Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri, Soroti Aspirasi Warga dalam Reses di Balikpapan Selatan

Ketua komisi III DPRD kota Balikpapan Yusri reses di RT 23 Kelurahan Damai Bahagia Balikpapan Selatan 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menegaskan pentingnya mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai aspirasi warga demi pembangunan kota yang lebih baik. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2024/2025 yang digelar di Lapangan RT 23, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, Selasa (12/11/2024) malam.

Dalam reses tersebut, berbagai permasalahan warga menjadi perhatian utama, di antaranya pengelolaan sampah, pengaspalan jalan lingkungan, serta perbaikan drainase yang belum terealisasi. Selain itu, warga juga mengeluhkan persoalan terkait Izin Membuka Tanah Negara (IMTN) dan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang dianggap perlu mendapatkan solusi segera.

Masalah sampah menjadi sorotan utama karena warga merasa penanganannya masih minim. “Kondisi ini sangat memengaruhi kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga. Penanganan yang lebih efektif sangat dibutuhkan,” ujar Yusri.

Selain itu, warga mendesak pemerintah segera melakukan pengaspalan jalan lingkungan yang dinilai krusial untuk mendukung mobilitas serta meningkatkan aktivitas ekonomi. Isu drainase juga menjadi keluhan besar dalam reses tersebut. Menurut warga, kondisi drainase yang tidak diperbaiki selama lima tahun terakhir berpotensi memperburuk risiko banjir.

"Perbaikan drainase sangat penting untuk mencegah gangguan aktivitas warga akibat genangan air," kata salah seorang warga yang hadir. Terkait masalah IMTN, Yusri menekankan bahwa perizinan tanah harus menjadi perhatian serius instansi terkait agar tidak menyulitkan masyarakat.

Dia berjanji akan mendorong sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi solusi dari berbagai permasalahan tersebut. “Sinergi yang baik antara DPRD dan pemerintah dapat mempercepat penanganan aspirasi warga. Saya berkomitmen membawa masukan ini ke tingkat pembahasan legislatif dan mendorong OPD agar segera menindaklanjutinya,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Kegiatan reses yang dihadiri ratusan warga tersebut juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Yusri menekankan bahwa reses adalah wadah strategis untuk memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. “Saya berharap semua masukan ini bisa diakomodasi oleh OPD dan menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran daerah tahun depan,” tutup Yusri.

Dengan adanya reses ini, diharapkan aspirasi warga dapat diwujudkan melalui program-program nyata demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Balikpapan Selatan.

(ADV/J)