Debat Publik Ketiga Jadi Momentum Tingkatkan Partisipasi Pilkada Balikpapan

Dikediaman Rumahnya Ketua DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qadri menyaksikan Debat terakhir calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan debat publik ketiga calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan yang digelar oleh KPU setempat. Setelah menyaksikan siaran langsung debat tersebut, Alwi memberikan apresiasi kepada KPU Balikpapan dan seluruh pihak yang telah bekerja keras, sehingga acara berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib.

Menurut Alwi, debat publik merupakan momen penting bagi masyarakat untuk lebih mengenal calon pemimpin yang akan mereka pilih. “Debat ini sangat bermanfaat karena memberikan referensi bagi masyarakat untuk melihat langsung kemampuan dan visi calon pemimpin kita,” ungkap Alwi pada Jumat (22/11/2024).

Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi politik, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024. Hingga saat ini, debat publik telah berlangsung sebanyak tiga kali, dan Alwi berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendalami visi, misi, serta program kerja para kandidat.

“Setelah debat ini, saya harap masyarakat sudah memiliki pandangan jelas dan mampu menentukan pilihan yang terbaik untuk lima tahun mendatang. Jangan ada yang Golput,” tegasnya.

Alwi juga menyoroti masalah angka Golput yang masih menjadi tantangan besar dalam setiap pelaksanaan Pilkada. Berdasarkan data, tingkat Golput pada Pilkada Balikpapan berkisar antara 20 hingga 35 persen. Ia berharap debat publik yang interaktif dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan angka tersebut.

“Banyak warga yang masih belum memahami siapa saja pasangan calon, apa visi mereka, dan bagaimana latar belakangnya. Debat ini sangat membantu masyarakat mendapatkan informasi lebih lengkap,” jelas Alwi.

Debat publik juga dianggap efektif untuk mendorong kesadaran warga yang sebelumnya kurang peduli terhadap Pilkada. Ia mengimbau seluruh masyarakat Balikpapan untuk tidak menyia-nyiakan hak pilih mereka dan berbondong-bondong mendatangi TPS pada hari pemungutan suara.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Golput cukup tinggi, tetapi saya yakin dengan informasi yang terbuka seperti ini, antusiasme warga akan meningkat,” tambahnya.

Menurut Alwi, tingkat partisipasi pemilih merupakan indikator utama kesuksesan pesta demokrasi di Balikpapan. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama mendukung pelaksanaan Pilkada yang damai, jujur, dan berkualitas.

(ADV/J)