SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Semangat dan optimisme memenuhi aula SMPN 1 Balikpapan ketika para anggota Marching Band Gita Bahana (MBGB) menggelar Konser Pamit menjelang keberangkatan mereka ke ajang Batavia Marching Band Competition 2025 di Jakarta.
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi para pelajar yang sejak berbulan-bulan terakhir telah mempersiapkan diri untuk tampil di salah satu kompetisi marching band terbesar di tingkat nasional. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menyampaikan dukungan penuh atas langkah besar yang diambil tim MBGB.
Kepala Disparpora, CI Ratih Kusuma, menyebut bahwa partisipasi para siswa dalam kompetisi seni seperti ini merupakan cerminan dari perkembangan positif generasi muda Balikpapan, (16/11/2025).
Menurutnya, hadirnya MBGB di kancah nasional bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga upaya memperkenalkan kualitas talenta muda Balikpapan kepada publik luas. “Kami selalu mendorong anak-anak muda untuk berkarya dan berprestasi. Aktivitas seni seperti marching band ini sangat berperan dalam membentuk karakter yang disiplin, kreatif, dan percaya diri,” ujar Ratih.
Ratih juga menegaskan bahwa keikutsertaan MBGB akan menjadi representasi sekolah sekaligus membawa identitas Kota Balikpapan di mata peserta lain dari seluruh Indonesia. Ia berharap para siswa mampu memaksimalkan kesempatan ini untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas pengalaman mereka di luar lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Ratih memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembinaan MBGB, mulai dari guru, pelatih, hingga para orang tua yang tidak henti memberikan dukungan moral maupun waktu selama masa latihan. “Kerja keras semua pihak inilah yang membuat anak-anak kita siap tampil,” ungkapnya.
Di sisi lain, Agustina, Ketua Panitia Keikutsertaan MBGB dalam Batavia Competition 2025, mengungkapkan bahwa proses latihan telah melalui perjalanan panjang. Dimulai sejak April, seluruh anggota MBGB menjalani program pelatihan ketat yang semakin intens memasuki bulan-bulan terakhir sebelum keberangkatan. “Kami terus memperbaiki teknik, kekompakan, dan fisik mereka. Latihan dilakukan dari pagi hingga malam demi mencapai standar performa yang kami targetkan,” jelasnya.
Agustina menegaskan bahwa MBGB datang dengan target ambisius. Dengan banyaknya kategori yang akan dipertandingkan, pihaknya mempersiapkan strategi khusus untuk memaksimalkan peluang. “Harapan kami sederhana tapi besar: pulang membawa sebanyak mungkin medali. InsyaAllah, target kami adalah 22 medali. Anak-anak sudah bekerja keras untuk itu,” katanya penuh keyakinan.
Ia menutup dengan menyampaikan bahwa seluruh anggota MBGB kini berada dalam kondisi siap tempur. Dengan tekad kuat dan semangat mengharumkan nama sekolah serta Kota Balikpapan, mereka berangkat dengan rasa bangga dan keyakinan tinggi bahwa pengalaman ini akan menjadi salah satu perjalanan paling berharga dalam kehidupan mereka sebagai generasi muda.
(ADV/Disporapar)