terkait perlu lebih mendorong dan memfasilitasi promosi produk-produk lokal agar dapat bersaing di pasar yang lebih besar," imbuhnya.

Suriani berharap, dengan pengelolaan yang lebih optimal, sentra industri kecil di Balikpapan Timur bisa berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih maju dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

(ADV/J)