Taufik Qul Rahman: PDAM Sudah Lakukan Kajian Ke Luar Daerah Tapi Hasilnya Nihil

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA. Com - Permasalahan ketersedian air bersih masih menjadi keluhan masyarakat kota Balikpapan. Pasalnya, masih banyak warga kota Balikpapan yang belum bisa menikmati sebagian besar air baku yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Sehingga masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dituntaskan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan Taufik Qul Rahman mengatakan, bahwa kendala yang ada di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) adalah kendala klasik.

Menurut Taufik, PDAM ini sudah banyak melakukan kajian sampai keluar daerah. Terkait masalah air, masalah pipanisasi, namun, hasilnya sama saja sehingga membuang uang rakyat.

"PDAM seharusnya sudah mengetahui untuk sarana dan prasarana yang bisa diambil untuk sumber pasokan air. Sebab PDAM sudah pernah lakukan kajian sampai ke luar daerah," kata Taufik kepada wartawan, Selasa (8/8/2023) Ia menyampaikan, bahwa PDAM sudah pernah melakukan kajian air laut diubah menjadi air tawar, sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan air di kota Balikpapan. Salah satunya kota Batam sudah melakukan hal itu.

"Pembenahan di PDAM harus betul-betul dilakukan. Sehingga orang-orang yang ada di PDAM betul tahu teknik dan memahami itu semua," terangnya. Padahal, lanjut Taufik, pemerintah kota Balikpapan telah memberikan penyertaan modal kepada PDAM.

Seharusnya permasalahan ini sudah bisa terselesaikan. Namun masih ada keluhan dari masyarakat kota Balikpapan. "Banyaknya para warga yang mendaftar untuk pemasangan PDAM, namun tidak ada airnya. Alasannya penyediaan air baku kurang, ini alasan klasik dari jaman ke jaman," pungkasnya